Anda di halaman 1dari 6

METODELOGI

“ PEMBUATAN ONCOM HITAM”


Alat :
 Nampan  Sendok Pengaduk
 Kompor  Plastik penutup
 Pisau  Bak Perendaman
 Timbangan  Karung Penutup
Bah
an :
 Bungkil kacang tanah (1 kg)
 Ragi oncom
 Air matang
Prosedur :
1. Bungkil kacang tanah sebanyak 1 kg dikukus dalam air hingga lunak selama 24 jam,
kemudian minyak yang timbul dari zat lemak yang terapung pada permukaan di buang
bersama dengan air perendam.
2. Setelah itu, bungkil kacang tanah dicuci sampai bersih kemudian ditiriakan.
3. Tambahkan ragi, aduk perlahan-lahan hingga semua ragi rata pada seluruh bagian
bungkil.
4. Lakukan proses fermentasi selama kurang lebih 7 jam sampai berubah menjadi bubuk
oncom, lalu dimasukkan ke dalam wadah yang lain.
5. Taburi ragi lagi, kemudian difermentasi selama 12 jam dengan ditutupi menggunakan
karung.
6. Proses fermentasi dihentikan apabila semua bungkil sudah ditumbuhi jamur.
METODOLOGI
“Pembuatan Nata De Pinna (Sari Limbah Buah Nanas)”

A. Alat dan Bahan

Alat :

1. Kompor 7. Neraca
2. Panci stenless steel 8. Blender
3. Gelas ukur plastik 10 ml (1 buah) 9. Pengaduk
4. Saringan 10. Baki untuk pembiakan
5. Karet gelang/ tali kasur/ tali rapia 11. Gelas piala 1 liter (2 buah)
6. Kertas koran distrika
Bahan :
1. Sari limbah buah nanas (1 liter)
2. Bibit/starter bakter xyilinum (150 ml)
3. Pupuk za/urea (0,5%) 4 gram, cuka dapur 12 sendok the/liter
4. Asam asetat glasikal (10 ml)
4. Gula pasir (30 gram)
5. Air matang (1 liter)

B. Prosedur
Loyang
1. siapkan loyang kering dan bersih serta kertas Koran steril(disetrika)
2. karet/tali kasur dan lingkaran pada loyang
sari limbah buah nanas
1. Blender limbah buah nanas bersih (1 : 1)
2. ukuran dan saringan sari limbah buah nanas
3. panaskan sari limbah buah nanas sampai mendidih
4. ambil kotoran/gelembung yang ada diperlukan sari limbah buah nanas yang mendidih sampai
bersih
5. masukan pupuk. Gula pasir, kemudian ZA/urea
6. bersihkan kotoran-kotoran
7. masukan cuka. Biarkan sampai mendidih
8. masukan dalam loyang atau botol sirup
Fermentasi
1. masukan sari limbah buah nanas yang masih panas kedalam loyang sekitar 1 liter
2. tutuplah loyang dengan kertas Koran steril dengan baik dan rapi hingga tertutup rapat lalu ikat
dengan karet/benang disekeliling isi loyang
3. simpan loyang ditempat yang bersirkulasi udara baik. Suhu ruang berkisar 28-30 c. Biarkan
selama 1 hari.

4. hari berikutnya dilakukan pembinan dengan cara :


a. angkat tutup Koran disalah satu pojok loyang sedikit, masukan bibit dari botol 100-150
cc setelah dilakukan pemanasan pada ujng botol selanjutnya tutup kembali loyang.
Lakukan hal yang sama pada loyang lainnya.
b. Simpanlah loyang yang sudah di isi bibit selama 8-15 hari dalam keadaan tertutup seperti
semula.
c. Setelah 8-15 hari, sari limbah buah nanas yang semula cair telah berubah menjadi padat
(nata de pinna) yaitu berupa lembaran setebal 2-3 cm
Proses nata de pinna untuk dikonsumsi
1. panenlah nata de pinna dari loyang yang berupa lembaran dan cucilah hingga bersih.
2. potong lembaran menjadi kubus 1 X 1 cm. cucilah hingga bersih.
3. rendamlah dia air bersih selama 3 hari. Gantilah air rendamnya tiap hari. Setelah 3 hari
lalu tiriskan.
4. rebuslah nata de pinna berbentuk kubus hingga mendidih. Angkat lalu tiriskan kembali
5. siapkan air mendidih, masukan gula secukupnya ( 1 kg nata de pinna 1 kg gula dan 2 liter
air).Lalu masukan nata de pinna yang sudah ditiriskan ke dalam panic, biarkan sampai
mendidih, angkat dan dinginkan. Boleh ditambahkan essence/pasta vanili, leci atau coco
pandan.
6. nata de pinna siap dikonsumsi. Lebih nikmat jika dikonsumsi dalam keadaan diingn atau
ditambahkan es.
RENCANA KERJA PRODUK MANDIRI
PEMBUATAN ONCOM HITAM DAN NATA DE PINA

Oleh:

Kelompok 5 / Golongan B

1. FIRDAUS KARIMUDDIN (F34070008)


2. MOH RIZAL AFRIYANTO (F34070045)
3. NURHIDAYANTI (F34070048)
4. RIZTIARA NURFITRI (F34070064)
5. JULIAN PRADIFTA (F34070071)

2009

DEPARTEMEN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR

Anda mungkin juga menyukai