Anda di halaman 1dari 4

Kelembaban Mutlak dan Kelembaban

Relatif
Diposting oleh Akhmad pada 11:14, 13-Okt-14
Di: Pengetahuan

Kelembaban mutlak atau biasa disebut kelembaban absolut adalah massa uap air dalam udara per
satuan volume. Kelembaban absolute bergantung volume paket udara, meski kandungan air
sama, kelembaban absolute bisa berbeda. Contoh : 1 m3 udara suhunya 250 C terdapat 15 gram
uap air maka kelembaban mutlak = 15 gram. Jika dalam suhu yang sama , 1 m3 udara
maksimum mengandung 18 gram uap air, maka Kelembaban relatifnya = 15/18 X 100 % = 83,33
%.
Massa uap air per satuan volume udara yang mengandung uap air tersebut (kelembaban mutlak)
v = mv /V
v = kerapatan uap air (kg m-3)
Mv= massa uap air (kg) pada volume udara sebesar V
V = volume udara (m3)
Pada daerah lembab seperti di daerah tropis, v akan lebih tinggi daripada daerah temperate yang
relatif kering terutama pada musim dingin (winter).
Pada musim dingin kapasitas udara untuk menampung uap air menjadi kecil.

Sedangkan Kelembaban relatif atau nisbi yaitu perbandingan jumlah uap air di udara dengan yang
terkandung di udara pada suhu yang sama. Misalnya pada suhu 27 0C, udara tiap-tiap 1 m3maksimal dapat
memuat 25 gram uap air pada suhu yang sama ada 20 gram uap air,maka lembab udara pada waktu itu
sama dengan
20 x 100 % = 80 %
25
Kelembaban nisbi merupakan perbandingan antara kelembaban aktual dengan kapasitas udara untuk
menampung uap air. Bila kelembaban aktual dinyatakan dengan tekanan uap aktual (e a), maka kapasitas
udara untuk menampung uap air tersebut merupakan tekanan uap jenuh (e s) . Sehingga kelembaban nisbi
(RH) dapat dituliskan dalam (%) sebagai berikut :
RH = 100 ea/es
ea = kelembaban aktual/tekanan uap air

aktual

es = kapasitas udara untuk menampung

uap air/tekanan uap jenuh

Bila RH 100% maka tekanan uap aktual akan sama dengan tekanan uap jenuh. Tekanan uap
jenuh tergantung oleh suhu udara. Semakin tinngi suhu udara maka kapasitas untuk menampung uap air
atau es meningkat. Oleh sebab itu pada e a yang tetap, RH akan lebih kecil bila suhu udara meningkat dan
sebaliknya RH makin tinggi bila suhu udara lebih rendah.

Kelembapan Udara dan Pembagiannya

Kelembapan Udara - Dalam geograf kelembapan udara dinamakan juga


kelengasan udara, yaitu kandungan uap air dalam udara. Uap air yang berada di
udara berasal dari hasil penguapan air di permukaan bumi, air tanah, atau air yang
berasal dari penguapan tumbuh-tumbuhan. Semakin tinggi suhu udara, semakin
banyak uap air yang dapat dikandungnya. Hal ini berarti semakin lembaplah udara
tersebut. Alat untuk mengukur kelembapan udara dinamakan hygrometer atau
psychrometer.

Kelembapan Udara
Kelembapan udara dapat dibedakan kedalam kelembapan udara spesifk, absolut,
dan relatif.

1) Kelembapan Udara Spesifk


Kelembapan spesifk adalah perbandingan kandungan uap air dalam tiap unit berat
udara. Pada umumnya, dinyatakan dalam satuan berat (gram/kg). Misalnya, dalam
1 kg udara terdapat 60 gram uap air. Hal tersebut berarti kelembapan spesifknya
60 gram/kg.

2) Kelembapan Udara Absolut


Kelembapan udara absolut adalah perbandingan kandungan uap air dalam setiap
volume udara. Pada umumnya, dinyatakan dalam satuan berat gram/liter atau
gram/meter3. Misalnya, dalam satu liter udara terdapat uap air sebanyak 30 gram.
Jadi, kelembapan absolutnya adalah 30 gram/liter.

3) Kelembapan Udara Relatif


Kelembapan relatif adalah perbandingan antara jumlah uap air yang ada secara
nyata (aktual) dan jumlah uap air maksimum yang mampu ditampung oleh setiap
unit volume udara dalam suhu yang sama. Selain itu, kelembapan relatif dapat
diartikan perbandingan antara tekanan uap yang ada secara nyata/aktual dengan
tekanan uap air maksimum pada suhu udara yang sama.
Berikut formulasi perhitungan kelembaban relatif.

Contoh:
Diketahui dalam 1 m udara yang suhunya 20 C terdapat 14 gram uap air (basah
absolut = 14 gram), sedangkan uap air maksimum yang daat dikandungnya pada
suhu 20 C = 20 gram. Tentukan kelembapan udara relatifnya?

Jawab:

Demikian penjelasan dari materi geograf tentang Kelembapan Udara, semoga bermanfaat.