Anda di halaman 1dari 5

PROPOSAL USAHA

Roti Komplit Mang San

TOSHIBA

[Course title]

RINGKASAN USAHA

A. Manejemen
Nama Penggagas
Bidang Usaha

: Nur Syabana Santoso


: Produk

B. Pemasaran
Produk yang dipasarkan
Sasaran konsumen
Wilayah pemasaran
Penetapan harga jual

: Roti
: mahasiswa/i dan masyarakat
: Unila dan sekitarnya
: Rp. 8000,- per porsi

C. Keuangan
Total biaya yang dibutuhkan : Rp. 8.000.000
Estimasi pendapatan per hari : Rp. 400.000,-

PAGE 3

I. LATAR BELAKANG

A. Dasar Gagasan Utama


A.1. Prospek Pasar
Dengan melihat kebiasaan mahasiswa yang terkadang ingin memakan
suatu makanan yang tetapi bukan makanan berat (nasi), saya terpikirkan
untuk menjajakan roti komplit ini sebagai makanan ringan tetapi tidak
membahayakan.
A.2. Manfaat Ekonomi
Pada dasarnya roti ini memiliki value yang banyak dimana ketika
membeli roti ini anda dapat memdapatkan lima macam rasa sesuai
keinginan anda namun dengan harga yang terjangkau.
A.3. Manfaat Sosial
Kebanyakan orang biasanya ketika ingin memakan makanan kecil selalu
membeli gorengan yang dimana kita ketahui bahwa minyak untuk
menggoreng tersebut tidak kita ketahui baik atau tidaknya. Maka dari itu
ketika tersedia makanan yang baik seperti roti ini diharapkan memakan
makanan ringan seperti gorengan dikurangi.

B. Daftar Riwayat Hidup Pengelola


1. Nama
: Nur Syabana Santoso
2. Tempat tanggal lahir
: Palembang, 16 Januari 1996
3. Agama
: Islam
4. Alamat rumah
: Prum. Indah Sejahtera 1 blok E 2
5. Alamat tempat usaha
: Universitas Lampung
6. Pendidikan terakhir
: SMA

PAGE 3

7. Pelatihan yang telah diikuti : Entrepreneurship by PJK Unila


8. Hobi
: Mendengarkan musik

II. ASPEK PEMASARAN

A. Gambaran Umum Pasar


Dengan menjajajakn roti yang memiliki panjang sekitar 30 cm, tinggi dan
lebar sekitar 5 cm. Diisi dengan berbagai rasa layaknya roti lapis, roti komplit
ini di slice secara vertikal lalu diberi dengan selai beranega rasa lalu dipotong
kembali secara horizontal sehingga satu rasa dapat dirasakan oleh semua
orang. Wilayah pemasaran pada kawasan Unila dan diharapkan sekitaran
Unila (Raja Basa) juga menjadi konsumen bagi roti ini.
B. Strategi Pemasaran
Dengan melihat jajanan jajanan yang berada di sekitar Unila, terlihat bahwa
belum ada roti yang seperti ini dimana roti ini memiliki rasa yang berfarian.
Dengan cara menjajakan roti ini melalui iklan yang ditempel di gerobak
penjualan dengan warna yang mencolok yang diharapkan untuk menarik
perhatian mahasiswa/i ataupun para pengguna jalan yang sedang ingin
mencari makanan ringan. Dan pada saat penjualan tiga hari pertama akan
diberikan korting sebesar Rp. 2000,-. Dan akan diberikan kupon yang jika
dikumpulkan sampai dengan 50 lembar akan mendapatkan gratis roti komplit
ini dengan rasa yang diinginkan oleh si pemilik kupon ini. Menggunakan
grobak untuk mempertahankan tradisionalisme, akan diberikan tempat duduk
beserta meja jika ada konsumen yang ingin makan langsung di tempat.

III. ASPEK PRODUK

PAGE 3

A. Produk
Produk yang dijajakan adalah sebuah roti yang memiliki kaya akan manfaat.
Konsumen dapat memilih jenis roti, roti gandum ataukah roti biasa. Tentu
saja kedua produk memiliki perbedaan dan akan berimbas pada harga
pembelian bagi konsumen. Isi atau rasa dari roti ini akan menggunakan selai
dan jika konsumen menginginkan roti tersebut dibakar agar renyah, kami
akan dapat membakarnya.
B. Bahan Baku Produk
Dikarenakan produk ini adalah sebuah roti yang disisipi sebuah selai,
sehingga bahan baku produk ini, yaitu roti, delapan macam selai, mentega
(jika ingin dibakar).

PAGE 3