Anda di halaman 1dari 1

Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Hubungan Konsep Diri Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja Obesitas di SMK


Negeri Pontianak Tahun 2015
Intisari
Manda Hadriyansyah (1), Supriadi (2), Ramadhaniyati (3)

Latarbelakang : Faktor fisik dan psikologis sangat mempengaruhi penderita obesitas secara
psikologis masalah yang muncul adalah gangguan konsep diri. Bagi remaja yang mengalami
obesitas akan merasa dirinya tidak sempurna sehingga menarik diri dari lingkungan dan
terjadi penurunan kepercayaan diri. Krisis kepercayaan diri ini akan mengakibatkan
terjadinya gangguan kesejahteraan psikologis.
Tujuan : Mengetahui hubungan konsep diri terhadap kesejahteraan psikologis remaja
obesitas di SMK Negeri Pontianak.
Metode Penelitian : Rancangan deskriptif korelatif dengan penndekatan cross sectional.
Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 50
orang. Analisa data bivariat menggunakan Uji Rank Spearman.
Hasil Penelitian : Ada hubungan antara citra tubuh terhadap penerimaan diri (p value
=0,000<0,05) dan r = 0,597 menunjukkan kekuatan korelasi sedang. Ada hubungan antara
citra tubuh terhadap hubungan positif dengan orang lain (p value =0,000<0,05) dan r = 0,678
menunjukkan kekuatan korelasi kuat. Tidak ada hubungan antara citra tubuh terhadap
otonomi (p value =0,053>0,05) dan r = 0,275 menunjukkan kekuatan korelasi lemah. Ada
hubungan antara ideal diri terhadap penerimaan diri (p value =0,000<0,05) dan r = 0,637
menunjukkan kekuatan korelasi kuat. Ada hubungan antara ideal diri terhadap hubungan
positif dengan orang lain (p value =0,025<0,05) dan r = 0,475 menunjukkan kekuatan
korelasi sedang. Ada hubungan antara ideal diri terhadap otonomi (p value =0,005>0,05) dan
r = 0,395 menunjukkan kekuatan korelasi lemah. Ada hubungan antara harga diri terhadap
penerimaan diri (p value =0,000<0,05) dan r = 0,720 menunjukkan kekuatan korelasi kuat.
Ada hubungan antara harga diri terhadap hubungan positif dengan orang lain (p value
=0,000<0,05) dan r = 0,639 menunjukkan kekuatan korelasi kuat. Ada hubungan antara harga
diri terhadap otonomi (p value =0,024>0,05) dan r = 0,318 menunjukkan kekuatan korelasi
lemah. Ada hubungan antara penampilan peran terhadap penerimaan diri (p value
=0,000<0,05) dan r = 0,479 menunjukkan kekuatan korelasi sedang. Tidak ada hubungan
antara penampilan peran terhadap hubungan positif dengan orang lain (p value =0,275>0,05)
dan r = 0,157 menunjukkan kekuatan korelasi sangat lemah. Tidak ada hubungan antara
penampilan peran terhadap otonomi (p value =0,096>0,05) dan r = 0,238 menunjukkan
kekuatan korelasi lemah.
Kesimpulan : Remaja obesitas diharapkan mampu untuk memelihara kesehatan mereka
khususnya kesehatan psikologis sehingga status kesehatannya meningkat dan mampu
melaksanakan tugas-tugas mereka secara produktif.
Kata kunci : Konsep diri dan Kesejahteraan Psikologis Remaja Obesitas
Daftar pustaka : 1-26 (1989-2015)