Anda di halaman 1dari 1

Pemimpin pemerintahan yang totaliter selalu mencoba mengendalikan orang lain agar

mereka menampilkan perilaku tertentu, terutama yang bertentangan dengan keiinginan mereka
sendiri. Pertanyaan mengenai ketaatan dan kerelaan atau penyerahan merupakan hal yang
relevan dalam setiap fase kehidupan social. Kita selalu dituntut untuk melakukan tindakan
tertentu, dan juga sering melakukan hal yang sama pada orang lain. Kita dituntut untuk
mengerjakan pekerjaan rumah, menaati hukum, membayar pajak, mengandarai kendaraan
dengan hati-hati, memberikan sumbangan, bertindak sopan, mendukug gerakan-gerakan dan
kandidat-kandidat politik dan memeriksa kesehatan gigi. Proses sosialisasi anak sebagian besar
meliputi usaha untuk membuat mereka menapilkan perilaku yang sesuai dengan kebutuhan,
hukum, aturan, dan tuntutan masyarakat.
Seringkali orang atau organisasi berusaha agar, pihak lain menampilkan tindakan tertentu
pada saat pihak lain tersebut tidak ingin melakukannya. Bila seseorang menampilkan perilaku
tertentu karena setiap orang lain menampilkan perilaku tersebut, kita menyebutnya konformitas.
Bila orang menampilkan prilaku tertentu karena ada tuntutan meskipun mereka lebih suka tidak
menampilkannya kita menyebutnya ketaatan atau kepatuhan. Kita dapat memandang konformitas
merupaka bentuk khusus dari ketaatan, dilakukan karena adanya tekanan kelompok, tetapi
sebenarnya konformitas merupakan gejala penting yang harus kita pandang secara terpisah.

Rumusan masalah
1. Apa pengertian konfomitas?
2. Apa Jenis-jenis konformitas?
3. Apa pengertian ketaatan dan kepatuhan?