Anda di halaman 1dari 6

Penanganan luka bakar sering tidak diketahui oleh masyarakat awam, dan harus di bagi menjadi jenis

jenis yang terjadi seperti berat, sedang , atau ringan. Penanganan yang salah justru akan membuat
luka bakar tersebut menjadi lebih parah. Tidak hanya itu saja luka bakar yang terlambat diatasi bisa
membuat rasa sakit sehabis terbakar akan semakin menjadi. Luka bakar bisa menimpa siapa saja,
baik anak-anak, orang dewasa maupun orang tua. Dalam kegiatan sehari-hari luka bakar bisa
didapatkan meskipun tingkatannya tergolong rendah.
Luka bakar berat bisa terjadi ketika ada kebakaran yang lebih besar. Pasien dengan luka bakar berat
tidak boleh diabaikan sebab bisa menyebabkan kematian. Di musim kemarau seperti saat ini resiko
seseorang terkena luka bakar meningkat dikarenakan angka kebakaran juga meningkat. Oleh sebab
itulah seseorang perlu tahu bagaimana caranya mengatasi luka bakar.
Jenis Luka Bakar
Luka bakar dibedakan jenisnya sesuai dengan tingkatannya. Berikut ini berbagai jenis dari luka bakar
yang harus diketahui :

1. Luka bakar ringan merupakan luka bakar yang bisa dengan mudah diatasi. Penyembuhan luka
bakar ringan tidak akan membutuhkan waktu lama dibandingkan dengan luka bakar sedang maupun
berat. Luka bakar ringan merupakan luka yang diakibatkan oleh sengatan rokok dan lain sebagainya.
Luka bakar ringan akan terjadi pada lapisan kulit bernama kulit ari. Kulit ari berada di lapisan kulit
terluar sehingga akan mudah sembuh. Yang harus disyukuri dari luka bakar ringan itu adalah luka
tersebut tidak akan menimbulkan bekas di kulit.

2. Luka bakar sedang merupakan luka yang sedikit serius dan lumayan sakit. Untuk mengobati luka
bakar sedang membutuhkan waktu yang agak lama, selain itu area luka bakar di tubuh lumayan luas
dibandingkan dengan area luka bakar ringan. Luka bakar sedang bisa muncul ketika melakukan
aktivitas sehari-hari. Aktivitas tersebut misalnya terkena minyak goreng panas ketika memasak,
terkena sengatan setrika panas ketika menyetrika, terkena knalpot motor yang panas, terkena
siraman air panas yang mendidih, terkena sengatan listrik dan masih banyak lagi lainnya. Luka bakar
sedang akan terjadi di lapisan kulit ari dan juga lapisan kulit yang ada di bawahnya. Bekas luka bakar
sedang akan terlihat pada lapisan kulit.

3. Luka bakar berat merupakan luka bakar paling serius yang harus cepat mendapatkan
penanganan. Luka bakar dengan jenis berat tidak boleh terlambat diatasi sebab jika terlambat diatasi
bisa menyebabkan kematian. Berikut ini hal-hal yang berkaitan dengan luka bakar berat :

Luka bakar berat biasanya membutuhkan perawatan medis di rumahsakit. Berbeda dengan
luka bakar ringan maupun sedang yang masih bisa diobati atau diatasi sendiri.

Luka bakar berat area lukanya tergolong sangat luas sehingga akan menimbulkan rasa sakit
yang luar biasa. Luka bakar berat ini membutuhkan perawatan yang sangat lama. Selain perawatan
yang lama, pemulihannya pun juga lama.

Contoh dari luka bakar berat adalah terkena luka bakar yang diakibatkan karena kebakaran
rumah dan juga kebakaran mobil.

Luka bakar yang berat akan menimbulkan kerusakan pada kulit, hal itu dikarenakan luka
tersebut mengenai jaringan lemak subkutis. Jaringan lemak tersebut berada di bawah kulit dan juga
berada di atas otot.

Luka bakar yang sangat serius bisa mengenai otot dan juga tulang si penderita. Bekas luka
bakar berat bersifat permanen artinya tidak dapat dihilangkan. Kerusakan permanen tidak hanya
mengenai kulit namun juga bisa menyebabkan kerusakan pada otot dan juga pembuluh darah di
dalam tubuh manusia.

Untuk mengatasi luka bakar diperlukan pencermatan yang serius, apakah luka tersebut merupakan
luka yang termasuk ringan, sedang atau berat. Mengatasi luka bakar harus sesuai dengan tingkatan
luka bakar tersebut agar pengobatannya maksimal. Berikut ini cara mengatasi luka bakar
berdasarkan dengan tingkatannya:

Penanganan Luka Bakar Ringan


Mengatasi luka ringan ini bisa menggunakan air mengalir yang ada di rumah. Jangan sampai salah
ketika mengatasi luka bakar, sebab cara yang salah justru membuat luka bakar tidak kunjung sembuh

dan membuat rasa sakit semakin menjadi. Berikut ini cara mengobati luka bakar ringan menggunakan
air yang bisa dilakukan ketika di rumah :
1.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membasuh luka bakar tersebut menggunakan air
yang mengalir. Air yang mengalir itu bisa didapatkan dari air kran.

2.

Membilasnya sampai kulit yang terkena luka bakar itu tidak terasa panas lagi. Waktu untuk
membilas luka bakar tersebut antara 15 menit sampai dengan 30 menit.

3.

Jika tidak ada air yang mengalir, anda bisa menggunakan ember berisi air biasa untuk
merendam tubuh yang terkena luka bakar.

4.

Bagi wanita yang terkena luka bakar, jika tangannya yang terkena luka bakar ada baiknya
melepaskan perhiasan yang melekat di tangan. Perhiasan harus dilepaskan karena perhiasan
tersebut bisa mengenai kulit yang terkena luka bakar.

5.

Jika nyeri sudah hilang, cuci menggunakan sabun. Jika ada lepuhan di kulit yang terbakar
sebaiknya jangan dipecahkan sebab bisa menimbulkan infeksi kulit. Lepuhan kulit yang sudah pecah
jangan disentuh menggunakan tangan karena menyebabkan infeksi.

6.

Keringkan kulit yang telah di cuci menggunakan lap yang bersih.

Penanganan Luka Bakar Sedang


Untuk mengatasi luka bakar sedang berbeda dengan mengobati luka bakar ringan. Banyak cara yang
bisa digunakan untuk mengobati luka bakar sedang, berikut ini adalah caranya :
1.

Salep. Untuk mengatasi luka bakar yang sifatnya sedang bisa menggunakan salep luka
bakar yang bisa didapatkan di apotek. Salep tersebut bisa memberikan rasa dingin pada luka bakar
tersebut. Selain itu salep luka bakar bisa digunakan untuk meredakan rasa sakit dan rasa panas
akibat luka bakar. Salep yang digunakan tersebut juga berfungsi sebagai antibiotik pencegah infeksi.

2.

Es batu. Untuk mengatasi luka bakar bisa menggunakan es batu. Caranya sangat mudah
sekali yaitu dengan menaruh es tersebut di kain yang bersih. Sentuhkan lap berisi es batu tersebut ke
kulit yang terkena luka bakar. Yang harus diingat adalah waktu untuk mengompres luka bakar
tersebut tidak boleh lebih dari 15 menit.

3.

Minyak tanah. Minyak tanah diyakini bisa digunakan untuk mengatasi luka bakar.
Keuntungan menggunakan minyak tanah tersebut adalah luka bakar tidak akan melepuh dan juga
bernanah. Caranya sama seperti menggunakan air yaitu dengan membasuh luka bakar
menggunakan minyak tanah.

4.

Jangan berikan odol / pasta gigi. Masyarakat awam masih menggunakan odol atau pasta
gigi untuk mengatasi luka bakar. Saat ada anak terkena knalpot, orangtua banyak yang mengolesi
luka bakar tersebut menggunakan odol atau pasta gigi. Hal tersebut merupakan kesalahan fatal
sebab bisa membuat kulit luka bakar semakin melepuh. Alasannya adalah pasta gigi mengandung
mint, mint itulah yang bisa membuat luka bakar semakin melepuh.

5.

Jangan menggunakan kecap. Luka bakar sedang pada kulit jangan diolesi kecap. Hal
tersebut dikarenakan luka bakar yang diberikan kecap bisa lengket dan sulit untuk diobati. Kecap juga
akan membuat luka bakar terlihat basah dan sulit untuk mengering.

Penanganan Luka Bakar Berat


Luka bakar berat harus segera dibawa ke rumahsakit. Luka bakar berat ini area lukanya bisa
mencakup seluruh tubuh sehingga diperlukan perawatan rumah sakit untuk mengatasinya. Bahkan
operasi bedah pun perlu dilakukan untuk mengatasi luka bakar dengan tingkat berat. Berikut ini
perawatan luka bakar berat yang dilakukan oleh pihak rumah sakit :
1.

Masuk UGD. Pasien yang mengalami luka bakar berat harus dibawa ke rumahsakit dengan
segera terutama pasien dengan area luka sebesar 50 persen di tubuh. Pasien akan dimasukkan ke
UGD saat pertama kali masuk ke rumahsakit.

2.

Pengecekan denyut nadi. Dokter akan mengecek denyut nadi dan juga nafas penderita.
Dokter akan memegangi tangan pasien dan juga leher pasien guna mengecek denyut nadi.

3.

Resusitasi. Jika denyut nadi tidak ada pihak medis akan melakukan resusitasi pada jantung
dan juga paru-paru pasien.

4.

Infus dan oksigen. Jika pasien masih memiliki denyut nadi dan juga masih bernafas pihak
medis akan memberikan infus dan oksigen agar pasien bisa tetap bernafas. Saat di dalam lokasi
kebakaran mungkin pasien akan mengalami sesak nafas dikarenakan kepulan asap yang muncul.

5.

Kassa lembab. Pihak medis akan menutup seluruh luka bakar yang ada di tubuh korban
menggunakan kain kassa yang sudah dilembabkan.

6.

Suntik tetanus. Suntikan tetanus juga akan diberikan pada pasien yang menderita luka
bakar berat. Suntikan tersebut bertujuan untuk menghindarkan kemungkinan pasien mengalami
komplikasi berupa sakit tetanus.

7.

Antibiotik. Suntikan anti infeksi atau antibiotik akan diberikan pada pasien untuk
menghindarkan pasien dari infeksi yang mungkin terjadi. (baca : Bahaya antibiotik)

Penanganan Melalui Operasi Bedah Plastik


Operasi bedah plastik merupakan langkah perawatan lanjutan bagi pasien yang mengalami luka
bakar berat. Berikut ini adalah hal-hal yang berkaitan dengan operasi bedah :

Pasien dengan luka bakar yang terlalu parah terutama di bagian wajah bisa memilih
perawatan lanjutan berupa operasi bedah plastik untuk memulihkan kondisi kulitnya yang terluka
akibat terbakar.

Bedah plastik tidak hanya berfungsi untuk memperbaiki kondisi kulit, operasi bedah juga bisa
digunakan untuk memperbaiki sendi tubuh yang tidak berfungsi karena terbakar. Fungsi sendi tubuh

manusia adalah menggerakan tubuh. Jika sendi tubuh terbakar maka fleksibilitas sendi tersebut bisa
menurun bahkan tidak dapat berfungsi lagi.

Pihak dokter bedah akan mengambil bagian kulit pasien yang sehat untuk ditempelkan pada
kulit yang terbakar.

Setelah menjalani operasi bedah sebaiknya pasien menghindari paparan sinar matahari
secara langsung sebab bisa membuat kulit menjadi melepuh kembali.