Anda di halaman 1dari 5

http://id.wikipedia.

org/wiki/Komunikasi
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak
kepada pihak lain agar terjadi saling memengaruhi di antara keduanya.Pada umumnya, komunikasi
dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. pabila tidak ada
bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan
menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan
kepala, mengangkat bahu.Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.
Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan
baik.[rujukan?] Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:[6]
Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak
lain.
Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada
pihak lain.
Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam
komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran
nada/suara.
Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang
disampaikannya.
Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan
dijalankan ("Protokol")

Proses komunikasi
Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut.
1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain
mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa
berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti
kedua pihak.[rujukan?]
2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara
langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, email, atau media lainnya.[rujukan?]
media (channel) alat yang menjadi penyampai pesan dari komunikator ke komunikan.[rujukan?]
1. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan
yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.[rujukan?]
2. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang
dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si
pengirim
Home > Komunikasi dan Konseling > Faktor yang Mempengaruhi Komunikasi

Faktor yang Mempengaruhi Komunikasi


May 04, 2009 20 Comments by lusa

Object 1

Komunikasi sering mengalami gangguan sehingga proses komunikasi tidak seperti yang
diharapkan. Banyak hal yang dapat mempengaruhi komunikasi diantaranya :
1.
2.
3.
4.
5.

Latar belakang budaya.


Ikatan kelompok atau group.
Harapan.
Pendidikan.
Situasi.

Ada 2 faktor yang mempengaruhi komunikasi, yaitu :


1. Faktor Sender (komunikator), meliputi ketermpilan, sikap, pengetahuan dan media saluran yang
digunakan.
Sebagai pengirim informasi, ide, berita, pesan, komunikator perlu menguasai cara-cara
penyampaian, baik secara tertulis maupun lisan. Sikap komunikator sangat berpengaruh terhadap
komunikan. Keangkuhan dalam komunikasi dapat mengakibatkan informasi yang diberikan akan
ditolak oleh komunikan. Demikian pula ragu-ragu apat menyebapkan ketidakpercayaan terhadap
informasi pesan yang disampaikan
2. Faktor Receiver (komunikan), ketermpilan, sikap, pengetahuan dan media saluran yang
digunakan.
Keterampilan komunikan dalam mendengar dan membaca pesan sangat penting. Pesan yang
diberikan akan dapat dengan mudah dimengerti dengan baik jika komunikan mempunyai
keterampilan mendengar dan membaca. Sikap komunikan yang berpengaruh terhadap efektivitas
komunikasi misalkan sikap apriori, meremehkan, dan berprasangka buruk terhadap komunikator.
Lebih lanjut tentang: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Komunikasi
Home > Komunikasi dan Konseling > Unsur-Unsur Komunikasi

Unsur-Unsur Komunikasi
Apr 05, 2009 15 Comments by lusa
Komunikasi telah didefinisikan sebagai usaha penyampaian pesan antar manusia, sehingga untuk
terjadinya proses komunikasi minimal terdiri dari 3 unsur yaitu:
1. Pengirim pesan (komunikator).
2. Penerima pesan (komunikan).
3. Pesan itu sendiri.
Awal tahun 1960-an, David K. Berlo membuat formula komunikasi yang lebih sederhana yang
dikenal dengan SMCR, yaitu: Source (pengirim), Message (pesan), Channel (saluran-media) dan
Receiver (penerima).
Komunikator
Pengirim pesan (komunikator) adalah manusia berakal budi yang berinisiatif menyampaikan pesan
untuk mewujudkan motif komunikasinya.
Komunikator dapat dilihat dari jumlahnya terdiri dari:
1. Satu orang.

2. Banyak orang dalam pengertian lebih dari satu orang.


3. Massa.
Bagan. Unsur komunikasi komunikator
Komunikan
Komunikan (penerima pesan) adalah manusia yang berakal budi, kepada siapa pesan komunikator
ditujukan.
Peran antara komunikator dan komunikan bersifat dinamis, saling bergantian. Dilihat dari jumlah
komunikator dan komunikan, maka proses komunikasi dapat terjadi 9 kemungkinan.
Bagan. Sembilan kemungkinan proses komunikasi
Pesan
Pesan bersifat abstrak. Pesan dapat bersifat konkret maka dapat berupa suara, mimik, gerak-gerik,
bahasa lisan, dan bahasa tulisan.
Pesan bersifat verbal (verbal communication) antara lain:
1. Oral (komunikasi yang dijalin secara lisan).
2. Written (komunikasi yang dijalin secara tulisan).
Pesan bersifat non verbal (non verbal communication) yaitu:
1. Gestural communication (menggunakan sandi-sandi -> bidang kerahasiaan)
Bagan. Unsur komunikasi pesan
Saluran Komunikasi dan Media Komunikasi
Saluran komunikasi merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada
penerima.
Terdapat dua cara:
1. Non mediated communication (face to face), secara langsung.
2. Dengan media.
Bagan. Unsur komunikasi saluran komunikasi
Efek Komunikasi
Efek komunikasi diartikan sebagai pengaruh yang ditimbulkan pesan komunikator dalam diri
komunikannya.
Terdapat tiga tataran pengaruh dalam diri komunikan:
1. Kognitif (seseorang menjadi tahu sesuatu).
2. Afektif (sikap seseorang terbentuk).
3. Konatif (tingkah laku, hal yang membuat seseorang bertindak melakukan sesuatu).
Umpan Balik
Umpan balik dapat dimaknai sebagai jawaban komunikan atas pesan komunikator yang
disampaikan kepadanya. Pada komunikasi yang dinamis, komunikator dan komunikan terusmenerus saling bertukar peran.
Bagan. Unsur komunikasi umpan balik
Referensi
Christina, dkk., 2003. Komunikasi Kebidanan. Jakarta: EGC.
Tyastuti, dkk., 2008. Komunikasi & Konseling Dalam Praktik Kebidanan. Yogyakarta: Fitramaya.
Vardiyansah, 2004. Pengantar Ilmu Komunikasi. Bogor: Ghalia Indonesia.

Wiryanto, DR., 2006. Pengantar Ilmu Komunikasi. Cetakan Ketiga. Jakarta: PT Grasindo.
Tulisan Sejenis :
1. Komponen Komunikasi
2. Proses Komunikasi
3. Pengertian Komunikasi
4. Faktor yang Mempengaruhi Komunikasi
5. Komunikasi Antar Pribadi (Interpersonal Communication)
6. Komunikasi Terapeutik
7. Keterampilan Observasi
8. Latihan Soal Komunikasi dan Konseling Kebidanan Bagian III
9. Hubungan Antar Manusia (Human Relation)
10.Latihan Soal Komunikasi dan Konseling Kebidanan Bagian I
Komunikasi dan Konseling
http://www.lusa.web.id/unsur-unsur-komunikasi/

Proses

Balikan

Pengirim
Pesan

Penerima
Pesan

Media

Mengartikan

(Saluran)

Kode/Pesan

Simbol/Isyarat

1. Bentuk komunikasi berdasarkan besarnya sasaran :


a. Komunikasi massa, yaitu komunikasi dengan sasarannya kelompok orang dalam jumlah
yang besar, umumnya tidak dikenal.
Komunikasi masa yang baik harus :
Pesan disusun dengan jelas, tidak rumit dan tidak bertele-tele
Bahasa yang mudah dimengerti/dipahami
Bentuk gambar yang baik
Membentuk kelompok khusus, misalnya kelompok pendengar (radio)

1. Komunikasi kelompok
Adalah komunikasi yang sasarannya sekelompok orang yang umumnya dapat dihitung dan
dikenal dan merupakan komunikasi langsung dan timbal balik.

Perawat----- ------Pengunjung puskesmas


b. Komunikasi perorangan.
Adalah komunikasi dengan tatap muka dapat juga melalui telepon.
Perawat----- ------Pasien
Komunikasi interpersonal adalah proses pertukaran informasi diantara seseorang dengan
paling kurang seorang lainnya atau biasanya di antara dua orang yang dapat langsung
diketahui balikannya. (Muhammad, 2005,p.158-159).

Komunikasi interpersonal menunjuk kepada komunikasi dengan orang lain


Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam
suatu kelompok kecil seperti dalam rapat, pertemuan, konperensi dan sebagainya (Anwar
Arifin, 1984)
Kedua definisi komunikasi kelompok di atas mempunyai kesamaan, yakni adanya
komunikasi tatap muka, dan memiliki susunan rencana kerja tertentu umtuk mencapai tujuan
kelompok.
Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam
suatu kelompok kecil seperti dalam rapat, pertemuan, konperensi dan sebagainya (Anwar
Arifin, 1984).
komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang membutuhkan pelaku atau personal lebih
dari satu orang. R Wayne Pace mengatakan bahwa komunikasi interpersonal adalah Proses
komunikasi yang berlangsung antara 2 orang atau lebih secara tatap muka.