Anda di halaman 1dari 4

BAB I

IDENTIFIKASI KASUS
A. IDENTITAS PASIEN
Nama
: An. RP
Usia
: 9 tahun
Jenis Kelamin
: Laki - laki
Alamat
: Karang tengah
No. RM
: 823835
Tanggal Masuk
: 26 Januari 2016 Pukul 11.50
B. RIWAYAT PENYAKIT
I.
Keluhan Utama
Demam 4 hari
II.
Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien datang dengan keluhan utama demam sejak 4 hari
sebelum

masuk

rumah

sakit.

Demam

tinggi

mendadak,

dirasakan naik turun sepanjang hari. Pasien juga mengeluhkan


pusing dan mual. Muntah disangkal. Perut dirasakan sakit. Badan
terasa lemas, dan nafsu makan menurun.
Pasien juga mengeluhkan mimisan kurang lebih sebanyak 3
kali sejak 3 hari SMRS. Setiap mimisan kurang lebih sebanyak 1
sdm.
BAB

kali

sehari,

konsistensi

padat,

warna

kuning

kecoklatan. BAK 3-4 kali sehari, jumlah kurang lebih 250 cc,
III.
IV.

warna kuning jernih, nyeri (-).


Riwayat Penyakit dahulu
Riwayat keluhan serupa : disangkal
Riwayat Penyakit Keluarga
Riwayat keluhan serupa

: (+) pada saudara

serumah
Riwayat keluhan serupa di lingkungan rumah

: (+)

C. PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum : E4M6V5, kompos mentis, tampak lemas.
Berat badan : 45 kg
Tanda Vital
Tekanan Darah : 120 / 80 mmHg
Nadi
: 92 kali/ menit
Respirasi
: 24 kali/ menit
Suhu
: 38,7C
Kepala
: normocephal

Mata : Ca-/-, SI -/-, pupil isokor 3 mm ODS, oedem palpebra (-/-)


Hidung : NCH -/Mulut
: sianosis (-), bibir kering (-)
Tenggorokan : faring hiperemis (-), T1-T1
Leher
: pembesaran KGB (-)
Thorax :
Paru
Inspeksi : simetris, ketinggalan gerak (-), retraksi (-)
Palpasi
: fremitus paru kanan = paru kiri
Perkusi : sonor seluruh lapang paru
Auskultasi
: suara dasar vesikuler, wheezing (-/-), ronki (-/-)
Jantung
Inspeksi : ictus cordis tampak di SIC V 2 jari medial LMCS
Palpasi
: ictus cordis teraba di SIC V 2 jari medial LMCS
Perkusi : batas jantung kanan atas di SIC II LPSD
batas jantung kiri atas di SIC II LPSS
batas jantung kanan bawah di SIC V LPSS
batas jantung kiri bawah di SIC 2 jari medial LMCS
Auskultasi
: S1 S2 reguler, bising (-)
Abdomen :
Inspeksi
: datar,jejas(-)
Auskultasi : bising usus (+) normal
Perkusi
: timpani (+) seluruh lapang abdomen, shifting
dullness (-)
Palpasi

: nyeri tekan (+) regio epigastrium, hepar lien

tidak teraba
Ekstremitas : Akral hangat, nadi kuat, perfusi jaringan baik, CRT<2
detik, edema tungkai (-), kulit tidak tampak ikterik, petekie (-)
Anogenital : RT tidak dilakukan.
D. PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium (26 Januari 2016)
Darah Rutin :
WBC 5,9. 103/L
RBC 6. 106/L
HGB 15,5 g/dL
HCT 44 %
PLT 117. 103/L ( )
E. DIAGNOSIS
Febris H4 e.c Dengue Fever
F. PENATALAKSANAAN IGD
IVFD RL 24 tpm
Sanmol tab 3x500 mg
Immunos tab 1x1
G. FOLLOW UP

Follow Up 27 Januari 2016


Demam (+)
KU : GCS E4M6V5, Compos Mentis, tampak sakit sedang.
Tanda Vital :
TD : 120 / 80 mmHg
N : 90 kali/ menit
R : 24 kali/ menit
S : 40C (5.30) -> 38,6 -> 37,3
AT : 100. 103/L
HT : 39%
AL : 2,8. 103/L
Ass : Dengue Fever
Terapi :
- Inf KAEN 3A 20 tpm
- Inj. Ranitidin 1 gr/12 jam
- PCT 3x1 tab
- Imunos 1x1 tab
- Darah rutin/24 jam
Follow Up 28 Januari 2016
Demam menurun
KU : GCS E4M6V5, Compos Mentis, tampak sakit sedang.
Tanda Vital :
TD : 120 / 80 mmHg
N : 90 kali/ menit
R : 24 kali/ menit
S : 37,5C -> 36,3 -> 37
3
AT : 73. 10 /L
HT : 38%
AL : 3,7. 103/L
Ass : Dengue Fever
Terapi :
- Inf KAEN 3A20 tpm
- Inj. Ranitidin 1 gr/12 jam
- PCT 3x1 tab
- Imunos 1x1 tab
- Darah rutin/24 jam
- Serologi IgG, IgM dengue
Follow Up 29 Januari 2016
Demam (-), makan minum baik, lemas (-)
KU : baik, GCS E4M6V5, Compos Mentis.
Tanda Vital :
TD : 120 / 80 mmHg
N : 92 kali/ menit
R : 22 kali/ menit
S : 37C
3
AT : 91. 10 /L
HT : 38%
AL : 5,2. 103/L

IgM dengue : positif


Ass : Dengue Fever
Terapi :
- Inf KAEN 3A 20 tpm
- Inj. Ranitidin 1 gr/12 jam
- PCT 3x1 tab
- Imunos 1x1 tab
- BLPL

XI. PROGNOSIS
-

Ad vitam
Ad sanam
Ad fungsionam

: dubia ad bonam
: dubia ad bonam
: dubia ad bonam