Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik
Sasaran
Hari, tanggal
Tempat
Waktu
Penyuluh

:
:
:
:
:
:

Anemia
Ny. D
Selasa, 4 Oktober 2016
Ruang Tamu Ny. D
30 menit
Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan
STIKES Eka Harap Palangka Raya

1. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan diharapkan klien memahami tentang penyakit anemia.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penyuluhan klien dapat :
a. Menyebutkan pengertian anemia.
b. Menyebutkan tanda tanda anemia.
c. Menyebutkan penyebab anemia.
d. Menyebutkan cara mencegah anemia.
3. Materi
a. Pengertian anemia.
b. Tanda tanda anemia.
c. Penyebab anemia.
d. Cara mencegah anemia.
4. Metode
Ceramah
Tanya jawab
5. Media
Leaflet
6. Evaluasi
a. Bentuk : test lisan
Materi test : pengertian anemia, tanda tanda anemia, penyebab anemia, cara

mencegah anemia.
b. Kriteria Evaluasi
Klien dapat menjelaskan kembali :
Pengertian anemia, tanda tanda anemia, penyebab anemia, cara mencegah
anemia.
7. Kegiatan Penyuluhan
No.

Waktu

1.

2 menit

Kegiatan penyuluh

Kegiatan peserta

Pembukaan :
a. Membuka

kegiatan

dengan a. Menjawab salam.

mengucapkan salam.

b. Mendengarkan

b. Menjelaskan tujuan dari penyuluhan.

dan

c. Menyebutkan

memperhatikan.

materi

yang

akan

diberikan.
2.

20 menit

Pelaksanaan :
Menjelaskan tentang :

a. Memperhatikan

1. Pengertian anemia.

dan

menjawab

2. Tanda tanda anemia.


3. Penyebab anemia.
4. Cara mencegah anemia.

pertanyaan

yang

diajukan.
b. Bertanya

dan

menjawab
pertanyaan

yang

diajukan.
3.

6 menit

Evaluasi :
Menanyakan kepada peserta

tentang Menjawab

materi yang telah diberikan, meminta pertanyaan


peserta untuk mengulang kembali.

4.

2 menit

Terminasi :
a. Mengucapkan

terimakasih

perhatian peserta
b. Mengucapkan salam penutup.

atas a. Mendengarkan
b. Menjawab salam

8. Referensi
Handayani Wiwik dan Andi Sulistyo. 2008. Asuhan Keperawatan pada Klien dengan
Gangguan Sistem Hematologi. Jakarta : Salemba Medika.
Price, Sylvia. 2005. Patofisiologis : Konsep Klinis Proses-proses Penyakit. Jakarta : EGC.

MATERI
1. Pengertian
Bahaya Anemia kini terutama sekali dirasakan pada anak-anak. Karena itu sangat
penting bagi kita untuk tanggap dan penting mengetahui gejala-gejala Anemia. Secara
umum anemia pada anak terjadi akibat infeksi cacing tambang, malaria, atau disentri
yang menyebabkan kekurangan darah yang parah
Anemia berarti kekurangan sel darah merah, yang dapat di sebabkan oleh
hilangnya darah yang terlalu cepat atau karena terlalu lambatnya produksi sel darah
merah.
2. Tanda Tanda Anemia
1) Lemah, letih, lesu, hal ini karena oksigen yang dibawa keseluruh tubuh berkurang
karena media trasportnya berkurang (Hb) kurang sehingga tentunya yang membuat
energy berkurang dan dampaknya adalah 3L, lemah, letih dan lesu
2) Mata berkunang-kunang. Hampir sama prosesnya dengan hal diatas, karena darah
yang membawa oksigen berkurang, aliran darah serta oksigen ke otak berkurang pula
dan berdampak pada indra penglihatan dengan pandangan mata yang berkunangkunang
3) Menurunnya daya pikir, akibatnya adalah sulit untuk berkonsentrasi
4) Daya tahan tubuh menurun yang ditandai dengan mudah terserang sakit
5) Pada tingkat lanjut atau anemia yang berat maka anak bisa menunjukkan tanda-tanda
detak jantung cepat dan bengkak pada tangan dan kaki
3. Penyebab Anemia
Penyebab umum dari anemia:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

Perdarahan hebat
Akut (mendadak)
Kecelakaan
Pembedahan
Persalinan
Pecah pembuluh darah
Penyakit Kronik (menahun)
Perdarahan hidung
Wasir (hemoroid)
Ulkus peptikum
Kanker atau polip di saluran pencernaan
Tumor ginjal atau kandung kemih
Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
Berkurangnya pembentukan sel darah merah

15 Kekurangan zat besi


16 Kekurangan vitamin B12
17 Kekurangan asam folat
18 Kekurangan vitamin C
19 Penyakit kronik
20 Meningkatnya penghancuran sel darah merah
21 Pembesaran limpa
22 Kerusakan mekanik pada sel darah merah
23 Reaksi autoimun terhadap sel darah merah
24 Hemoglobinuria nokturnal paroksismal
25 Sferositosis herediter
26 Elliptositosis herediter
27 Kekurangan G6PD
28 Penyakit sel sabit
29 Penyakit hemoglobin C
30 Penyakit hemoglobin S-C
31 Penyakit hemoglobin E
32 Thalasemia
4. Cara Mencegah Anemia
Sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam dan kangkung, buncis, Mencegah
penyakit ini dapat mengkonsumsi beberapa asupan penting yang mudah didapat
diantaranya, zat besi juga dapat ditemukan pada kacang polong, serta kacang-kacangan.
Dilanjutkan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan asupan zat
besi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Zat besi dapat diperoleh dengan
cara mengonsumsi daging (terutama daging merah) seperti sapi.
Perlu kita perhatikan bahwa zat besi yang terdapat pada daging lebih mudah diserap
tubuh daripada zat besi pada sayuran atau pada makanan olahan seperti sereal yang
diperkuat dengan zat besi.