Anda di halaman 1dari 21

perjalanan jauh dan dampaknya bagi kesehatan

Menempuh perjalanan jauh ke tempat kerja, utamanya 16 km lebih, bisa menimbulkan akibat
buruk terhadap kesehatan dan dikaitkan dengan kenaikan berat badan, lebih besarnya lingkar
pinggang dan lebih rendahnya tingkat kebugaran jantung dan paru. Dampak dari perjalanan rutin
demikian diungkapkan dalam sebuah penelitian baru oleh para periset dari Washington
University di St.Louis, Missouri.
Para periset itu meneliti hampir 4.300 komuter dan menemukan bahwa orang-orang yang
melakukan perjalanan 10 mil (16 km) untuk bekerja berkemungkinan lebih besar mengalami
tekanan darah tinggi dan para pekerja yang menempuh perjalanan 15 mil berpeluang lebih besar
menderita obesitas dan tidak mendapatkan olahraga memadai.
"Temuan utama itu adalah bahwa studi tersebut merupakan yang pertama menunjukkan
perjalanan jauh ke tempat kerja dapat mencegah aktifitas fisik yang menyehatkan dan dikaitkan
dengan lebih tingginya berat badan, lebih rendahnya level kebugaran, dan semua ini merupakan
pertanda kuat penyakit jantung cardiovascular, diabetes dan beberapa jenis kanker," papar
Christine Hoehner, ketua tim riset tadi dalam sebuah wawancara.
"Studi itu meneliti secara khusus dampak perjalanan tersebut terhadap kesehatan," ucapnya.
Angka sensus AS menunjukkan bahwa dalam empat dekade terakhir, masyarakat Amerika
melakukan perjalanan ke tempat kerja yang lebih jauh, dengan rata-rata waktu tempuh 20-25
menit.
Hoehner, yang temuan-temuannya disiarkan dalam American Journal of Preventive Medicine,
dan tim pimpinannya mengalkulasikan jarak perjalanan terdekat yang ditempuh para pekerja
lewat jalan darat di 11 daerah di Dallas-Fort Worth atau area-area Austin, Texas, tempat sekira 90
persen warga melakukan perjalanan pergi pulang ke tempat kerja dengan mobil.
Mereka juga meneliti kesehatan jantung dan paru warga, indeks massa tubuh (BMI), ukuran
pinggang, tekanan darah, level kolesterol, triglycerides, atau lemak dalam darah, dan level gula
darah para komuter, serta aktivitas fisik mereka.
Limapuluh satu persen dari orang-orang dalam penelitian itu melakukan perjalanan 10 mil atau
kurang ke tempat kerja, dan 18 persen menempuh jarak lebih 20 mil. Rata-rata jarak tempuh ke
tempat kerja adalah 12 mil.
Para periset itu menemukan perjalanan jauh dikaitkan dengan kurangnya olahraga moderat atau
serius, lebih besarnya BMI dan lebih lebarnya ukuran lingkar pinggang dan lebih tingginya
tekanan darah.
"Tampaknya ambang batas untuk tekanan darah adalah perjalanan berjarak 10 mil," ungkap
Hoehner, yang menambahkan keadaan mulai berubah dari jarak itu.

Tingginya tekanan darah atau dikenal sebagai hipertensi adalah kondisi yang tidak boleh
diremehkan. Tekanan darah tinggi dapat memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan Anda.
Untuk mencegah potensi masalah, Anda perlu memantau dan mengendalikan tekanan darah
Anda. Berikut adalah efek negatif hipertensi yang tidak terkelola:
Efek pada pembuluh darah
Tekanan tinggi yang berkelanjutan pada pembuluh darah membuat dinding arteri menjadi rusak.
Akibatnya, dinding arteri akan memulihkan diri sehingga lebih tebal, lebih keras dan kurang
elastis. Kondisi ini disebut aterosklerosis atau pengerasan arteri. Anda dapat mengalami
aterosklerosis secara alami oleh proses penuaan, tetapi tekanan darah tinggi dapat mempercepat
prosesnya. Arteri yang mengeras dan kaku lebih rentan untuk pecah dan tersumbat, yang
menyebabkan kerusakan pada organ-organ yang seharusnya disuplai darah oleh pembuluh
tersebut.
Tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan aneurisma. Aneurisma terjadi ketika sebagian
arteri menjadi lemah dan menggelembung seperti balon karena tekanan ekstra terus-menerus.
Aneurisma berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun dan seringkali tidak
menimbulkan gejala. Jika gelembung ini pecah, perdarahan yang berbahaya dapat terjadi di
dalam tubuh. Aneurisma dapat terjadi di mana saja, namun paling umum pada aorta yang
memasok darah ke perut, panggul, dan kaki (aneurisma aorta perut)
Efek pada jantung
Jika pembuluh darah Anda menyempit dan mengeras, jantung Anda harus memompa lebih keras
untuk mengalirkan darah. Jantung adalah sebuah massa otot, dan seperti massa otot lainnya kerja
keras itu membuat jantung Anda membesar. Ventrikel kiri dapat menebal atau mengeras
(hipertrofi ventrikel kiri). Hal ini tidak baik. Jantung Anda akan melar dan sejumlah darah yang
seharusnya terpompa ke tubuh Anda tetap berada di dalam jantung. Akhirnya, jantung Anda
mulai melemah karena tidak bisa terus-menerus bekerja keras untuk memompa darah. Ketika
jantung tidak bisa lagi memompa darah dengan sempurna ke pembuluh-pembuluh arteri, Anda
memiliki apa yang dikenal sebagai gagal jantung atau payah jantung.
Jika arteri jantung (arteri koroner) tersumbat sehingga tidak memungkinkan darah mengalir
bebas ke dalam jantung Anda, Anda mengalami apa yang disebut sebagai penyakit jantung
koroner. Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung koroner karena tekanan darah yang
terus-menerus tinggi membebani dinding arteri. Seiring waktu, tekanan ekstra ini dapat merusak
arteri. Pembuluh arteri yang terluka lebih mungkin untuk menyempit dan mengeras oleh deposit
lemak (plak).
Efek pada otak
Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan pembuluh-pembuluh darah di otak pecah atau
tersumbat. Jaringan otak akan kekurangan nutrisi dan oksigen. Kondisi ini dikenal sebagai
stroke, yang dapat menyebabkan masalah serius dan bahkan kematian. Tekanan darah tinggi
merupakan penyebab utama stroke.

Selain stroke, hipertensi juga dapat menyebabkan demensia, penyakit otak yang mengakibatkan
masalah berpikir, berbicara, penalaran, visi memori, dan gerakan. Ada beberapa penyebab
demensia. Salah satu penyebabnya, demensia vaskular, adalah hasil dari penyempitan dan
penyumbatan arteri yang memasok darah ke otak.
Efek pada ginjal
Ginjal adalah organ penting lain yang dapat rusak oleh tekanan darah tinggi. Jika arteri yang
memasok darah ke ginjal rusak, jaringan ginjal tidak mendapatkan darah yang dibutuhkan dan
secara bertahap akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi. Kondisi ini disebut penyakit ginjal
kronis dan gagal ginjal. Kondisi ini sangat berbahaya karena kerusakan ginjal dapat
meningkatkan tekanan darah lebih tinggi lagi.
Efek pada mata
Pembuluh-pembuluh darah kecil memasok darah ke mata. Hipertensi dapat merusak pembuluh
darah kecil sehingga suplai darah ke mata berkurang atau terhenti. Retinopati hipertensi terjadi
ketika retina rusak karena tekanan darah tinggi. Retina adalah lapisan jaringan di bagian
belakang mata yang mengubah cahaya yang masuk mata menjadi sinyal saraf yang dikirim ke
otak. Semakin lama tekanan darah tinggi, semakin parah kerusakan yang mungkin terjadi pada
retina. Saraf di mata mungkin juga dapat mati karena kekurangan pasokan darah. Kondisi ini
disebut neuropati optik iskemik. Semua kondisi tersebut dapat menyebabkan penglihatan kabur
atau kebutaan total.
Obesitas dikaitkan dengan perjalanan lebih 15 mil. Para peneliti tidak menemukan perbedaan
dalam temuan-temuan antara pria dan wanita dan kelompok-kelompok usia yang berbeda.
Hoehner mengisyaratkan bahwa perjalanan jauh dan waktu tempuh yang lebih lama di belakang
stir mengurangi banyak waktu orang itu untuk berolahraga.
Namun terlepas dari jauh tidaknya tempat kerja anda, menjaga kesehatan tetap jadi prioritas
utama. Dengan bekerja online tidak ada lagi waktu yang terbuang percuma selama perjalanan ke
tempat kerja. Anda bisa bekerja di manapun sepanjang ada koneksi internet. Anda jadi punya
banyak waktu luang karena jam kerja yang bisa diatur sedemikian rupa. Manfaatkan waktu luang
tersebut dengan melakukan aktivitas fisik yang berdampak positiv bagi kesehatan anda.

TUJUAN, AZAS, VISI DAN MISI PANDU HW


Membahas mengenai Tujuan, Azas, Visi dan Misi Kepanduan Hizbul Wathan tentunya
kita tidak bisa lepas dari Anggaran Dasar Kepanduan Hizbul Wathan sebagai bahan
acuan penyelenggaraan kegiatan kepanduan ini. Dalam Anggaran Dasar yang telah
disahkan pada Muktamar ke-2 Hizbul Wathan di Jakarta pada tanggal 14 - 15 Januari
2011 yang lalu, serta telah disahkan oleh PP Muhammadiyah melalui Surat
Keputusannya No. 49/KEP/I.0/B/2011, Tujuan, Azas, Visi dan Misi Kepanduan Hizbul
Wathan adalah ...

TUJUAN
1. Menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam, sehingga terwujud
masyarakat Kepanduan yang Islami.
2. Pro aktif membantu orang tua dalam mendidik, mengasuh dan membimbing
anak -anak, remaja dan pemuda melalui pendidikan dan latihan
kepanduan, supaya menjadi orang Islam yang berarti, bertaqwa kepada
Allah, berbudi pekerti yang luhur, berbadan sehat dan tangkas, hingga
berguna bagi diri sendiri, Persyarikatan dan masyarakat umum.

AZAS

Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan berazaskan Islam

VISI

Menyiapkan dan membina anak, remaja, dan pemuda yang :


a. memiliki aqidah, mental dan fisik yang kuat
b. berilmu dan berteknologi serta berakhlaq karimah
agar terwujud pribadi muslim yang sebenar-benarnya dan siap menjadi kader
Persyarikatan, Umat dan Bangsa.
MISI

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kepanduan bagi anak, remaja


dan pemuda muslim.
2. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan
Pemimpin Satuan, Pimpinan Kwartir dan Pelatih.

kepanduan

untuk

para

3. Mengembangkan HW di seluruh Indonesia


4. Mengadakan kerrjasama kelembagaan di dalam dan di luar negeri
5. Memupuk dan mengembangkan rasa cinta dan setia kepada Persyarikatan,
Tanah Air, dan Bangsa.
6. Melakukan berbagai usaha sesuai dengan maksud dan tujuan Hizbul Wathan.

Pengertian Hadats, Macam - macam Hadats, dan Cara


Menghilangkannya
A.

Pengertian Hadats
Hadats secara etimologi (bahasa), artinya tidak suci atau keadaan badan tidak suci jadi

tidak boleh shalat. Adapun menurut terminologi (istilah) Islam, hadats adalah keadaan badan
yang tidak suci atau kotor dan dapat dihilangkan dengan cara berwudhu, mandi wajib, dan
tayamum. Dengan demikian, dalam kondisi seperti ini dilarang (tidak sah) untuk mengerjakan
ibadah yang menuntut keadaan badan bersih dari hadats dan najis, seperti shalat, thawaf,
itikaf.1[1]
Sebagaimana telah kami kutip dalam sebuah buku yang ditulis oleh Mustofa Kamal
Pasha hal. 19 cetakan keempat tahun 2009, mengemukakan hadats ialah keadaan tidak suci
yang mengenai pribadiseorang muslim, sehingga menyebabbkan terhalangnya orang itu
melakukan shalat dan thawaf. Artinya shalat atau thawaf yang dilakukannya dinyatakan tidak
sah karena dalam keadaan berhadats. Adapun yang menjadi sebab-sebabnya seseorang
dihukumkan sebagai orang yang berhadats ada bermacam-macam, yang kemudian oleh para
ahli fikih dikelompkkan menjadi dua macam yaitu hadats kecil dan hadats besar.

1.

Hadats Kecil

a.

Pengertian Hadas Kecil.


Arti hadats kecil menurut istilah syara ialah sesuatu kotoran yang maknawi (tidak dapat

dilihat dengan mata kasar), yang berada pada anggota wudhu, yang menegah ia dari
melakukan solat atau amal ibadah seumpama solat, selama tidak diberi kelonggaran oleh
syara. Hadas kecil ini tidak akan terhapus melainkan dengan mengambil wudhu yang sah.
Selama mana seseorang itu dapat mengekalkan wudhunya, maka selama itu ia bersih dari
hadas kecil. Sebabnya dinamakan hadas kecil ialah kerana kawasan yang didiami oleh hadas
kecil ini kecil sahaja iaitu sekadar anggota wudhu.
1.

Mengeluarkan sesuatu dari dubur dan atau kubulnya yang berupa:


1

a)

Buang air kecil atau buang air besar


Penegasan ini didasarkan pada firman Allah SWT yang tersurat dalam al-Maaidah ayat
atau salah satu diantara kalian datang dari jamban (buang air)

b)

Mengeluarkan angin busuk (kentut)


Penegasan ini didasarkan pada sebuah hadits:
Bersabdalah Rasulullah saw: Allah tidak akan menerima shalatnya seseorang diantara
kalian jikalau ia berhadats sampai ia berwudhu. Maka bertanyalah seorang lelaki dari
Hadramaut: Apakah artinya hadats itu ya Abu Hurairah?, Ia menjawab: Kentut dan berak.

2.

Mengeluarkan madzi dan atau wadi


Penegasan ini disandarkan pada keterangan hadits yang menyatakan bahwa:
Karenanya harus berwudhu dan karena kata Ibn Abbas r.a.: Mengenai mani, itulah yang
diwajibkan mandi karenanya. Adapun madzi dan wadi, hendaklah engkau basuh kemaluanmu
atau sekitarnya, kemudian berwudhulah sebagai wudhumu untuk shalat.

3.

Menyentuh kemaluan tanpa memakai alas


Penegasan ini didasarkan pada Hadits riwayat Muslim, Tirmidzi dan dishahihkan
olehnya dari Busrah binti Shafwan r.a. bahwa Nabi saw. Telah bersabda Barang siapa
menyentuh kemaluannya maka jangan shalat sebelum beerwudhu

4.

Tidur nyenyak dengan posisi miring atau tanpa tetapnya pinggul di atas lantai
Hal ini didasarkan sebuah hadits:
Telah berkata Ali r.a bahwa Rasulullah saw. Bersabda: Kedua mata itu bagaikan tali
dubur. Maka barang siapa telah tidur, berwuhulah. (H.R. Abu Daud)
Dari penegasan seperti di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa seseorang akan menjadi
batal wudhunya apabila terkena salah satu dari apa yang telah disebutkan di atas. Atau dengan
kata lain seseorang yang akan melakukan shalat atau thawaf, sedang dirinya terkena salah
satu dari ketiga pokok di atas, maka dirinya wajib berwudhu terlebih dahulu. Dan penegasan di
atas memberikan petunjuk pula bahwa bersinggungan kulit diantara pria dan wanita, sekalipun
keduanya tidak ada hubungan muhrim tidaklah menjadikan batal wudhunya.

Dari Aisyah r.a. berkata : sesungguhnya Rasulullah saw. Bershalat sedang aku
berbaring di mukanya dengan melintang bagaikan jenazah, sehingga ketika beliau akan witir,
beliau menyentuh diriku dengan kakinya.
b.

Perkara-perkara yang menyebabkan kedatangan hadas kecil (membatalkan

wudhu)
Wudhu seseorang itu akan terbatal dengan salah satu dari 5 sebab berikut;
1) Keluar sesuatu dari 2 jalan iaitu qubul atau dubur seperti kencing, berak atau buang angin
2)
3)
4)

(kentut).
Hilang akal dengan sebab gila atau mabuk atau sakit.
Tidur nyenyak, kecuali tidur orang yang duduk, yang tetap kedua papan punggungnya.
Bersentuh kulit lelaki dan kulit perempuan yang halal berkahwin dengan tidak berlapik dan

5)

keduanya telah dewasa.


Menyentuh qubul atau dubur manusia dengan tapak tangan tidak berlapik walaupun qubul atau
duburnya sendiri.
c.Perkara-perkara yang diharamkan dengan sebab hadas kecil
1) Mendirikan solat, sama ada yang fardhu atau yang sunat.
2) Tawaf, sama ada yang fardhu atau yang sunat.
3) Menyentuh Al-Quran atau menanggungnya.

2. Hadats Besar
a.

Pengertian hadas besar


Hadats besar mengikut istilah syara ertinya sesuatu yang maknawi (kotoran yang tidak

dapat dilihat oleh mata kasar), yang berada pada seluruh badan seseorang, yang dengannya
menegah mendirikan solat dan amal iadah seumpamanya, selama tidak diberi kelonggaran oleh
syara. Selama seseorang itu tidak menempuh atau melakukan salah satu perkara yang
menyebabkanhadas besar, maka selama itu badannya suci dari hadas besar. Sebab
dinamakan hadas besar ialah kerana kawasan yang didiami atau dikenai ole hadas besar ini
terlalu luas iaitu meliputi seluruh badan dan rambut
Sebagaimana yang telah kami kutip dari sebuah buku yang ditulis oleh Musthafa Kamal
Pasha, dalam karyanya yang berjudul Fikih Islam, cetakan ke-4, hal: 22 beliau mengemukakan
bahwa yang menyebabkan seseorang dihukumkan terkena hadats besar antaralian sebagai
1.

berikut:
Mengeluarkan mani (sperma)
Keluaarnya mani seseorang dapat terjadi dalam berbagai keadaan, baik diwaktu jaga
maupun diwaktu tidur (mimpi), dengan cara disengaja atau tidak, baik bagi pria ataupun wanita.

Bahwa Rasulullah saw. telah bersabda: Apabila air itu terpancar keras maka mandilah.
(H.R. Abu Daud)
Sesungguhnya Ummu Sulain r.a. berkata:Ya Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak
malu mengenai kebenaran! Wajibkah perempuan itu mandi bilamana ia bermimpi? Beliau
menjawab, benar, bila ia melihat air. (H.R. Bukhari dan Muslim serta lainnya).
2.

Hubungan kelamin (Coitus, Jima)


Hubungan

kelamin,

baik

disertai

dengan

keluarnya

mani,

ataupun

belum

mengeluarkannya mengakibatkan dirinya dalam kondisi junub. Hal seperti ini didasarkan pada
surat al-Maaidah ayat 6.
Dan jikalau kamu junub hendaklah bersuci.
Sesungguhnya Rasulullah saw. Bersabda: Jika seseorang telah duduk diantara kedua
tempat anggota badannya (menggaulinya) maka sesungguhnya wajiblah untuk mandi, baik
mengeluarkan (mani) ataupun tidak. (H.R. Ahmad dan Muslim).
3.

Terhentinya haid dan nifas


Ketentuan ini didasarkan pada firman Allah yang terdapat dalam surat al-Baqarah ayat 222:
Dan janganlah kamu dekati istri (yang sedang haid) sebelum mereka suci. Dan apabila sudah
berxuci (mandi) maka gaulilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepada kalian.
Adapun terhadap hukumm nifas, yaitu keluarnya darah dikarenakan habis melahirkan anak
maka berdasarkan ijma shahabhat ia dihukumkan sama dengan hukumnya haid.
b.

Perkara-perkara yang diharamkan dengan sebab berhadas besar

1)
2)
3)
4)
5)
6)

Sholat
Tawaf
Menyentuh Al-Quran
Membaca Al-Quran.
Itikaf
Berpuasa

C.

Macam-macam dan Cara Menghilangkan Hadats

Sebagaimana yang kami kutip dari buku karangan Teungku Muhammad Hasbi AshShiddieqy hal. 94 dalam edisi yang ke-3 yang berjudul Kuliah Ibadah, mengemukakan bahwa,
fuqaha hadits dalam soal wudhu dan mandi mengamalkan sunnah-sunnah yang tidak diperoleh
oleh fuqaha-fuqaha yang lain. Mereka mencukupkan bersuci dari hadats kecil dengan menyapu
sepatu, serban atau penutup kepala (kudung) saja bagi wanita.
Dalam bukunya beliau juga mengemukakan bahwa Ahmad telah menyusun kitab, yang
menerangkan soal menyapu atas sepatu, pembalut kaki, di dalamnya beliau terangkan nashnash yang dipergunakan dalam soal menyapu atas sepatu, sorban, pembalut kaki, dan kudung
wanita.
Dan beliau juga mengemukakan dalam bukunya bahwa Ummu Salamah istri Rasul
pernah menyapu atas kudungnya, sebagai ganti menyapu kepala. Serta Abu Musa dan Anas
pernah menyapu atas topinya (penutup kepalanya).
Para fuwaha tidak membolehkan kita menyapu atas penutup kepala. Mereka
memerlukan tersapu walau sedikit kepala sendiri.2[2]
Seperti yang telah diditerangkan di muka bahwa untuk menghilangkan hadats keci seseorang
hany diwajibkan berwudhu, sedang untuk menghilangkan hadatas besar maka wajiblah mandi
yang sesuai dengan tuntunan syara, namun kalau dalam keadaan darurat dapat juga dengan
tayamum.
-

Wudhu
Wudhu ialah bersuci dengan menggunakan air, mengenai muka, kedua tangan sampai
siku, mengusap kepala dan, kedua kakinya sampai di atas mata kaki. Hal ini didasarkan oleh
Allah dalam surat al-Maaidah ayat 6:

pkr't %!$# (#qYtB#u #s) OFJ% n<)$


o4qn=9$#
n<)

(#q=$$s

,#tyJ9$#

N3ydq_r

N3tr&ur

(#qs|B$#ur

N3r/

N6n=_r&ur n<) t6s39$# 4

Wahai sekalian orang beriman! Jka kalian hendak berdiri melakukan shalat basuhlah mukamu,
dan tanganmu sampai siku, lalu sapulah kepalamu serta basuhlah kakimu hingga sampai
kedua mata kaki.
Wudhu dalam ajaran Islam mempunyai nilai tersendiri. Ia di samping ikut serta
menentukan sah atau tidaknya shalat atau thawaf seseorang, juga akan menjadi penghapus
dosa dan mininggikan derajat. Bahkan ia menjadi tanda pengenal sebagai umat Muhammad
saw. kelak di hari kiamat.3[3]
-

Mandi
Istilah mandi secara syara sedikit berbeda dengan pengertian mandi yang biasa
dilakukan oleh setiap orang, apakah mandi sore ataukah mandi pagi hari. Mandi yang dimaksud
oleh syara adalah bersuci guna menhilangkan hadats besar. Oleh karena itu pengertin mandi
dalam ajaran Islam mempunyai arti yang khas, yaitu menyiramkan air ke seluruh tubuh, sejak
dari ujung rambut hingga ujung kaki, dengan niat ikhlas kkarena Allah demi kesucian dirinya
dari hadats besar.4[4]

3
4

AD/ART Organisasi
1. AD/ART Organisasi
AD/ART berfungsi untuk menggambarkan mekanisme kerja suatu organisasi
AD berfungsi juga sebagai DASAR pengambilan sumber peraturan/hukum dalam
konteks tertentu dalam organisasi
ART berfungsi menerangkan hal-hal yang belum spesifik pada AD atau yang tidak
diterangkan dalam AD, Karena AD hanya mengemukakan pokok-pokok mekanisme
organisasi saja.
ART adalah perincian pelaksanaan AD
Ketentuan pada ART relatif lebih mudah dirubah daripada ketentuan pada AD.
Hal-hal yang tercantum dalam setiap AD/ART suatu organisasi tergantung dari perhatian
organisasi tersebut kepada suatu hal. Ada suatu hal yang dalam suatu organisasi
dimasukkan dalam AD atau ART-nya karena dianggap penting, tetapi diorganisasi lain
bisa jadi hal tersebut tidak dimasukkan dalam AD atau ART organisasi tersebut karena
dianggap tidak penting.
Sebagai contoh garis besar gambaran AD/ART dapat seperti berikut :
ANGGARAN DASAR :
MUKADIMAH
o Menerangkan dasar-dasar pelaksanaan/keberadaan/fungsi organisasi tersebut
BAB I : NAMA dan TEMPAT
Pasal 1 :
(1) Organisasi ini bernama (nama organisasi)
(2) (nama organisasi) berkedudukan di .(tempat)
Pasal 2 :

(nama organisasi) didirikan pada . untuk waktu yang tidak ditentukan.


BAB II : AZAS, SIFAT dan TUJUAN
Pasal 3 :
(nama organisasi) berazaskan Pancasila
Pasal 4 :
(nama organisasi) merupakan organisasi . (politik, social, dll) yang bersifat
(kekeluargaan dll.)
Pasal 5 :
. (nama organisasi) bertujuan : (menjelaskan visi organisasi)
BAB III : USAHA-USAHA (menjelaskan misi organisasi)
BAB IV : KEANGGOTAAN
Pasal 7 :
(1) Anggota (nama organisasi) adalah setiap orang yang memenuhi syarat dan
sudah disahkan
(2) Ketentuan mengenai keanggotaan (nama organisasi) diatur dalam ART
BAB V : ORGANISASI
Pasal 8 :
(1) (nama organisasi) mempunyai wilayah kerja di
Jika dirasa perlu bisa saja menerangkan hierarki kepengurusan
Pasal 9 :
(1) Kekuasaan tertinggi pada
(2) Kepengurusan diatur dalam .
Pasal 10 :
Pengurus bertugas :

BAB VI : MUSYAWARAH dan RAPAT


Pasal 11 :
(1) Musyawarah diadakan pada
Pasal 12 :
(1) Musyawarah . memiliki wewenang
Pasal 13 :
Dalam keadaan luar biasa dapat diadakan musyawarah
Pasal 14 :
Pengambilan keputusan dalam musyarah dan rapat-rapat yang tersebut pad pasal-pasal
dalam bab IV diatas dilakukan dengan
BAB VII : LAMBANG
Pasal 15 :
(nama organisasi) mempunyai lambang dengan bentuk serta makna sebagaimana
diatur dalam ART
BAB VIII : KEUANGAN
Pasal 16 :
Keuangan . (nama organisasi) diperoleh dari :
a. Uang pangkal dan uang iuran
b. Sumbangan dalam bentuk apapun yang sah dan tidak mengikat
c. Penerimaan-penerimaan lain yang sah
d. Usaha yang sah
Pasal 17 :
Besarnya uang pangkal dan uang iuran ditetapkan oleh .
Pasal 18 :

Dana yang diperoleh dipergunakan untuk membiayai


BAB IX : ANGGARAN RUMAH TANGGA
Pasal 19 :
(1) Hal-hal yang tidak diatur didalam Anggaran Dasar akan diatur didalam Anggaran
Rumah Tangga yang merupakan pula perincian pelaksanaan Anggaran Dasar
(2) ART dan peraturan-peraturan pelaksanaan lainnya tidak boleh bertentangan dengan AD
BAB X : PERUBAHAN ANGGARAN DASAR dan ANGGARAN RUMAH TANGGA
Pasal 20 :
(1) Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ditetapkan oleh .
(2) Perubahan AD dan ART dianggap sah jika
BAB XI : PEMBUBARAN
Pasal 21 :
Pembubaran (nama organisasi) ditetapkan dan diatur dalam . , atas permintaan .
(atau dapat juga alasan-alasan lainnya)
BAB XII : PENUTUP
Pasal 22 :
Hal-hal lain yang tidak diatur di dalam AD dan ART, diatur dalam .
Ditetapkan di :
Pada tanggal :
(PENGESAHAN)
ANGGARAN RUMAH TANGGA
BAB I : UMUM
Pasal 1 :

Anggaran Rumah Tangga (nama organisasi) merupakan pengaturan lebih lanjut dari
AD .. (nama organisasi)
BAB II : ORGANISASI (nama organisasi)
Menjelaskan spesifikasi misi dan pembagian tanggungjawab dari kerja organisasi
BAB III : PENDIDIKAN
Menjelaskan proses pendidikan / jenjang pendidikan dll.
BAB IV : PERTEMUAN / KERJASAMA DENGAN (ORGANISASI LAINNYA YANG
SESIFAT)
BAB V : KEANGGOTAAN
Keanggotaan (nama organisasi) terdiri dari :
a. Anggota Muda
b. Anggota Biasa
c. Anggota kehormatan
Pasal 10 :
(1) Anggota Muda
Dijelaskan persyaratannya
(2) Anggota Biasa
Dijelaskan persyaratannya
(3) Anggota Kehormatan
Berdasarkan pertimbangan jasa, dll.
Pasal 11 :
Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban :
Pasal 12 :
(1) Keanggotaan seseorang diberhentikan karena :

(2) Pemberhentian sementara dilakukan oleh


Pasal 13 :
Pengurus dibentuk oleh . dengan cara .. untuk masa kerja ..
Pasal 14 :
Pengurus mempunyai hak dan kewajiban :
BAB VI : MUSYAWARAH dan RAPAT
Pasal 36 :
(1) Musyawarah diselenggarakan kali dalam . (jangka waktu)
(2) Musyawarah . dihadiri oleh :
(3) Sidang dianggap sah jika .
BAB VII : LAMBANG dan PENGGUNAANNYA
Pasal 37
BAB VIII : KEUANGAN
BAB VIX : KETENTUAN PENUTUP
Hal-hal yang belum diatur dalam ART ini diatur dalam .

Pengertian Survival
Banyak versi tentang pengertian survival. Survival berasal dari bahasa inggris survive atau to
survive yang artinya bertahan hidup. Yang dimaksud disini adalah kemampuan untuk dapat
bertahan hidup dari keadaan yang kurang menguntungkan sampai terjalin komunikasi dengan
pihak luar. Survival dapat juga diartikan sebagai upaya untuk mempertahankan hidup dan keluar
dari keadaan yang sulit atau kritis. Dalam arti yang sempit, survival digunakan dalam kaitan
dengan keadaan-keadaan darurat yang terjadi karena terisolasinya seseorang atau sekelompok
orang (disebut sebagai SURVIVOR) akibat suatu musibah atau kecelakaan. Keadaan tersebut
antara lain tersesat di hutan, terdampar di pulau atau pesawat yang terjatuh disuatu tempat asing.
Akibatnya survivor mengalami kesulitan berkomunikasi dengan masyarakat luas dan dengan
demikian sukar mendapatkan bantuan atau pertolongan yang diperlukan.

Seseorang yang tidak diketahui namanya, telah menyusun dengan bagus kalimat-kalimat dalam
bahasa Inggris yang merangkai kata SURVIVAL. Kalimat-kalimat ini menggambarkan prinsipprinsip yang harus dipegang oleh seorang survivor, yaitu;
(Size Up the Situation), pandailah dalam menilai situasi, setiap kondisi lingkungan dan
perubahan-perubahannya harus betul-betul diperhatikan agar selamat.
(Undue Haste Make Taste), jangan tergesa-gesa, biar lambat asal selamat. Setiap tindakan
hendaknya dipikirkan untung ruginya. Kesalahan dalam pengambilan keputusan dapat berakibat
kematian.
(Remember Where You Are), Ingat dimana kamu berada. Baik posisi harfiah yang berarti lokasi
dimana berada maupun posisi yang berarti kondisi dan kedudukan diri pada saat itu.
(Vanquish fear and panic), Kuasai diri dari rasa takut dan panik yang dapat menumpulkan nalar
dan pikiran yang jernih.
(Improvise), Perbaiki diri dari kesulitan. Gunakan segenap kemampuan dan pengetahuan untuk
keluar dari kesulitan yang sedang dihadapi.
(Value living), Hargailah kehidupan. Jangan siasakan hidup dengan mengambil keputusan yang

ceroboh. Buang pikiran jauh-jauh dari keinginan bunuh diri.


(Act like the native), Sesuaikan diri dengan penduduk setempat, sesuaikan dirimu dengan
lingkungan disekitarmu.
(Learn basic skill), Pelajari dasar-dasar pengetahuan dan latihlah kemampuan di alam
bebas.Berbagai tehnik survival telah dikembangkan orang untuk menghadapi kondisi medan
yang memang beragam. Kita mengenal tehnik survival laut (sea survival) yang dipersiapkan
untuk menghadapi kemungkinan kecelakaan di laut, survival padang es bagi yang tersesat di
pegunungan atau padang salju, survival rimba (jungle survival) bagi yang mengalami musibah
atau tersesat di rimba daratan atau pengunungan, survival gurun dan lain sebagainya. Walaupun
demikian, terdapat kesamaan tujuan yang mendasari berbagai tehnik survival tersebut, yaitu
memulihkan kembali hubungan dengan masyarakat umum. Oleh sebab itu yang ditekankan
dalam setiap tehnik survival ini adalah bertahan hidup, mempertahankan hidup lengkap dengan
segenap.

Mengenal Pengertian dan Fungsi Kompas


Kompas adalah alat navigasi untuk menetapkan arah mata angin. Prinsip
kerjanya berupa panah penunjuk magnetis yang memberikan rujukan arah tertentu
yang menyelaraskan dengan medan magnet bumi secara akurat. Fungsi utama
kompas adalah untuk menentukan atau mengetahui arah dan besaran derajat suatu
arah. Juga untuk mengetahui lokasi suatu medan berdasarkan peta.
Jenis-Jenis Kompas
Kompas dibedakan menjadi dua jenis yaitu kompas analog dan kompas digital.

1. Kompas Analog
Kompas analog adalah kompas yang umum digunakan dalam kehidupan
sehari-hari, termasuk oleh para anggota pramuka. Penggunaan kompas
analog secara manual, yaitu dengan menyelaraskan jarus kompas yang
terdapat di dalamnya. Kompas analog terdiri atas beberapa jenis, seperti:
1. Kompas Lensa
Kompas lensa merupakan kompas yang dilengkapi dengan lensa
biconcave yang berfungsi untuk mempermudah dalam pembacaannya.
Umumnya kompas lensa berbentuk sederhana, ringan, dan harganya
lebih murah. Namun validitas pengukuran besarnya sudut kompas
kurang akurat.
2. Kompas Bidik (Kompas Prisma)
Kompas bidik atau disebut juga sebagai kompas prisma adalah kompas
yang berfungsi sebagai pembidik besar derajat pada sebuah medan
(bentang alam sebenarnya) untuk diproyeksikan dalam peta. Jenis
kompas ini yang sering digunakan dalam kegiatan-kegiatan alam
termasuk dalam kepramukaan.
3. Kompas Orientering (Kompas Silva)
Kompas orientaring atau kompas silva adalah kompas yang digunakan
dalam orientasi (penghitungan dan pembacaan peta secara langsung),
Kompas ini umumnya memiliki badan (wadah)
transparan memudahkan pembacaan terhadap peta yang ditaruh di
bawahnya.

2. Kompas Digital
Kompas digital adalah kompas yang bekerja secara digital. Jenis ini biasanya
disertakan sebagai sistem navigasi dalam dunia robotika atau dalam gadgetgadget elektronik.

KOMPAS BIDIK

KOMPAS BIDIK

KOMPAS LENSA