Anda di halaman 1dari 12

MEDIA PEMBELAJARAN

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Teknologi Pembelajaran yang diampu oleh dosen
Sigit Prasetyo

Disusun Oleh :

JURUSAN PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIAH


FAKULTAS TARBIYAH
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2012

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan hal yang utama untuk menentukan masa depan bangsa,
karena dari pendidikan inilah muncul generasi generasi muda yang terdidik, berilmu,
dan berkompeten sehingga akan membawa kemajuan bagi Negara. Dalam pendidikan
dikenal istilah pembelajaran yakni penyampaian ilmu oleh guru kepada siswa. Dalam
penyampaiannya guru menggunakan media pembelajaran agar pembelajaran dapat
berlangsung dengan baik.
Media pembelajaran menjadi salah satu penentu keberhasilan proses
pembelajaran, sehingga media pembelajaran ini harus difungsikan semaksimal
mungkin agar hasil yang dicapai optimal.
Dalam perkembangannya media pembelajaran semakin berkembang, jika
dahulu guru, papan tulis, dan buku ajar menjadi satu satunya media di kelas,
sekarang ada berbagai macam media yang digunakan untuk mempermudah proses
pembelajaran.
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas maka dapat disimpulkan yang menjadi rumusan
masalah adalah:
1. Apa pengertian media pembelajaran?
2. Apa sajakah fungsi dari media pembelajaran?
3. Apa sajakah jenis jenis media pembelajaran tersebut?
4. Bagaimana kriteria media pembelajaran tersebut?
5. Bagaimana pemilihan media pembelajaran itu?
6. Bagaimanakah analisis media pembelajaran?
7. Bagaimana desain media pembelajaran?
8. Apa yang menjadi sumber belajar?
C. Tujuan Pembuatan Makalah
Makalah ini kami buat untuk memberikan gambaran secara teori tentang
media pembelajaran agar menambah pengetahuan bagi semua.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Media Pembelajaran


Kata media berasal dari kata medium yang secara harfiah artinya perantara
atau pengantar. Banyak pakar tentang media pembelajaran yang memberikan batasan
tentang pengertian media. Menurut EACT yang dikutip oleh Rohani (1997 : 2)
media adalah segala bentuk yang dipergunakan untuk proses penyaluran informasi.
Sedangkan pengertian media menurut Djamarah (1995 : 136) adalah media adalah
alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai
Tujuan pembelajaran.
Selanjutnya ditegaskan oleh Purnamawati dan Eldarni (2001 : 4) yaitu :
media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari
pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian
danminat siswa sedemikian rupa sehingga terjadi proses belajar.
Sedangkan menurut Briggs (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik
untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan
sebagainya.

Kemudian

menurut National

Education

Associaton(1969)

mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk


cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.
Jadi secara umum media pembelajaran dapat diartikan sebagai segala sesuatu
yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan
peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta
didik.
B. Fungsi Media Pembelajaran
Kehadiran media pembelajaran sebagai media antara guru sebagai pengirim
informasi dan penerima informasi harus komunikatif, khususnya untuk obyek secara
visualisasi. Dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam, khusunya konsep yang
berkaitan dengan alam semesta lebih banyak menonjol visualnya. Masing-masing
media mempunyai keistimewaan menurut karakteristik siswa. Pemilihan media yang
sesuai dengan karakteristik siswa akan lebih membantu keberhasilan pengajar dalam
pembelajaran. Secara rinci fungsi media memungkinkan siswa menyaksikan obyek
yang ada tetapi sulit untuk dilihat dengan kasat mata melalui perantaraan gambar,

potret, slide, dan sejenisnya mengakibatkan siswa memperoleh gambaran yang nyata
(Degeng,1999:19).
Menurut Gerlach dan Ely (dalam Arsyad,2002:11) ciri media pendidikan yang
layak digunakan dalam pembelajaran adalah sebagai berikut :
1.
Fiksatif (fixative property)
Media pembelajaran mempunyai kemampuan untuk merekam, menyimpan,
2.

melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa/objek.


Manipulatif (manipulatif property)
Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada siswa
dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar time-lapse

3.

recording.
Distributif (distributive property)
Memungkinkan berbagai objek ditransportasikan melalui suatu tampilan yang
terintegrasi dan secara bersamaan objek dapat menggambarkan kondisi yang
sama pada siswa dengan stimulus pengalaman yang relatif sama tentang
kejadian itu.
Dari penjelasan diatas, disimpulkan bahwa fungsi dari media pembelajaran

yaitu media yang mampu menampilkan serangkaian peristiwa secara nyata terjadi
dalam waktu lama dan dapat disajikan dalam waktu singkat dan suatu peristiwa yang
digambarkan harus mampu mentransfer keadaan sebenarnya, sehingga tidak
menimbulkan adanya verbalisme.
Proses belajar mengajar dapat berhasil dengan baik jika siswa berinteraksi
dengan semua alat inderanya. Guru berupaya menampilkan rangsangan (stimulus)
yang dapat diproses dengan berbagai indera. Semakin banyak alat indera yang
digunakan untuk menerima dan mengolah informasi, semakin besar pula
kemungkinan informasi tersebut dimengerti dan dapat dipertahankan dalam ingatan
siswa. Siswa diharapkan akan dapat menerima dan menyerap dengan mudah dan baik
pesan-pesan dalam materi yang disajikan.
Keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar mengajar sangat penting, karena
seperti yang dikemukakan oleh Edgar Dale (dalam Sadiman, dkk,2003:7-8) dalam
klasifikasi pengalaman menurut tingkat dari yang paling konkrit ke yang paling
abstrak, dimana partisipasi, observasi, dan pengalaman langsung memberikan
pengaruh yang sangat besar terhadap pengalaman belajar yang diterima siswa.
Penyampaian suatu konsep pada siswa akan tersampaikan dengan baik jika konsep

tersebut mengharuskan siswa terlibat langsung didalamnya bila dibandingkan dengan


konsep yang hanya melibatkan siswa untuk mengamati saja.
Berdasarkan penjelasan diatas, maka dengan penggunaan media pembelajaran
diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret kepada siswa,
dan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran sebagai contoh yaitu
media pembelajaran komputer interaktif.
C. Jenis Media Pembelajaran
Selain itu, Jerold Kemp dan Diane K. Dayton (dalam Pribadi,2004:1.5)
mengemukakan klasifikasi jenis media sebagai berikut :
a.
media cetak
b.
media yang dipamerkan (displayed media)
c.
overhead transparancy
d.
rekaman suara
e.
slide suara dan film strip
f.
presentasi multi gambar
g.
video dan film
h.
pembelajaran berbasis komputer (computer based learning)
Istilah media disini dilihat dari segi penggunaan, serta faedah dan fungsi
khusus dalam kegiatan/proses belajar mengajar, maka yang digunakan adalah media
pembelajaran. Media pembelajaran adalah semua alat (bantu) atau benda yang
digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, dengan maksud untuk menyampaikan
pesan (informasi) pembelajaran dari sumber (guru maupun sumber lain) kepada
penerima (dalam hal ini anak didik ataupun warga belajar). Pesan (informasi) yang
disampaikan melalui media, dalam bentuk isi atau materi pengajaran itu harus dapat
diterima oleh penerima pesan (anak didik), dengan menggunakan salah satu ataupun
gabungan beberapa alat indera mereka. Bahkan lebih baik lagi bila seluruh alat indera
yang

dimiliki

mampu

dapat

menerima

isi

pesan

yang

disampaikan

(Latuheru,1988:13).
Pada umumnya keberadaan media muncul karena keterbatasan kata-kata,
waktu, ruang, dan ukuran. Ditambahkan juga bahwa media pembelajaran berfungsi
sebagai sarana yang mampu menyampaikan pesan sekaligus mempermudah penerima
pesan dalam memahami isi pesan.
Dari beberapa penjelasan media pembelajaran di atas, dapat disimpulkan
bahwa media pembelajaran adalah suatu alat, bahan ataupun berbagai macam
komponen yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar untuk menyampaikan

pesan dari pemberi pesan kepada penerima pesan untuk memudahkan penerima
pesan menerima suatu konsep.
D. Kriteria Media Pembelajaran
Ada beberapa kriteria untuk menilai keefektifan sebuah media. Hubbard
mengusulkan sembilan kriteria untuk menilainya (Hubbard, 1983). Kreteria
pertamanya adalah biaya. Biaya memang harus dinilai dengan hasil yang akan dicapai
dengan penggunaan media itu. Kriteria lainnya adalah ketersedian fasilitas pendukung
seperti listrik, kecocokan dengan ukuran kelas, keringkasan, kemampuan untuk
dirubah, waktu dan tenaga penyiapan, pengaruh yang ditimbulkan, kerumitan dan
yang terakhir adalah kegunaan. Semakin banyak tujuan pembelajaran yang bisa
dibantu dengan sebuah media semakin baiklah media itu.
Kriteria di atas lebih diperuntukkan bagi media konvensional. Thorn
mengajukan enam kriteria untuk menilai multimedia interaktif (Thorn, 1995). Kriteria
penilaian yang pertama adalah kemudahan navigasi. Sebuah program harus dirancang
sesederhana mungkin sehingga pembelajar bahasa tidak perlu belajar komputer lebih
dahulu. Kriteria yang kedua adalah kandungan kognisi, kriteria yang lainnya adalah
pengetahuan dan presentasi informasi. Kedua kriteria ini adalah untuk menilai isi dari
program itu sendiri, apakah program telah memenuhi kebutuhan pembelajaran si
pembelajar atau belum. Kriteria keempat adalah integrasi media di mana media harus
mengintegrasikan aspek dan ketrampilan bahasa yang harus dipelajari. Untuk menarik
minat pembelajar program harus mempunyai tampilan yang artistik maka estetika
juga merupakan sebuah kriteria. Kriteria penilaian yang terakhir adalah fungsi secara
keseluruhan. Program yang dikembangkan harus memberikan pembelajaran yang
diinginkan oleh pembelajar.
E. Pemilihan Media Pembelajaran
Pemilihan media pembelajaran mestilah mengedepankan pertimbangan
kondisi dan latar belakang siswa baik pada aspek perkembangan dan kematangan
siswa maupun pada aspek tahapan pembelajaran yang harus diikuti oleh siswa, maka
dalam

penetapan

atau

penentuan

media

pembelajaran

sedapat

mungkin

memperhatikan beberapa kriteria dalam memilih media pembelajaran. Pertimbangan


pokok dalam memilih media, terdiri atas beberapa kriteria sebagai berikut:

1. Menunjang tercapainya tujuan pembelajaran, Media pembelajaran yang akan


digunakan sedapat mungkin dapat membantu dan mempermudah dalam mencapai
tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
2. Media yang dipilih hendaknya selalu disesuaikan dengan kemampuan siswa.
Penyesuaian ini dapat dilihat dari aspek umur siswa atau kemampuan siswa
sendiri untuk memahami media yang digunakan. Jika tidak maka media tersebut
tidak lebih akan menjadi sebuah pajangan belaka
3. Media yang digunakan hendaknya tepat guna artinya dapat mempermudah siswa
untuk memahami materi pelajaran yang dipelajari
4. Media yang dipilih hendaknya memang tersedia, artinya tersedia alat/bahannya
atau tersedia waktu untuk mempersiapkan dan mempergunakannya.
5. Media yang dipilih hendaknya disenangi oleh guru dan siswa.Media yang dipilih
hendaknya di minati atau disenangi oleh siswa dan termasuk guru sendiri.
Disinilah perlunya guru kreatif untuk menciptakan media pembelajaran agar dapat
disesuaikan dengan apa yang disenangi guru dan disukai oleh siswa.
6. Persiapan dan penggunaan media hendaknya disesuaikan dengan biaya yang
tersedia. Hal ini biasanya menjadi hambatan pokok karena memaksakan
menggunakan media sementara tidak didukung oleh dana ang memadai.
Hendaknya media yang digunakan adalah media tepat guna, atau media
pembelajran sederhana yang dapat dijangkau oleh siswa dan guru.
7. Kondisi fisik lingkungan turut mempengaruhi media. Oleh karena itu, perlu
diperhatikan baik-baik kondisi lingkungan pada saat merencanakan penggunaan
media.
F. Analisis Media Pembelajaran
Untuk mendesain sebuah media pembelajaran diperlukan trik-trik khusus serta
kemauan untuk belajar. Hal yang paling menyita waktu dalam membuat media
pembelajaran adalah mendesain layout (tampilan) dari media tersebut.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat media pembelajaran yaitu :
1. Desain Grafis
Hal-hal penting dalam desain grafis yaitu :
a. Keringkasan

b. Layout
c. Arah
d. Format
e. Grafik
Keringkasan dalam desain layar memerlukan perencanaan yang matang, tiap
gambar harus memiliki makna, pemilihan warna, garis, ruang, bentuk, maupun tekstur
harus mendukung bahasa visual bagi audiens. Strategi dalam merancang layout :
Ujung kiri atas dari layar sebagi titik fokus utama
Unsur dominan dari program dapat ditempatkan pada ujung kiri atas
Unsur dominan ditempatkan pada bagian yang terbesar dari layar
Unsur yang dominan diberi warna yang lebih gelap.
2. Alur Perhatian :
Arah atau alur perhatian menentukan evektifitas desain grafis. Bagian-bagian
a.
b.
c.
d.

dari layar harus seimbang,sehingga mata pertama tertuju ke bagian yang paling
penting:
a. Usahakan Konsisten dengan format dari layar dari seluruh program
b. Pada keadaan tertentu dapat saja format diubah, misalnya pada saat
simulasi atau animasi diperlukan.
c. Terlalu banyak variasi dalam format layar akan menimbulkan kebingungan
3. Grafis :
Penting untuk memilih gambar, diagram atau animasi yang berfungsi sebagai
media komuniaksi, bukan sebagai pelengkap karena gambar atau diagram tersebut
menarik. Hindari untuk terlalu tergantung pada clipart yang sudah jadi.
G. Sumber Belajar
Sumber belajar pada dasarnya banyak sekali baik yang terdapat di lingkungan
kelas, sekolah, sekitar sekolah bahkan di masyarakat, keluarga, di pasar, kota,desa,
hutan dan sebagainya. Yang perlu dipahami dalam hal ini adalah masalah
pemanfaatannya yang akan tergantung kepada kreativitas dan budaya mengajar guru
atau pendidika itu sendiri.
Vernon S. Gerlach & Donald P. Ely (1971) menegaskan pada awalnya
terdapat jenis sumber belajar yaitu manusia, bahan, lingkungan, alat dan
perlengkapan, serta aktivitas.
a. Manusia
Manusia dapat dijadikan sebagai sumber belajar, peranannya sebagai sumber
belajar dapat dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah manusia atau

orang yang sudah dipersiapkan khusus sebagai sumber belajar melalui pendidikan
yang khusus pula, seperti guru, konselor, administrator pendidikan, tutor dan
sebagainya.
Kelompok Kedua yaitu manusia atau orang yang tidak dipersiapkan secara
khusus untuk menjadi seorang nara sumber akan tetapi memiliki keahlian yang
mempunyai kaitan erat dengan program pembelajaran yang akan disampaikan,
misalnya dokter, penyuluh kesehatan, petani, polisi dan sebagainya.

Pembagian Manusia Sebagai sumber Belajar:


b. Bahan
Bahan yang dimaksud adalah segala sesuatu yang membawa pesan/ informasi
untuk pembelajaran. Baik pesan itu dikemas dalam bentuk buku paket, video, film,
bola dunia, grafik, CD interaktif dan sebagainya. Kelompok ini biasany disebut
dengan media pembelajaran. Demikian halnya dengan bahan ini, bahwa dalam
penggunaannya untuk suatu proses pembelajaran dapat dibedakan menjadi du
akelompok yaitu bahan yang didesain khusus untuk pembelajaran, dan ada juga
bahan/media yang dimanfaatkan untuk memberikan penjelasan materi pembelajaran
yang relevan.
c. Lingkungan
Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan yang mampu memberikan
pengkondisian belajar. Lingkungan ini juga di bagi dua kelompok yaitu lingkungan
yang didesain khusus untuk pembelajaran, seperti laboratorium, kelas dan sejenisnya.
Sedangkan

lingkungan

yang

dimanfaatkan

untuk

mendukung

keberhasilan

penyampaian materi pembelajaran, di antaranyai lingkungan museum, kebun binatang


dan sejenisnya.
d. Alat dan perlengkapan

Sumber belajar dalam bentuk alat atau perlengkapan adalah alat dan
perlengkapan yang dimanfaatkan untuk produksi atau menampilkan sumber-sumber
belajar lainnya. Seperti TV untuk membuat program belajar jarak jauh, komputer
untuk membuat pembelajaran berbasis komputer, tape recorder untuk membuat
program pembelajaran audio dalam pelajaran bahasa Inggris, terutama untuk
menyampaikan informasi pembelajaran mengenai listening(mendengarkan).
e. Aktivitas
Biasanya aktivitas yang dapat diajdikan sumber belajar adalah aktivitas yang
mendukung pencapaian tujuan pembelajaran, di mana didalamnya terdapat perpaduan
antara teknik penyajian dengan sumber belajar lainnya yang memudahkan siswa
belajar. Seperti aktivitas dalam bentuk diskusi, mengamati, belajar tutorial, dan
sejenisnya.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan

http://undiksha.ac.id/index.php?c=HOME&md=mn&kid=470
http://belajarpsikologi.com/pengertian-media-pembelajaran/
http://media-grafika.com/pengertian-media-pembelajaran
http://www.infoskripsi.com/Article/Kajian-Pustaka-Media-Pembelajaran.html
http://uaksena.com/kriteria-pemilihan-media-pembelajaran.html
http://rizcybl.wordpress.com/2011/06/21/desain-media-pembelajaran/