Anda di halaman 1dari 4

Kompensasi Tambahan untuk Karyawan

1. Tinjauan Atas Kompensasi Tambahan Untuk Karyawan


Tekanan sosial, persaingan, dan langkanya karyawan yang berbakat telah
menimbulkan kompensasi tambahan untuk karyawan selain gaji. Beban yang dapat
diidentifikasi ini tidak menimbulkan masalah pengakuan dan akuntansi akrual.
Kompensasi tambahan lain, karena sifatnya sementara dan tidak terduga, tidak sesuai
dengan pengakuan akuntansi penuh atau tepat waktu. Beberapa dari kompensasi
tambahan beserta akuntansinya dijelaskan berikut :

a. Kontrak kompensasi yang ditangguhkan. Merupakan janji membayar


karyawan di masa mendatang, beberapa dengan syarat tertentu. Akuntansi
umumnya mewajibkan bahwa paling tidak dilakukan akrua atas nilai sekarang
kompensasi tangguhan ini secara sistematis dan rasional sepanjang periode
karyawan bekerja dimulai dari penandatanganan kontrak.
b. Hak apresiasi saham merupakan hak atas sejumlah saham yang diberikan
kepada karyawan. Dilakukan metode penyesuaian terhadap beban kompensasi.
2.

Opsi Saham (Kompensasi Karyawan Berbasis Saham)


Merupakan bentuk kompensasi insentif yang paling terkenal, ada banyak
alasan, yaitu :
a. Untuk meningkatkan kinerja dengan memberikan karyawan kepemilikan pada
perusahaan dan karenanya menyatukan insentif karyawan dan perusahaan.
b. Sarana untuk menarik karyawan yang berbakat dan giat berusaha.
c. Memberikan kompensasi kepada karyawan tanpa perlu mencatat biaya.
d. Merupakan bentuk kompensasi karyawan, namun tidak memiliki dampak
langsung terhadap arus kas.

Karakteristik Kompensasi Berbasis Saham


Opsi saham karyawan merupakan kesempatan kontraktual yang diberikan oleh
perusahaan kepada karyawan di mana karyawan dapat membeli saham perusahaan
dalam jumlah tertentu pada harga yang telah ditentukan pada atau setelah satu tanggal
tertentu di masa mendatang. Opsi saham karyawan terdiri atas dua kategori besar :
insentif dan tanpa kualifikasi. Opsi saham insentif, atau menguntungkan dari segi
pajak, tidak dikenakan pajak sampai saham dijual oleh karyawan. Opsi ini harus
diberikan pada nilai pasar wajar dan saham harus dimiliki selama dua tahun sejak
tanggal pembelan dan satu tahun setelah tanggal eksekusi.

Opsi saham

kualifikasi tidak memiliki manfaat pajak seperti opsi saham insentif. Opsi ini
terkadang diberikan dengan mendapat diskonto dari nilai pasar yang wajar dan
karyawan dikenakan pajak pada saat eksekusidan nilai wajar saham. Dalam hal ini,
perusahaan mendapat manfaat dari pengurangan pajak yang nilainya sebesar jumlah
penghasilan yang diakui oleh karyawan.

Biaya Ekonomi dan Manfaat


Manfaat utama opsi saham ini adlah potensi kenaikan nilai perusahaan yang berasal
dari dampak isentif terhadap perilaku karyawan. Opsi saham ini bertujuan
menyamakan insentif karyawan dan perusahaan dengan memberikan kesempatan
kepada karyawan untuk ikut berpartisipasi dalam penciptaan kekayaan pemegang
saham. Opsi saham juga memungkinkan meningkatkan kecendrungan risiko menejer.
Yaitu memotivasi manajer untuk mencoba proyek yang lebih beresiko karena manajer
dapat memperoleh bagian dari kenaikan potensi keuntungan, sekaligus mendapatkan
manfaat perlindungan terhadap penurunan seperti yang ditawarkan opsi saham. Oleh
karena itu, opsi saham ini sering kali diberikan kepada para manajer di industri yang
membutuhkan inovasi dan sedang berkembang untuk mendorong lebih banyak
pengambilan risiko. Manfaat opsi saham karyawan melalui kenaikan motivasi
karyawanakan tercermin melalui pos secara tradisional, termasuk dalam laba seperti
enaikan pendapatan dan penurunan biaya.

Akuntansi dan Pelaporan Kompensasi Karyawan Berbasis Saham


Terdapat dua masalah akuntansi utama yang berhubungan dengan opsi saham.
a. Dilusi perlembar saham, metode saham diperoleh kembali menentukan sampai
sejauh apa dilusi berdasarkan harga eksekusi dan harga saham berlaku.
b. Beban kompensasi, mewajibkan perusahaan mengakui biaya amortisasi pemberian
opsi saham dalam laba sebagai beban kompensasi berbasis saham. Nilai
pemberian opsi saham dihitung dengan mengalikan jumlah opsi yang diberikan
dengan nilai wajar setiap opsi pada tanggal pemberian. Meskipun beban
kompensasi berbasis saham dibebankan pada laba, beban ini tidak dilaporkan
sebagai baris pos terpisah dalam laporan laba rugi.

Analisis Kompensasi Karyawan Berbasis Saham


Pemberian opsi saham akan menimbulkan manfaat dan biaya. Dampak manfaat akan
dicatat dalam laba melalui pendapatan yang lebih tinggi atau biaya lebih rendah yang
timbul dari pekerja yang termotivasi. Oleh sebab iu, mengaitkan pemberian opsi

dengan manfaat ini dianggap sebagai sesuatu yang masuk akal. Implakasi analisisnya
adalah meskipun kemungkinan penurunan nilai saham ekuitas saat ini harus
diperhitungkan, ia dapat diabaikan dalam perhitungan solvabilitas dan likuiditas.
Dengan demikian, seorang analis kredit harus mengeluarkan beban ompensasi
berbasis saham dari laba ketika menilai profitabilitas.

Biaya Bunga
Merupakan kompensasi atas penggunaan uang. Bunga merpakan kelebihan kas yang dibayar
atau ditagih atas jumlah uang yang dipinjam atau dipinjamkan. Bunga ditentukan oleh
berbagai faktor, dan faktor terpenting adalah risiko kredit (utang tak dapat dibayar) dari
peminjam. Beban bunga ditentukan oleh tingkat bunga, pokok pinjaman, dan jangka waktu.

Penghitungan Bunga

Beban bunga perusahaan merupakan tingkat nominal yang dibayarkan untuk pendanaan
melalui utang, termasuk pada kasus obligasi, amortisasi diskon, atau premium. Kesulitan
akan timbul saat perusahaan mengeluarkan utang konversi atau utang dengan waran. Situasi
ini menimbulkan tingkat nominal yang lebih rendah dari biaya utang sejening yang tidak
memberikan fitur tambahan ini.

Kapitalisasi Bunga

Kapitalisasi bunga diwajibkan sebagai bagian dari biaya aset yang sedang dibangun atau
diproduksi untuk digunakan sendiri oleh perusahaan. Tujuan apitalisasi bunga adalah
mengukur biaya akuisisi aset secara lebih akurat dan mengamortisasi biaya akuisisi terhadap
pendapatan yang diperoleh dari aktivitas tersebut.

Menganalisis Bunga

Beberapa berpendapatan bahwa mengabaikan nilai hak konversi dan menggunakan tingkat
bunga obligasi sebagai tukuran bunga akan mengabaikan biaya bunga sesungguhnya. Sedikit
berlawan dengan pendapatan ini adalah perhitungan laba per lembar saham dilusian
menggunakan jumlah saham yang dapat diterbitkan pada kondisi terjadi konversi atas utang
yang dapat dikonversi. Efek ini memberikan beban tambahan pada tingkat bunga melalui
dilusi laba per lembar saham. Untuk menilai dampak kapitalisasi bunga terhadap laba bersih,
analisis kita harus mengetahui jumlah kapitalisasi bunga saat ini yang diebankan pada laba

pada laba melalui penyusutan dan amortisasi. Kita juga memerlukan jumlah ini untuk
enghitung fixed charge coverage ratio secara lebih akurat.