Anda di halaman 1dari 13

makalah asuhan kebidanan

ASKEB, makalah managemen asuhan kebidanan pada persalinan normal, ibu hamil
fisiologis, ibu nifas normal, bayi baru lahir normal, patologis, ibu hamil normal, kb (keluarga
berencana), ibu bersalin normal, infertilitas, majemen kebidanan adalah, anc inc pnc, 1
kehamilan 3, neonatus dan balita, retensio plasenta, hiperemesis gravidarum, antenatal care,
postnatal care, intranatal care, imunisasi, post partum blue, D3 D4 kebidanan, bulin bumil,
bufas, pdf doc ppt rtf txt, word, tinjauan teoritis

KONSEP KELUARGA
IKLAN1
Keluarga merupakan aspek penting dalam keperawatan :
Unit terkecil dalam masyarakat.
Penerima asuhan keperawatan.
Kesehatan anggota keluarga dan kualitas kehidupan keluarga saling berhubungan.
Menempati posisi antara individu dan masyarakat.
Mempunyai 2 keuntungan ( individu dan masyarakat )
Definisi
Keluarga
Dufall
dan
Logan
(
1986
).
Sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan,
mempertahankan budaya dan meningkatkan perkembangan fisik, mental emosional serta
sosial dari tiap anggota.
Bailon
&
Maglaya
(
1978
).
Dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah,
perkawinan / adopsi, mereka saling berinteraksi satu dengan lain, mempunyai peran masing
masing, dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya.
Kesimpulan
definisi
keluarga
:
-Terdiri dari dua atau lebih individu yang diikat oleh hubungan darah, perkawinan atau
adopsi.
-Anggota keluarga biasanya hidup bersama atau jika berpisah mereka tetap memperhatikan
satu
sama
lain.
-Anggota keluarga berinteraksi satu sama lain dan masing masing mempunyai peran sosial;
suami
istri,
anak,
kakak,
adik.
-Mempunyai tujuan : menciptakan dan mempertahankan budaya; meningkatkan
perkembangan fisik, psikologis dan sosial anggota.
KELUARGA

SEBAGAI

SISTEM.

TYPE
KELUARGA
A.
TRADISIONAL.
-Keluarga inti : suatu rumah tangga yang terdiri dari suami, istri, dan anak (kandung /
angkat
).
-Keluarga besar : keluarga inti ditambah keluarga lain yang mempunyai hubungan darah

misal
kakak,
nenek,
paman,
bibi.
-Single parent : suatu rumah tangga yang terdiri dari satu orang tua dengan anak (kandung /
angkat ). Kondisi ini dapat disebabkan oleh kematian / perceraian.
-Single adult : suatu rumah tangga yang terdiri dari satu orang dewasa.
-Keluarga lanjut usia : terdiri dari suami istri lanjut usia.
B.
TYPE
KELUARGA
NON
TRADISIONAL.
-Commune family : lebih satu keluarga tanpa pertalian darah hidup serumah.
Ortu ( ayah ibu ) yang tidak ada ikatan perkawinan dan anak hidup bersama dalam satu
rumah
tangga.
-Homosexual : dua individu yangsejenis hidep bersama dalam satu rumah tangga.
FUNGSI
KELUARGA.
-Fungsi
Efektif.
Berguna untuk memenuhi kebutuhan psikososial dan sumber energi kebahagiaan keluarga.
Saling mengasuh : cinta kasih, kehangatan, saling menerima,saling mendukung antar
anggota.
Saling
menghargai.
Ikatan dan identifikasi : sejak pasangan sepakat memulai hidup baru melakukan penyesuaian.
-Fungsi
sosialisasi.
Proses perkembangan dan perubahan yang dilakukan individu yang menghasilkan dan belajar
berperan
dalam
lingkungan,
sosial.
Sosialisasi berlangsung sejak lahir, belajar norma, budaya, perilaku.
-Fungsi
Reproduksi.
Berfungsi meneruskan kelangsungan keturunan dan menambah sumber daya manusia.
-Fungsi
Ekonomi.
Merupakan fungsi keluarga untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga seperti
kebutuhan makanan, pakaian, tempat tinggal./
-Fungsi
perawatan
kesehatan.
Melaksanakan praktek asuhan kesehatan untuk mencegah gangguan kesehatan / merawat
keluarga
yang
sakit.
Kemampuan keluarga memberi asuhan kesehatan mempengaruhi status kesehatan keluarga.
TUGAS
KESEHATAN
KELUARGA.
1.Mengenal
masalah
kesehatan.
2.Membuat
keputusan
tindakan
kesehatan
yang
tepat.
3.Memberi
perawatan
pada
anggota
keluarga
yang
sakit.
4.Mempertahankan
/
menciptakan
suasana
rumah
yang
sehat.
5.Mempertahankan hubungan dengan menggunakan fasilitas kesehatan masyarakat.
STRUKTUR
Menurut
Pola
Pola
Bersifat
Selalu

Friedman
dan
interaksi
keluarga
terbuka
menyesuaikan

struktur
Proses
yang
dan
konflik

KELUARGA.
:
Komunikasi.
berfungsi
:
jujur.
keluarga.

keluarga

Bersifat
Tidak
mengulang
isi
dan
Struktur
Karakteristik
Yakin
dalam
mengemukakan
Apa
yang
disampaikan
jelas
Selalu menerima dan meminta timbal balik.
Karakteristik
Siap
Memberikan
Melakukan validasi.

umpan

pendapat
suatu
dan

positif.
sedikit.
keluarga
pemberi
pendapat.
berkualitas.
pendengar
mendengarkan.
balik

Struktur
Peran.
Peran adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi sosial yang
diberikan.
Posisi / status adalah posisi individu dalam masyarakat misal status sebagai istri / suami.

Struktur
kekuatan.
Kekuatan merupakan kemampuan ( potensial / actual ) dari individu untuk mengendalikan /
mempengaruhi
untuk
merubah
perilaku
.
Legitimasi
Power
/
autority.
Referrent
Power.
Reward
Power.
Power.
Cooersive
Power.
Affektif Power
Nilai
dalam
keluarga.
Nilai, suatu sistem, sikap, kepercayaan yang secara sadar / tidak mempersatukan anggota
keluarga.
Norma, pola perilaku yang baik menurut masyarakat berdasarkan sistem nilai dalam keluarga.
Budaya, kuimpulan daripada pefrilaku yang dapat dipelajari, dibagi dan ditularkan dengan
tujuan untuk menyelesaikan masalah.
PERAN
PERAWAT
KESEHATAN.
Perawat kesehatan keluarga adalah pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada keluarga
sebagai
unit
pelayanan
untuk
mewujudkan
keluarga
yang
sehat
:
-Pendidik.
-Koordinator.
-Pelaksana.
-Pengawas
kesehatan.
Konsultan
/
penasehat.
-Kolaborasi.
-Fasilitator.

-Penemu
-Modifikasi lingkungan.

kasus.

PERKEMBANGAN
KELUARGA.
Perkembangan keluarga adalah proses perubahan yang terjadi pada sistem keluarga meliputi
perubahan pola interaksi dan hubungan antar anggotanya disepanjang waktu.
Tahap
I
:
Pasangan
baru.
Membina
hubungan
intim
yang
memuaskan.
Membina
hubungan
dengan
keluarga.
Mendiskusikan
rencana
memiliki
anak.
Tahap
II
:
Keluarga
Child
Bearing
(
Anak
I
).
Persiapan
menjadi
orang
tua.
Adaptasi dengan perubahan anggota keluarga, peran, interaksi, hubungan sexual dan
kegiatan.
Mempertahankan
hubungan
yang
memuaskan
dengan
pasangan.
Tahap
III
:
Keluarga
dengan
anak
pra-sekolah.
Memenuhi kebutuhan anggota keluarga seperti kebutuhan tempat tinggal, privasi dan rasa
aman.
Membantu
anak
untuk
sosialisasi.
Beradaptasi dengan anak yang baru lahir, sementara kebutuhan anak yang lain juga harus
terpenuhi.
Mempertahankan hubungan rasa sehat baik didalam / luar keluarga ( keluarga dan lingkungan
sekitar
).
Pembagian waktu untuk individu, pasangan dan anak ( tahap paling repot )
Pembagian
tanggungjawab
anggota
keluarga.
Kegiatan
dan
waktu
untuk
stimulus
tumbuh
kembang.
Tahap
IV
:
Keluarga
dengan
anak
sekolah.
Membantu
sosialisasi
anak,
tetangga,
sekolah
dan
lingkungan.
Mempertahankan
keintiman
pasangan.
Memenuhi kebutuhan dan biaya kehidupan yang semakin meningkat, termasuk kebutuhan
untuk
kesehatan
anggota
keluarga.
Tahap
V
:
Keluarga
dengan
anak
remaja.
Memberikan
kebebasan
yang
seimbang
dengan
tanggungjawab.
Mempertahankan
hubungan
yang
intim
dengan
keluarga.
Mempertahankan komunikasi antara anak dan orang tua, hindari perdebatan, kecurigaan dan
permusuhan.
Perubahan
sistem
peran
dan
peraturan
untuk
tumbuh
kembang.
Tahap
VI
:
Keluarga
dengan
anak
dewasa.
Memperluas
keluarga
inti
menjadi
keluarga
besar.
Mempertahankan
hubungan
intim
dengan
pasangan.
Membantu orangtua, suami / istri yang sedang sakit dan memasuki dewasa tua.
Membantu
anak
untuk
mandiri
di
masyarakat.
Penataan
kembali
peran
dan
kegiatan
rumah
tangga.
Tahap
VII
:
Keluarga
usia
pertengahan.
Mempertahankan
kesehatan.
Mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan teman sebaya dan anak anak.
Meningkatkan
keakraban
pasangan.
Tahap
VIII
:
Keluarga
usia
lanjut.
Mempertahankan
suasana
rumah
yang
menyenangkan.
Adaptasi
dengan
perubahan
kehilangan
pasangan.

Mempertahankan
keakraban
Mempertahankan
hubungan
Melakukan "lifeview"

suami
dengan

istri
dan
saling
anak
dan
sosialisasi

IKLAN3
Email This BlogThis! Share to Twitter Share to Facebook
Label: Konsep Dasar
Newer Post Older Post Home

Blog Archive

2011 (2138)
o October (137)
o September (145)
o August (155)
o July (155)
o June (193)
o May (320)
o April (434)
o March (307)
o February (160)
o January (132)

MODEL DAN KONSEP KEPERAWATAN

POSYANDU

Pengaruh Budaya Terhadap Kesehatan

Konsep Etika Keperawatan

Intra Cerebral Hematom

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia

Pengaturan Elektrolit

Proses Buang Air Besar (Defekasi)

merawat.
masyarakat.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Eliminasi Urine

Gangguan/Masalah Kebutuhan Elektrolit

Konsep Belajar dalam Promosi Kesehatan

Konsep Perilaku Kesehatan

Gangguan/Masalah Kebutuhan Cairan

Pengaturan kebutuhan cairan dan elektrolit

Proses Oksigenasi

Falsafah Kebidanan

Pengetahuan

Standar Praktek Kebidanan (SPK)

Konsep Dasar Desa Siaga

Poliklinik Kesehatan Desa

Angiofibroma

Pengertian Bidan

Dokumentasi dan Pelaporan

Konsep Luka

PHBS Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

POSTUR (BODY ALIGNMENT)

Cara Perpindahan Cairan

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tidur

Gangguan Masalah Tidur

Sejarah Ikatan Bidan Indonesia

Gangguan Masalah Kebutuhan Cairan Tubuh

Macam-macam Posisi dalam Mekanika Tubuh

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Nutrisi

Jenis Cairan bagi Kebutuhan Tubuh

Ambulasi dan Mobilitas

Proses Buang Air Besar (Defekasi)

Keseimbangan Asam Basa

Pengaturan Elektrolit

Faktor yg Mempengaruhi Eliminasi Urine

Sistem Tubuh yang Berperan dalam Eliminasi Urine

Elimanasi ALVI (Buang Air Besar)

Fisiologi Tidur

Kebutuhan Rasa Nyaman (Bebas Nyeri)

Manfaat Mempelajari Ilmu Kesehatan

STERILISASI DAN DESINFEKSI

Pedoman Pencegahan Infeksi

Proses Ketogenesis

Penanganan Sampah

Pemeriksaan Fisik Bayi

Pengertian Sehat

Pemeriksaan Laboratorium dan Diagnostik

Pencegahan Penyakit ginjal Dan sindrom nefrotik

KONSEP DASAR PUSKESMAS

Beberapa Cara Prediksi Hipertensi Dalam Kehamilan

Hipertiroid

Hiperparatiroid

15 Prinsip dasar Kecerdasan Emosional : Modal Dasa...

KONSEP KELUARGA

TERAPI KELUARGA

Proposal Penelitian Kualitatif

Proposal Penelitian Kuantitatif

KONSEP DASAR MANUSIA

Konsep Kanker & Kemotherapy Kanker Payudara

Konsep Kecemasan

MODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN

KELOMPOK MODEL PARSONS ( 1961 )

Konsep Kecemasan

Konsep Dasar Model Adaptasi Roy

Diabetik Mellitus & Gangren Diabetik

Peran dan Fungsi Perawat

Falsafah dan Paradigma Keperawatan

Arteri Karotis

Leukemia

PATOGENESIS

Demam Tifoid

Endarterektomi karotis

Endarterektomi karotis

Arteri Karotis

DIET DAN OLAHRAGA BAGI PENDERITA DIABETES

DEMAM TIFOID

ASI Dapat Mencegah Infeksi pada Neonatus

ASKEP DENGAN TRAUMA KEPALA

KONSEP DASAR ATRESIA ANI

PENGERTIAN ETIKA

KONSEP SEHAT - SAKIT

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN HERNIA

Asuhan Keperawatan Klien Fraktur

HUBUNGAN TERAPEUTIK PERAWAT-KLIEN

KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA ANAK USIA SEKOLAH

Typoid Fever

Ulkus Peptikum

Keperawatan Batu Saluran Kemih

Keperawatan Bronkhitis

Askep BPH

AKUT RESPIRATORI DISTRES SINDROM

REUMATIK

Mortalitas

Dispepsia

Asites

Apendisitis akut 2

LEUKIMIA

MIOMA UTERI

LIMFOMA

Appendisitis Akut

ASITES

Asma

Gagal Ginjal

Kejang Demam Febris Konvulsi

Limfoma

Tuberkulosis Paru

Demam Tifoid

GASTROENTRITIS

Meningitis Bakterialis

BATU GINJAL

BRONCHOPNEUMONI

UROLITHIASIS

TONSILITIS AKUT

DIGESTIVE

PEMERIKSAAN OBSTETRI DAN ASUHAN ANTENATAL

OSTEOMIELITIS

SKIN GRAFT

STERILISASI

TETANUS

PLASMODIUM FALCIPARUM

SIROSIS HEPATIS

PLASENTA, TALI PUSAT, SELAPUT JANIN DAN CAIRAN


AMN...

TONSILITIS AKUT

OBSTRUKSI USUS

LEPTOSPIRA

Kepemimpinan dalam Keperawatan

ASKEP FRAKTUR CRURIS

ELEKTROKARDIOGRAM ( EKG )

2010 (1034)
.

Sudah
diliha
t
609185

Pengikut
SANTAI SEJENAK:

Kelabang Terbesar

10 Infeksi virus paling mematikan

10 Bencana Alam Terbesar di Dunia

Bangunan-bangunan Unik yang terbuat dari Lumpur

Stiker-Stiker Tempo Doeloe

Artikel Populer Minggu ini

Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR )


Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ) BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR
BELAKANG Bayi lahir dengan berat lahir rendah (BBLR) merupakan masalah

keseh...

Abortus Imminens
A. Pengertian Abortus imminen adalah perdarahan bercak yang menunjukkan
ancaman terhadap kelangsungan sauatu kehamilan. Dalam kondisi sepe...

Upaya peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak


Upaya peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak : " BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar
Belakang Berdasarkan UU No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan, ...

trend dan isu terkini asuhan kebidanan


TREND & ISSUE TERKINI DALAM ANC 1. Keterlibatan klien dalam perawatan
diri sendiri (self care) Kesadaran dan tanggung jawab klien terhad...

Ekstraksi Vakum
Definisi Ekstraksi vakum adalah suatu persalinan buatan dimana janin dilahirkan
dengan ekstraksi vakum pada kepalanya. Alat ini dinamakan ...

Labels
Konsep Dasar Contoh KTI Kebidanan Tips Kesehatan Umum kumpulan askep Contoh KTI
Kebidanan Patologis Kebidanan Fisiologis Sistem Pencernaan Kesehatan Reproduksi
(Kespro) Kesehatan Wanita (untuk UMUM) Sistem Kardiovaskuler Asuhan Kebidanan
Neonatus dan Bayi Sistem Pernafasan Kesehatan Ibu Hamil (untuk UMUM) Sistem Endokrin
Gizi Sistem Perkemihan Tips Kecantikan Sistem Integumen bayi dan balita Protap-SOP
Sistem Immunologi Psikologi-Psikiater (UMUM) bumil Tips dan Tricks Seks Sistem
Neurologis Antenatal Care (ANC) Kesehatan Ibu Menyusui (untuk UMUM) Sistem
Muskuloskeletal istilah umum Anak Jiwa-Psikiatri Lain-lain Asuhan Keperawatan
Komunitas Berita Terkini Kesehatan Kesehatan Bayi (untuk UMUM) kesehatan reproduksi
Keluarga Berencana (KB) Anatomi dan Fisiologi Hukum Kesehatan Intranatal Care (INC) kb
Artikel Bahasa Inggris Farmakologi (Farmasi) bufas remaja KTI Kebidanan Keperawatan
Gerontology Laboratorium Sistem Indera bulin tumbang Gadar-kegawatdaruratan Sanitasi
(Penyehatan Lingkungan) Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Surveilans Penyakit asi eksklusif
Tips Karya Tulis Ilmiah (KTI) Tokoh Kesehatan anemia ANC Imunisasi Kesehatan Anak
(UMUM) Mikrobiologi Penyakit Menular Seksual (PMS) Postnatal Care (PNC) komunitas
MPASI Makalah Keperawatan Kebidanan emesis gravidarum penyapihan sc suntik
Kesehatan Pria (untuk UMUM) Kesehatan Remaja Napza dan zat Adiktif Penyakit Menular
potensi KLB contoh Daftar Pustaka diare kala I kehamilan fisiologis menarche mtbs mutu
pap smear partograf senam hamil vitamin a 7t AKDR Hirschsprung Humor Segar (Selingan)
MOP PASI PMTASI abdomen apn asfiksia bahaya kehamilan bahaya nifas bbl biang keringat
contoh kti kebidanan gratis diet dismenorhea dukun bayi fisiologis ibu hamil implant ims
imunisasi polio infeksi iud k1 kamus medis kesehatan online kb akdr kb suntik kecemasan
keputihan mahasiswa merokok partus lama patologis pendidikan seks penimbangan penolong

persalinan perdarahan antepartum pijat bayi pneumonia posyandu preeklampsi prematur


prolaps uteri pus rupture perineum sadari seks kehamilan seks masa nifas seks sekunder
tablet fe
Powered by Blogger.