Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PENDAHULUAN

ANC (ANTENATAL CARE)


1.1 KONSEP DASAR
1.1.1 Pengertian
ANC (Antenatal Care) adalah pengawasan sebelum persalinan terutama
ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim.
(Manuaba, 2010)
ANC (Antenatal Care) adalah pengawasan sebelum persalinan terutama
ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim (Guttmacher,
2007).
1.1.2

Tujuan Pelayanan Antenatal Care (ANC)


Tujuan pelayanan Antenatal Care (ANC), antara lain :

1.1.2.1 Memantau kemajuan kehamilan dan untuk memastikan kesehatan ibu dan
tumbuh kembang bayi.
1.1.2.2 Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik dan mental dan sosial
ibu.
1.1.2.3 Mengenal secara dini adanya ketidaknormalan, komplikasi yang mungkin
terjadi selama hamil termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan,
dan pembedahan.
1.1.2.4 Mempersiapkan kehamilan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu
dan bayinya dengan trauma seminimal mungkin.
1.1.2.5 Mempersiapkan Ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI
ekslusif.
1.1.2.6 Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi
agar dapat tumbuh kembang secara optimal.
1.1.2.7 Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat
kehamilan, saat persalinan, dan kala nifas.
1.1.2.8 Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai kehamilan, persalinan,
dan kala nifas.
1.1.2.9 Memberikan nasihat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan,
persalinan, kala nifas, laktasi, dan aspek keluarga berencana.
1.1.3

Standar Pelayanan Ante Natal Care ( ANC ) 14T

1.1.3.1 Ukur Berat badan dan Tinggi Badan ( T1 ).


Dalam keadaan normal kenaikan berat badan ibu dari sebelu hamil
dihitung dari TM I sampai TM III yang berkisar anatar 7 - 12 kg dan kenaikan
berat badan setiap minggu yang tergolong normal adalah 0,4 - 0,5 kg tiap minggu
mulai TM II. Pengukuran tinggi badan ibu hamil dilakukan untuk mendeteksi
faktor resiko terhadap kehamilan yang sering berhubungan dengan keadaan
rongga panggul.
1.1.3.2 Ukur Tekanan Darah ( T2).
Tekanan darah yang normal 110/80 - 140/90 mmHg, bila melebihi 140/90
mmHg perlu diwaspadai adanya Preeklampsi.
1.1.3.3 Ukur Tinggi Fundus Uteri ( T3 )
Tujuan pemeriksaan TFU menggunakan tehnik Mc. Donald adalah
menentukan umur kehamilan berdasarkan minggu dan hasilnya bisa di
bandingkan dengan hasil anamnesis Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan
kapan gerakan janin mulai dirasakan. TFU yang normal harus sama dengan UK
dalam minggu yang dicantumkan dalam HPHT.
Ukuran Fundus Uteri sesuai Usia Kehamilan
Usia Kehamilan Sesuai Minggu
22 28 Minggu
28 Minggu
30 Minggu
32 Minggu
34 Minggu
36 Minggu
40 Minggu

Jarak Dari Simfisis


24-25 cm
26,7 cm
29,5 30 cm
31 cm
32 cm
33 cm
37,7 cm

1.1.3.4 Pemberian Tablet Fe sebanyak 90 tablet selama kehamilan ( T4 )


1.1.3.5 Pemberian Imunisasi TT ( T5 )
Imunisasi Tetanus Toxoid harus segera di berikan pada saat seorang wanita
hamil melakukan kunjungan yang pertama dan dilakukan pada minggu ke-Interval
dan Lama Perlindungan Tetanus Toxoid
Imunisasi TT

Selang Waktu
minimal pemberian
Imunisasi TT

Lama Perlindungan

TT1

TT2
TT3
TT4
TT5

1 bulan setelah TT1


6 bulan setelah TT2
12 Bulan setelah TT3
12 Bulan setelah TT4

Langkah
awal
pembentukan
kekebalan tubuh terhadap penyakit
Tetanus
3 Tahun
6 Tahun
10 Tahun
25 Tahun

1.1.3.6 Pemeriksaan Hb ( T6 )
Pemeriksaan Hb pada Bumil harus dilakukan pada kunjungan pertama dan
minggu ke 28. bila kadar Hb < 11 gr% Bumil dinyatakan Anemia, maka harus
diberi suplemen 60 mg Fe dan 0,5 mg As. Folat hingga Hb menjadi 11 gr% atau
lebih.
1.1.3.7 Pemeriksaan VDRL ( Veneral Disease Research Lab. ) ( T7 )
Pemeriksaan dilakukan pada saat Bumil datang pertama kali daambil
spesimen darah vena kurang lebih 2 cc. apabila hasil test positif maka dilakukan
pengobatan dan rujukan..
1.1.3.8 Pemeriksaan Protein urine ( T8 )
Dilakukan untuk mengetahui apakah pada urine mengandung protein atau
tidak untuk mendeteksi gejala Preeklampsi.
1.1.3.10

Pemeriksaan Urine Reduksi ( T9 )

Untuk Bumil dengan riwayat DM. bila hasil positif maka perlu diikuti
pemeriksaan gula darah untuk memastikan adanya DMG.
1.1.3.11Perawatan Payudara ( T10 )
Senam payudara atau perawatan payudara untuk Bumil, dilakukan 2 kali
sehari sebelum mandi dimulai pada usia kehamilan 6 Minggu.
1.1.3.12
1.1.3.13

Senam Hamil ( T11 )


Pemberian Obat Malaria ( T12 )

Diberikan kepada Bumil pendatang dari daerah malaria juga kepada bumil
dengan gejala malaria yakni panas tinggi disertai mengigil dan hasil apusan darah
yang positif.
1.1.3.14

Pemberian Kapsul Minyak Yodium ( T13 )

Diberikan pada kasus gangguan akibat kekurangan Yodium di daerah


endemis yang dapat berefek buruk terhadap Tumbuh kembang Manusia.

1.1.3.15
Temu wicara / Konseling ( T14 )
1.1.4 Pemeriksaan Kehamilan
Bila HPHT tidak diketahui, usia kehamilan ditentukan dengan cara :
1)
2)
3)
4)
5)

TFU (Cm x 7/8 = Usia dalam minggu)


Terabanya ballotement di simpisis 12 mgg
DJJ (+) dg Dopller 10-12 mgg
DJJ (+) dg fetoscop 20 mgg
Quickening 20 mgg

Perhitungan Taksiran Partus (Naegle)


1) Hari + 7
2) Bulan (1-3) + 9,
3) Tahun (1-3) + 0,

B (4-12) 3
T (4-12) + 1

Perhitungan Taksiran Berat Janin


1) TFU (11 belum masuk PAP) X 155 = .gr
2) TFU (13 sudah masuk PAP) X 155 = .gr
Frekuensi Kunjungan
1) Kunjungan I (12-24 minggu)
Anamnesis

lengkap,

pemeriksaan

fisik

&

obstetri,

pemeriksaan

laboratorium, antopometri, penilaian resiko kehamilan, KIE


2) Kunjungan II (28-32 minggu)
Anamnesis, USG, penilaian resiko kehamilan, nasehat perawatan payudara
dan senam hamil, vaksin TT I
3) Kunjungan III (34 mgg)
Anamnesis, pemeriksaan ulang laboratorium, vaksin TT II
4) Kunjungan IV, V, VII & VIII ( 36-42 mgg)
Anamnesis , perawatan payudara dan persiapan persalinan

1.1.6 Pemeriksaan Penunjang


1.1.6.1 Laboratorium
1) Darah (Hb, Golongan darah, Glukosa, VDRL)
2) Urine (Tes kehamilan, protein, glukosa, analisis)
3) Pemeriksaan Swab (Lendir vagina dan servik)
1.1.6.2 USG
1) Jenis kelamin
2) Taksiran kelahiran, taksiran berat janin, jumlah cairan amnion

1.1
MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN
1.2.1 Pengkajian
A. Diagnosa Keperawatan