Anda di halaman 1dari 5

1.

Pengertian padewasan
berdasarkan pawukon.
Padewasan adalah
pemilihan hari yang baik
atau buruk dalam
pelaksanaan atiwa-tiwa.
2. fungsi dari padewasan
berdasarkan pawukon.
wuku sinta, jatuhnya hari
some ribek,sabuh mas
dan pagerwesi,berfungsi
sebagai persembahan
kepada sang hyang tri
murti,sebagai penyucian
dewa mahadewa,dan
peyogaan hyang pramesti
guru.
wuku landep, jatuhnya
hari saniscara kliwon
landep, berfungsi sebagai

penghormatan terhadap
senjata.
wuku ukir, jatuhnya hari
redite umanis, yang
berfungsi sebagai
persembahan kepada
betara guru di sanggah
kemulan.
wuku kulantir, jatuhnya
hari anggara kliwon
kulantir, yang berfungsi
sebagai persembahan
kepada bhatara
mahadewa.
wuku wariga, jatuhnya
hari saniscara kliwon
wariga, yang berfungsi
sebagai penghormatan
kepada tumbuhtumbuhan.
wuku warigadean,
jatuhnya hari saniscara

paing berfungsi sebagai


penyucian bhatara
brahma.
wuku sungsang, jatuhnya
hari werespati wage dan
sukra kliwon berfungsi
sebagai penyucian
bhuana agung dan
bhuana alit.
wuku dungulan, jatuhnya
hari budha kliwon
dungulan berfungsi
sebagai memperingati
hari raya galungan.
wuku kuningan jatuhnya
hari redite wage,soma
kliwon kuningan,budha
pahing kuningan, dan
saniscara kliwon kuningan
yang berfungsi sebagai
memperingati hari raya
kuningan.

wuku Pahang jatuhnya


hari budha kliwon Pahang
yang berfungsi sebagai
persembahan kepada
para dewa dan sang
hyang tunggal.
3. menentukan padewasaan
berdasarkan pawukon.
wuku
:dungulan,kuningan,dan
langkir.
tidak baik untuk
penguburan mayat.
wuku :sinta,gumbreg,dan
wariga.
tidak baik untuk semua
jenis pekerjaan.
wuku :pujut,Pahang,dan
menail.

tidak baik untuk


perkawinan.
wuku :kuningan,
medangkungan, dan
klawu.
tidak baik untuk memulai
belajar atau berguru.
wuku :dungulan, kerulut,
dan menail.
tidak baik untuk
membakar mayat.