Anda di halaman 1dari 12

KARAKTERISTIK

INDUSTRI KESEHATAN
DAN PELAYANAN
KESEHATAN

Oleh : Nuryadi

Karakteristik Industri Yankes


1. Non Profit Motive

Secara ideal memperoleh keuntungan yang maksimal


(profit maximization) bukanlah tujuan utama dalam
pelayanan kesehatan. Pendapat yang dianut adalah
Orang tidak layak memperoleh keuntungan dari
penyakit orang lain.

2. Padat pakar, padat Karya, padat modal


Kecendrungan spesialis dan superspesialis menyebabkan
komponen tenaga dalam pelayanan kesehatan semakin
besar. Komponen tersebut bisa mencapai 40%-60% dari
keseluruhan biaya

3. Restriksi berkompetisi
Terdapat pembatasan praktek
berkompetisi. Hal ini menyebabkan
mekanisme pasar dalam pelayanan
kaesehatan tidak bisa sempurna seperti
mekanisme pasar untuk komodity lain.

Karakteristik Komoditi Kes (Yankes)


1. Asymetry of Information atau perbedaan
informasi antara provider dan pasien

Consumers severeignty hilang

- Penilaian biaya & manfaat


- Pengamb. Kep. : menyerahkan pd dokter/petugas
kes

Tdk dpt penuhi T. utilitas dg sempurna, als:


- Yankes: informasi yg sgt luas
- Pasien hrs yakin saat memutuskan yankes
- Pemilihan: pasien sll kurang informasi

2. Efek ekternalitas : dampak (+) / (-)


3. Komoditi yg heterogen
Pelayanan
Konsumen kebutuhan dan demand beragam
Provider output beragam
4. Bahaya moral & merit goods (barang/jasa
penting)
6. Uncertainty atau ketidakpastian waktu,
tempat, besarnya biaya yang dibutuhkan

Karakteristik atau atribut yang harus

diperhatikan dalam perbaikan kualitas jasa


pelayanan terutama dalam bidang kesehatan,
setidaknya memenuhi karakteristik pelayanan
yang menurut Vincent Gospersz ada 10 dimensi,
yakni:
1. Kepastian waktu pelayanan
Ketepatan waktu yang diharapkan berkaitan
dengan waktu proses atau penyelesaian,
pengiriman, penyerahan, jaminan atau garansi
dan menanggapi keluhan.
2. Akurasi Pelayanan
Akurasi pelayanan berkaitan dengan realibilitas
pelayanan, bebas dari kesalahan-kesalahan.

3. Kesopanan dan keramahan dalam


memberikan pelayanan.
4. Tanggung jawab
Bertanggung jawab dalam penerimaan pesan
atau permintaan dan penanganan keluhan
pelanggan eksternal (konsumen).
5. Kelengkapan
Kelengkapan pelayanan menyangkut lingkup
pelayanan, ketersediaan sarana pendukung, dan
pelayanan komplementer.
6. Kemudahan mendapatkan pelayanan
Kemudahan mendapatkan pelayanan berkaitan
dengan banyaknya outlet, petugas yang
melayani, dan fasilitas pendukung.

7. Variasi model pelayanan


Variasi model pelayanan berkaitan dengan inovasi untuk
memberikan pola-pola baru pelayanan, features
pelayanan.
8. Pelayanan pribadi
Pelayanan pribadi berkaitan dengan kemampuan dalam
memberikan, menanggapi kebutuhan khas.
9. Kenyamanan dalam memperoleh pelayanan
Kenyamanan pelayanan berkaitan dengan ruang
tunggu/tempat pelayanan, kemudahan, ketersediaan
data/informasi, dan petunjuk-petunjuk.
10. Atribut pendukung pelayanan
Atribut pendukung pelayanan dapat berupa ruang
tunggu yang cukup, AC, bahan bacaan, TV, music, dan
kebersihan lingkungan.

Pelayanan kesehatan merupakan produk dalam

bentuk jasa yaitu artinya sebagai berikut:


Pelayanan kesehatan merupakan setiap tindakan
atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh satu
pihak lain, dan pada dasarnya bersifat tangiable

(tidak berwujud) dan tidak menghasilkan


kepemilikan sesuatu.

Produk dapat diklasifikasi sebagai berikut:


1. Barang tidak tahan lama (non durable good)
2. Barang yang tahan lama (durable good)
3. Jasa (service) yang terdiri dari aktivitas,

manfaat atau kepuasan yang ditawarkan


untuk dijual

Dengan demikian produk dapat dibedakan


atas:

1. Produk fisik murni


2. Produk fisik dengan jasa pendukung

3. Hybrid, merupakan penawaran barang dan


jasa yang sama porsinya
4. Jasa utama yang didukung dengan barang
dan jasa yang sama besar porsinya
5. Jasa murni

Karateristik jasa adalah sebagai berikut:


Intangiable
Jasa bersifat tidak dapat dilihat, diraba, dirasa
sebelum dibeli.
Inseparability
Artinya jasa tidak dapat dipisah-pisahkan. Jasa
biasanya dijual terlebih dahulu baru kemudian
diproduksi dan dikonsumsi secara bersama-sama.
Variability
Jasa merupakan non standardized output. Banyak

variasi, bentuk, kualitas, dan jenis nya tergantung


kepada siapa, kapan, dan dimana jasa ersebut
dihasilkan.
Perishability
Jasa merupakan komodity yang tidak tahan lama dan
tidak dapat disimpan.

Terima Kasih...