Anda di halaman 1dari 3

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Usaha usaha masyarakat Maluku sebagian besar merupakan usaha

berbasis sumber daya lokal perikanan dan kelautan. Didukung dengan kondisi
geografis wilayah Indonesia yang sebagian besar terdiri dari perairan laut,
khusunya beberapa daerah di kota Ambon salah satunya yaitu Desa Tulehu .
Beberapa kelompok usaha yang ada di desa Desa Tulehu adalah penjual ikan.
Adapun cara mereka dalam memperdagangkan hasil lautnnya yaitu dengan cara
menjual keliling atau menawarkan hasil tangkapannya dari rumah ke rumah
(papalele). Ativitas yang di lakukan pedagang kelilling ini yaitu pada waktu pagi
jam 6 - 7 WIT menyiapakan keperluan keluarga, setelah selesai pedagang pergi ke
tempat pendaratan ikan (pelabuhan pasar) untuk membeli ikan dari nelayan.
Setelah itu pedagang mulai berjalan ke tempat ojek atau angkot yang jaraknya
100 m, untuk menjangkau tempat konsumen (komples anak kos-kosan sampai
ke suli banda). Ketika di tempat konsumen pedagang mulai berjalan melakukan
papalele sejauh 1 - 3 km, waktu tempuh 1 - 4 jam, dengan berat beban ikan
yang di dalam wadah 10 - 20 Kg. Aktivitas yang rawan bagi tubuh, seperti
mengangkat wadah ikan (dengan muatan) dari posisi jongkok sampai berdiri tegak
untuk memposisikannya di atas kepala, dan menurunkan wadah (dengan muatan)
dari posisi tegak hingga jongkok sampai wadah terletak di tanah. Postur tubuh
yang terbentuk dapat berpotensi rasa sakit pada bagian-bagian tubuh tertentu dari
para pedagang yaitu leher, pinggang, bahu, betis, paha, lutut dan kaki. Apalagi
kondisi geografis wilayah kota Ambon yang sebagian besar terdiri dari dataran
1

tinggi berupa bukit dan daerah pegunungan, sehingga pedagang ikan keliling
membutuhkan beban fisik yang lebih untuk memasarkan ikannya. Keterbatasan
wadah yang di gunakan pedagang saat ini terbuat dari plastik yang sedikit lentur
dan 40cm 60 cm, jika wadah pedagang terkenal sinar matahari maka wadah
pedagang cepat panas dan mudah terkonteminasi dengan lingkungan, lamanya
waktu pedagang melakukan aktivitas berdagang 1-4 jam dan membutuhkan
tenaga ekstra saat mengangkat dan menurunkan wadah.
Untuk mengatasi permasalah pedagang ikan keliling saat ini yaitu
bagaimana meminimalisasi proses mengangkat wadah di kepala, kemudian
meletakan di lutut, ditanah dan mencegah agar ikan tidak tidak terkonteminasi
dengan lingkungan secara langsung, maka sebagai alasan untuk peneliti
merencanakan pengembangan konsep wadah penampung ikan yang menarik dan
praktis untuk mempermudah pedagang ikan keliling dalam memasarkan hasil
lautnya dan menjaga kualitas ikan dan memperpanjang waktu umur ikan tetap
segar.
Dari uraian diatas maka penulis mengambil judul yaitu : Perencanaan
dan Pengembangan Konsep Wadah Penampung Ikan Bagi Penjual Ikan
Keliling Dikota Ambon. Untuk mengetahui kekurangan tentang wadah yang
digunakan saat ini .
1.2.

Rumusan Masalah
1. Bagaimana merencanakan dan mengembangkan konsep
2.

1.3.

1.4.

wadah

penampung ikan untuk mempermudah pedagang ikan keliling?


Begaimana memilih konsep yang baik untuk mendesain wadah

penampung ikan?
Tujuan Penelitian
1. Merencanakan dan mengembangkan konsep wadah penampung ikan.
2. Memilih konsep yang baik untuk mendesain wadah penampung ikan.
Manfaat Penelitian

Manfaat dari perencanaan dan pengembangan wadah konsep penampung


ikan ini yaitu untuk sarana pengetahuan kepada pedagang ikan keliling agar
mengetahui tentang kekurangan dari alat yang di gunakan saat berdagang seharihari.
1.5.

Batasan Masalah
Adapun batasan masalah yang ada sebagai berikut:
1. Data yang diambil yaitu difokuskan pada bentuk wadah penjual ikan
2.

yang ada saat ini.


Penelitian ini di fokuskan pada perencanaan dan pengembangan

3.

konsep wadah penampung ikan tidak sampai ke prototipe.


Dalam skripsi ini hanya dibahas mengenai langkah-langkah yang
dilakukan

dalam

dua

fase

pada

kegiatan

perancanaan

dan

pengembangan produk kemudian pemelihan konsep, yaitu pada fase


perencanaan dan pengembangan konsep.

1.6.

Asumsi
Adapun asumsi yang ada sebagai berikut :
1. Data yang diperoleh dengan cara melakukan wawancara kepada
2.

penjualan ikan keliling.


Pedagang merasakan tidak nyaman dengan wadah yang digunakan
saat ini.