Anda di halaman 1dari 7

Nama : Ivan Fadhillah

Nim

: 1507117723

Prodi : Teknik Kimia S1 Kls C


Tugas Pancasila

TUGAS MODUL 3
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA
1. Jelaskanlah pengertian ideology menurut Padmo Wahjono!
Jawab :
Ideologi adalah suatu kesatuan yang bulat, yang utuh dari ide-ide dasar.
Maksudnya, ideologi itu merupakan suatu kelanjutan atau konsekuensi dari pandangan
hidup bangsa, falsafah hidup bangsa berupa seperangkat tata nilai yang di utamakan akan
terealisasi dalam kehidupan berkelompok. Ideologi ini akan memberikan stabilitas arah dalam
hidup berkelompok dan sekaligus memberikan dinamika gerak menuju ke yang dicita-citakan.
Maka ideology itu adalah seperangkat nilai,ide,cita-cita,pedoman, serta metode

melaksanakan dan menunjukannya.

2. Jelaskanlah konsep ideology komunisme!


Jawab :
Paha komunisme ini pertama kali ajaran dari Karl Mark dan dapun tokoh-tokoh yang
menganut ajaran komunisme lainnya adalah, Friedrich Engels, Joseph Stalin, Leonid
Breznev, Mao Zedong, Chou En Lai, Muso, Aidit, dan lain-lain.
. Ideologi komunis atau komunisme merupakan perlawanan besar pertama dalam abad
ke-20 terhadap sistem ekomomi yang kapitalalis dan liberal. Komunisme adalah sebuah
paham yang menekankan kepemilikan bersama atas alat-alat priduksi (tanah, tenaga kerja,
modal) yang bertujuan untuk tercapainya masyarakat yang makmur, masyarakat komunis
tanpa kelas dan semua orang sama. Komunisme adalah ideologi ditandai dengan prinsip
sama rata sama rasa dlam bidang ekomomi dan sekularisme yang radikal tatkala agama
digantikan dengan ideologi komunias yang berseifat doktriner. Jadi, menurut ideologi
komunis, kepentingan-kepentingan individu tunduk kepada kehendak partai, negara dan
bangsa (kolektivisme).
Ada trauma (ketakutan besar) terhadap PKI karena anggapan akan keganasannya dalam
pemberontakan tahun 1948 dan 1965. Benarkah rakyat takut? Ataukah elite sosial-politik

yang takut? Atau rakyat tanpa memahaminya dibuat takut oleh elite sosial-politik? Jika kita
mengenali komunisme dengan baik, lengkap dengan kekuatan dan kelemahannya, kita tidak
perlu takut berhadapan dengan komunisme. Pemahaman kita tentang komunisme akan
menjadi suatu modal penting untuk menolak komunisme. Jadi jangan takut kepada
komunisme, sekaligus jangan menerima komunisme. Modal penting lain untuk menentang
komunisme adalah kemakmuran rakyat. Komunisme memang sangat menarik rakyat jelata
yang miskin. Hal itu bukan saja terlihat dan terasa dari propaganda ajarannya, tetapi juga
karena tindakan-tindakan nyata untuk mencukupi kebutuhan material mereka.
Ciri-ciri Ideologi Komunisme
1. Ajaran komunisme adalah sifatnya yang ateis, tidak mengimani Allah. Orang komunis
menganggap Tuhan tidak ada, kalau ia berpikir Tuhan tidak ada. Akan tetapi, kalau ia
berpikir Tuhan ada, jadilah Tuhan ada. Maka, keberadaan Tuhan terserah kepada
manusia.
2. Sifatnya yang kurang menghargai manusia sebagai individu. terbukti dari ajarannya yang
tidak memperbolehkan ia menguasai alat-alat produksi.
3. Komunisme mengajarkan teori perjuangan (pertentangan) kelas, misalnya proletariat
melawan tuan tanah dan kapitalis.
4. Salah satu doktrin komunis adalah the permanent atau continuous revolution (revolusi
terus-menerus). Revolusi itu menjalar ke seluruh dunia. Maka, komunisme sering disebut
go international.
5. Komunisme memang

memprogramkan

tercapainya

masyarakat

yang

makmur,

masyarakat komunis tanpa kelas, semua orang sama. Namun, untuk menuju ke sana, ada
fase diktator proletariat yang bertugas membersihkan kelas-kelas lawan komunisme,
khususnya tuan-tuan tanah yang bertentangan dengan demokrasi
6. Dalam dunia politik, komunisme menganut sistem politik satu partai, yaitu partai
komunis. Maka, ada Partai Komunis Uni Soviet, Partai Komunis Cina, PKI, dan Partai
Komunis Vietnam, yang merupakan satu-satunya partai di negara bersangkutan. Jadi, di
negara komunis tidak ada partai oposisi. Jadi, komunisme itu pada dasarnya tidak
menghormati HAM.
Kebaikan Dari Ideologi Komunisme
Kebaikan dari ideologi komunisme menganggap semua orang itu sama, sehingga dalam
ajarannya komunisme memprogramkan tercapainya masyarakat yang makmur dan

masyarakat komunis tanpa kelas dan juga mengajarkan teori perjuangan (pertentangan) kelas,
misalnya proletariat melawan tuan tanah dan kapitalis.
Karena ajarannya itu, banyak rakyat jelata yang miskin sangat tertarik untuk menganut
ideologi komunisme tersebut. Hal itu bukan disebabkan karena propaganda ajarannya saja,
tetapi juga karena tindakan-tindakan nyata untuk mencukupi kebutuhan material mereka.
Contohnya RRC. Rakyat Cina berjumlah lebih dari 1,1 milyar. Kita tidak pernah dengar
kelaparan dan ketelanjangan di Cina. Karena komunisme disana mampu memenuhi janji
memakmurkan rakyat, komunisme di Cina laku. Namun, supaya tetap laku, komunisme Cina
mengalami liberalisasi. Secara fisik dapat mencermati busana pemimpin RRC sekarang,
bukan jas tutup lagi seperti Mao Zedong dan Chou En Lai, melainkan jas buka seperti Bill
Clinton atau Antony Blair. Dalam bidang ajaran, RRC juga mengadakan lilberalisasi, seperti
merebaknya kebebasan beragama dan beribadah. Jadi komunisme asli tidak ada lagi.
3. Jelaskanlahkonsep ideology liberalism
Jawab :
Ideologi liberalisme adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang
didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama. Liberalisme
tumbuh dari konteks masyarakat Eropa pada abad pertengahan. Ketika itu masyarakat
ditandai dengan dua karakteristik berikut. Anggota masyarakat terikat satu sama lain dalam
suatu sistem dominasi kompleks dan kukuh, dan pola hubungan dalam system ini bersifat
statis dan sukar beruba
Pemikiran liberal (liberalisme) berkembang sejak masa Reformasi Gereja dan Renaissans
yang menandai berakhirnya Abad Pertengahan (abad V-XV). Disebut liberal, yang secara
harfiah berarti bebas dari batasan (free from restraint), karena liberalisme menawarkan
konsep kehidupan yang bebas dari pengawasan gereja dan raja. Ini berkebalikan total dengan
kehidupan Barat Abad Pertengahan ketika gereja dan raja mendominasi seluruh segi
kehidupan manusia.
Secara umum, liberalism merupakan mencita - citakan suatu masyarakat yang bebas,
dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya
pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Liberalisme menghendaki adanya,
pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private
enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak

adanya pembatasan terhadap pemilikan individu. Oleh karena itu paham liberalisme lebih
lanjut menjadi dasar bagi tumbuhnya kapitalisme.
Ciri-Ciri Ideologi Liberalisme Dari Berbagai Bidang Adalah Sebagai Berikut:
a. Bidang ekonomi menganut paham kapitalisme. Perekonomian diserahkan kepada
kepentingan perorangan sehingga menimbulkan pertentangan dan ketimpangan karena
yang kaya makin kaya dan yang miskin makin bertambah miskin. Ekonomi liberalkapitalisme memberikan kemerdekaan dan kekayaan kepada sekelompok kecil
masyarakat saja, tidak kepada rakyat banyak.
b. Bidang politik menonjolkan individu artinya bisa saja orang menuntut sesuatu kepada
negara atas dasar prinsip liberal. Keadaan itu menjadikan kehidupan politik menjadi labil
sehingga pemerintahan sering berganti.Selain itu didukung serta adanya partai oposisi
(partai yang kalah dalam pemilu) yang tugasnya mengawasi dan mengevaluasi
pemerintah (partai yang berkuasa)..
c. Bidang sosial budaya, anggota masyarakatnya bersifat individual dan sangat
mementingkan prestasi pribadi.
d. Bidang agama, mengenal paham sekuler, artinya negara tidak ikut campur atau
menomorduakan dalam urusan agama sebab agama adalah urusan masing-masing pribadi
dan lembaga keagamaannya.
Ciri Khas Ideologi Liberal Sebagai Berikut:
1.
2.

Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang lebih baik


Anggota masyarakat memiliki kebebasan intelektual penuh, termasuk kebebasan

3.

berbicara, kebebasan beragama dan kebebasan pers.


Pemerintah hanya mengatur kehidupan masyarakat secara terbatas. Keputusan yang
dibuat hanya sedikit untuk rakyat sehingga rakyat dapat belajar membuat keputusan diri

4.
5.

sendiri.
Kekuasaan dari seseorang terhadap orang lain merupakan hal yang buruk.
Semua masyarakat dikatakan berbahagia apabila setiap individu atau sebagian terbesar

6.

individu berbahagia.
Hak-hak tertantu yang tidak dapat dipindahkan dan tidak dapat dilanggar oleh
kekuasaan manapun..\

4. Jelaskanlah hubungan ideology pancasila dengan agama!


Jawab :

Pancasila yang di dalamnya terkandung dasar filsafat hubungan negara dan agama
merupakan karya besar bangsa Indonesia melalui The Founding Fathers Negara Republik
Indonesia. Konsep pemikiran para pendiri negara yang tertuang dalam pancasila
yang merupakan karya khas yang secara antropologis merupakan local geniusbangsa
Indonesia . Begitu pentingnya memantapkan kedudukan Pancasila, maka Pancasila pun
mengisyaratkan bahwa kesadaran akan adanya Tuhan milik semua orang dan berbagai
agama. Tuhan menurut terminology Pancasila adalah Tuhan Yanng Maha Esa, yang tak
terbagi, yang maknanya sejalan dengan agama Islam, Kristen, Budha, Hindu dan bahkan juga
Animisme.
Menurut Notonegoro, asal mula Pancasila secara langsung salah satunya asal mula
bahan (Kausa Materialis) yang menyatakan bahwa bangsa Indonesia adalah sebagai asal
dari nilai nilai Pacasila, yang digali dari bangsa Indonesia yang berupa nilai-nilai adatistiadat kebudayaan serta nilai-nilai religious yang terdapat dalam kehidupan sehari hari
bangsa Indonesia Sejak zaman purbakala hingga pintu gerbang (kemerdekaan) negara
Indonesia, masyarakat Nusantara telah melewati ribuan tahun pengaruh agama-agama lokal,
(sekitar) 14 abad pengaruh Hinduisme dan Budhisme, (sekitar) 7 abad pengaruh Islam, dan
(sekitar) 4 abad pengaruh Kristen. Dalam buku Sutasoma karangan Empu Tantular dijumpai
kalimat yang kemudian dikenal Bhinneka Tunggal Ika. Sebenarnya kalimat tersebut secara
lengkap berbunyi Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrua, artinya walaupun
berbeda satu jua adanya, sebab tidak ada agama yang mempunyai tujuan yang berbeda.
Arti dan Makna Sila Ketuhanan yang Maha Esa

Mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima (sebab pertama) yaitu Tuhan yang
Maha Esa

Menjamin penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut


agamanya.

Tidak memaksa warga negara untuk beragama.

Menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama.

Bertoleransi dalam beragama, dalam hal ini toleransi ditekankan dalam beribadah
menurut agamanya masing-masing.

Negara memberi fasilitator bagi tumbuh kembangnya agama dan iman warga negara dan
mediator ketika terjadi konflik agama.

Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan

Menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa.

Mewujudkan keadilan dan peradaban yang tidak lemah.

Arti dan Makna Sila Persatuan Indonesia

Nasionalisme.

Cinta bangsa dan tanah air.

Menggalang persatuan dan kesatuan Indonesia.

Menghilangkan penonjolan kekuatan atau kekuasaan, keturunan dan perbedaan warna


kulit.

Menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan.

Mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima (sebab pertama) yaitu Tuhan yang
Maha Esa

Menjamin penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut


agamanya.

Tidak memaksa warga negara untuk beragama.

Menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama.

Bertoleransi dalam beragama, dalam hal ini toleransi ditekankan dalam beribadah
menurut agamanya masing-masing.

Negara memberi fasilitator bagi tumbuh kembangnya agama dan iman warga negara dan
mediator ketika terjadi konflik agama.

Arti dan Makna Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan Perwakilan

Hakikat sila ini adalah demokrasi.

Permusyawaratan, artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat, baru sesudah itu
diadakan tindakan bersama.

Dalam melaksanakan keputusan diperlukan kejujuran bersama.

Arti dan Makna Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat.

Seluruh kekayaan alam dan sebagainya dipergunakan bagi kebahagiaan bersama menurut
potensi masing-masing.

Melindungi yang lemah agar kelompok warga masyarakat dapat bekerja sesuai dengan
bidangnya.

Sikap positif terhadap nilai-nilai pancasila

Nilai-nilai Pancasila telah diyakini kebenarannya oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itu,
mengamalkan Pancasila merupakan suatu keharusan bagi bangsa Indonesia.

Sikap positif dalam mengamalkan nilai-nilai pancasila.

Menghormati anggota keluarga

Menghormati orang yang lebih tua

Membiasakan hidup hemat

Tidak membeda-bedakan teman

Membiasakan musyawarah untuk mufakat

Menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing

Membantu orang lain yang kesusahan sesuai dengan kemampuan sendiri