Anda di halaman 1dari 4

1. Soal!

1. Jika diketahui reaksi


2C + 2H2 -> C2H4 dengan AH = +51,9 kJ. Tentukan.
1a. Jika suhu dinaikkan.
1b. Jika volume reaksi diperkecil.
1c. Jika suhu diturunkan.
1d. Jika konsentrasi C2H4 diturunkan.
2. 2. C + 2F2 -> CF4 dengan AH = -675 kJ. Tentukan:
2a. Jika suhu diturunkan.
2b. Jika konsentrasi C ditambah.
2c. Jika volume diperkecil.
2d. Jika tekanan diperkecil.
2e. Jika suhu dinaikkan.
3. 3. 2NO + O2 -> N2O4 AH = a kJ. Tentukan.
3a. Jika volume diperbesar.
3b. Jika tekanan diperbesar.
3c. Jika suhu diturunkan
3d. Jika suhu dinaikkan.
3e. Jika konsentrasi NO ditambah.
4. Pembahasan.
1. Karena reaksi di atas adalah reaksi endoterm, maka ruas reaktan adalah
eksoterm dan ruas produk adalah endoterm.
1a. Jika suhu dinaikkan, maka reaksi akan keseimbangan akan bergeser
ke endoterm. Reaksi keseimbangan bergeser ke arah produk.
1b. Koefisien total reaktan adalah 2 + 2 = 4. Koefisien total produk
adalah 2. Volume diperkecil maka reaksi keseimbangan bergeser ke
produk.

1c. Jika suhu diturunkan, maka reaksi keseimbangan akan bergeser ke


eksoterm. Reaksi keseimbangan bergeser ke reaktan.
5. 2. Karena reaksi di atas memiliki entalphi negatif maka reaksi tersebut
adalah reaksi eksoterm. Ruas reaktan adalah endoterm dan ruas produk
adalah eksoterm. Koefisien total reaktan 3 dan koefisien total produk
adalah 1.
2a. Suhu diturunkan, akan bergeser ke eksoterm (produk).
2b. Konsentrasi salah satu reaktan ditambah, maka reaksi keseimbangan
akan bergeser ke produk.
2c. Volume reaksi diperkecil, maka reaksi keseimbangan akan bergeser ke
produk.
2d. Tekanan diperkecil, reaksi keseimbangan akan bergeser ke produk.
2e. Suhu dinaikkan, akan bergeser ke endoterm (reaktan).
6. 3. Entalphi bernilai positif = reaksi endoterm. Ruas reaktan = eksoterm.
Ruas produk = endoterm. Koefisien total reaktan = 3. Koefisien total
produk = 1.
3a. Volume diperbesar, reaksi keseimbangan akan bergeser ke reaktab.
3b. Tekanan diperbesar, reaksi keseimbangan akan bergeser ke produk.
3c. Suhu diturunkan, akan menuju ke eksoterm (reaktan).
3d. Suhu dinaikkan, akan bergeser ke endotern (produk).
3e. Konsentrasi salah satu reaktan ditambah, reaksi keseimbangan
bergeser ke arah produk.

5. Jika beberapa eter dituangkan ke dalam toples yang tertutup:


a. Faktor-faktor apa yang mengubah nilai konstanta kesetimbangan?
b. Mengapa tidak setimbang bila toples tersebut tidak tertutup?
Jawab:
a. faktor-faktor yang mengubah nilai konstanta kesetimbangan adalah
perubahan suhu, perubahan tekanan, dan perubahan volume.
b. eter mempunyai sifat mudah menguap, pada saat toples terbuka eter akan
menguap sehingga volume eter berkurang, suhu menjedi berubah sehingga
kesetimbangan pun berubah (tidak setimbang)
6. Suatu larutan iodin jenuh dalam alkohol pada suhu 25oC berada dalam
kesetimbangan dengan beberapa endapan kristal iodin.
a. Tuliskan persamaan kesetimbangannya!
b. Jelaskan perubahan yang terjadi bila suhu diturunkan menjadi 10oC!
Jawab:
a. I2(l) -> I2(s)
b. jika suhu diturunkan reaksi akan bergeser ke arak reaksi eksoterm
7. Banyak minuman ringan beralkohol dan bersoda mengandung karbon
dioksida yang terlarut dalam reaksi kesetimbangan dengan gas karbon dioksida.
CO2(g) CO2(aq) + 19kJ
Jelaskan:
1.

mengapa gelembung CO2 keluar dari minuman tersebut ketika botol


dibuka?
2. minuman bersoda hangat lebih datar dari minuman dingin
Jawab:
1. gelembung CO2 keluar dari minuman ketika botol terbuka dikarenakan pada
saat botol tertutup mengalami tekanan dari dalam botol yang semakin besar
akibat ruang gerak gas CO2 terbatas, sehingga pada saat botol dbuka tekanan
tersebut mendorong gas CO2keluar.
2. minuman bersoda hangat mempunyai suhu yang lebih besar sehingga
kesetimbangan bergeser ke reaksi endoterm. Kenaikan suhu tersebut

menyebabkan minuman bersoda hangat lebih datar dibanding minuman yang


dingin.
9. untuk sistem
PCl5(g) -> PCl3(g) + Cl2(g)
harga K = 0,050 pada suhu 250 C. dua sistem reaksi dianalisis dan ditemukan
beberapa komposisi berikut ;
Sistem A:

[PCl3] = 0.025 molL-1, [Cl2] = 0.040 molL-1 dan

[PCl5] = 0.020 molL-1


Sistem B:

[PCl3] = 0.020 molL-1, [Cl2] = 0.025 molL-1 dan

[PCl5] = 0.015 molL-1


1.

Hitunglah Q reaksi untuk kedua sistem dan tentukan jika sistem pada
kesetimbangan.
2. Untuk semua sistem tidak pada kesetimbangan, tentukan arah reaksi yang
terjadi untuk kesetimbangan yang terbentuk
Jawab:
1. sistem A
Q = (0,025 x 0,040) / 0,020
= 0,050
Q=K
sistem B
Q = (0,020 x 0,025) / 0,015
= 0,0330
Q< K
2. sistem A, mempunyai Q = K , jadi sistem setimbang
sistem B, mempunyai Q<K, sehingga konsentrasi reaktan harus dikurangi dan
produk harus ditambah agar sistem setimbang.
http://ariezia1.blogspot.co.id/2013/11/latihan-soal-dan-pembahasan-kimiakelas.html