Anda di halaman 1dari 3

Memahami Mutu Beton fc (Mpa) dan

Mutu Beton K (kg/cm2)


By Mahdi W 6/07/2012 Konstruksi , Konstruksi Beton , sipil

Beton adalah bagian dari konstruksi yang dibuat dari campuran beberapa material sehingga
mutunya akan banyak tergantung kondisi material pembentuk ataupun pada proses
pembuatannya.
Untuk itu kualitas bahan dan proses pelaksanaannya harus dikendalikan agar dicapai hasil yang
optimal.

Mutu

Beton

fc'

Beton dengan mufu fc' 25 menyatakan kekuatan tekan minimum adalah 25 MPa pada umur
beton 28 hari, dengan menggunakan silinder beton diameter 15 cm, tinggi 30 cm.
Mengacu pada standar SNI 03-2847-2002 yang merujuk pada ACI (American Concrete Institute).
MPa

Mega

Pascal

Mutu

MPa

N/mm2

Beton

10

kg/cm2.

Karakteristik

Beton dengan mutu K-250 menyatakan kekuatan tekan karakteristik minimum adalah 250
kg/cm2 pada umur beton 28 hari, dengan menggunakan kubus beton ukuran 15x15x15 cm.
Mengacu

pada

PBI

71

yang

merujuk

pada

standar

eropa

lama

.
Contoh :
K. 400, kekuatan tekan beton = 400 kg/cm2, dengan benda uji kubus 15 x 15 x 15
Fc = 40 MPa = kekuatan tekan beton = 40 Mpa, dengan benda uji silinder diameter 15 cm tinggi
30 cm

uji mutu beton

Berikut tabel konversi dari mutu beton fc ke beton K.

tabel konversi mutu beton

note

Nilai praktis untuk padanan mutu beton antara PBI dan SNI
Faktor konversi benda uji kubus ke silinder = 0,83

Konversi satuan Mpa ke kg/cm2 ; 1 MPa = 1 N/mm2 = 10 kg/cm2


atau

MPa

(100/9,81)

kg/cm2

gravitasi

9.81

m/s2

( jika ditetapkan secara khusus oleh Konsultan Desain )

Contoh :

MPa

N/mm2

10

kg/cm2

fc. 5 Mpa setara dengan = (5x10) / 0,83 = 50 / 0,83 = 60,24 kg/cm2


K.

100

kg/cm2 setara

dengan =

(100/10)

0.83

= 10

x 0,83 = 8,3

Mpa

( cara praktis )

tabel diatas merupakan contoh yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam menentukan mutu
beton dalam pelaksanaan terkait dengan pemahaman antara Kualitas Beton dengan fc ( Mpa )
dan K ( kg/cm2 ).
Untuk mengetahui kepastian komposisi campuran dan kualitas yang diinginkan bisa dilakukan uji
laboratorium Mix Design ( penyelidikan material ) serta melakukan slump tes

tabel slump test beton

Penentuan nilai Fc bisa juga didasarkan pada hasil pengujian pada nilai
fck yang didapat dari hasil uji tekan benda uji kubus bersisi 150 mm.
Dalam hal ini fc didapat dari perhitungan konversi berikut ini :

Fc=(0,76+0,2 log (fck/15) fck


Atau perbandingan kedua benda uji ini, untuk kebutuhan praktis bisa
diambil berkisar 0,83 (sebagaimana penjelasan diatas).
Contoh :
K.300 (kg/cm2) ------> MPa. Dengan mengalikan 0,098 ==> fck = 300 x
0,098 = 29,4 MPa
Konversi K ke Fc sebagai berikut :
Fc=(0,76+0,2

log

(fck/15)

fck

K 300 = 300 kg/cm2 = ............MPa ;


1 MPa = (100/9,81) kg/cm2 ; gravitasi = 9.81 m/s2

1.

K.300

300

0,098

2. K.300 = (0,76 + (0,2xlog(29,4/15)))x29,4 = 24,06 MPa


terima kasih ..
semoga bermanfaat ....

29,4

MPa