Anda di halaman 1dari 3

DIAGNOSIS

Diagnosis klinis herpes genital dapat menjadi sulit, karena beberapa lesi vesikular
atau ulseratif yang nyeri, yang biasanya terkait dengan HSV tidak tampak pada
orang yang terinfeksi. Kekambuhan dan peluruhan subklinis jauh lebih sering terjadi
pada infeksi HSV-2 dibandingkan infeksi genital HSV-1.
Prognosis pasien dan jenis konseling yang dibutuhkan tergantung pada jenis herpes
genital (HSV-1 atau HSV-2) yang menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, diagnosis
klinis herpes genital harus dikonfirmasi dengan tes laboratorium spesifik. Tes
virologi spesifik
dan tes serologi spesifik untuk HSV harus tersedia dalam
lingkungan klinis yang menyediakan perawatan untuk penderita atau orang yang
berisiko untuk mendeita penyakit menular seksual. Orang dengan herpes genital
juga harus diuji untuk mengetahui infeksi HIV.

ADA DIBAWAH REFERENSI NYA TULLAH