Anda di halaman 1dari 3

TANDA-TANDA DAN GEJALA GANGGUAN

JIWA,PERAN KELUARGA,DAN
PENATALAKSANAANNYA

Tanda-tanda dan gejala


gangguan jiwa,peran
keluraga,dan
penatalaksanaannya
Pengertiaan gangguan jiwa
Gangguan Jiwa adalah kondisi
dimana proses fisiologik atau
mentalnya kurang berfungsi
dengan baik sehingga
mengganggunya dalam fungsi
sehari-hari.

Oleh :
Weni Ardila
Juraida
Kristiani bayu
Monalisa

Program Studi S1 Ilmu


Keperawatan
Universitas Tribhuawana
Tunggadewi
Malang

Gejala gangguan jiwa


1. Perubahan perasaan, seperti:
cemas,
takut,
mudah
tersinggung
dan
menjadi
agresif, merasa sangat sedih
atau tidak bahagia, merasa
terancam atau tidak aman,
dan paranoid (merasa orang
lain ngomongin anda)
2. Perubahan pikiran, seperti:
kesulitan konsentrasi atau
berfikir,
sulit
membuat
keputusan, banyak pikiran

atau bingung, berpikiran negatif


atau pesimis, mendengan suara
suara dari dalam dirinya sendiri,
berpikir tentang menganiaya diri
sendiri, memikirkan kejadian masa
lalu.
Tanda-tanda gangguan jiwa
Tanda-tanda gangguan jiwa dapat
dilihat dari gejala-gejala gangguan jiwa
yang merupakan hasil interaksi yang
kompleks antara unsur somatic,
psikologik dan sosiobudaya. Gejala
gejala inilah sebenarnya menandakan
dekompensasi proses adaptasi dan
terdapat terutama pemikiran, perasaan
dan perilaku (Maramis, 1990).
Bagaimana peran keluarga dapat
menentukan kesembuhan pasien?
I.
Peran
keluarga
dalam
perawatan pasien.
Alasan pentingnya keluarga dalam
perawatan pasien gangguan jiwa di
rumah sakit, karena :

1.
2.
3.
4.

5.

II.

Keluarga
paling
banyak
berhubungan dengan pasien.
Keluarga orang paling dekat
dan paling mengetahui keadaan
pasien.
Pasien nantinya akan kembali
kelingkungan keluarga.
Keluarga pemberi perawatan
utama
dalam
pemenuhan
kebutuhan
dasar
misalnya
makan,
minum,
mandi,
berpakaian, dll.
Orang dengan gangguan jiwa
membutuhkan
mengobatan
yang cukup lama, sehingga
perlu kerjasama dengan pihak
keluarga sangatlah penting.

Hal-hal
apa
yang
perlu
diketahui
keluarga
dalam
perawatan gangguan jiwa ?
1.
Perilaku manusia
2.
Perlu
dukungan
yang
memadai
dari
keluarga
&
seluruh unsur masyarakat.
3.
Bantu
dalam
memenuhi
kebutuhan aktivitas sehari-hari,
sesuai tahap kemandirian pasien

4.

Pemberian
peran
yang
sesuai dapat meningkatkan
harga diri pasien.
5.
Kembangkan kemampuan
yang telah dimiliki pasien
pada waktu lalu, misalnya
olah
raga,
main
musik,
menggambar, dll.
Bagaimana caranya ?
6.
Memenuhi
kebutuhan
sehari-hari, yaitu:

Bantu & perhatikan


pemenuhan
kebutuhan
makan dan minum.

Kebersi
han diri &
penampilan

Latih
kegiatan
sehari-hari,
misalnya
makan
sendiri,
cuci
pakaian
sendiri,
membersihka
n rumah.

7.

8.

Bantu komuniksai yang teratur


Bicara yang jelas &
singkat.
Kontak/bicara
yang
teratur.
Pertahank
an tatap mata
saat bicara.
Sabar,
lembut
dan
tidak
terburuburu.
Lakukan
sentuhan
&
belaian
yang
akrab.
Berikan
pujian
bila
melakukan hal
yang benar atau
baik.
Libatkan dalam kelompok
Beri kesempatan nonton
TV, baca koran, dengar musik.
Sediakan
peralatan
pribadi, misalnya tempat tidur,
lemari pakaian, dll

Ikut
pertemuan
teratur.

Ikut
kegiatan
kelompok,
permainan,

sertakan
keluarga

dalam
secara

sertakan dalam
pengobatan
misalnya
dll