Anda di halaman 1dari 2

Pencarian kerja

Salah satu alasan mengapa selalu ada pengangguran dalam perekonomian adalah
pencarian kerja. Pencarian kerja adalah proses yang mempertemukan pekerja
dengan pekerja yang sesuai dengan nya. Apabila semua pekerja dan semua jenis
pekerjaan sama, sehingga semua pekerja sama sama cocok dengan semua jenis
jenis pekerjaan, maka pencarian kerja tidak akan menjadi masalah. Pekerja pekerja
yang diberhentikan akan secepatnya menemukan pekerjaan baru yang sesuai
dengan nya. Tetapi pada kenyataanya para pekerja mempunyai selera dan keahlian
yang berbeda beda pekerjaan pekerjaan yang ada sangat berbeda satu sama lain
dan informasi mengenai calon pekerja dan lowongan pekerjaan tersebar dengan
lambat di antara berbagai perusaah serta rumah tangga dalam perekonomian.
Mengapa sejumlah penganggruan friksioanal tidak dapat dihindari.
Pengangguran friksional sering terjadi akibat adanya perubahan permintaan tenaga
kerja di antara perusahaan perusahaan yang erbeda. Ketika konsumen lebih
menyukai komputer compaq daripada del maka compaq membutuhkan tambahan
pekerja, sementara dell akan mengurangi jumlah pekernanya. Mantan karyawan
dell harus mencari pekerjaan baru dan compaq harus menentukan calon pekerja
yang akan dipekerjakan untuk menempati berbagai jenis pekerjaan yang tersedia.
Hasil dari peralihan ini adalah masa pengangguran.
Begitu juga karena wilayah wilayah suatu engara menghasilkan barang arang yang
berbeda lowongan pekerjaan dapat meningkat di suatu wilayah sementara
menurun di wilayah lain. Sebagai contoh marik kita pertimbangkan apa yang akan
terjadi ketika harga minyak jatuh. Perusaah penghasil minya di texas akan merespo
penurunan harga ini dngan mngurangi produksi dan pekerjanya. Pada saat
bersamaan harga minyak yang murah merangsang penjualan mobil sehingga
perusahaan pembuat mobil di michigan akan meningkatkan prodksi dan jumlah
pekerjanya. Perubahan komposisi permintaaan antarindustri atau wilayah disebut
pergerakan sektoral. Oleh karena itu untuk mencari pekerjaan baru memerlukan
waktu, pergerakan sektoral menyebaban pengangguran temporer.
Pengangguran friksional tidak terhindarkan karena perekonomian selalu berbah
pada abad yang lalu empat perusahaan yang paling banyak menyerap tenaga kerja
di as adalah perusahaan kapas, wol, pakaian laki laki dan kayu. Saat ini empat
perusahaan terbesar adalah perusahaan mobil, pesawat terbangm komunikasi dan
komponen elektronik. Ketika terjadi masa peralihan ini lapangan pekerjaan tercipta
di beberapa perusahan dan berkurang di beberapa perusahaan lain. Hasil akhir dari
proses ini adalah menngkatnya tingkat produktivitas dan standar hifup. Tetapi
selama masa peralihan ini mantan pekerja perusahaan yang mengalami penurunan
harus kehilangan pekerjaanya dan mencari pekerjaan yang baru.
Data yang ada menunjukan setidaknya 10 persen dari lapangan pekerjaan di
industry manufaktur as berkurang tiap tahunya. Selain itu lebih dari 3 persen

pekerja meninggalkan pekerjaanya, kadang kadang karena mereka merasa bahwa


pekerjaanya tidak sesuai dengan selera dan keahlian mereka. Banyak dari para
pekerja terutama pekerja muda memperoleh pekerjaan baru dengan upah yang
tinggi. Perputaran angkatan kerja ini merupakan hal yang wajar dalam
perekonomian pasar yang berjalan baik dan dinamis tetapi hal ini menghasilkan
sejumah pengangguran friksional.
Kebijakan public dan pencari kerja
Meskipun penganguran friksional tidak dapat dihindari, sejumlah tepatnya masih
bias diperkirakan , semakin cepat penyebaran informasi lowongan pekerjaan dan
ketersediaan pekerja, semakin cepat suatu perekonomian dapat mempertemukan
pekerja dengan perusahaan yang membutuhkanya. Internet, misalnya