Anda di halaman 1dari 2

Apa itu semantik? Semantik adalah ilmu yang mempelajari makna bahasa manusia secara ilmiah.

Dalam semantik kita mengkaji arti bahasa atau arti linguistik (lingual meaning/linguistic meaning) secara
ilmiah.
Arti bahasa pada dasarnya adalah bentuk pengetahuan yang tersimpan di dalam dan terstruktur di
dalam bahasa, dikuasai secara lebih kurang sama oleh para pengguna bahasa, serta digunakan dalam
komunikasi secara umum dan wajar. Arti tersimpan di dalam bahasa = bahasa sebagai tanda lingual (tanda
bahasa) merupakan paduan dari aspek bentuk (formal aspect of the sign) dan aspek arti (semantic aspect
of the sign). Arti bahasa merupakan bentuk pengetahuan yang ditangkap atau dipahami di dalam otak
pengguna bahasa dan dengan bentuk pengetahuan itu, pemakai bahasa menggunakan bahasa secara
berhasil untuk komunikasi.
Tanda merupakan paduan yang tak terpisahkan antara aspek bentuk (penanda/signifiant) dan
aspek arti (petanda/signifi). Aspek bentuk adalah semua yang teramati, dapat dipegang atau dirasakan
yang bersifat lahiriah. Hubungan antara aspek bentuk dan aspek arti itu bersifat konvensi (kesepatan
umum pengguna bahasa)
Bahasa manusia memiliki kesamaan dalam hal konsep/gagasan dan memiliki ide makna
semantik. Ide makna adalah apa yang dibalik yang diajarkan berupa struktur dalam.
Konsep memiliki hubungan erat dengan ujaran/simbol. Konsep lebih dulu ada dibanding simbol. Contoh:
konsep benda cair yang dapat diminum.
Bahasa Indonesia: /air/, bahasa Inggris: /water/, bahasa Arab: /m/, bahasa Perancis: /eau/
(penamaan akan konsep tersebut adalah arbitrer yang bermula dari konvensi)
Bentuk sebagai elemen bahasa. Bentuk adalah elemen fisik tuturan, misalnya fonem, morfem, dsb.
Bentuk merupakan unsur-unsur bahasa yang dapat dipisah-pisahkan. Bentuk dibagi menjadi dua, yaitu
dapat dilihat dari bentuk yang merupakan unsur segmental, dan unsur suprasegmental (yang di dalamnya
mempelajari fenomena prosodi). Unsur suprasegmental dapat digambarkan dengan tanda baca. Bentukbentuk kebahasaan tersebut memiliki konsep yang bersifat mental atau makna (sense). Bentuk merupakan
wujud fisik tuturan dan makna merupakan wujud nonfisik tuturan. Dengan demikian, untuk mengetahui
apa yang dimaksud dengan makna, maka diperlukan ilmu yang bernama semantik.
Bahasa itu unik dan berhubungan erat dengan budaya penuturnya. Analisis suatu bahasa hanga berlaku
untuk bahasa itu saja. Contoh:
1. Ikan: fish (dalam bahasa Inggris), berbeda dengan iwak dalam bahasa Jawa atau bahasa Betawi.
2. Cat dalam bahasa Inggris merupakan istilah generik untuk binatang seperti kucing. Namun dalam
bahasa Indonesia tidak demikian.
3. Dalam budata masyarakat Inggris yang tidak mengenal nasi sebagai makanan pokok, maka dikenal
istilah rice (untuk menyatakan nasi, beras, padi, gabah).

Tiga pokok bahasan semantik dalam pengertian luar


1. Sintaksis: telaah mengenai hubungan-hubungan formal antara tanda-tanda satu sama lain.
2. Semantik: menelaah hubungan tanda-tanda dengan objek-objek yang merupakan wadah penerapan
tanda-tanda tersebut.
3. Pragmatik: menelaah hubungan tanda-tanda dengan para penafsir atau interpretator.
Objek semantik adalah bahasa dengan berbagai komponen dan tatarannya. Komponen bahasa
adalah leksikon.
Semantik leksikal adalah makna unsur-unsur bahasa sebagai lambang benda, peristiwa, dll.
Semantik gramatika terdapat dua subtataran bahasa, yaitu morfologi dan sintaksis.
Menufut Verhaar, semantik kalimat adalah semua yang termasuk semantik (di luar semantik
leksikal dan semantik gramatikal).
Semantik dan pragmatik bertalian dengan makna, namun batas antara keduanga sangat kabur.
Pragmatik adalah kajian bidang kemaknaan.
Semantik memperlakukan makna sebagai hubungan dua arah (a dyadic relation)
Pragmatik memperlakukan makna sebagai hubungan tiga arah (a triadic relation)
Semiotik adalah ilmu yang mempelajari lambang-lambang.
Semantika adalah cabang semiotika yang mempelajari lambang dan referennya.
Semiotik adalah ilmu yang mempelajari sistem tanda yang sifatnya universal. Semantik mempelajari
lambang-lambang yang menyatakan makna, sedangkan semantika mempelajari lambang dan acuannya.
Deep structure = ide/gagasan (bersifat universal)
Deep structure = ide/gagasan (bersifat universal)