Anda di halaman 1dari 42

BAB

I

PENDAHULUAN

Latar belakang Musik merupakan salah satu cabang seni yang menjadi kebutuhan hidup masyarakat. Keberadaan musik dalam kehidupan masyarakat tentunya tidak lepas dari berbagai macam fungsi yang ada dalam musik itu sendiri, antara lain sebagai media ekspresi, ritual keagamaan, estetik, dan sebagai media hiburan bagi masyarakat. Musik menurut para filsuf (Susantina, 2004 :

Mampu mengungkapkan hal-hal yang tidak dapat diekspresikan dengan kata-kata maupun jenis seni lainya. Mereka juga mengatakan bahwa music akan lebih mampu dan ekspresif untuk mengungkapkan perasaan dari bahasa baik lisan maupun tulisan. Hal demikian, menurut para filsuf disebabkan bentuk-bentuk perasaan manusia jauh lebih dekat atau sesuai dengan bentukbentuk musikal dari bentuk bahasa. Dari perkembangan karya seni yang sudah ada khususnya seni music membuat berbagai jenis aliran musik berkembang hingga saat ini. Dari jenis musik dengan tempo pelan sampai tempo cepat, masing-masing aliran music memiliki ciri atau gaya tersendiri. Sebagai contoh dalam perkembangan music seni barat yang lahir pada jaman Renaisans, Barok, Rococo, Klasik, Romantik sampai Modern mempunyai ciri khas masing- masing, dari teknik bermain sampai tempo yang dimainkan, begitu juga musik jaman Modern yang masing-masing juga memiliki ciri khas sebagai contoh di antaranya aliran musik pop, jazz dan rock. Beberapa dari jenis aliran tersebut adalah cikal bakal terbentuknya jenis musik baru dengan cara melakukan penggabungan dari beberapa jenis aliran musik atau dengan menambahkan instrumen musik lainnya seperti instrumen musik tradisional. Seiring dengan kemajuan teknologi, pada jenis alat musik modern banyak mengalami perkembangan, seperti gitar elektrik, keyboard, bass elektrik sampai drum elektrik. Perkembangan tersebut juga mempengaruhi musisi dalam berkreasi, sehingga

terbentuklah aliran music baru seperti campursari, house music, sampai

worldmusic. Dengan banyaknya aliran musik baru yang muncul, banyak juga kelompok musik yang mencoba terobosan baru, seperti mengkolaborasikan dengan orkestra, kelompok music yang sekarang banyak berkolaborasi dengan orkestra yaitu kelompok music dengan aliran rock, sebagai contoh Metallica dan Scorpion.

BAB

II

PEMBAHASAN

Pengertian Musik Modern Musik merupakan salah satu cabang seni yang menjadi kebutuhan hidup masyarakat. Keberadaan musik dalam kehidupan masyarakat tentunya tidak lepas dari berbagai macam fungsi yang ada dalam musik itu sendiri, antara lain sebagai media ekspresi, ritual keagamaan, estetik, dan sebagai media hiburan bagi masyarakat. Musik menurut para filsuf (Susantina, 2004 : mampu mengungkapkan hal-hal yang tidak dapat diekspresikan dengan kata-kata maupun jenis seni lainya. Mereka juga mengatakan bahwa music akan lebih mampu dan ekspresif untuk mengungkapkan perasaan dari bahasa baik lisan maupun tulisan. Hal demikian, menurut para filsuf disebabkan bentuk-bentuk perasaan manusia jauh lebih dekat atau sesuai dengan bentukbentuk musikal dari bentuk bahasa. Modern adanya sentuhan teknologi yang dianggap lebih beradab dan lebih maju, sedangkan tradisional lebih terikat akan fungsional dalam social masyarakat yang mendukung sebuah kebudayaan tersebut. Tetapi apabila kita membandingkan dua buah instrumen yang hampir bersamaan bentuknya yang kita kategorikan keduanya dalam dua kelompok yang berlawanan, yaitu modern dan tradisional, misalnya taganing (drum- chime) Batak Toba dengan Bongo. Kalau kita berbicara masalah bahan secara organologi barangkali ada beberapa perbedaan bahan dari yang alami dengan hasil mesin pengolah bahan. Tetapi segi teknologi barangkali belum begitu jauh berbeda karena kedua-duanya dapat di tune karena taganing juga adalah melodis. Barangkali accordeon dan biola yang biasa

dimainkan dalam kesenian Ronggeng Melayu Sumatera Timur dibandingkan dengan pemain accordeon Prancis, dimana Ronggeng Melayu biasanya disebut tradisional dan berkaitan di Prancis dikategorikan sebagai alat musik modern, bagaimana kita memandang hal ini? Mungkin alat-alat musik elektronik seperti gitar listrik dengan kemungkinan berbagai macam efek dibandingkan dengan kacapi Sunda yang juga sudah mengenal efek dan elektrik, tapi masih dalam tataran tradisional barangkali merupakan contoh yang lain bagaimana kita mengkategorikan alat musik tradisional dengan modern. Padahal semuanya menjalani satu proses masing-masing dalam kata kunci perubahan tadi. Triangle dan Hesek adalah sama-sama pecussion yang bahan dasarnya juga barangkali hampir sama.

MACAM-MACAM ALAT MUSIK MODERN GITAR

dimainkan dalam kesenian Ronggeng Melayu Sumatera Timur dibandingkan dengan pemain accordeon Prancis, dimana Ronggeng Melayu biasanya

Gitar adalah sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat

dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis: akustik dan elektrik. Gitar akustik, dengan bagian badannya yang berlubang (hollow body), telah digunakan selama ribuan tahun. Terdapat tiga jenis utama gitar akustik modern: gitar akustik senar-nilon, gitar akustik senar-baja, dan gitar archtop. Gitar klasik umumnya dimainkan sebagai instrumen solo menggunakan teknik fingerpicking komprehensif. Gitar elektrik, diperkenalkan pada tahun 1930an, bergantung pada penguat yang secara elektronik mampu memanipulasi bunyi gitar. Pada permulaan penggunaannya, gitar elektrik menggunakan badan berlubang (hollow body), namun kemudian penggunaan badan padat (solid body) dirasa lebih sesuai. Gitar elektrik terkenal luas sebagai instrumen utama pada berbagai genre musik seperti blues, country, reggae, jazz, metal, rock, dan berbagai bentuk musik pop.

PIANO

Piano

merupakan

alat musik yang bisa dikategorikan
alat
musik
yang
bisa
dikategorikan

bagian

dari

furniture mewah dan indah,yang bisa dijadikan sebagai pajangan rumah.

Perbedaanya furniture yang satu ini dilengkapi dengan musik modern yang berfungsi untuk memainkan musik sebagai hiburan. Karenannya alat musik ini haru membutuhkan perawatan yang baik dari si pemiliknya. Piano adalah alat musik yang sangat kompleks dan terdiri dari material- material yang mahal. Ada lebih dari 9.000 bagian pada kunci ditambah dengan bagian kombinasi lainnya. Jika dianalisa material dari piano, maka akan terlihat kayu dengan kualitas tinggi, besi,baja, tembaga, plastik, kuningan, kapas, bahan perekat dan sebagainya. Maka bisa dibayangkan seberapa sulitnya membersihkan bagian-bagian yang tidak mudah dijangkau didalam piano. BIOLA

Perbedaanya furniture yang satu ini dilengkapi dengan musik modern yang berfungsi untuk memainkan musik sebagai hiburan.

Biola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Biola memiliki empat senar (G-D-A-E) yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima. Nada yang paling rendah adalah G. Di antara keluarga biola, yaitu dengan viola, cello dan double bass atau kontra bass, biola memiliki nada yang tertinggi. Alat musik dawai yang lainnya, bas, secara teknis masuk ke dalam keluarga viol. Kertas musik untuk biola hampir selalu menggunakan atau ditulis pada kunci G.

Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola

ialah fiddle, dan biola

seringkali disebut fiddle jika digunakan untuk memainkan lagu-lagu

tradisional (lihat di bawah). Di dalam bahasa Indonesia, orang yang memainkan biola

disebut

pemain biola (pebiola), atau violinis (bahasa Inggris: Violinist - bedakan

dengan violis atau pemain viola). Orang yang membuat atau membetulkan alat musik berdawai disebut luthier. HARMONIKA

Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola ialah fiddle, dan biola seringkali disebut fiddle jika digunakan

Harmonika adalah sebuah alat musik yang paling mudah dimainkan. Hanya tinggal meniup dan menghisapnya harmonika akan mengeluarkan suara yang cukup bagus. Harmonika berasal dari alat musik tradisional China yang bernama 'Sheng' yang telah digunakan kira-kira 5000 tahun yang lalu sejak kekaisaran Nyu-kwa.

Harmonika modern ditemukan pada tahun 1821 oleh Christian Friedrich Buschmann. Sebuah instrumen musik tiup sederhana yang terdiri dari plat- plat getar dari logam yang disusun secara horozontal dengan desain yang kurang baik dan hanya menyediakan nada tiup kromatis. Desain awal dari Buschmann akhirnya banyak ditiru dan dimodifikasi menjadi lebih baik. Salah satu contohnya adalah harmonika buatan Richter yang merupakan desain awal dari sebuah harmonika modern. Pada tahun

1826 ia mengembangkan variasi harmonika dengan 10 lubang tetap dan 20 pelat getar dengan pemisahan fungsi pelat yang ditiup dan yang dihisap. Pada akhirnya, nada yang dibuat oleh Richter disebut sebagai nada diatonis dan merupakan nada standard harmonika. Bisnis instrumen Harmonika dimulai pada tahun 1857 saat pengrajin jam Jerman bernama Matthias Hohner memutuskan untuk menjadi produsen harmonika. Dengan bantuan dari keluarganya, ia dapat memproduksi 650 harmonika tahun itu. Hohner memperkenalkan harmonika ke Amerika Utara pada 1862 sebuah langkah yang membawa pabrikan Hohner menjadi produsen nomor satu utnuk harmonika. Pada 1887 Hohner telah memproduksi lebih dari 1 juta harmonika per tahunnya. Sekarang, Hohner telah memproduksi lebih dari 90 model harmonika yang berbeda jenis, nada, dan model. Yang memungkinkan untuk memainkan berbagai macam gaya musik mulai dari pop, blues, rock, country, ska dan bermacam-macam lainnya. GITAR BASS ELEKTRIK

1826 ia mengembangkan variasi harmonika dengan 10 lubang tetap dan 20 pelat getar dengan pemisahan fungsi

Gitar bass elektrik (biasa disebut Bass elektrik atau bass saja) adalah alat musik dawai yang menggunakan listrik untuk memperbesar suaranya. Penampilannya mirip dengan gitar listrik tapi ia memiliki tubuh yang lebih besar, leher yang lebih panjang, dan biasanya memiliki empat senar (dibandingkan dengan gitar yang memiliki enam senar).

Bobot dari bass sendiri idealnya lebih berat daripada gitar listrik biasa, karena senarnya yang lebih tebal (untuk menjaga kerendahan nada/bunyi) sehingga menyebabkan harus memilih kayu yang lebih padat dan keras untuk menyeimbangi tekanan pada neck (leher gitar). Selain itu ukuran fret (kolom pada gitar) yang lebih besar yang disesuaikan dengan panjang senar (scale). Ada banyak jenis bass yang dipakai sampai dengan saat ini. Yang paling banyak dipakai berupa contra bass dan cello bass (yang biasa digunakan untuk pertunjukan opera), bass listrik (biasa digunakan untuk semua jenis pertunjukan terutama band) serta bass fretless yang sama dengan bass listrik tapi tidak ada fret (kolom/pembatas pada papan tekan/neck) pada bass tersebut. Prinsip kerja bass fretless mirip dengan contra/cello bass hanya saja berbentuk gitar listrik.

DRUM

Bobot dari bass sendiri idealnya lebih berat daripada gitar listrik biasa, karena senarnya yang lebih tebal

Drum adalah kelompok alat music perkusi yang terdiri dari kulit yang direntangkan dan dipukul dengan tangan atau sebuah batang. Selain kulit, drum juga digunakan dari bahan lain, misalnya plastik. Drum terdapat di seluruh dunia dan memiliki banyak jenis

direkam dalam orchestrator ini bisa diperluas (expandable) dalam pengertian teknologi penyuaraan (sound engineering). Expandable berarti bisa ditinggikan bagian suara treble atau bass atau middle tone. Perbedaan yang pasti dari pada kibor dengan piano adalah bahwa kibor selalu menggunakan listrik, sehingga lebih dimungkinkan apabila suaranya diperbesar dengan pengeras suara. Piano akustik menngunakan material senar dan hammer stick (batang palu) kecil yang dibungkus cushion leather (busa dan kulit) dan mengandalkan resonansi dan gema yang muncul dari dentuman atau getaran besi senar ke arah besi batangan dan kayu ebony dan memancarkan suara ke seluruh penjuru ruangan. Model perkawinan kibor dan piano adalah electric piano (dengan teknologi digital elektronik) dan sintesa suara piano yang memiliki tingkat kemiripan dan kualitas tinggi. Sustain pedal didisain terlepas dari body part dan kaki. Kebanyakan pemirsa bingung dengan kesamaan papan nada (kibor), kesamaan cara permainannya (tangga nada, tuts -- hitam dan putih, partitur, chord). Tetapi piano akustik tidak menggunakan drum otomatis (drum machine) kecuali dipasang dengan perangkat keras yang terpisah.

SITAR

direkam dalam orchestrator ini bisa diperluas (expandable) dalam pengertian teknologi penyuaraan (sound engineering). Expandable berarti bisa

Sitar (Urdu/Persia: رات هس ṣītār, adalah salah satu jenis alat musik yang berasal dari Asia Selatan. Alat musik klasik Hindustan yang menggunakan

dawai/senar. Alat musik ini menggunakan dawai simpatetik bersama dengan dawai biasa dan ruang resonansi menggunakan gourd (sejenis buah-buahan yang dikeringkan dan berongga di dalamnya) sehingga menghasilkan suara yang unik. Sitar merupakan alat musik yang sering digunakan dalam seni musik klasik hindustan sejak Zaman Pertengahan.

TROMBON

dawai/senar. Alat musik ini menggunakan dawai simpatetik bersama dengan dawai biasa dan ruang resonansi menggunakan gourd

Trombon adalah alat musik tiup logam. Seperti pada alat musik tiup logam lainnya, suara dihasilkan dengan menggetarkan bibir. Kata trombon diambil dari bahasa Itali tromba (trompet) dan -one (akhiran yang berarti besar), maka secara bahasa tulis arti trombon adalah "trompet besar". Pemain trombon disebut trombonis.

TEROMPET BARITON

dawai/senar. Alat musik ini menggunakan dawai simpatetik bersama dengan dawai biasa dan ruang resonansi menggunakan gourd

Terompet bariton (bahasa Inggris: Baritone horn), atau sederhananya

disebut sebagai bariton merupakan salah satu anggota dalam keluarga instrumen musik tiup logam.[1] terompet bariton merupakan instrumen dengan pipa udara berbentuk silindris seperti yang terdapat pada trompet dan trombone. terompet bariton umumnya menggunakan resonator (mouthpiece) berukuran besar seperti yang digunakan pada trombone dan euphonium. Instrumen tersebut umumnya menggunakan nada dasar B♭, satu oktaf lebih rendah dari nada dasar B♭ pada trompet. Di Inggris, baritone sangat umum digunakan pada pertunjukan brass band. Penamaan antara bariton dan euphonium banyak menimbulkan kerancuan, utamanya karena para pabrikan instrumen musik tiup logam memberikan nama spesifik pada instrumen yang dibuat khusus untuk edisi profesional, sementara nama yang umum digunakan pada instrumen yang ditujukan untuk para pemula sebagai bariton. Meski praktik demikian saat ini sudah tidak lagi digunakan, namun kerancuan tersebut masih timbul hingga saat ini.

Tambo

disebut sebagai bariton merupakan salah satu anggota dalam keluarga instrumen musik tiup logam.[1] terompet bariton merupakan

Dimainkan dengan cara dipukul. Tambo berasal dari Provinsi Aceh. Terbuat dari batang Iboh yang dibagian ujungnya ditutupi kulit Sapi dan dikencangkan dengan Rotan.

* Berikut adalah daftar nama alat musik tradisional lainya yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Aceh :

1.

Arbab

: Dimainkan dengan cara digesek.

2.

Bangsi Alas

: Sejenis Suling dimainkan dengan cara ditiup.

3.

Canang

: Dimainkan dengan cara dipukul dengan pemukul.

4.

Rapai

: Dimainkan dengan cara ditabuh.

5.

Serune Kalle

: Sejenis Terompet dimainkan dengan cara ditiup.

6.

Taktok Trieng

: Dimainkan dengan cara ditabuh.

Gordang

* Berikut adalah daftar nama alat musik tradisional lainya yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Aceh

Gordang berasal dari daerah Sumatera Utara. Gordang yang juga mirip Gendang dimainkan dengan cara dipukul.

Faritia

Faritia berasal dari Sumatera Utara. Alat musik yang mirip Gong ini dibunyikan dengan cara dipukul. *

Faritia berasal dari Sumatera Utara. Alat musik yang mirip Gong ini dibunyikan dengan cara dipukul.

* Berikut adalah daftar nama alat musik tradisional lainya yang ada di Provinsi Sumatera Utara :

1.

Doli Doli

: Berasal dari Nias Sumatera Utara dimainkan dengan cara

ditiup.

2.

Druni Dana

: Terbuat dari bambu yang berasla dari daerah Nias.

3.

Hasapi

: Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik.

4.

Gordang

: Dimainkan dengan cara dipukul.

5.

Pangora

: Terbuat dari logam dan dibunyikan dengan cara dipukul.

Kompang

Kompang banyak ditemukan di daerah Riau, Jambi, Lampung dan daerah daerah lain di Pulau Sumatra. Kompang

Kompang banyak ditemukan di daerah Riau, Jambi, Lampung dan daerah daerah lain di Pulau Sumatra. Kompang diduga berasal dari pengaruh kebudayaan Arab dan berkembang pesat di wilayah wilayah melayu. Kompang dimainkan dengan cara dipukul dengan telapak tangan.

Doll

Kompang banyak ditemukan di daerah Riau, Jambi, Lampung dan daerah daerah lain di Pulau Sumatra. Kompang

Doll berasal dari daerah Bengkulu dan dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik Ritmis ini hampir mirip Perkusi. Berbeda dengan alat musik sejenis lainya, Doll pada bagian bawahnya tidak berlobang.

Talempong

Talempong atau caklempong yang dikenal di Negara Malaysia adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah

Talempong atau caklempong yang dikenal di Negara Malaysia adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah Minangkabau. Alat musik yang mirip Bonang ini dibunyikan dengan cara dipukul dengan dua batang kayu pemukul. Kebanyakan Talempong terbuat dari logam kuningan ada pula yang dari kayu dan batu. Talempong biasanya digunakan untuk mengiringi pertunjukan tari khas suku Minangkabau.

* Berikut adalah daftar nama alat musik tradisional lainya yang ada di Provinsi Sumatera Barat :

  • 1. Bansi

: Sejenis Saluang dimainkan dengan cara ditiup.

  • 2. Gandang Tabuik

: Sejenis Gendang dimainkan dengan cara dipukul.

  • 3. : Mirip Biola dimainkan dengan cara digesek.

Rahab

  • 4. : Sejenis Suling Diaminkan dengan cara ditiup.

Saluang

Burdah atau Gendang Oku

Burdah berasal dari Provinsi Sumatera Selatan dan dimainkan dengan cara dipukul.

Tehyan, Sukong, Kongahyan

Alat musik yang berkembang di daerah Betawi, Jakarta ini berasal dari Suku Tionghoa / Tiongkok /

Alat musik yang berkembang di daerah Betawi, Jakarta ini berasal dari Suku Tionghoa / Tiongkok / Cina yang menetap di Indonesia. Cara memainkanya dengan cara digesek. Ketiga alat musik ini terbuat dari kayu yang dibagian ujungnya diberi Batok Kelapa untuk menghasilkan bunyi yang khas. Biasnya alat musik ini digunakan bersama alat musik tradisional nusantara lainya untuk mengiringi tarian Cokek, Lenong dan Topeng Betawi.

Gamelan

Alat musik yang berkembang di daerah Betawi, Jakarta ini berasal dari Suku Tionghoa / Tiongkok /

Bonang

Saron Gamelan adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah daerah di Pulau Jawa. Cara membunyikan

Saron

Saron Gamelan adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah daerah di Pulau Jawa. Cara membunyikan

Gamelan adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah daerah di Pulau Jawa. Cara membunyikan alat musik ini dengan cara dipukul atau ditabuh. Gamelan juga dapat ditemukan di daerah-daerah lain di Indonesia seperti di Madura, Sunda ,Bali dan Lombok. Satu set Gamelan terdiri dari beberapa alat musik yang dimainkan secara bersama sama yaitu, Gong, Kendang, Bonang, Slenthem, Gender, Demung, Saron, Gambang, Kethuk Kenong.

Angklung

Angklung terbuat dari bambu yang disusun sehingga menghasilkan nada yang indah. Angklung yang berasal dari daerah

Angklung terbuat dari bambu yang disusun sehingga menghasilkan nada yang indah. Angklung yang berasal dari daerah Sunda Jawa Barat ini dimainkan dengan cara digoyang goyangkan sehingga akan timbul bunyi dari bambu yang saling berbenturan.

Calung

Angklung terbuat dari bambu yang disusun sehingga menghasilkan nada yang indah. Angklung yang berasal dari daerah

Calung berkembang di daerah Sunda Provinsi Jawa Barat. Calung terbuat dari bambu cara memainkannya dengan dipukul.

Kacapi

Kacapi dimainkan dengan cara dipetik. Kacapi berasal dari daerah Sunda Jawa Barat. Karinding Karinding berasal dari

Kacapi dimainkan dengan cara dipetik. Kacapi berasal dari daerah Sunda Jawa Barat.

Karinding

Kacapi dimainkan dengan cara dipetik. Kacapi berasal dari daerah Sunda Jawa Barat. Karinding Karinding berasal dari

Karinding berasal dari Sunda yang di bunyikan dengan cara ditiup. Karinding juga digunakan untuk mengusir hama Wereng disawah. alat musik tradisional khas nusantara ini terbuat dari Bambu.

Rindik

Alat musik tradisional asal daerah Bali yang terbuat dari susunan bambu dan dibunyikan dengan cara dipukul.

Alat musik tradisional asal daerah Bali yang terbuat dari susunan bambu dan dibunyikan dengan cara dipukul. Rindik sering dapakai pada acara pentas tari dan acara pernikahan.

* Berikut adalah daftar nama alat musik tradisional lainya yang ada di Provinsi Bali :

  • 1. : Terbuat dari piringan logam dan dibunyikan dengan

Ceng-ceng

cara dibenturkan.

  • 2. : Cara memainkanya sama denga Gamelan Jawa.

Gamelan Bali

  • 3. : Genggong terbuat dari pelepah Pugoug ( Enau,

Genggong

Aren ) dibunyikan dengan car ditarik.

  • 4. : Sejenis Terompet yang terbuat dari bahan kayu dan

Pereret

dimainkan dengan cara ditiup.

Beberapa jenis contoh alat musik yang digunakan dalam musik klasik 1. Harpsichord

Tahun 1707, Bartolomeo Christofori menciptakan harpsichord, yang merupakan cikal bakal piano. Harpsichord mempunyai bilah nada bertingkat.

Tahun 1707, Bartolomeo Christofori menciptakan harpsichord, yang merupakan cikal bakal piano. Harpsichord mempunyai bilah nada bertingkat. Bilah nadanya masih terbuat dari kayu, dan jangkauan oktafnya belum luas. Bentuk harpsichord hampir mirip dengan piano, hanya saja belum menyamai jangkauan nada dari piano.

2. Piano Instrumen

Tahun 1707, Bartolomeo Christofori menciptakan harpsichord, yang merupakan cikal bakal piano. Harpsichord mempunyai bilah nada bertingkat.

Pada 1775, lahirlah piano seperti yang kita kenal saat ini, dalam ukuran standard dapat mencapai 7¼ oktaf, suatu jangkauan yang tidak dapat dicapai oleh alat musik manapun. Dalam memproduksi suara menurut dinamika yang dituntut, diatur melalui lemah lembutnya sentuhan jari

serta

pengaturan

pedal

kaki.

Salah seorang pemain piano yang terkenal adalah Ludwig Van Beethoven.

3. Biola

3. Biola Sejak zaman Barok dan Rokoko biola telah menjadi alat musik yang vital dalam seni

Sejak zaman Barok dan Rokoko biola telah menjadi alat musik yang vital

dalam

seni

musik

Barat karena beberapa sebab. Nada yang dihasilkan biola terdengar dengan lebih jelas dari alat musik klasik yang lain, menjadikannya cocok untuk memainkan bagian melodi musik. Jika dimainkan oleh orang yang

ahli, maka biola

merupakan alat musik yang sangat cepat dan dapat

memainkan rentetan nada yang cepat dan sukar.

Dalam orkestra, biola merupakan sebagian besar dari musik yang dimainkan. Pemain biola dibagi menjadi dua bagian, biasa disebut dengan pemain biola pertama dan kedua. Komponis biasanya memberikan bagian nada melodi kepada pemain pertama, sedangkan pemain kedua memainkan nada harmoni atau nada melodi satu oktaf di bawah pemain pertama. Pemain kedua juga biasanya duduk di bagian dalam dan bertugas untuk membalik kertas not ketika duduk berdampingan di samping pemain pertama yang duduk di bagian luar lebih dekat ke para penonton. Karena potensi biola jika dimainkan oleh maestro biola dapat menghasilkan lagu yang sangat indah, maka biola yang berkualitas tinggi dapat mencapai harga yang sangat mahal. Salah seorang contoh pemain

biola sangat terkenal, yaitu Niccolò Paganini.

yang

4. Brass

4. Brass Instrumen musik tiup logam atau dikenal sebagai brass adalah alat musik yang menghasilkan suara

Instrumen musik tiup logam atau dikenal sebagai brass adalah alat

musik

yang

menghasilkan

suara

yang

berasal

dari

getaran

bibir

pemainnya saat meniup melalui tabung resonator (pada jenis instrumen

tertentu disebut sebagai mouthpiece). Instrumen musik ini dikenal juga

sebagai,

yang

berarti

labrosones

instrumen yang dibunyikan oleh getaran bibir.

Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perubahan intonasi nada pada instrumen musik ber-katup: menekan katup yang ada untuk mengubah atau mengalihkan panjang udara yang melewati pipa, dan mengubah celah bibir pemainnya atau disebut sebagai “embouchure”, yang akan menentukan frekuensi getaran pada instrumen tersebut.

5. Violin kecil

Cello Nama cello adalah singkatan dari kata dalam bahasa Italia violoncello, yang berarti “violin kecil”. Violin

Cello Nama cello adalah singkatan dari kata dalam bahasa Italia violoncello, yang berarti “violin kecil”. Violin adalah sebuah instrumen yang mirip dengan biola dan bass. Cello paling erat terkait dengan musik klasik Eropa. Ia adalah bagian dari orkestra standar dan memberikan suara bas dalam sebuah kuartet gesek, serta bagian dari banyak kelompok musik. Sejumlah besar concerto dan sonata telah digubah untuknya. Di antara karya-karya Barok yang paling terkenal untuk cello adalah karya J. S. Bach Unaccompanied Suites for Cello, yang biasanya dikenal sebagai Bach Cello Suites. Sebuah contoh lagu era klasik adalah karya Haydn Cello Concerto #1 in C major. Repertoar standar era romantik termasuk Cello Concerto in B minor oleh Antonín Dvořák, Cello Concerto in E minor oleh Elgar, dan dua sonata oleh Brahms. Komposisi-komposisi modern dari awal abad ke-20 termasuk sonata-sonata cello tanpa iringan oleh Paul Hindemith (opus 25) dan Zoltán Kodály (opus 8).Musik klasik tidak menggunakan instrumen yang mengeluarkan beat, seperti drum-set, perkusi, atau pun alat-alat musik sejenis lainnya, tetapi lebih kepada permainan solo, oleh harpsichord, piano, gitar, atau pun biola. Atau

orkestra, yang biasanya digunakan dalam musik opera atau pagelaran musik lainnya.

orkestra, yang biasanya digunakan dalam musik opera atau pagelaran musik lainnya. <a href=Sejarah Cello Nama cello adalah singkatan dari kata dalam bahasa Italia violoncello, yang berarti "violone kecil". Violone adalah sebuah instrumen yang kuno, sebuah viol besar, yang mirip dengan bass modern. Cello paling erat terkait dengan musik klasik Eropa . Ia adalah bagian dari orkestra standar dan memberikan suara bas dalam sebuah kuartet gesek , serta bagian dari banyak kelompok musik kamar . Sejumlah besar concerto dan sonata telah digubah untuknya. Alat musik ini kurang lazim dalam musik pop , namun kadang-kadang ditampilkan dalam rekaman- rekaman pop dan rock . Di antara karya-karya Barok yang paling terkenal untuk cello adalah karya J. S. Bach Unaccompanied Suites for Cello , yang biasanya dikenal sebagai Bach Cello Suites. Sebuah contoh lagu era klasik adalah karya Haydn Cello Concerto #1 in C major. Repertoar standar era romantik termasuk Cello Concerto in B minor oleh Antonín Dvořák , Cello Concerto in E minor oleh Elgar , dan dua sonata oleh Brahms . Komposisi-komposisi modern dari awal abad ke-20 termasuk sonata-sonata cello tanpa iringan " id="pdf-obj-24-6" src="pdf-obj-24-6.jpg">

Nama cello adalah singkatan dari kata dalam bahasa Italia violoncello, yang berarti "violone kecil". Violone adalah sebuah instrumen yang kuno, sebuah viol besar, yang mirip dengan bass modern. Cello paling erat terkait dengan musik klasik Eropa. Ia adalah bagian dari orkestra standar dan memberikan suara bas dalam sebuah kuartet gesek, serta bagian dari banyak kelompok musik kamar. Sejumlah besar concerto dan sonata telah digubah untuknya. Alat musik ini kurang lazim dalam musik pop, namun kadang-kadang ditampilkan dalam rekaman- rekaman pop dan rock. Di antara karya-karya Barok yang paling terkenal untuk cello adalah karya J. S. Bach Unaccompanied Suites for Cello, yang biasanya dikenal sebagai Bach Cello Suites. Sebuah contoh lagu era klasik adalah karya Haydn Cello Concerto #1 in C major. Repertoar standar era romantik termasuk Cello Concerto in B minor oleh Antonín Dvořák, Cello Concerto in E minor oleh Elgar, dan dua sonata oleh Brahms. Komposisi-komposisi modern dari awal abad ke-20 termasuk sonata-sonata cello tanpa iringan

(opus

25) dan

Zoltán Kodály (opus 8). Rekaman-

rekaman di dalam genre Avant Garde telah menghidupkan kembali

keluwesan alat musik ini. Contohnya adalah Night of the Four Moons oleh George Crumb. Diposkan oleh Gusti di 04.32 Tidak ada komentar:

oleh <a href=Paul Hindemith ( opus 25) dan Zoltán Kodály (opus 8). Rekaman- rekaman di dalam genre Avant Garde telah menghidupkan kembali keluwesan alat musik ini. Contohnya adalah Night of the Four Moons oleh George Crumb . Diposkan oleh Gusti d i 04.32 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Bagikan ke Pinterest Sejarah Klarinet Klarinet adalah instrumen musik dari keluarga woodwind yaitu Instrumen musik tiup kayu (Bahasa Inggris: woodwind instrument) merupakan instrumen musik yang menghasilkan suara dari getaran pada celah sempit yang terdapat pada tepi instrumen saat ditiup oleh pemainnya. Kebanyakan instrumen musik ini dulu dibuat dari kayu, namun beberapa di antaranya, seperti saksofon dan hampir semua jenis flute, umumnya terbuat dari bahan lain seperti logam atau plastik. Namanya diambil dari penambahan akhiran "-et" yang berarti "kecil" pada kata Itali "clarino" yang berarti "trompet". Sama seperti saksofon, klarinet dimainkan dengan menggunakan satu reed. Klarinet merupakan keluarga instrumen terbesar, dengan ukuran dan pitch yang berbeda-beda. Kata klarinet umumnya merujuk pada soprano " id="pdf-obj-25-35" src="pdf-obj-25-35.jpg">

Klarinet adalah instrumen musik dari keluarga woodwind yaitu Instrumen musik tiup kayu (Bahasa Inggris: woodwind instrument) merupakan instrumen musik yang menghasilkan suara dari getaran pada celah sempit yang terdapat pada tepi instrumen saat ditiup oleh pemainnya. Kebanyakan instrumen musik ini dulu dibuat dari kayu, namun beberapa di antaranya, seperti saksofon dan hampir semua jenis flute, umumnya terbuat dari bahan lain seperti logam atau plastik. Namanya diambil dari penambahan akhiran "-et" yang berarti "kecil" pada kata Itali "clarino" yang berarti "trompet".

Sama seperti saksofon, klarinet dimainkan dengan menggunakan satu reed. Klarinet merupakan keluarga instrumen terbesar, dengan ukuran dan pitch yang berbeda-beda. Kata klarinet umumnya merujuk pada soprano

klarinet B♭, yang merupakan klarinet terumum. Pemain klarinet disebut klarinetis. Pada tanggal 14 Januari 1690 Klarinet diciptakan di Nuremberg, Jerman. Johann Christoph Denner (13 Agustus 1655 - April 26, 1707) adalah seorang yang terkenal woodwind instrumen pembuat Baroque era, yang dikaitkan sebagai penemu klarinet. Denner lahir di Leipzig untuk keluarga cerobong-tuner. Ayahnya, Heinrich Denner, pembuat permainan peluit dan tanduk berburu, Dia pindah ke Nuremberg pada tahun 1666. Johann Christoph Denner berbisnis sebagai pembuat instrumen pada 1678. Dua anak laki-lakinya, Yakub dan Johann David, Juga Menjadi pembangun alat. Sedikitnya enam puluh delapan dikaitkan dengan instrumen JC Denner telah bertahan sampai sekarang. Denner Meninggal pada tahun 1707 dan dimakamkan di Nuremberg.

Pada tahun 1730, Johann Gabriel Doppelmayr menulis tentang Denner:

At the beginning of the current century, he invented a new kind of pipe-

work, the so-called clarinet

and at length presented an improved

... chalumeau. Atas dasar kalimat ini, Denner telah dikreditkan oleh banyak dengan perbaikan Chalumeau dan penemuan klarinet. Membagi kata-kata "Pada Awal abad ini," ia sering dikatakan telah mengembangkan klarinet pada tahun 1690, tidak ada bukti untuk hal ini. Pada kenyataannya, JC Denner mungkin tidak memiliki Klarinet sama sekali. Hanya satu yang masih ada klarinet yang dimiliki oleh University of California, Berkeley telah dikaitkan dengannya, dan atribusi ini telah diperdebatkan. Instrumen lain Mungkin dibuat oleh Denner hancur dalam Perang Dunia II. Referensi yang dikenal Terlama ke klarinet tahun faktur dari Jacob Denner tanggal 1710, tiga tahun setelah kematian JC Denner itu. Di balik suara merdu klarinet ternyata tersimpan hampir seabad jeritan pohon grenadilla yang terpanggang di teriknya benua Afrika. Pohon yang dikenal dengan nama kayu hitam afrika itu kini terancam punah. Alat musik itu lurus seperti tongkat komando, warnanya hitam dengan pernak-pernik metal di sana- sini, berkesan eksotis. Suaranya merdu bak buluh perindu. Cirinya mirip,

berwarna gelap, bertekstur halus dan berserat lurus, kayu hitam itu dari Afrika, Dalam industri musik, kayu hitam afrika itu populer dengan sebutan grenadilla. Grenadilla memang bukan kayu sembarangan. Tingkat kekerasan, kepadatan, serta kestabilannya sangat tinggi, melebihi kayu hitam lain. Teksturnya halus, seratnya lurus, dan sifat akustiknya bagus. Sudah layak dan sepantasnya kalau grenadilla kemudian terpilih sebagai bahan utama untuk membuat alat musik yang ekstra sensitif seperti klarinet. Grenadilla sang kayu pilihan itu patut dipilih karena memiliki karakter yang serba prima. Klarinet kualitas terbaiklah yang kemudian dapat dihasilkan olehnya. Pohon grenadilla itu kurus dan kecil. Umur 70 tahun, tingginya cuma 9 meter dengan diameter seukuran pinggang. Hidupnya di padang Afrika, membuatnya tumbuh sangat lambat. Batangnya menggeliat, Daunnya kecil, kadang rontok. Tampilan luarnya sama sekali tidak menarik namun dibalik sosok yang kurang flamboyan itu terdapat kekuatan sekaligus kelembutan yang luar biasa. Pohon kini tersisa hanya cukup untuk dua dasawarsa dan kini terancam punah. Kulit pohon grenadilla berwarna coklat susu, sementara kayunya berwarna hitam pekat. Oleh kalangan ahli botani pohon itu diberi nama Dalbergia Melanoxylon. Melanos artinya hitam, karena adanya unsur hitam yang dikandungnya. Grenadilla tumbuh di benua Afrika, dari Ethiopia sampai Angola, dari Senegal di sebelah barat hingga Tanzania di bagian timur. Paling banyak terdapat di Mozambique dan Tanzania.

Grenadilla adalah sebutannya dalam bahasa daerah Mozambique. Daerah lain menamainya Mpingo. Dari Afrika, kayu itu diangkut ke Eropa, ke pabrik pembuat alat musik tiup yang banyak terdapat di Perancis dan sekitarnya. Hal ini sudah berlangsung sejak lama. Hanya kayu yang benar- benar berkualitas yang terpakai. Tak heran kalau grenadilla kemudian menjadi salah satu kayu mahal di dunia. Tak heran grenadilla lalu dielu- elukan sebagai Pohon Nasional Tanzania dan ketersediaan pohon yang memiliki nilai strategis ini mulai menipis. Klarinet yang terkenal di

antaranya bermerek Buffet Crampon, Henri Selmer dan Marigaux. Pabrik- pabrik itu spesial membuat produk berkelas berbahan grenadilla. Produsen lain ada yang selain bikin yang asli juga memproduksi klarinet berbahan imitasi, dari remah-remah grenadilla dicampur resin atau dari bahan ebonite (bahan plastik yang dihitamkan sehingga menyerupai eboni).

antaranya bermerek Buffet Crampon, Henri Selmer dan Marigaux. Pabrik- pabrik itu spesial membuat produk berkelas berbahanSejarah Flute Alat musik yang lazim di sebut Silver Flute atau C Flute ini banyak digemari oleh banyak orang karena suaranya yang hangat, lemah lembut, namun bisa juga menjadi powerful dan emosional. Memainkan alat musik ini tidak semudah yang didengar karena selain harus memiliki pernafasan yang baik dan kuat, harus juga memiliki emosi/ ekspresi yang kuat untuk menyampaikan makna dari lagu - lagu yang dibawakan ke pendengar. Ditemukan oleh Dr. Ivan Turk, dari Akademi Ilmiah Slovenian. Flute tersebut ditemukan di sebuah situs di Ljubjana, Slovenia pada tahun 1998. Ini adalah alat musik tertua yang pernah ditemukan, terbuat dari tulang Beruang Goa dan memiliki dua lubang. Awal Mula Perkembangan Flute " id="pdf-obj-28-6" src="pdf-obj-28-6.jpg">

Alat musik yang lazim di sebut Silver Flute atau C Flute ini banyak digemari oleh banyak orang karena suaranya yang hangat, lemah lembut, namun bisa juga menjadi powerful dan emosional. Memainkan alat musik ini tidak semudah yang didengar karena selain harus memiliki pernafasan yang baik dan kuat, harus juga memiliki emosi/ ekspresi yang kuat untuk menyampaikan makna dari lagu - lagu yang dibawakan ke pendengar.

Ditemukan oleh Dr. Ivan Turk, dari Akademi Ilmiah Slovenian. Flute tersebut ditemukan di sebuah situs di Ljubjana, Slovenia pada tahun 1998. Ini adalah alat musik tertua yang pernah ditemukan, terbuat dari tulang Beruang Goa dan memiliki dua lubang.

Awal Mula Perkembangan Flute

Lukisan Byzantine dari awal abad ke 10 melukiskan sebuah Transverse flute yang sering di mainkan di sisi kiri. Lukisan dinding dari periode ini juga menunjukan bukti dari keberadaan transverse flute. Contoh dari Flute awal ini menjauhkan konsep pemikiran kita akan Flute yang ada sekarang ini.

* Middle Ages and The Renaissance

Tahun 1320 - Flute yang terbuat dari kayu yang memiliki panjang 20 Cm

bernada

D

Tahun 1511 - Zwerchpfeiff; flute yang memiliki 6 lubang yang lebih sempit.

Tahun 1529 - Flute berjenis Descant, alto, tenor and bass muncul Theobald Boehm (1794-1881) lahir di Munich, adalah seorang pandai emas yang berbakat dan ahli dalam seni mekanis. Seorang pemain flute yang juga bekerja sebagai pemusik di Royal Bavarian Court. Tempat kerja ada di rumahnya sendiri dan dia bekerja dengan seorang partner yang bernama Greve untuk mendesain dan membuat flute sendiri. Flute Boehm adalah standard flute yang digunakan sekarang ini dan temuannya ini benar - benar revolusioner. Sistemnya di adaptasi oleh semua alat musik tiup.

Tahun 1810 - Boehm membangun model pertamanya sendiri dengan kunci, per (untuk mengatur tekanan kunci) dan pad Tahun 1829 - Jarak lubang jari masih terlalu jauh sehingga Boehm mulai untuk membuat mesin untk membuat bor, pillar, post, dan per emas (Sistem baru yang mengunakan tongkat untuk menghubungkan semua kunci)

Tahun 1830 - Model baru Boehm selesai

Tahun

1831

pertunjukan

-

Boehm

memperkenalkan

Paris

dan

flute

model

barunya

London

di

Tahun 1832 - Boehm terinspirasi oleh virtuoso Charles Nicholson; dia merubah standard covered holes menjadi ring keys (see Rev. Nolan; 1808)

atau "open holes", yang menghasilkan nada yang lebih jernih dan intonasi yang lebih baik. dia juga menambahkan thumb crutch untuk jempol

tangan

kiri

Tahun 1833 - Percobaan flute diatonic menghasilkan bentuk crescent

Tahun 1834 - Flute Boehm mendapatkan popularitas oleh pemain Flute

dari

Perancis

dan

Jerman

Tahun

1837 - Auguste

Buffet (Pembuat alat musik di Paris) memberi

perubahan pada Flute Boehm - Merubah As, penempatan lubang, lug,

batng

dan

lengan

Tahun 1838 - Buffet dan Coche, menambah kunci D# dan kunci "Dorus" G#

Tahun 1839 - Pembuat FluteWard memproduksi flute Boehm di London

Tahun

-

Rudall

&

Rose

mulai

memproduksi Flute

Boehm di London,

bersamaan

dengan

Clair

Godfroy

di

Paris

Tahun 1846-47 - Boehm bereksperimen dengan sebuah bentuk bore silinder yang berdasarkan kurva parabolic dengan bagian atas berdiameter 17 mm dan bagian tengah badan 19 mm. Dia juga merubah embochure menjadi bentuk quadrangular, menghasilkan suara yang lebih jelas dan

bulat

lagi.

Tahun 1846 - Boehm bereksperimen dengan metal yang berbeda. Dia memutuskan untuk menggunakan Perak, untuk membuat kualitas nada terbaik dan mengurangi rasa capai waktu dimainkan

Tahun 1847 - Boehm menjual hakcipta produksinya kepada Rudall & Rose and Clair Godfroy/Louis Lot di Paris. Buku terkenalnya yang berjudul

"The Flute and Flute Playing: In Acoustical, Technical and Artistic Aspects"

diterbitkan oleh

B.

Schott's

Söhne

of

Mainz

.

Tahun

1847

-

Flute

Boehm

Flutes

di

import

ke

New

York

City.

Tahun

1849

-

komposer

Briccialdi

menambahkan

kunci

B-flat

Tahun 1855 - Flute Boehm memenangkan Medali Emas di pameran di Paris. Semua pemain sangat berterima kasih atas terobosan yang dia buat

Tahun 1860 - Flute Boehm flutes di adopsi oleh official instrument of the

Paris

Conservatory

Tahun

1877

-

Boehm

menyempurnakan

"modern

silver

flute"nya

.

Macauley Flute yang terbuat dari perak, dengan embouchure emas.

Memiliki per emas, dan sebuah B foot

\ Akhir Abad 19 - Suling muncul dengan kapasitas teknis yang diperluas dalam orkestra dari Brahms, Strauss, dan Tchaikovsky. literatur solo diproduksi oleh banyak komposer, dengan showpieces virtuoso yang

menjadi trend. Seruling mampu memainkan musik yang terlalu teknis yang menuntut untuk instrumen pra-Boehm. Rentang yang diperpanjang yang digunakan oleh komponis era Romantic menuntut seruling yang bisa memainkan lebih dari tiga oktaf.

Post Boehm - The 20th Century

* 20th Century Developments

Tahun

1948

-

Alexander

Murray,

pemain

sekaligus

guru

Flute

yang

terkenal, berkolaborasi dengan pembuat flute Albert Cooper dan Elmer

Cole, pada "Murray" flute - berdasarkan pada skala "Cooper experimental"

dan

kunci

C#

yang

di

perbaharui

Tahun 1961-62 - Model Murray "Mark I" muncul Tahun 1967 - Murray berkolaborasi dengan Jack Moore, pembuat flute yang terkenal di perusahaan Armstrong Tahun 1972 - Murray dan Moore merilis produksi flutes and piccolos Hari ini, seruling paling profesional dibuat dengan spesifikasi dari skala Cooper, dengan kaki B dengan jangkauan yang di perluas. Keluarga seruling sekarang termasuk flute standar konser , piccolo, flute alto di G, seruling bass, dan flute kontrabas.

Asal muasal alat instrument ini dari dataran spanyol-mauris di abad 8. Kemudian berkembang di abad 16

Asal muasal alat instrument ini dari dataran spanyol-mauris di abad 8. Kemudian berkembang di abad 16 dengan alat musik yang dinamakan Rebec (sekarang digunakan di Arab, di Indonesia Rebab – alat musik gesek

dengan 2-3 senar) dan Fidel (alat musik gesek dengan 5 sampai 7 senar). Alat musik gesek Biola pertama kali diperkenalkan di Itali, kotaTurin pada tahun 1523. Bentuk biola tersebut dipajang dalam bentuk patung atau skulptur “malaikat kecil bermain biola” di sebuah gereja di Vercelli.

Biola pertama

itu

terdiri

dari

3

senar.

Sejak tahun 1540 biola mempunyai 4 senar dengan bentuk yang tidak terlalu berbeda dengan biola sekarang. Jenis biola tersebut berasal dari daerah Itali bagian atas. Oleh karena itu pembuat biola yang terkenal

adalah dari Itali, seperti Andrea Amati, Nicola Amati, Gasparo da Salò, Guarnerius del Gesu, Antonio Stradivari. Biola2 dulu yang sudah selesai dibuat, dipergunakan sekarang menjadi Biola Barok. Dan sejak tahun 1950 menjadi semakin banyak dan digunakan untuk pertunjukkan “Musik jaman Barok” (Alte Musik), yang suaranya disesuaikan dengan jaman abad 17

dan

18.

Berjalannya dengan waktu bentuk biola mengalami beberapa perubahan dengan alasan untuk mengembangkan kualitas suaranya. Bentuk biola di abad 19 mempunyai leher biola dan senar yg lebih panjang,punya balkon bass yg lebih kuat, sehingga membuat suaranya lebih kuat dan lebih indah. Selain itu Bow biola juga mengalami perubahan bentuk menjadi lebih lurus, tidak terlalu bengkok seperti bow jaman barok. Fungsinya yaitu

mempertinggi volume sehingga bisa bermain keras di ruang Aula yang besar. Memang pembuat biola yang paling terkenal dan yang menjadi patokan pembuat2 biola yang lain adalah Stradivarius. Tapi ia dan pembuat biola lainnya juga mengikuti perubahan bentuk biola tersebut berdasarkan alasan yang sangat mempengaruhi utk perkembangan suara biola. Pengaruh tersebut berasal dari Perancis, yaitu Jean Baptiste Vuillaume.

mempertinggi volume sehingga bisa bermain keras di ruang Aula yang besar. Memang pembuat biola yang palingSejarah Piano Klasik Piano, instrumen keyboard musik petik, yang berasal dari harpsichord dan clavichord. Juga disebut pianoforte, ini berbeda dari pendahulunya terutama dalam pengenalan tindakan palu-dan-tuas yang memungkinkan pemain untuk mengubah intensitas suara dengan sentuhan kuat atau lebih lemah dari jari-jari. Untuk alasan ini model yang paling awal dikenal (1709) disebut sebagai gravicembalo col Piano e Forte (Istringa untuk "harpsichord dengan lembut dan keras"). Itu dibangun oleh Bartolomeo Cristofori, pembuat harpsichord dari Florence, Istringa, yang diakui sebagai penemu piano. Dua dari pianonya masih ada. Tanggal 1720, di Museum Seni Metropolitan, New York City, yang lain, tanggal 1726, di sebuah museum di Leipzig, Jerman. Awal Evolusi Piano Mulai sekitar 1725, ketika pembuat organ yang dicatat Jerman Gottfried Silbermann dari Freiberg mengadopsi tindakan Cristofori, perkembangan besar berikutnya terjadi di Jerman. Mungkin penemu paling penting dibuat oleh Johann Andreas Stein dari Augsburg, yang diakui dengan menciptakan " id="pdf-obj-34-6" src="pdf-obj-34-6.jpg">

Piano, instrumen keyboard musik petik, yang berasal dari harpsichord dan clavichord. Juga disebut pianoforte, ini berbeda dari pendahulunya terutama dalam pengenalan tindakan palu-dan-tuas yang memungkinkan pemain untuk mengubah intensitas suara dengan sentuhan kuat atau lebih lemah dari jari-jari. Untuk alasan ini model yang paling awal dikenal (1709) disebut sebagai gravicembalo col Piano e Forte (Istringa untuk "harpsichord dengan lembut dan keras"). Itu dibangun oleh Bartolomeo Cristofori, pembuat harpsichord dari Florence, Istringa, yang diakui sebagai penemu piano. Dua dari pianonya masih ada. Tanggal 1720, di Museum Seni Metropolitan, New York City, yang lain, tanggal 1726, di sebuah museum di Leipzig, Jerman. Awal Evolusi Piano Mulai sekitar 1725, ketika pembuat organ yang dicatat Jerman Gottfried Silbermann dari Freiberg mengadopsi tindakan Cristofori, perkembangan besar berikutnya terjadi di Jerman. Mungkin penemu paling penting dibuat oleh Johann Andreas Stein dari Augsburg, yang diakui dengan menciptakan

sebuah pelarian ditingkatkan yang menjadi dasar piano "Wina" dipuji oleh Wolfgang Amadeus Mozart dan disukai oleh komponis Jerman sebagian besar ke-19 dan awal 18-an berabad-abad. Dua belas master dari pusat Jerman bermigrasi ke London sekitar 1760 dan mendirikan sekolah bahasa

Inggris yang, di bawah John Broadwood dan lain-lain, beralih ke produksi piano dari membangun kuat, menyerupai orang-orang dari zaman kita. Pabrikan Perancis Sébastien Erard mendirikan sekolah Prancis di 1790-an, dan pada tahun 1823 menciptakan double action yang masih dalam penggunaan umum. Pada saat ini pengrajin di semua negara-negara Barat sedang bekerja untuk menyempurnakan pianoforte. Banyak perbaikan telah dan masih sedang dibuat dalam desain dan konstruksi. Jerman dan Amerika Serikat telah lama dibedakan untuk piano dengan baik, terutama orang-orang dari perusahaan Jerman yang didirikan oleh Karl Bechstein dan perusahaan-perusahaan Amerika Baldwin, Mason & Hamlin, Steinway, dan Chickering. Piano-piano dari perusahaan Bösendorfer Austria juga sangat dihormati. Awal susunan dari piano, hanya empat, atau paling banyak, lima oktaf, namun secara bertahap meningkat menjadi lebih dari tujuh oktaf sebagai perubahan struktural memungkinkan untuk peningkatan ketegangan sebesar beberapa ton. Struktur modern Para pianoforte modern tersusun enam bagian utama (dalam pembahasan berikut, angka dalam kurung merujuk pada gambar 1 dari struktur sebuah pianoforte):

  • 1. Bingkai biasanya terbuat dari besi. Pada bagian belakang

terpasang pelat string, dimana string yang diikat. Di depan adalah papan,

ke mana pin tuning ditetapkan. Sekitar ini adalah ujung lain dari string, dan dengan memutar pin ini ketegangan dari string yang diatur.

  • 2. Papan suara, sepotong tipis halus cemara ditempatkan di bawah

senar, memperkuat nada dengan cara getaran simpatik.

3.

Senar, terbuat dari kawat baja, meningkatkan panjang dan

ketebalan dari trible untuk bass. Pitches tinggi diberi dua atau tiga senar

disetel sama. Yang lebih rendah adalah string tunggal yang dibuat lebih berat di sekitar kumparan dari kawat tembaga tipis.

  • 4. Aksi seluruh mekanisme yang diperlukan untuk mendorong palu

terhadap senar (lihat Pengoperasian Aksi di bawah). Bagian yang paling

terlihat dari aksi adalah keyboard, deretan tombol dimanipulasi oleh jari. Kunci sesuai dengan nada alami terbuat dari gading atau plastik;

disesuaikan dengan nada kromatik yang diubah, dari kayu eboni atau plastik.

3. Senar, terbuat dari kawat baja, meningkatkan panjang dan ketebalan dari trible untuk bass. Pitches tinggiSejarah Gitar Klasik Artikel ini akan bercerita tentang sejarah yang diketahui tentang instrumen gitar sebelum tahun 1650. Disebut yang diketahui karena banyak evolusi tentang instrumen ini tidak diketahui tetapi hanya diambil dari gambar-gambar, pahatan dan lain-lainnya. Alat musik Lute dari Eropa akan menjadi awalnya. Alat musik ini dikembangkan dari alat musik Arab yang bernama Oud dan memiliki antara 12 sampai 24 senar dimana alat musik ini dimainkan dengan memetik sepasang senar untuk 1 nada (seperti Anda memainkan gitar 12- senar). Senarnya dibuat dari catgut (sheep intestine) dan fretnya dibuat dari catgut yang diikat di seputar fingerboard/neck dengan beberapa fret dari kayu atau gading yang dilekatkan pada ujung atas soundboardnya. " id="pdf-obj-36-21" src="pdf-obj-36-21.jpg">

Artikel ini akan bercerita tentang sejarah yang diketahui tentang instrumen gitar sebelum tahun 1650. Disebut yang diketahui karena banyak evolusi tentang instrumen ini tidak diketahui tetapi hanya diambil dari gambar-gambar, pahatan dan lain-lainnya. Alat musik Lute dari Eropa akan menjadi awalnya. Alat musik ini dikembangkan dari alat musik Arab yang bernama Oud dan memiliki antara 12 sampai 24 senar dimana alat musik ini dimainkan dengan memetik sepasang senar untuk 1 nada (seperti Anda memainkan gitar 12- senar). Senarnya dibuat dari catgut (sheep intestine) dan fretnya dibuat dari catgut yang diikat di seputar fingerboard/neck dengan beberapa fret dari kayu atau gading yang dilekatkan pada ujung atas soundboardnya.

Fret dan soundboard memiliki ketinggian yang sama, berbeda dengan fret gitar jaman modern yang pada umumya lebih tinggi dari soundboardnya dan banyak inlay nya yang merupakan ornamen-ornamen. Bentuk instrumen ini menyerupai buah pir dan dibulatkan belakangnya seperti setengah bentuk buah melon. Bridge nya tidak memiliki saddle dan tuning head nya mirip dengan biola. Theorbo merupakan variasi dari lute dengan beberapa extra senar. Perbedaannya dengan lute adalah bahwa Theorbo memiliki senar extra seperti tersebut diatas dan tuning head yang sejajar dengan necknya, dimana tuning head untuk lute mirip dengan biola. Nada-nadanya mencakup nada bass-bariton. Arch lute merupakan instrumen yang mirip dengan lute tetapi Arch lute lebih condong ke arah melodi daripada lute. Lute biasa distem dengan nada-nada tinggi. Jika gitar jaman sekarang

distem di E, lute distem di A yang merupakan dua setengah nada lebih

tinggi

daripada

E.

Lute bisa distem dan dimainkan sama dengan gitar (finger picking atau pick). Ini dinamakan new tuning. Bisa juga pasangan senar yang ketiga

dari lute distem turun setengah nada dari new tuning. Steman untuk lute

juga

tidak

distandardisasi

sebelum

pertengahan tahun

1700an.

Para

pemain bisa menyetemnya sesuai dengan kemauan mereka. Jadi tidak

harus

distem

di

A.

Lute sendiri bukan merupakan nenek moyang langsung dari gitar, tetapi merupakan satu dari pendahulunya. Yang penting disini adalah bahwa lute memberikan kontribusi besar kepada perkembangan gitar sampai kepada bentuknya yang sekarang ini. Dan di Spanyol, dimana gitar benar-benar dikembangkan, lute sering disamakan dengan moor yang menyebabkan lute tidak begitu populer. Instrumen lain yang tidak kalah kontribusinya dalam perkembangan gitar adalah instrumen Cittern. Instrumen ini juga berbentuk menyerupai buah pir dengan bagian belakang yang rata, dengan empat atau lima

pasang senar dari kawat dan dengan fretting yang permanen apakah itu diatonik seperti Appalachian Dulcimer ataupun chromatic seperti gitar modern. Tuning head sudah dipasang mirip seperti pada gitar atau mandolin. Stemannya sama dengan mandolin (in fifths) dengan fingering dan chord yang sama dan dimainkan dengan plectrum atau pick. Guitarra Moresca merupakan instrumen dengan 4 pasang senar dengan bentuk oval menyerupai telur dan fretboardnya dilapisi dengan kulit seperti pada banjo. Popularitas instrumen ini adalah pada abad ke-13. Guitarra Latina juga merupakan instrumen dengan 3 atau 4 pasang senar dengan bentuk body yang kecil menyerupai ukulele bariton dan gitar parlor. Instrumen ini cukup populer di abad ke-13. Fretboard nya dibuat dari kayu tetapi sisanya menyerupai Guitarra Moresca. Guittern merupakan instrumen dengan 5 pasang senar dan dimainkan dengan fingerpicking atau pick. Bentuknya bervariasi tetapi yang paling umum adalah seperti bentuk biola dan mempunyai bridge dan tailpiece yang bisa digerakkan untuk mengencangkan senar, walaupun kadangkala senar dikencangkan di bridge yang tanpa saddle. Setiap pasang senar distem menurut unison tapi kadang-kadang disetem secara oktaf. Chittarra Battente adalah instrumen yang menggunakan senar kawat dan mempunyai soundboard yang sudutnya dibuat ke belakang body. Populer di tahun 1500an dan menggunakan fret permanen dari besi. Bandora merupakan variasi dari cittern dengan bagian body belakang yang rata dan berbentuk mirip dengan A-Style mandolin. Vihuela De Mano berasal dari Spanyol dan merupakan instrumen dengan enam pasang senar. Bodynya cukup besar seperti gitar klasik jaman sekarang dan mempunyai beberapa lubang suara di atasnya. Instrumen ini menggunakan fixed bridge dan kemungkinan merupakan nenek moyang langsung dari gitar 12 senar USA yang masuk ke Amerika Utara melalui Mexico, Texas dan Louisiana. Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan.

Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak.

Five Course Guitar

muncul sekitar tahun 1490 dan mirip dengan four course guitar dengan tambahan satu pasang senar bass. Instrumen ini dinamakan juga English Guitar. Baroque Guitar muncul pada awal abad ke-17. Gitar ini menggunakan senar nilon, mempunyai body yang panjang dan slim dengan bagian atas

dan bawah yang sama besarnya. Tuning headnya dibuat dari kayu dan dipasang seperti pada gitar klasik. Fretnya apakah terbuat dari kayu,

metal

ataupun

gading

adalah

permanen.

Semua

instrumen

yang

tersebut

diatas

kebanyakan

mempunyai

fingerboard yang sama tingginya dengan soundboardnya. Fingerboard

yang dinaikkan seperti sekarang ini belum ada sampai dengan adanya Parlor Guitars. Six String Guitar gitar yang sebenarnya, belum berkembang sampai

dengan

tahun

1750.

Parlor Guitars sangat mirip dengan Baroque Guitar dengan perkecualian

bahwa tuning untuk Parlor Guitars biasanta lebih mekanikal. Kira-kira

setelah 1820, bagian bawah body dibuat lebih besar dari bagian atasnya.

Gitar

ini

mirip

dengan

Washburn

tahun

1887.

Gitar klasik modern yang kita lihat sekarang ini belum berkembang sampai

tahun 1840 di Spanyol.

BAB

III

PENUTUP

 

Kesimpulan

Mempelajari

music-musik

modern

ini

penting,

tetapi

kebudayaan

tradisional

jangan

sampai

dihilangkan.

 

Karena

banyak

tantangan

lingkungan

hidup

yang

cendrung

sulit

di

atasi

sebagai

akibat

dari

teknologi. Sumber daya alam sebagai penunjang pembangunan perlu diperhitungkan menyadari pentingnya sumber daya alam dan lingkungan hidup bagi pembangunan, perlu dilakukan pula supaya pelestarian sumber daya tersebut dengan disertai peraturan-peraturan yang memayungi sumber daya tersebut sebagai suatu kekayaan alam yang menjunjung pembangunan dan kelangsungan hidup generasi selanjutnya.

Saran Kami menyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dan kekhilafan oleh karena itu, kepada para pembaca dan para pakar utama penulismengharapkan saran dan kritik ataupun tegur sapa yang sifatnya membangun akan diterima dengan senang hati demi kesempurnaan makalah selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Jabrohim

dan

Saudi

Berlian,

Muhammadiyah: Yogyakarta, 1995).

musik

dan

kebudayaan,

(PP

Abdurrahman Al Baghdadi, Seni musik, (Gema insani press: Jakarta,

1998).

http://edyindo.blogspot.co.id/2014/10/musik-tradisional-dan-modern-

lengkap.html

http://brainly.co.id/tugas/1303277

https://www.scribd.com/doc/26893130/Alat-Musik-Modern