Anda di halaman 1dari 74

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Dalam rangka melaksanakan program pencpaian tujuan
dan

sasaran

pembangunan

millennium

development

goals

(MDGs), pemerintah mulai merencankan program pemberdayaan


komprehensif dan terpadu. Masalah kebutuhan masyarakat dan
keluarga makin kopleks. Jaringan untuk proses pemberdayaan
banyak mengalami kerusakan dan perlu segera di kembangakan
kembali (revitalisasi) melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Suatu kegiatan yang dijalankan oleh mahasiswa sebagai
bentuk penerapan nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang
meliputi pendidikan, penelitian, dan khususnya pengabdian
kepada

masyarakat

demi

menunjang

tercapainya

citacita

pembangunan nasional dalam mewujudkan masyarakat yang adil


dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
1945.
Prinsip dari program KKN ini adalah untuk memberikan
pengalaman kepada mahasiswa sebagai bekal agar dapat
bertemu langsung dengan masalah-masalah yang hanya dapat
ditemui di masyarakat dan belajar untuk mengatasi masalahmasalah tersebut. Hal ini juga memberikan manfaat bagi
masyarakat pedesaan yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN
sehingga ada proses timbal balik dari kegiatan KKN ini.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa lebih
mampu untuk diandalkan menjadi pemimpin atau pioner dalam

pembangunan bangsa dan sanggup menumbuhkan semangat


untuk berpikir, bekerja, dan beribadah bagi masyarakat.
Melalui kegiatan KKN, mahasiswa dapat mengaplikasikan
ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dalam
permasalahan-permasalahan

yang

ada

di

masyarakat.

Mahasiswa dituntut untuk dapat mencermati apa yang menjadi


kebutuhan dalam lingkungan masyarakat yang akan menjadi
tujuan dari program KKN. Mahasiswa akan lebih memahami
makna kehidupan bermasyarakat, saling membantu, dan saling
bergotong-royong.
Oleh karena itu, KKN mempunyai peranan yang sangat
penting dalam mendidik mahasiswa menjadi seorang sarjana
dengan sifat mental kreatif dan tangguh yang dijiwai oleh
semangat kejuangan bangsa untuk membangun negerinya,
seperti yang diharapkan oleh UPN Veteran Jawa Timur sebagai
perguruan tinggi yang terkait dalam program KKN tersebut.
KKN dapat mencakup segala bidang yang dibutuhkan
dalam masyarakat. Bidang-bidang ini biasanya adalah bidangbidang yang kurang diperhatikan atau bahkan tidak diperhatikan
sama sekali oleh penduduk desa setempat yang mungkin
masyarakat tersebut tidak mampu melakukannya

1.2 Tujuan Dan Sasaran Kegiatan


1.2.1 Tujuan Kegiatan
1. Meningkatkan
membangun
kelurahan.

peran
daerah

serta
terutama

mahasiswa
pada

dalam

pembangunan

2. Meningkatkan kempuan mahasiswa untuk menghayati


permasalahan yang sangat kompleks, yang sedang di
hadapi oelh masyarakat dalam pembangunan dan
mahasiswa

siap

terjun

menanggulangi

masalah

pembangunan.
3. Meningkatkan hubungan antara mahssiswa dengan
masyarakat secara langsung serta pemerintah daerah
secara tidak langsung.
4. Meninhgkatkan rasa kesetia kawanan nasional dan
gotong

royong

di

kalangan

mahasiswa

terhadap

masyarakat Indonesia, khususnya di daerah kelurahan


tempatan KKN TEMATIK dilaksanakan.
5. Meningkatkan peran serta UPN Veteran Jawa Timur
dalam membvangun daerah terutama pembangunan
wilayah kelurahan di Jaa Timur serta membangun
hubungan kerjasama yang baik antara UPN Veteran
Jawa

Timur

dengan

pemerintahan

kota

tempat

pelaksanaan KKN TEMATIK.

1.2.2 Sasaran Kegiatan


Sasaran kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah seluruh
anggota masyarakat desa lokasi KKN, tanpa membedakan
tingkat pendidikan, usia, jenis kelamin, mata pencaharian,
maupun tingkat sosial-ekonomi-budaya.
KKN UPN Veteran Jawa Timur mempunyai tiga sasaran
yang dapat dikelompokkan atau dikategorikan menjadi tiga
kelompok besar, yaitu :

1. Bagi masyarakat desa, untuk meningkatkan pola


pikir, menambah pengalaman serta meningkatkan
pemanfaatan potensi yang dimiliki desa tersebut
dalam jangka waktu pendek maupun jangka waktu
panjang.
2. Bagi

mahasiswa,

untuk

menambah

pengalaman

dalam memecahkan permasalahan yang umumnya


ditemui

dalam

diharapkan

kehidupan

dapat

berguna

bermasyarakat
apabila

dan

mahasiswa

tersebut sudah terjun ke masyarakat.


3. Bagi

Perguruan

Tinggi,

selain

melaksanakan

Tri

Dharma Perguruan Tinggi juga untuk menghasilkan


lulusan-lulusan

yang

siap

untuk

hidup

bermasyarakat.

1.3 BATASAN MASALAH


Program yang sudah ada di batasi dengan tujuan agar
tidak terjadi tumpang tindih antara waktu kegiatan satu dengan
waktu kegiatan lainnya. Untuk membatasi masalah yang terjadi,
maka dapat dirinci dengan membagi menjadi 5 (lima) bidang,
yang

masing-masing

bidang

bertanggung

jawab

sebagai

koordinator atas program kerjanya. Ke-5 (lima) bidang tersebut


adalah :
1. Bidang Teknologi Tepat Guna (TTG)
2. Bidang Produksi
3. Bidang Pendidikan Sosial Budaya dan Spiritual

4. Bidang Kesehatan dan Kebersihan


5. Bidang Administrasi Pemerintah

1.4 KONDISI LOKASI KEGIATAN


Lokasi kegiatan KKN kelompok 7B di Kelurahan Wonosalam,
Kecamatan

Wonosalam,

Kabupaten

jombang.

Kondisi

Desa

Wonosalam dirasa sudah cukup maju, namun masih perlu


diadakan

pembenahan

pada

aspek

tertentu

diantaranya

pemanfaatan kotoran sapi untuk di jadikan pupuk.


Mayoritas penduduk desa Wonosalam beragama Islam.
Masyarakat

desa

menggunakan

Wonosalam

bahasa

daerah,

dalam

kesehariannya

yaitu

bahasa

masih

Jawa.

Mata

pencaharian penduduk Desa Wonosalam, yaitu sebagai petani,


peternak.
Potensi alam di Desa Wonosalam ini yang sebagian
wilayahnya merupakan lahan pertanian serta ada pula yang
berternak
tersebut

sapi

dan

bersedia

kambing.

membantu

Penduduk
dan

Desa

bekerja

Wonosalam

sama

dengan

mahasiswa dalam melaksanakan program-program kerja KKN


yang kami rencanakan.

BAB II
RENCANA KEGIATAN

2.1 TAHAP PERSIAPAN KKN


Sebelum
mengumpulkan

menyusun
informasi

Program
terlebih

Kerja,

dahulu

Perserta

tentang

KKN

keadaan

lingkungan ditempat KKN dengan melakukan survey lapangan


yang melalui perwakilan-perwakilan yaitu Ketua, Wakil Ketua
serta masing-masing Korbid. Dari hasil survey tersebut maka
kami mendapat gambaran yang jelas tentang keadaan desa,
yang kemudian diajukan ke beberapa gambaran programprogram kerja

2.2 WAKTU PELAKSANAAN


Kuliah

Kerja

Nyata

(KKN) mahasiswa

Universitas

Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur gelombang I TA.


2014/2015 dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai
tanggal 18 Juli 2016 s/d 30 Juli 2016.

2.3 TEMPAT PELAKSANAAN


Desa

: Wonosalam

Kecamatan

: Wonosalam

Kabupaten

: Jombang

2.4 RENCANA KEGIATAN PROGRAM KERJA


Masing-masing koordinator bidang berkoordinasi dengan
anggotanya dalam menyusun rencana kegiatan yang akan
dilaksanakan

selama

tanggal

pelaksanaan

KKN.

Untuk

memperoleh program kerja yang baik ke arah perbaikan,


masing-masing menyusun rencana kegiatan secara teratur
yang akan dilaksanakan pada saat kegiatan berlangsung.
Susunan rencana kegiatan dari masing-masing bidang sebagai
berikut :
2.4.1 Bidang Teknologi Tepat Guna
Koordinator Bidang : Muhammad Wisnu
Anggota :

Hendra Setiawan
Feby Aprilyandi Nurvinanda
Hermawan Prasetyo Adi

Rencana Pelaksanaan : 19 juli 2016 - 29 juli 2016


Lokasi Kegiatan : Lahan Kampus UPN
Kegiatan :

Perakitan

alat TTG

di

lahan masyarakat

dan

pengisian biodigister

Pengecekan

hasil

masyarakat

dan

digester).

digester
aplikasi

fermentor
hasil

pupuk

TTG

di

(residu

Persiapan lahan, perakitan alat TTG di lahan kampus


UPN dan pengisian biodigister

Membuka tape jerami yang sudah terfermentasi

Persiapan dan membantu kegiatan sosialisasi Pak


Muthasim kemasyarakat.

Pendampingan hasil dan evaluasi progam kerja di


masyarakat, aplikasi hasil pupuk (residu digester di
lahan kampus UPN)

Sasaran : Warga Desa Wonosalam


Rencana Biaya : Rp. 200.000
2.4.2 Bidang Produksi
Koordinator Bidang : Rahmada Bahari Hutama
Anggota :

Vida Irwantono

Rakhmad Adiatullah

Luthfi Maulida Setiawan

Rencana Pelaksanaan : 19 juli 2016 - 29 juli 2016


Lokasi Kegiatan : Rumah Warga dan UMKM
Kegiatan :

Pembuatan sirup salak


Pembuatan kripik singkong

Sasaran : Warga Desa Wonosalam

Rencana Biaya : Rp. 200.000


2.4.3 Bidang Pendidikan
Koordinator Bidang : Aprillia Erika Risnawati
Anggota :

Firman Ady Wijaya


Arif Cendekia Ramadhan
Mohammad Aditya Pradipta

Rencana Pelaksanaan : 19 juli 2016 - 29 juli 2016


Lokasi Kegiatan : SD Wonosalam 01
Kegiatan :

a.

Materi penyuluhan Etika dan Moral


Pembelajaran origami
Sosialisasi pendidikan kebersihan dalam diri (cuci
tangan dengan benar)
Materi penyuluhan Bahaya Narkoba
Lomba menghias kelas
Pembagian hadiah dan perpisahan
Bimbingan belajar

Sasaran : Murid SD Kelas 3, 4 dan 5


Rencana Biaya : Rp. 200.000
2.4.4 Bidang Kesehatan
Koordinator Bidang : Firdansyah Iqbal Rafandi
Anggota :

Rangga Andika Putra


Rinaldi Kurniawan

Rencana Pelaksanaan : 19 juli 2016 - 29 juli 2016


Lokasi Kegiatan : Puskesmas Wonosalam
Kegiatan :

Piket membantu di puskesmas


Sosialisasi pendidikan kebersihan dalam diri (cuci

tangan dengan benar)


Penyuluhan Puskesmas
Penyuluhan CPR

Sasaran :
1. Warga Desa Wonosalam
2. Murid SD
Rencana Biaya : Rp. 200.000
2.4.5 Bidang Administrasi
Koordinator Bidang : Setya Wahyu Nur Fadhila
Anggota :
Aditya Pranata
Alif Rahman Jermawan
Adi Putro
Syors Rudi Faidan
Rencana Pelaksanaan : 19 juli 2016 - 29 juli 2016
Lokasi Kegiatan Kantor Kelurahan Desa Wonosalam
Kegiatan :
Mengidentifikasi masalah fisik yang ada pada desa
Melakukan pendataan dan pemberian tanda inventaris
Sasaran : Warga Desa Wonosalam

Rencana Biaya : Rp. 200.000

2.5 RENCANA ANGGARAN DANA


Pemasukan :
1. Iuran Wajib Peserta Rp.350.000 x 24 : Rp. 8.400.000
2. Dana Kegiatan Dari Lppm
: Rp. 4.260.624
3. Dana TTG untuk kel A
: Rp. 7.000.000
Jumlah
: Rp. 19.660.624

Pengeluaran :
1. Konsumsi 24 Peserta
2. Biaya Rumah, Istrik Dan Air
3. Plakat
4. Plakat Peserta
5. Bidang TTG
6. Bidang Produk
7. Bidang Pendidikan
8. Bidang Kesehatan
9. Bidang Administrasi
10.
Sewa Mobil Pick Up
250.000
11.
Banner
12.
Bensin Oprasional
150.000
13.
Biaya Tak Terduga
Jumlah

: Rp. 10.080.000
: Rp. 1.400.000
: Rp.
87.500
: Rp.
420.000
: Rp.
200.000
: Rp.
200.000
: Rp.
200.000
: Rp.
200.000
: Rp.
200.000
:
Rp.
: Rp.

220.000
:
Rp.

: Rp. : Rp. 13.607.500

BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN LAPANGAN
Kuliah Kerja Nyata Tematik Tahun Akademik 2015/2016
ditempatkan di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Untuk kelompok 7 yang terdiri dari 12 orang perempuan dan 36
orang laki-laki ditempatkan di desa Wonosalam, Kecamatan
Wonosalam, Kabupaten Jombang. Pelaksanaan KKN meliputi
berbagai bidang sesuai dengan program kerja yang telah dibuat
oleh mahasiswa peserta KKN kelompok 7 yang dipimpin oleh
ketua kelompok dan dibimbing oleh dosen pembimbing lapangan
dan atas persetujuan Kepala Desa Wonosalam.
3.1. AKTIVITAS PROGRAM KERJA
Guna menyusun program kerja yang baik, maka sebagai
langkah awal diadakan penyusunan kepengurusan kelompok dan
membuat rencana kegiatan terlebih dahulu yang kami susun
secara terencana dan telah disetujui oleh seluruh anggota.
Setelah isi rencana tersebut kami bicarakan dengan dosen
pendamping apakah sesuai atau tidak.
Kemudian kami mengadakan pertemuan atau musyawarah
dengan

tokoh-tokoh

masyarakat

serta

aparat

desa

untuk

menyelesaikan perencanaan program kerja baik yang sudah


disusun oleh peserta KKN kelompok 7 maupun program kerja
yang sudah disesuaikan dengan kondisi dari desa tersebut.
Penyusunan program tidak hanya didasarkan pada kondisi
lingkungan

setempat

saja,

tetapi

juga

didasarkan

atas

persetujuan dari aparat setempat maupun masyarakat desa


Wonosalam dan juga atas persetujuan dosen pembimbing
lapangan sebagai penanggung jawab program kegiatan tersebut.
Dana dan tenaga untuk kelancaran pelaksanaan program kerja

tersebut disesuaikan dengan biaya yang diperoleh dan diberikan


oleh peserta KKN. Adapun sumber dana yang diperoleh dapat
melalui 2 hal, yaitu :
1. Dana yang bersifat tetap, yaitu berupa dana dari
universitas.
2. Dana yang bersifat variabel, yaitu dana iuran anggota
kelompok.
Program kerja dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 30 Juli 2016.
Program kerja yang dilakukan oleh kelompok 07 meliputi 5
bidang, antara lain :
1. Bidang Teknologi Tepat Guna (TTG)
2. Bidang Produksi
3. Bidang Kesehatan dan Kebersihan
4. Bidang Pendidikan dan Spiritual
5. Bidang Administrasi Pemerintahan
3.2.

REALISASI LOKASI KEGIATAN


Pelaksanaan

berlokasi

di

Kuliah

Desa

Kerja

Nyata

Wonosalam,

(KKN)

kelompok

Kecamatan

07

Wonosalam,

Kabupaten Jombang. Dalam KKN ini meliputi 5 bidang sesuai


dengan program kerja yang telah dibuat oleh mahasiswa peserta
KKN kelompok 07 yang dipimpin oleh Ketua Kelompok dan
dibimbing

oleh

Dosen

Pembimbing

Lapangan

(DPL)

atas

persetujuan Kepala Desa Wonosalam.


3.3. REALISASI BIDANG KEGIATAN
Dari persiapan dan perencanaan yang telah dibuat oleh
kelompok 07 KKN UPN Veteran Jawa Timur, dapat dikatakan

bahwa semua program yang telah direncanakan telah terlaksana


dengan hasil yang cukup berdampak nyata terhadap kehidupan
penduduk

desa

setempat.

Hasil

kegiatan

tersebut

dapat

dirasakan oleh warga desa Wonosalam, mengingat hasil dari KKN


adalah untuk masyarakat desa Wonosalam. Semua keterampilan
serta keahlian akademik maupun softskill dari para peserta KKN
telah disalurkan demi kelancaran program kerja dari masingmasing bidang yang telah disusun dan tidak lupa peranan
maupun antusiasme masyarakat desa yang juga membantu
pelaksanaan program kerja kelompok 07. Adapun program kerja
yang dilaksanakan kelompok 07 adalah sebagai berikut :
3.3.1. Bidang Teknologi Tepat Guna
Atas dukungan Kepala Desa Wonosalam dan Dosen
Pembimbing Lapangan, maka bidang Teknologi Tepat Guna
(TTG) dari kelompok 7 memilih suatu sistem pelatihan
yang

dimana

perkembangan
Pelaksanaan
dilakukan

dirasakan
kegiatan

program

berjalan

dapat
warga

kerja
sesuai

berguna
Desa

bidang
rencana

TTG

untuk

Wonosalam.
yang

dengan

telah
biaya

Rp.400.000 dan biaya dari DPL, dengan uraian sebagai


berikut :
a. Pembuatan Reactor Digister horizontal
Tanggal Pelaksanaan: 19 20 juli , 20 23 juli
Lokasi Kegiatan
: pekarangan kandang sapi
masyarakat
kampus upn 2
Jumlah orang
Biaya
Keterangan

: 8 orang peserta KKN


: Rp. 298.500,: Terlaksana

dan

Uraian Kegiatan
Pada

tanggal

melaksanakan

19

salah

20

satu

juli

2016,

program

bidang

kerjanya,

TTG
yaitu

pembuatan alat reactor biodigister Horizontal. Selama dua


hari tersebut, bidang TTG melakukan proses pembuatan
alat reaktor digester horizontal untuk memproses limbah
kotoran ternak (sapi) yang dilakukan di pekarangan ternak
warga. Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam
pembuatan alat ini telah dibeli sebelum berangkat KKN dan
dibawa ke lokasi pelaksanaan KKN.
Dengan adanya alat reactor digister ini, diharapkan
warga Desa wonosalam dapat mengolah limbah kotoran
ternak seperti kotoran sapi atau kambing untuk dijadikan
pupuk cair dan pupuk padat yang bermanfaat untuk
pertanian dan kelestarian lingkungan di desa Wonosalam.
Hal

ini

dimaksudkan

untuk

mengurangi

pencemaran

lingkungan dengan memanfaatan limbah kotoran ternak


sehingga tidak langsung dibuang ke sungai atau dibiarkan
lalu mengganggu lingkungan sekitar peternakan, tapi
dimanfaatkan lebih lanjut sebagai pupuk dan pakan ikan.
Di samping itu, alat biodigister ini berskala kecil sehingga
untuk penerapanya tidak harus peternak dengan jumlah
sapi yang banyak, cukup peternak yang memiliki 4 ekor
sapi.
Bahan dan alat yang dibutuhkan untuk pembuatan
reactor biodigister, antara lain:
1. Profil tank uk 1100L
2. Pipa pvc uk 4 panjang 1m

3. Elbow 45 dan 90 pvc 4


4. Pipa ukuran 0,75 pvc
5. Karet bekas
6. Selang air
7. Klem selang
8. drum uk 200L dan uk 150L
9. terpal
10. plastic
11. kran plastic
12. Pipa uk 0,75 , baut, gabus sol sepatu: - berbentuk
bulat untuk piston tekanan
13. Pacul
14. Cetok
15. Sekop
alat dan bahan pembuatan isi reactor digister horizontal,
yaitu :
1.
2.
3.
4.
5.

Limbah kotoran ternak (sapi atau kambing)


Fermentor ( EM4, ragi tape, air dan tetes tebu)
Air
Sekop
pacul

Cara pengisisan dan pembuatan reaktor digister:


1. mengambil

kotoran

ternak

secukupnya

ke

bak

pemasukan (slurry)
2. kemudian mengambil secukupnya cairan fermentor
yang sudah ada EM4.
3. Tambahakan air secukupnya, aduk sampai campuran
kental seperti jus.
4. Kran reaktor dibuka, masukan suspensi kotoran ternak
dengan piston.
5. Masukan sampai habis suspensi kotoran masuk ke
dalam reaktor.
6. Tutup kran gas, buka kran di lubang pengeluaran.
7. Kotoran ternak yang sudah terfermentasi selama 1
minggu sudah bisa dipanen.

8. Kemudian kotoran tersebut disaring , maka

akan

menjadi pupuk cair dan padat serta pakan ikan.


Manfaat dari reactor digister horizontal , antara lain:
1. Kotoran ternak warga diolah agar memiliki nilai lebih
2. Mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan
oleh limbah kotoran sapi
3. Mengurangi penggunanaan pupuk kimia di tingkat
petani dan pekebun

Gambar 1 . mahasiswa didampingi pendamping mengisi


reactor digester horizontal

Gambar 2. Pemasangan alat reactor digester horizontal di


kampus upn veteran jatim 2 di Wonosalam

b.

Pembuatan Makanan Ternak Tape Jerami


Tanggal Pelaksanaan: 26 juli 2016
Lokasi Kegiatan
: Kampus UPN 2
Jumlah orang
: 8 orang peserta KKN
Biaya
: Rp. 76.000,Keterangan
: Terlaksana

Uraian Kegiatan
Pada tanggal 26 juli 2016, bidang TTG melaksanakan
salah satu program kerja penunjang, yaitu pembuatan tape
jerami. Bidang TTG melakukan pembuatan tape jerami,
berbahan

dasar

jerami

yang

terfermentasi

untuk

memenuhi pakan sapi di kala musim kemarau, kegiatan ini


dilakukan di kampus 2 UPN. Tape jerami merupakan bahan
pakan untuk proses penggemukan sapi.

Bahan dan alat yang dibutuhkan dalam pembuatan


tape jerami adalah :
1. Jerami kering
2. Air secukupnya
3. Tetes tebu
4. bekatul
5. EM4
6. Pupuk Urea
7. garam
8. garpu cakar
9. pacul
10. terpal
11. timba
Cara pembuatan Tape jerami :
1. buatlah larutan fermentor dengan cara melarutkan
urea, tetes dan kultur mikroorganisme dalam 100 L air
2. jerami padi yang kering dicampurkan dengan fermentor
di bak, tiriskan .
3. letakkan di atas terpal ukuran 2x3m , hingga ketebalan
jerami 10 cm secara merata
4. taburkan bekaul 5 kg di atas jerami yg telah di ratakan
diatas terpal. Tambahkan kembali jerami yg telah
dicampurkan dengan larutan fermentor di atas taburan
bekatul tadi dengan ketebalan 10 cm secara merata.
Tutup rapat menggunakan terpal. Periksalah setiap hari,
apabila temperature melebihi 50 C maka bukalah
terpal ,biarkan suhu media sama seperti suhu ruang
kemudian tutup rapat kembali.
Manfaat dari tape jerami , antara lain :

1. menyediakan pakan ternak di kala musim kemarau


2. makanan ternak mudah dicerna oleh ternak karena
bahan makanan sudah terfermentasi (sedikit lunak).

Gambar 3. Pengadukan hasil fermentasi tape jerami

c.

Penyuluhan Alat Reactor Digester Horizontal


Tanggal Pelaksanaan: 26 juli 2016
Lokasi Kegiatan
: Balai Desa wonosalam
Jumlah orang
: 8
orang
peserta
KKN, 1
narasumber

Wonosalam
Biaya
Keterangan
Uraian Kegiatan

dan 30 warga Desa


: Rp. 28.000,: Terlaksana

Pada tanggal 26 juli 2016, bidang TTG melakukan


penyuluhan kepada warga Desa wonosalam mengenai alat
reaktor digester horizontal. Penyuluhan yang berlokasi di
balai desa wonosalam tersebut berlangsung pukul 15:00
17.00 WIB dan dihadiri oleh ketua poktan dan perwakilan

masing masing anggota poktan 6 dusun di desa


wonosalam, peserta yang hadir berjumlah 30 orang.
Narasumber

dalam

sosialisasi

ini

adalah

Bapak

Ir

Muthasim Billah, Ms.


Salah satu cara pengelolahan limbah kotoran ternak
warga desa wonosalam ini adalah dengan memberikan
pelatihan tentang praktek pengelolahan limbah kotoran
ternak yang tepat dan menambah daya dukung serta
kelestarian

lingkungan

desa.

Pada

kenyataan

yang

terdapat di lapangan, di desa wonosalam ini belum pernah


mendapatkan

penyuluhan

tentang

pengelolahan

libah

kotoran ternak serta akibat dari tertimbunya kotoran


ternak yang tidak diolah.
Penyuluhan

ini

memberikan

pemahaman

dan

pengertian akan bahaya dari limbah kotoran ternak apabila


tidak diolah serta solusi dari limbah tersebut, yaitu dengan
diolah menjadi pupuk cair/ padat dan pakan ikan dengan
alat reaktor digester horizontal. Saat penyuluhan, warga
yang hadir bisa bertukar pendapat mengenai masalah
masalah kotoran ternak yang mengganggu lingkungan.
Setelah sosialisasi berakhir setiap warga yang hadir
mendapat sampel kotoran hasil fermentasi dari reactor
digester

horizontal

untuk

diaplikasikan

ke

tanaman

mereka. Menindaklanjuti warga desa yang tertarik untuk


memasang alat reactor digester horizontal ini, warga
berhubungan langsung dengan kampus UPN veteran Jatim
2 di wonosalam.
Selain sosialisasi yang diadakan di balai desa, bidang
TTG juga melakukan sosialisasi ke rumah ketua kelompok
tani di masing masing dusun dan warga. Setelah

sosialisasi ke rumah ketua poktan kami memberikan hasil


pupuk dari reactor digester horizontal kepada ketua
kelompok tani.

Gambar 4. Sosialisasi mengenai alat reactor digester


horizontal dengan narasumber Bapak Ir Muthasim Billah,
Ms.

Gambar 5. Divisi TTG setelah memberikan sosialisasi ke

rumah warga dan memberikan hasil sampel kotoran sapi


terfermentasi berupa pupuk cair.

3.3.2. Bidang Produksi


Dalam pelaksanaan kegiatan di bidang produksi,
kelompok 7 memulainya dengan memanfaatkan potensi
sumber daya alam yang ada di desa Wonosalam, yaitu
salak dan singkong, kelompok 7 membuat program kerja
yang bertujuan menciptakan inovasi produk pangan yang
berbahan salak dan singkong. Diharapkan dengan adanya
produk inovasi tersebut, dapat memberikan manfaat lebih
dan meningkatkan daya jual. Kegiatan produksi telah
mengeluarkan biaya sebesar Rp.400.000 ,- dengan uraian
sebagai berikut :
a. Pembuatan Pudding Salak
Tanggal Pelaksanaan
: 22 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: Rumah Ibu Siti Aminah
Jumlah orang
: 8 orang peserta KKN
Biaya
: Rp. ,200.000Keterangan
: Terlaksana
Uraian Kegiatan
Bidang

produksi

mengolah

buah

salak

dan

menghasilkan produk inovasi, yaitu puding salak yang


diharapkan bisa bermanfaat bagi warga sekitar di desa
Wonosalam. Proses pembuatan pudding salak ini cukup
mudah. Selain bahan bakunya mudah didapat, biayanya
juga terjangkau oleh masyarakat sekitar desa Wonosalam.
Sebab, bahan yang digunakan umumnya bahan-bahan
yang

sederhana

dan

sering

digunakan

sehari-hari.

Pembuatan pudding salak ini melalui 3 x uji coba sample


hingga didapatkan rasa dan tekstur yang pas.
Bahan dan alat yang dibutuhkan dalam pembuatan
pudding salak, antara lain :

1. Buah salak 800 gram


2. Agar-agar 1 bungkus
3. Susu kental manis 250 ml
4. Air matang 800 ml
5. Santan kara 1 bungkus
6. Gula pasir 3 sdt
7. Daun pandan
8. Vanili sdt
9. Garam
10. Baskom sedang
11. Pisau
12. Wajan
13. Blender
14. Saringan
Cara pembuatan pudding salak, yaitu :
1. Kupas buah salak dari kulit dan pisahkan dari bijinya,
kemudian cuci salak dengan air garam, bilas hingga
bersih.
2. Setelah dibilas, blender daging buah salak, tambahkan
500 ml air matang.
3. Lalu saring sari buah salak.
4. Rebus air sari buah salak dengan ditambahkan gula dan
daun pandan, rebus hingga mendidih, lalu biarkan.
5. Siapkan agar-agar, air 300ml, santan, susu kental manis
dan bubuk vanili. Masak dan aduk hingga rata.
6. Lalu masukkan sari buah salak, aduk hingga mendidih.
7. Angkat dan tuang dalam cetakan, masukkan dalam
lemari pendingin.
8. Puding salak bisa disimpan dalam lemari pendingin agar
lebih tahan lama.

Gambar 1 Bidang Produksi membuat puding salak

Gambar 2 Packaging Puding salak yang diolah oleh bidang


Produksi Kelompok 7

b. Pembuatan keripik singkong cabai hijau


Tanggal Pelaksanaan
: 25 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: UMKM UD. KRIPIK RARA
Jumlah orang
: 8 orang peserta KKN
Biaya
: Rp. 200.000 ,Keterangan
: Terlaksana & Sukses
Uraian Kegiatan
Bidang

produksi

mengolah

singkong

dan

menghasilkan produk inovasi, yaitu keripik singkong cabai


hijau yang diharapkan bisa bermanfaat bagi warga sekitar
di desa Wonosalam. Proses pembuatan keripik ini cukup
mudah. Selain bahan bakunya mudah didapat, biayanya
juga terjangkau oleh masyarakat sekitar desa Wonosalam.
Sebab, bahan yang digunakan umumnya bahan-bahan
yang sederhana dan sering digunakan sehari-hari.
Bahan dan alat yang dibutuhkan dalam pembuatan
keripik singkong, antara lain :
Bahan Keripik Singkong:
1. Singkong 1 kg
2. Cabai Hijau kg
3. Pewarna makanan warna hijau
Bahan bumbu:
1.
2.
3.
4.
5.

Bawang putih dan bawang merah 8 siung


Gula pasir 2 sdm
Daun salam 2 lembar
Atom bulan 1 sachet
Penyedap rasa 1 sendok

Cara pembuatan Keripik Singkong, yaitu :


1. Kupas singkong dan cuci bersih
2. Iris tipis singkong dengan menggunakan alat pengiris
3. Rendam dalam air yang berisi garam dan sedikit sari
bawang putih selama 10 menit. Angkat dan tiriskan.
4. Goreng irisan singkong tersbut dengan menggunakan
minyak yang banyak dan api yang sedang.
Cara pembuatan bumbu:
1. Haluskan cabai hijau dengan blender.
2. Iris bawang putih dan bawang merah
3. Goreng irisan bawang putih, bawang merah dan cabai
hijau yang sudah dihaluskan tadi sampai harum dan
sedikit mengering.
4. Masukkan gula dan garam. Aduk terus sampai rata.
Proses finishing:
1.
2.
3.
4.
5.

Biarkan keripik hingga mengering


Kemas keripik dalam plastic yang sudah diberi label
Kemas plastik dengan mesin hand sealer
Packing dalam kemasan
Keripik siap untuk dijual.

Gambar 3 membuat keripik singkong

Gambar 4 Packaging Keripik singkong yang diolah oleh


bidang Produksi Kelompok 7

c.

Penyuluhan Pudding Salak & Keripik Singkong


Cabai Hijau
Tanggal Pelaksanaan
: 26 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: Balai Desa Wonosalam
Jumlah orang
: 8 orang peserta KKN dan warga
desa
Keterangan

Wonosalam
: Terlaksana

Uraian Kegiatan
Pada

tanggal

26

Juli

2016,

bidang

Produksi

melakukan penyuluhan kepada warga desa Wonosalam


mengenai cara pembuatan pudding salak dan keripik
singkong, selain proses pembuatan, bidang produksi juga
memberikan

penyuluhan

mengenai

packaging

dan

pemasaran.
Penyuluhan yang berlokasi di Balai Desa Wonosalam
tersebut berlangsung pada pukul 10.00 11.00 WIB dan
dihadiri oleh warga desa Wonosalam yang berjumlah ??
orang. Penyuluhan ini bertujuan untuk memperkenalkan
inovasi produk pangan berbahan dasar salak dan singkong
yang merupakan salah satu hasil sumber daya alam di
desa Wonosalam. Produk tersebut berupa pudding salak
dan keripik singkong cabai hijau yang mempunyai daya jual
yang lebih tinggi dibandingkan berupa buah saja.
Bidang
pengetahuan

produksi
kepada

mememberikan
warga

desa

wawasan

Wonosalam

dan

dalam

mengolah buah salak dan singkong menjadi produk olahan


sehingga

dapat

masyarakat

dan

masyarakat desa.

menambah

nilai

meningkatkan

asupan

kualitas

gizi

bagi

perekonomian

Gambar 5 memberikan penyuluhan tentang produksi,


packaging dan pemasaran

Gambar 6 Menyerahkan vendel kepada UMKM UD. Kripik


Rara sebagai rasa terima kasih atas segala bantuan yang
diperuntukkan kepada kami Divisi Produksi KKN Kelompok
7.

3.3.3. Bidang Pendidikan dan Spiritual


Pelaksanaan program kerja Bidang Pendidikan dan
Spiritual yang telah dilakukan berjalan sesuai rencana
dengan total biaya Rp. 400.000,- yaitu dengan uraian
sebagai berikut :
a. Bimbingan Belajar
Tanggal Pelaksanaan:
Lokasi Kegiatan
Jumlah Orang
:
Biaya
:
Keterangan
:

20 27 Juli 2016
: SDN 1 Wonosalam
9 Peserta KKN
Rp. 39.400,Terlaksana

Uraian Kegiatan
Bidang Pendidikan dan Spiritual telah melaksanakan
salah satu programnya, yaitu bimbingan belajar SDN
Wonosalam 1 yang ingin menambah jam belajar. Seperti
Mata Pelajaran IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia.
Hal ini dimaksudkan agar dapat membantu siswa-siswi
kelas 4, 5, 6A, dan 6B SDN Wonosalam 1 yang kesulitan
dalam memahami pelajaran di kelas.

Gambar

Bidang

Pendidikan

dan

Spiritual

memberikan

Bimbingan Belajar
b. Penyuluhan Etika dan Moral
Tanggal Pelaksanaan: 20 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: SDN 1 Wonosalam
Jumlah Orang
: 9 Peserta KKN
Biaya
:Keterangan
: Terlaksana
Uraian Kegiatan
Bidang Pendidikan dan Spiritual telah melaksanakan
programnya, yaitu Penyuluhan Etika dan Moral. Kegiatan ini
dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2016 di kelas 4, 5, 6A,
dan 6B.
Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa-siswi tersebut
mengerti bagaimana cara menerapkan Etika dan Moral
yang baik terutama terhadap orang tua. Supaya mereka
kelak menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua.

Gambar 2 Bidang Pendidikan dan Spiritual Memberikan


Penyuluhan Etika dan Moral
c. Pembelajaran Origami
Tanggal Pelaksanaan: 21 dan 26 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: SDN 1 Wonosalam
Jumlah Orang
: 9 Peserta KKN
Biaya
: Rp. 97.000,Keterangan
: Terlaksana
Uraian Kegiatan
Di dalam Materi Pembelajaran Origami ini, Kami
mengajarkan kepada mereka berbagai macam cara melipat
kertas origami menjadi berbagai macam bentuk seperti
hewan, pesawat, dan bentuk hati. Karena pembelajaran ini
dapat mengasah otak dan untuk mendidik siswa agar
menjadi lebih kreatif.

Gambar 3 Bidang Pendidikan dan Spiritual memberikan


Pembelajaran Origami
d. Sosialisasi Pola Hidup Sehat
Tanggal Pelaksanaan: 22 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: SDN 1 Wonosalam
Jumlah Orang
: 15 Peserta KKN
Biaya
:Keterangan
: Terlaksana
Uraian Kegiatan
Di dalam Materi ini Kami mengajarkan kepada siswasiswi kelas 4, 5, 6A, dan 6B tentang pola hidup sehat yang
baik dan benar. Dengan cara mengumpulkan mereka
semua di lapangan SDN 1 Wonosalam untuk mengikuti
senam

bersama

dan

dilanjutkan

dengan

penyuluhan

tentang pola hidup sehat. Guna mengajarkan kepada


mereka tentang pentingnya Pola Hidup Sehat.

Gambar 4 Bidang Pendidikan dan Spiritual Mengajarkan


Senam
e. Penyuluhan Bahaya Narkoba
Tanggal Pelaksanaan: 25 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: SDN 1 Wonosalam
Jumlah Orang
: 9 Peserta KKN
Biaya
:Keterangan
: Terlaksana
Uraian Kegiatan
Di dalam materi ini kami mengajarkan kepada siswasiswi kelas 4, 5, 6A, dan 6B SDN Wonosalam 1 tentang
Bahaya Narkoba. Karena di era modern seperti saat ini
sangat mudah sekali anak-anak seusia mereka mengenal
Narkoba melalui teman sebaya dan Media Sosial. Maka dari
itu

kami

memberikan

penyuluhan

tentang

dampak

bahayanya agar mereka tidak terjerumus mengkonsumsi


Narkoba.

Gambar 5 Bidang Pendidikan dan Spiritual Memberikan


Penyuluhan Bahaya Narkoba
f. Pelatihan Baris Berbaris (PBB)
Tanggal Pelaksanaan: 20 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: SDN 1 Wonosalam
Jumlah Orang
: 9 Peserta KKN
Biaya
:Keterangan
: Terlaksana
Uraian Kegiatan
Pada KKN 2016 yang bertemakan Bela Negara, maka
kita juga memberikan pembelajaran karakter Bela Negara
yang diwujudkan dengan kegiatan PBB untuk siswa kelas 4,
5, 6A, dan 6B. Hal ini bertujuan untuk menanamkan filosofi
baris-berbaris

pada

anak

generasi

penerus

bangsa.

Pembelajaran ini dimulai dengan materi dasar gerakan PBB


dan makna dari filosofi baris-berbaris. Disisi lain kegiatan
ini untuk melatih siswa-siswi tersebut dalam lomba gerak
jalan

yang

akan

diadakan

Kemerdekaan mendatang.

untuk

memperingati

Hari

Gambar 6 Bidang Pendidikan dan Spiritual Memberikan


Pelatihan Baris Berbaris
g. Lomba Menghias Kelas
Tanggal Pelaksanaan: 20 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: SDN 1 Wonosalam
Jumlah Orang
: 9 Peserta KKN
Biaya
: Rp. 10.000,Keterangan
: Terlaksana
Uraian Kegiatan
Kami mengadakan kegiatan lomba menghias kelas.
Untuk siswa-siswi kelas 4, 5, 6A, dan 6B SDN Wonosalam 1
guna membentuk dan mengajarkan mereka kerjasama tim
dan kreativitas mereka. Kegiatan ini menggunakan origami
yang telah kami ajarkan dalam materi origami yang telah
dilaksanakn sebelumnya dengan ditambahkan kreativitas
mereka.

Gambar 7 Siswa-siswi melaksanakan Lomba Menghias


Kelas
h. Pembagian Hadiah
Tanggal Pelaksanaan:
Lokasi Kegiatan
Jumlah Orang
:
Biaya
:
Keterangan
:

20 Juli 2016
: SDN 1 Wonosalam
9 Peserta KKN
Rp. 253.600,Terlaksana

Uraian Kegiatan
Pada hari terakhir kegiatan divisi pendidikan kami
mengumumkan hasil lomba dan pembagian hadiah lomba
menghias kelas, serta perpisahan kepada siswa-siswi dan
dewan guru SDN Wonosalam 1 yang ditandai dengan
pemberian kenang-kenangan kepada pihak sekolah berupa
vandel. Adapun pembagian hadiah berupa piala dan
piagam sebagai berikut :
Juara I
: Piala + Piagam
Juara II
: Piala + Piagam
Juara III
: Piala + Piagam
Juara IV
: Piala + Piagam

diberikan
diberikan
diberikan
diberikan

kepada
kepada
kepada
kepada

kelas
kelas
kelas
kelas

6A
5
6B
4

Gambar 8 Siswa-siswi menerima hadiah lomba menghias


kelas

Gambar 9 Penyerahan Vandel kepada SDN Wonosalam 1

3.3.4. Bidang Kesehatan dan Kebersihan


Pelaksanaan program kerja Bidang Kesehatan dan
Kebersihan yang telah dilakukan berjalan sesuai rencana
dengan total biaya Rp. 200.000,- yaitu dengan uraian
sebagai berikut :
a. Pengenalan di Puskesmas
Tanggal Pelaksanaan: 19 Juli 2014
Lokasi Kegiatan
: Puskesmas
Jumlah orang
: 7 orang peserta KKN
Biaya
:
Keterangan
: Terlaksana

Uraian Kegiatan

Bidang

kesehatan

dan

kebersihan

melakukan

pengenalan terhadap staff dan fasilitas dari puskesmas


Wonosalam. Serta meminta izin pelaksanaan kegiatan
yang akan dilaksanakan di desa wonosalam yang berkaitan
dengan puskesmas. Dan juga diskusi masalah kesehatan

yang terjadi di masyarakat desa.

Gambar 1 Pengenalan di Puskesmas


b.

Penyuluhan NAPZA dan Kesehatan Reproduksi


Remaja
Tanggal Pelaksanaan: 20 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: SMKN 1 Wonosalam dan
SMPN 1
Jumlah orang
Biaya
Keterangan

Atap Jarak
: 7 orang peserta KKN
:: Terlaksana

Uraian Kegiatan
Bidang kesehatan dan kebersihan bersama staff
puskesmas melakukan kegiatan penyuluhan di dua tempat
bersamaan.

Sehingga

harus

dilakukan

pembagian

kelompok dalam pelaksanaannya. Dimana pembagiaan


tersebut ialah, 2 orang anggota kelompok KKN dan 3 staff
puskesmas di SMPN 1 Atap Jarak dan 5 orang anggota
kelompok

KKN

dan

staff

puskesmas

di

SMKN

Wonosalam.
Dalam pelaksanaan di SMPN 1 Atap Jarak dalam
kegiatannya dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi pagi pukul
08.00 09.00 WIB dan sesi siang pada pukul 12.30 13.30

WIB. Dalam pelaksanaannya sesi pagi kami didampingi


oleh 1 staff puskesmas dan di sesi siang berganti staff, dan
berganti menjadi 2 staff dari puskesmas. Sedangkan di
SMKN 1 Wonosalam, kegiatan dimulai pada pukul 09.00
10.00 WIB dan didampingi oleh 2 staff puskesmas. Dimana
penyuluhan ini diberikan kepada seluruh siswa dan siswi
baru yang sedang menjalani program Pekan Orientasi
Siswa.

Gambar

Penyuluhan

NAPZA

Remaja di SMKN 1 Wonosalam

dan

Reproduksi

Gambar

Penyuluhan

NAPZA

dan

Reproduksi

Remaja di SMPN 1 Atap Jarak


c.

Membantu Briefing Di Puskesmas


Tanggal Pelaksanaan : 21 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: Puskesmas
Jumlah orang
: 7 orang peserta KKN
Biaya
:Keterangan
: Terlaksana

Uraian Kegiatan

Bidang

kesehatan

dan

kebersihan

membantu

puskesmas dalam jalannya briefing mengenai keluarga


sehat. Kami disini membantu dalam penggunaan aplikasi
android yaitu Prokesga. Yang merupakan aplikasi official
puskesmas. Dalam penggunan aplikasi berjalan lancar,
namun dalam teknis pelaksanaan pendataan keluarga
sehat sempat terjadi perdebatan.

Dan dikarenakan waktu yang terbatas maka briefing


dihentikan dan dilanjutkan pada hari sabtu tanggal 23 Juli
2016. Yang ternyata dibatalkan karena adanya kendala di
anggaran dan perizinan di tingkat kecamatan.

Membantu Briefing Di Puskesmas

a.

Melakukan penyuluhan Pola Hidup Sehat dan


Senam
Tanggal Pelaksanaan : 22 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: SDN 1 Wonosalam
Jumlah orang
: 15 orang peserta KKN
Biaya
: Rp. 400.000
Keterangan
: Terlaksana

Uraian Kegiatan
Kegiatan ini berlangsung dari pagi pukul 07.00
09.30 WIB dan pukul 10.00 11.00 WIB. Pada awalnya
rencana kami melakukan senam dari pukul 08.30 09.30.
Namun dikarenakan peraturan sekolah yang mengadakan
senam pada setiap pagi pada hari jumat. Sehingga senam
dilakukan pada pagi hari setelah senam rutin yang
dilakukan SD bersangkutan.
Setelah

pelaksanaan

senam

kami

melakukan

penyuluhan pola hidup sehat pada setiap kelas 4,5,6A, dan


6B. Yang mana waktunya bersamaan, dan kita dibagi
menjadi 4 tim. Namun dikarenakan saat itu kelas 5
terdapat pelajaran olahraga, sehingga kami dapat masuk
di kelas 5 setelah istirahat sekolah sekitar pukul 10.00
11.00 WIB. Dengan materi yang sama seperti dikelas lain.

Senam pagi bersama sisa siswi SDN Wonosalam 2

b. Penyuluhan

Dan

Pencegahan

Tentang

Pergaulan Bebas Dan Narkoba


Tanggal Pelaksanaan : 26 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: Balai Desa
Jumlah orang
: 7 orang peserta KKN
Biaya
:
Keterangan
: Terlaksana
Uraian Kegiatan
Bidang

kesehatan

dan

kebersihan

melakukan

penyuluhan secara umum kepada masyarakat dengan


sasaran masyarakat umum dan secara khusus remaja.
Dalam

pelaksanaannya

perwakilan

perangkat

acara
desa,

juga

koramil,

didatangi
dan

oleh

kepolisian.

Sehingga acara dapat berjalan lancar, juga sebelum acara


tepatnya

di

mengadakan

satu

hari

wawancara

sebelumnya,
dengan

salah

kami
satu

sempat
remaja

tentang isu pergaulan bebas dan peredaran narkoba di

desa wonosalam. Dan dalam acara juga menyampaikan


hasil wawancara tersebut di tengah acara.

Penyuluhan dan Pencegahan tentang Pergaulan Bebas dan


Narkoba

3.3.5. Bidang Administrasi Pemerintahan


Program kerja Bidang Administrasi & Pemerintahan
telah berjalan sesuai rencana dengan total biaya Rp
400.000,00 yaitu dengan uraian sebagai berikut :
a. Mengidentifikasi Masalah Fisik yang ada Pada
Desa
Tanggal Pelaksanaan: 19 Juli 2016 dan 20 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: Balai DesaWonosalam
Jumlah orang
: 8 orang peserta KKN Perangkat
Desa
Biaya
Keterangan

Wonosalam
: Rp 50.000,00
: Terlaksana

Uraian Kegiatan
Kegiatan

bidang

Administrasi

Pemerintahan

yang

pertama adalah mengidentifikasi masalah fisik yang ada


pada Desa Wonosalam secara menyeluruh baik dari segi
tata tertib dalam administrasi desa dan lain sebagainya
dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2016 s/d 20 Juli 2016.
Seluruh

peserta

pendekatan
meminta

KKN

kepada

izin

sebanyak

Perangkat

secara

langsung

8
Desa

orang

melakukan

Wonosalam

untuk

dan

melaksanakan

kegiatan KKN serta menjelaskan program kerja yang akan


di lakukan peserta KKN khususnya Divisi Administrasi di
Kantor

Balai

Desa

untuk

belajar

tentang

masalah

Administrasi yang ada di Desa Wonosalam dan belajar


mengenai pelayanan masyarakat yang ada di Balai Desa.
Devisi

Administrasi

&

Pemerintahan

mendapatkan

penjelasan tentang apa saja masalah yang di hadapi selain


itu para peserta KKN juga di ajarkan secara teknis tentang

sistem

kerja

yang

ada

di

Balai

Desa

meliputi

jam

operasional / jam kerja, bebankerja, event event yang


akan di adakan dalam waktu dekat serta penjelasan
mengenai

program

kerja

yang

ada

di

Balai

Desa

Wonosalam. Bidang Administrasi Pemerintahan di sambut


baik dengan perangkat Desa Wonosalam sehingga para
peserta

KKN

khususnya

Devisi

Administrasi

&

Pemerintahan mendapatkan bimbingan secara menyeluruh


maka

para peserta dapat memahami segala teknis dan

sistematika yang ada di Balai Desa Wonosalam serta


mendapatkan hasil yang sesuai dengan program kerja
yang telah dibuat oleh Devisi Administrasi & Pemerintahan.

Gambar 1 pertemuan dengan segenap prangkat desa


b. Membantu Meringankan Beban Kerja Perangkat
Desa
Tanggal Pelaksanaan: 21 Juli2016 sampai27 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: BalaiDesaWonosalam

Jumlah Orang

: 8 orang peserta KKN Perangkat

Desa
Biaya
Keterangan

Wonosalam
: Rp 50.000,00
: Terlaksana

Uraian Kegiatan
Kegiatan dari Devisi Administrasi & Pemerintahan
salah satunya adalah membantu meringankan beban kerja
Perangkat

Desa

di

DesaWonosalam

yang

telah

di

laksanakan pada tanggal 21 Juli 2016 sampai dengan 27


Juli 2016. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk dapat
membantu meringankan beban kerja Perangkat Desa dan
peserta

KKN

khususnya

Devisi

Administrasi

&

Pemerintahan mengharapkan dapat bertukar pikiran antara


mahasiswa dan Perangkat Desa supaya bisa bekerja lebih
efektif dan lebih efisien.
Dalam hal ini Devisi Administrasi & Pemerintahan
turut bekerja sama serta bertukar pendapat untuk acara
acara atau event event yang akan di laksanakan dalam
waktu dekat sehingga tercipta keakraban dan tidak ada
batasan antara mahasiswa KKN dengan seluruh Perangkat
Desa yang ada di Desa Wonosalam setelah acara tersebut
usai

Peserta

Pemerintahan
membahas

KKN
di

acara

khususnya
ikut

Devisi

sertakan

yang

telah

Administrasi

dalamevaluasi
dilangsungkan

&

untuk
secara

bersama sehingga untuk kedepannya bisa lebih baik lagi


dan untuk mahasiswa KKN menjadi mengerti dan faham
tentang

program

DesaWonosalam.

kerja

yang

sesungguhnya

di

Balai

Gambar 2 membantu program prangkat desa


c.

Membantu kinerja Karyawan / Perangkat Desa


Tanggal Pelaksanaan: 21 Juli 2016 sampai 27 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: BalaiDesaWonosalam
Jumlah Orang
: 8 orang peserta KKN Perangkat
Desa
Biaya
Keterangan

Wonosalam
: Rp50.000,
: Terlaksana

Uraian Kegiatan
Kegiatan dari Devisi Administrasi & Pemerintahan
yang

lainnya

Perangkat

adalah

Desa

di

membantu
Desa

kinerja

Wonosalam

Karyawan
yang

telah

dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2016 sampai dengan 27


Juli 2016. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu
kinerja Karyawan / PerangkatDesa yang ada di Balai Desa
Wonosalam dan Peserta KKN khususnya Devisi Administrasi
& Pemerintahan mengharapkan pihak yang terkait mau
memberikan sedikit pengetahuan tentang teknik yang ada
sehingga mahasiswa mampu memahami pekerjaan yang
ada di Balai Desa secara keseluruhan.

Dalam hal ini Devisi Administrasi & Pemerintahan


diajarkan

tentang

bagaimana

pelayanan

di

Balai

DesaWonosalam secara menyeluruh selain itu Mahasiswa


KKN diberi kesempatan untuk membantu kinerja secara
real yaitu diberikan kesempatan mengisi form untuk
merubah KK seperti perubahan untuk riwayat pendidikan
atau status pernikahan yang disertai dengan bimbingan
perangkat desa setempat selain itu Mahaiswa KKN juga
diberiwewenang untuk turut serta mendata berapa anak
yang masih usia sekolah yang akan di daftarkan untuk
mendapatkan Kartu Indonesia Pintar agar mendapatkan
kemudahan dalam pendidikan dalam segifinansial dan
mendapatkana suransi jika terjadi hal hal yang tidak di
inginkan.
Mahaiswa

Merupakan
KKN

suatu

karena

pengalaman

dapat

baru

memahami

bagi
secara

menyeluruh tentang pelayanan yang ada selain itu kami


diberi

kesempatan

untuk

menyiapkan

form

sekaligus

membuatkan akta kelahiran untuk bayi yang baru lahir


yang tentunya langkah di dalam setiap kegiatan atau
pekerjaan yang Mahaiswa KKN lakukan tidak pernah lepas
dari bimbingan Perangkat Desa di Balai Desa Wonosalam.

Gambar 3 membuat akta kelahiran dan kartu keluarga KK


d. Melakukan

Pendataan

Barang

Inventaris

Dan

Pemberian Tanda Inventaris Sebagai Kenang


Kenangan
Tanggal Pelaksanaan: 28 Juli 2016 sampai 29 Juli 2016
Lokasi Kegiatan
: BalaiDesaWonosalam
Jumlah Orang
: 8 orang peserta KKN Perangkat
Desa
Biaya
Keterangan

Wonosalam
: Rp 250.000,00
: Terlaksana

Uraian Kegiatan
Kegiatan dari Devisi Administrasi & Pemerintahan
yang

terakhir

adalah

melakukan

pendataan

barang

inventaris yang ada di Balai Desa Wonosalam yang telah


dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2016. Tujuan dari
kegiatan ini adalah untuk mengetahui

apa saja barang

inventaris yang dimiliki dan untuk mengetahui apa saja


fasilitas yang digunakan oleh Balai Desa Wonosalam

apakah sudah sesuai dengan sebagaimana fungsinya atau


masih perlu perbaikan dan penambahan fasilitas.
Dalam hal ini Devisi Administrasi & Pemerintahan
diberikan kesempatan untuk mendata berbagai fasilitas
atau barang barang inventaris yang di miliki oleh Balai
Desa Wonosalam secara keseluruhan beserta penjelasan
fungsi dari masing masing fasilitas yang ada sehingga
Mahasiswa KKN dapat mengetahui bahwa seluruh fasilitas
dan barang barang yang ada telah di pergunakan
sebagaimana fungsinya. Barang inventaris

yang ada

meliputi alat tulis kantor, kendaraan dinas, laptop, barang


barang pelayanan bagi masyarakat dan masih banyak lagi
lainnya.
Kegiatan
Pemerintahan

puncak
adalah

dari

Devisi

memberikan

Administrasi
benda

&

barang

inventaris sebagai kenang kenangan yang akan diberikan


Mahasiswa KKN khususnya Devisi Administrasi kepada
Balai Desa Wonosalam yang telah dilaksanakan pada
tanggal 29 Juli 2016 yang merupakan hari terakhir
Mahasiswa khususnya Devisi Administrasi & Pemerintahan
melakukan KKN di BalaiDesaWonosalam.
Dalam hal ini Devisi Administrasi & Pemerintahan
memberikan benda inventaris tersebut berupa jam dinding
merchandise bertuliskan KKN BELA NEGARA 2016 DI DESA
WONOSALAM alasan dari pemberian jam dinding ini
adalah Mahasiswa KKN berfikir seluruh fasilitas telah
dimiliki

oleh

Balai

Desa

Wonosalam

secara

lengkap

sehingga memutuskan untuk membeli hal kecil yang


mempunyai makna dan berkesan dan tentunya Mahasiswa
KKN

khususnya

Devisi

Administrasi

&

Pemerintahan

mengatursecara cermat biaya yang di berikan sehingga

masih ada kesempatan untuk membeli barang sebagai


kenang kenangantersebut.

Gambar 4 pemberian barang inventaris kepada desa


wonosalam

Gambar 5 pemberian vendel kepada desa wonosalam

3.4. REALISASI BIAYA


Pemasukan
1. Dana Iuran Wajib Peserta @48 X Rp. 350.000

= Rp.

16.800.000
2. Dana Kegiatan LPPM
3. Dana Bantuan Kesehatan LPPM

= Rp. 1.000.000
= Rp.

200.000
4. Dana Bantuan Transport LPPM

= Rp.

2.700.000
5. Uang Makan Dari LPPM
6. Dana Dari DPL
Total Biaya
Pengeluaran

= Rp. 4.685.000
= Rp. 14.000.000
= Rp. 39.385.000

1. Uang Makan
15.120.000
2. Biaya Rumah
3. Plakat
4.
5.
6.
7.
8.

927.500
Divisi TTG
Divisi Produksi
Divisi Pendidikan
Divisi Kesehatan
Divisi Administrasi

400.000
9. Sewa Elf
10.
Sewa Pick Up

=Rp.
=Rp.

1.400.000
=Rp.

=Rp. 14.400.000
=Rp.
400.000
=Rp.
400.000
=Rp.
400.000
=Rp.
=Rp.

1.600.000
=Rp.

300.000
11.
Tumpeng

=Rp.

750.000
12.
Kenang Kenangan

=Rp.

200.000
13.
Banner

=Rp.

100.000
14.
Bensin Oprasional
300.000

=Rp.

15.

Pioner

=Rp.

150.000
16.
Air Galon

=Rp.

337.000
17.
Acara penyuluhan

=Rp.

500.000
18.
Acara Penutupan

=Rp.

1.200.00
19.
Biaya Lain - Lain

=Rp.

5.00.500
Total Biaya

= Rp. 39.385.000
BAB IV

EVALUASI KEGIATAN PROGRAM


Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN Veteran Jawa Timur
kelompok 07 berlangsung dari tanggal 18 Juli 30 Juli 2016
bertempat

di

desa

Wonosalam,

kecamatan

Wonosalam,

kabupaten Jombang di mana seluruh kegiatan yang berlangsung


selama 14 hari tersebut bersifat aktif dan terbagi ke dalam 5
(lima) bidang yang meliputi :
a. Bidang Teknologi Tepat Guna
b. Bidang Produksi
c. Bidang Pendidikan dan Spiritual
d. Bidang Kesehatan dan Kebersihan
e. Bidang Administrasi Pemerintahan
Dari

proses

persiapan

meliputi

pengamatan

secara

langsung melalui survei, diperoleh susunan program kegiatan


KKN yang dititik beratkan pada kelima bidang tersebut. Hampir
semua program kerja terlaksana sesuai dengan perencanaan.

Meskipun ada banyak kendala yang kami temui selama


pelaksanaan program kerja yang telah disusun, namun kerja
sama dari pihak Kepala Desa dan perangkat desa sangat
membantu penyelesaian program kerja yang telah direncanakan
sehingga tujuan diadakannya KKN ini dapat mengena pada
sasaran khususnya pada potensi yang ada di desa dengan
harapan masyarakat sadar dalam memajukan desanya.
Program kerja yang telah ditetapkan atau direncanakan
oleh kelompok 07 dapat terlaksana, meskipun banyak hambatan
yang

dihadapi

sehingga

tetapi

mendapatkan

karena

diadakannya

solusi

yang

rapat

baik

yang

evaluasi
dapat

meningkatkan mutu dan kualitas kerja setiap peserta KKN


sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.
4.1. BIDANG TEKNOLOGI TEPAT GUNA
Program kerja dari bidang Teknologi Tepat Guna (TTG), antara
lain :
1. Pembuatan alat reactor digester horizontal
2. Pembuatan tape jerami
3. Penyuluhan alat reactor digester hirizontal

Semua program kerja tersebut di atas telah terlaksana


dengan baik selama 11 hari. Persiapan yang dilakukan mulai dari
pembelian

bahan,

proses

pembuatan,

sampai

dengan

penyuluhan semuanya berjalan dengan lancar. Meskipun begitu,


terdapat kendala yang dialami, yakni ketika hujan di sekitaran
alat tanah menjadi becek dan licin. Berbahaya karena licin dapat

ngakibatkan

orang

terpeleset

saat

akan

mengisi

reaaktor

digester. Oleh karena itu kami dari bidang TTG berinisiatif


melakukan pembataan disekitaran alat reactor digester.
Ketika

bidang

TTG

membutuhkan

bantuan

dalam

pembuatan reactor digester horizontal di masyarakat atau pun di


kampus UPN veteran jatim 2 Wonosalam, anggota kelompok 7
lainnya bersedia membantu dalam memasang alat dan ikut
dalam praktek pengisian reactor digester dengan mencampur
kotoran

sapi.

Dalam

pembuatan

tape

jerami

juga

tidak

ditemukan kendala berarti, dikarenakan bahan jerami dan bahan


penunjang sudah tersedia di sekitaran kampus UPN veteran jatim
2 wonosalam. Mungkin untuk pembelian tetes tebu yang harus
ke dekat PG tjokier dan jaraknya lumayan jauh dari wonosalam.
Penyuluhan alat reactor digester horizontal ini berjalan
dengan lancar. Warga Desa wonosalam sangat antusias dengan
penyuluhan ini. Desa Wonosalam sendiri masih kekurangan alat
dan Sumber daya manusia yang mengerti bagaimana cara
pengelolahan limbah kotoran ternak, jadi beberapa peternak
hanya membiarkan kotoran sapi tidak diolah atau terkadang
membuangnya di sungai. Penyuluhan ini dirasa sangat berguna
dan

menambah

wawasan

bagi

warga.

Beberapa

warga

memberikan respon yang positif dengan bertanya mengenai alat


reactor digester horizontal..

Program

kerja

yang

telah

dilaksanakan

oleh

bidang

Teknologi Tepat Guna dirasa cukup bermanfaat bagi warga Desa


wonosalam. Program kerja pembuatan dan pengenalan alat
reactor digester horizontal dapat dimanfaatkan oleh warga Desa
wonosalam untuk memproduksi pupuk (cair atau padat) dan
pakan ikan, karena kotoran sapi yang ada di dalam reactor sudah

terfermentasi. Desa wonosalam memiliki potensi pertanian,


perebunan dan peternakan yang bagus. Di samping itu, selama
ini belum secara merata atau keseluruhan hadirnya teknologi
pemanfaatan limbah kotoran ternak di desa tersebut.
Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat alat reactor
digester

horizontal

peralatan

yang

ini

biayanya

digunakan

cukup

lumayan

tinggi

banyak.

mengingat
Diharapkan

kelompok tani atau kelompok ternak masing - masing dusun bisa


bahu membahu dan di fasilitasi oleh LPPM kampus UPN veteran
jawa Timur dalam mewujudkan alat ini di seluruh dusun di Desa
wonosalam.
Diharapakan Kelompok ternak dan tani maupun warga
Desa wonosalam dapat mengolah limbah kotoran ternak (sapi
atau kambing) untuk dijadikan pupuk padat atau cair dan pakan
ikan yang bermanfaat untuk pertanian, serta menjaga kelstarian
lingkungan di desa wonosalam.
4.2. BIDANG PRODUKSI
Program kerja dari bidang Produksi difokuskan pada hasil
pertanian di desa Wonosalam, antara lain :
1. Pembuatan Pudding Salak
2. Membuat Keripik Singkong
Program kerja dari bidang Produksi tersebut di atas telah
terlaksana dengan baik. Selama pelaksanaan program kerja dari
bidang produksi tidak ada hambatan yang berarti. Selama
pelaksanaan program kerja, bidang Produksi meminta bantuan
kepada anggota kelompok 07 lainnya terutama saat persiapan

penyuluhan dan pemasaran di balai desa. Program kerja dari


bidang Produksi berjalan dengan lancar.
Pada pengolahan produk makanan yang telah dilakukan
oleh bidang Produksi, hambatan yang dialami adalah buah salak
dan singkong yang sesuai untuk pembuatan pudding salak dan
keripik singkong.
Penyuluhan pudding salak dan keripik singkong ini juga berjalan
dengan

lancar.

Ibu-Ibu

PKK

di

Desa

Wonosalam

sangat

mengapresiasi kedua produk buatan bidang Produksi kelompok


07. Hal ini terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka
lontarkan setelah presentasi selesai.
Program

kerja

yang

telah

dilaksanakan

oleh

bidang

Produksi dirasa cukup bermanfaat bagi warga Desa Wonosalam.


Program kerja ini memperkenalkan inovasi produk pangan yang
memanfaatkan salah satu hasil sumber daya

alam Desa

Wonosalam

penghasilan

sehingga

berpotensi

meningkatkan

ketika produk ini dimanfaatkan untuk berwirausaha.


4.3. BIDANG PENDIDIKAN DAN SPIRITUAL
Program kerja dari bidang Pendidikan dan Spiritual, antara lain :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Bimbingan belajar
Penyuluhan Etika dan Moral
Pembelajaran Origami
Sosialisasi Pola Hidup Sehat
Penyuluhan bahaya Narkoba
Pelatihan baris Berbaris (PBB)
Lomba Menghias kelas
Pembagian Hadiah
Program kerja dari bidang Pendidikan dan Spiritual tersebut

di

atas

telah

terlaksana

dengan

baik.

Semua

program

kerjabidang Pendidikan dan Spiritual yang direncanakan dapat


terlaksana seluruhnya. Secara keseluruhan program kegiatan
bidang Pendidikan dan Spiritual dapat diterima dan diikuti oleh
seluruh murid kelas 4, 5, 6A, dan 6B SDN Wonosalam 1.Kegiatan
program kerja yang dilakukan oleh anggota Bidang Pendidikan
dan Spiritual disambut baik oleh kepala Sekolah dan guru-guru di
SDN Wonosalam 1.
Kegiatan yang diadakan berjalan dengan lancar. Demikian
juga lombamenghias kelas yang kami laksanakan untuk murid
kelas4, 5, 6A, dan 6B SDN Wonosalam1 telah dilaksanakan
dengan baik. Para murid sangat antusias dalam mengikuti
kegiatan ini.
Program kerja yang terakhir, yaitu pembagian hadiah merupakan
acara

penutupan

sekaligus

perpisahan

kegiatan

Bidang

Pendidikan dan Spiritual di SDN Wonosalam 1. Kegiatan ini


sangat disambut positif oleh murid-murid SDN Wonosalam 1.
Mereka terharu karena kegiatan bidang Pendidikan dan Spiritual
berakhir hari itu.
Secara keseluruhan program kerja bidang Pendidikan dan
Spiritual memberikan manfaat bagi murid-murid SDN Wonosalam
1. Namun, tidak ada program kerja yang berkaitan dengan
bidang Spiritual.
4.4. BIDANG KESEHATAN DAN KEBERSIHAN
Program kerja dari bidang Kesehatan dan Kebersihan, antara
lain :
1. Pengenalan di Puskesmas
2. Penyuluhan NAPZA dan Sistem Kerja Reproduksi
3. Membantu jalannya briefing di Puskesmas
4. Pembelajaran Pola Hidup Sehat dan Senam

Program kerja dari bidang Kesehatan dan Kebersihan


tersebut di atas telah terlaksana. Dengan berbagai kendala yang
terjadi serta penyelesaian yang telah dilakukan.
Selama pelaksanaannya kami dapat melaksanakan seluruh
kegiatan sesuai rencana, meskipun terdapat beberapa kendala
dan

masalah

saat

pelaksanaan.

Sehingga

dalam

perencanaannya terdapat beberapa kegiatan yang harus diubah


dan disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Kendala

tersebut

seperti

penggantian

materi

secara

mendadak dikarenakan materi tersebut dirasa akan kurang


mendapat

manfaat

yang

maksimal

terhadap

masyarakat

menurut pihak puskesmas. Kendala lainnya yaitu juga terjadi


saat dalam pengenalan dengan seluruh staff dan fasilitas. Yang
awalnya terjadwal pada hari senin harus diganti dihari selasa
karena keterlambatan kedatangan kami pada waktu KKN. Lalu
dalam melakukan diskusi acara dan kegiatan yang diadakan
kami laksanakan di desa wonosalam, agar tepat sasaran dengan
kondisi desa. Maka kami membicarakan tentang isu isu yang
terjadi

di

desa

wonosalam

terlebih

dahulu

sebelum

merealisasikan rencana program kerja kami. Diskusi ini kami


laksanakan bersama kepala puskesmas dan kepala administrasi
puskesmas beserta perangkatnya dengan tujuan agar program program yang kami adakan mendapat manfaat yang lebih
maksimal dan berguna bagi masyarakat.
Dan kami memperoleh isu yang terjadi di desa tersebut
adalah maraknya pemakaian narkoba diantara remaja serta
pergaulan bebas yang tidak terkontrol, sehingga mengakibatkan
timbulnya kasus kehamilan diluar nikah khususnya pada remaja.

Sehingga kami berasumsi untuk membantu puskesmas dengan


mengadakan penyuluhan tentang pergaulan bebas dan NAPZA,
sebagai pengganti dari rencana tema awal kami yakni tentang
Pertolongan Pertama yang dirasa kurang tepat sasaran untuk
masyarakat Desa Wonosalam. Selain itu kegiatan penyuluhan ini
berguna untuk pengetahuan bagi masyarakat agar efek dari
pergaulan bebas dan NAPZA dapat diminimalisir.
Salah satu bentuk bantuan kami juga terdapat pada
pelaksanaan penyuluhan kesekolah-sekolah yaitu SMPN 1 Atap
Jarak dan SMKN 1 Wonosalam. Dimana kami membantu dalam
pelaksanaannya. Dalam kegiatan ini kami terkendala dengan
kendaraan yang minim, sehingga terjadi pembagian kelompok
yang tidak seimbang. Namun dalam pelaksanaannya yang bisa
dikatakan lancar, dikarenakan baiknya koordinasi dengan pihak
pihak terkait yaitu pihak sekolah, puskesmas, dan anggota KKN
lainnya.
Namun

dalam

kegiatan

yang

diadakan

di

SMKN

Wonosalam terdapat kendala baru. Yaitu tingkat pengetahuan


murid murid SMK tersebut sudah dapat dibilang cukup. Namun
pengetahuan ini belum mendapat pengarahan yang baik,
sehingga mengakibatkan masih banyaknya hal hal yang tidak
diinginkan di masyarakat. Namun kami akhirnya menyelesaikan
dengan mengarahkannya dengan lebih baik dan lebih halus agar
setiap pihak tidak tersinggung. Dan pemahaman yang benar
terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja dan NAPZA.
Kendala yang kami alami dalam pelaksanaan pembelajaran
tentang materi pola hidup sehat dan senam. Kami mengalami
kendala waktu yang harus disesuaikan dengan pihak sekolah.

Namun hal itu masih dapat dimusyawarahkan dengan baik.


Sehingga kegiatannya berjalan dengan lancar.
Pada hari Selasa saat penyuluhan pergaulan bebas dan
NAPZA di balaidesa. Kami mendapat kendala dalam kesalahan
komunikasi antar pemateri dan sie. Acara. Sehingga pada tengah
acara

kami

mengganti

pemateri

yang

sebelumnya

sudah

direncanakan. Namun hal ini tidak menjadi masalah besar karena


tingkat

pengetahuan

setiap

anggota

kami

sama

dan

pembelajaran kamipun sama. Sehingga membuat acara tetap


berjalan lancar.
4.5. BIDANG ADMINISTRASI PEMERINTAHAN
Program kerja dari bidang Administrasi Pemerintahan, antara lain
:
1. Perbaikan Infrastruktur Balai Desa
2. Pendataan Penduduk
Program kerja dari bidang Administrasi Pemerintahan
tersebut di atas telah terlaksana dengan baik. Selama sepuluh
hari

bidang

Administrasi

Pemerintahan

memperbaiki

infrastruktur balai desa dengan membuat papan nama ruang


balai desa dan papan nama jabatan serta mengganti foto
Presiden dan Wakil Presiden.
1. Papan nama ruang dibuat sendiri dari bahan triplek,
sedangkan papan nama jabatan tidak membuat sendiri
melainkan membeli papan nama dari bahan plastik.
Kendala yang dialami, yakni cuaca yang buruk sehingga
memperlambat pembuatan papan nama ruang.
2. Selain itu, bidang Administrasi Pemerintahan juga telah
melaksanakan

program

kerjanya

yang

kedua,

yaitu

pendataan penduduk yang dilakukan tiap akhir bulan.


Kegiatan

ini

dilakukan

di

balai

desa

bersama

Kasi

Pemerintahan Desa Dungun.


3. Secara keseluruhan program kerja bidang Administrasi
Pemerintahan telah memberikan manfaat bagi warga Desa
Dungun melalui pelayanan di bidang administrasi maupun
perbaikan balai desa.
4.6. FAKTOR UMUM
Dalam pelaksanaan KKN ini terdapat faktorfaktor mendorong
suksesnya pelaksanaan kegiatan KKN dan ada pula faktorfaktor
penghambatnya.

Faktorfaktor

yang

mendorong

suksesnya

pelaksanaan kegiatan KKN ini, antara lain :


1. Adanya

kekompakan

antara

mahasiswa

peserta

KKN

tujuan

yaitu

kerja

yang

dengan masyarakat desa.


2. Peserta
berusaha

KKN

bersatu

dalam

menyesuaikan

mencapai

programprogram

telah direncanakan oleh kelompok yang sesuai dengan


pola pikir dan kebutuhan masyarakat di desa tempat
mahasiswa ditempatkan. Peserta KKN juga melakukan
sosialisasi secara pendekatan individu maupun presentasi
sehingga

tercipta

kekompakan

dan

saling

bantu

membantu dalam menjalankan program kerja antara


mahasiswa dan masyarakat.
3. Masyarakat sekitar senang akan kehadiran mahasiswa
peserta KKN.
4. Pada mulanya peserta KKN kelompok 07 yang ditempatkan
di

desa

Wonosalam

melakukan

sosialisasi

kepada

mayarakat sekitar tentang tujuan dan program kerja yang

akan kami lakukan selama mengemban tugas di desa


tersebut. Masyarakat menyambut kami dengan tangan
terbuka dan memotivasi kami dalam menjalankan tugas
sehingga program program kerja yang telah disusun
dengan mudah dapat dilaksanakan dengan baik.
5. Sarana dan prasarana yang baik dan mendukung segala
kegiatan
Desa Wonosalam mempunyai sarana dan prasarana yang
bisa

dikatakan

cukup

baik

dan

dapat

mendukung

terlaksananya kegiatan KKN itu sendiri. Seperti keadaan


tempat tinggal yang memadai dan mempunyai air yang
jernih. Selain itu fasilitas yang ada di desa Wonosalam juga
mendukung kelancaran program kerja yang direncanakan.
Faktor

penghambat

yang

kami

temui

dalam

pelaksanaan

program kerja, yaitu:


1. Faktor buah-buahan yang musiman sehingga kelompok 07
menyesuaikan program kerja yang telah di buat terutama
pada bidang produksi
2. Peserta kelompok KKN berasal dari berbagai Fakultas di
UPN Veteran Jawa Timur, antara lain Fakultas Ekonomi,
Fakultas

Teknik

Industri,

Fakultas

Teknik

Sipil

dan

Perencanaan, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan


Politik, dan Fakultas Hukum menyebabkan adanya rasa
canggung karena berasal dari latar belakang disiplin ilmu
yang

berbeda.

kelompok

kami

Namun,

saat

berusaha

berkumpul

dalam

satu

menimbulkan

suatu

rasa

kebersamaan sehingga membuat kelompok 07 ini menjadi


solid.

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Setelah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik
selama 14 hari terhitung mulai tanggal 18 Juli 30 Juli 2016,
kami mendapatkan banyak pengalaman yang sangat berharga.
Kami tidak hanya mengetahui kehidupan masyarakat desa yang
kami tempati, tetapi kami juga merasakan secara langsung
bagaimana

hidup

permasalahannya.

di
Selain

pedesaan
mendapatkan

dengan

berbagai

pengalaman

dan

pengetahuan, yang paling berharga buat kami adalah rasa


kebersamaan, kekeluargaan serta rasa kesetiakawanan di antara
temanteman sekelompok di dalam menjalankan tugas selama
masa KKN.
Peserta KKN Tematik dapat menciptakan kondisi yang
harmonis di dalam mengemban tugas dan nama baik almamater.
Melalui kegiatan ini kami berkesempatan untuk berbuat sesuatu
yang dapat memberikan manfaat baggi orang lain khususnya
masyarakat Desa Wonosalam. Kami merasa bersyukur bahwa
semua kegiatan yang telah kami rencanakan dapat terlaksana
dan membuahkan hasil yang cukup memuaskan, meskipun di
dalam pelaksanaannya kami menemui beberapa hambatan
hambatan kecil.
Tanggapan masyarakat Desa Dungun terhadap program
kerja KKN Tematik kelompok 07 sudah cukup baik. Warga Desa
Wonosalam cukup menunjukkan adanya itikat baik dengan
menerima kedatangan peserta KKN Tematik UPN Veteran Jawa

Timur. Segenap masyarakat dan perangkat desa sangat berperan


aktif dalam membantu pelaksanaan program kerja yang dapat
memajukan pengembangan dan pembangunan desa, baik secara
fisik maupun non fisik.
5.2 Saran
Untuk kesempurnaan pelaksanaan program Kuliah Kerja
Nyata (KKN) di waktu yang akan datang. Beberapa saran yang
dapat digunakan sebagai pedoman adalah:
1. Sifat ramah dan terbuka terhadap warga desa tempat di
mana kami melaksanakan KKN sangat membantu dalam
keberhasilan

pelaksanaan

program

kerja

yang

kita

rencanakan.
2. Kekompakan, kebersamaan, dan komunikasi tidak hanya
dipupuk di antara teman sekelompok tetapi juga harus
dipupuk dengan anggota kelompok peserta KKN lainnya.
3. Diharapkan pembekalan KKN juga menjelaskan dengan
lebih detail dan sejelasjelasnya tentang kondisi desa.
4. Diharapkan pemilihan desa yang akan dijadikan lokasi
pelaksanaan KKN lebih dimantapkan lagi sehingga tidak
ada pengalihan atau pemindahan lokasi KKN.
5. Diharapkan pemberian dana dari universitas sesuai dengan
kondisi desa yang ditempati sehingga dapat dialokasikan
sesuai kebutuhan secara efektif dan efisien.
Demikian saran yang dapat kami sampaikan dan semoga
saran yang kami berikan dapat digunakan sebagai acuan dalam
pelaksanaan
selanjutnya.

kegiatan

Kuliah

Kerja

Nyata

di

tahun-tahun

Namun, halhal tersebut di atas bukan menjadi masalah


yang

berarti,

sebab

dalam

pelaksanaannya

terjadi

suatu

kesadaran dan semangat yang tinggi untuk mewujudkan suatu


kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berguna bagi
nusa, bangsa, dan agama. Semoga kegiatan ini dapat menjadi
motivasi bagi generasi kami yang selanjutnya untuk melakukan
yang lebih baik.

Beri Nilai