Anda di halaman 1dari 9

1.

Pasien dengan TB paru datang untuk kontrol ke Puskesmas setelah melewati fase intensif
pengobatan OAT. Didapatkan hasil pemeriksaan BTA masih positif. Penelitian
mengatakan bahwa kepatuhan minum OAT merupakan penentu keberhasilan terapi TB.
Sebagai dokter puskesmas, apa yang harus Anda lakukan?
A. Pendidikan kepada pengawas minum obat
B. Pendidikan kepada pasien
C. Menyuruh pasien kontrol setiap minggu sampai pengobatan selesai
D. Menggratiskan obat
E. Mengganti rejimen pengobatan menjadi kategori II
2. Nn. Cila 18 tahun, diantar oleh ibunya dengan keluhan demam tinggi sejak 4 hari yang
lalu. Dari PF didapatkan suhu 38,1C, petekiae (+), epistaksis (+). Hasil pemeriksaan
laboratorium didapatkan trombosit 60.000, Hb 14 g/dl, HT, 47%.
Tetangga ada yang dirawat inap di RS karena DBD. Dokter mendiagnosa pasien sakit
DBD dan mengajukan rawat inap. Ibu pasien meminta pasien dirawat jalan dan minum
jus jambu. Bagaimana sikap dokter yang paling tepat?
A. Tidak menghiraukan demi keselamatan pasien
B. Memahami dan mengikuti keinginan ibu pasien
C. Menjelaskan bahwa hal tersebut salah
D. Meminta pasien untuk membujuk ibunya agar tetap dirawat
E. Menjelaskan dengan lebih jelas mengenai pentingnya dirawat inap dan akibat yang
mungkin dialami oleh pasien jika tidak mau dirawat
3. Suatu puskesmas memiliki angka kesakitan yang tinggi oleh karena kotornya lingkungan.
Hal ini disebabkan rendahnya pelaksanaan PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat).
Indikator PHBS yang sesuai untuk kasus ini adalah
A. Menggunakan jamban sehat
B. Menghindari buang air besar di kali
C. Penyediaan septic tank
D. Penyediaan jamban bersama
E. Pemberdayaan jamban rumah tangga
4. Terjadi kejadian luar biasa kasus diare pada 7 desa dengan jumlah penduduk sebesar 5400
orang. Sebanyak 190 orang berobat ke puskesmas, 77 orang di rawat inap dan 3 orang
meninggal dunia. Petugas puskesmas ingin melihat langsung penyebab pasien yang
berobat maupun yang tidak berobat. Metode yang digunakan adalah
A. Survei epidemiologi
B. Case finding pasif
C. Case finding aktif

D. Case finding satelit


E. Case finding sentinel
5. Pada kegiatan imunisasi polio massal, dokter puskesmas pasangan muda ingin
membangun rumah di daerah dengan tanah datar. Ia bermaksud menggali sumur untuk
sumber mata air, akan tetap dekat rumahnya terdapat septic tank tetangga. Berapakah
jarak minimal yang paling tepat antara kedua struktur tersebut?
A. 10 M
B. 13 M
C. 3 M
D. 7 M
E. 5M
6. Di suatu area, angka kejadian kanker payudara pada wanita cukup tinggi dan yang datang
berobat ke puskesmas setempat mayoritas sudah stadium IV sedangkan prognosis kanker
payudara cukup baik apabila terdeteksi dini. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh dokter
puskesmas setempat?
A. Melakukan bimtek deteksi dini kanker payudara pada petugas puskesmas
B. Mengurangi penerimaan pasien yang sudah menderita stadium lanjut
C. Menggiatkan penyuluhan tentang deteksi dini kanker payudara dan SADARI
D. Mengevaluasi seluruh pasien yang telah mendapatkan pengobatan
E. Memberikan pengobatan kanker payudara secara cuma-Cuma
7. Seorang dokter ingin meneliti apakah perkembangan motorik anak-anak di daerah
perkotaan lebih lambat daripada di daerah pedesaan. Waktu yang dimiliki cukup dan dana
yang dimiliki cukup untuk melakukan penelitian untuk subyek dalam jumlah besar.
Apakah desain penelitian yang paling tepat digunakan?
A. Cross sectional
B. Case control
C. Case study
D. Case series

E. Cohort
8. Dari 1000 anak lahir hidup, 25 diantaranya terkena infeksi sepsis neonatorum, 15
diantaranya meninggal dunia. Sebelum usia 1 tahun, terdapat 50 anak tersebut yang
terkena diare dan meninggal 10 anak. Berapakah case fatality rate kasus diare?
A. 15/25
B. 10/50
C. 15/35
D. 25/25
E. 10/15
9. Penelitian dengan hipotesis nol (H0) berupa tidak ada hubungan antara pemberian ekstrak
kulit jeruk terhadap pertumbuhan kanker. Kemaknaan yang dipakai sebesar 5%.
Dilakukan uji statistik untuk menerima atau menolak hipotesis nol. Hal yang mungkin
terjadi adalah
A. Peneliti menerima H0 jika p< 0,05
B. Peneliti melakukan kesalahan maksimal 5% dan menolak H0
C. Peneliti melakukan kesalahan maksimal 5% dan menerima H0
D. Peneliti mungkin melakukan kesalahan maksimal 5% dan menolak H0
E. Peneliti mungkin melakukan kesalahan maksimal 5% dan menerima H0
10. Seorang dokter ingin melakukan suatu penelitian yang membandingkan adanya hubungan
asupan lemak (dikotom) dengan kadar kolestrol (mg/dl). Uji statistik yang digunakan
adalah?
A. Korelasi pearson
B. Uji T berpasangan
C. ANOVA
D. Uji T tidak berpasangan
E. Uji Chi kuadrat

11. Pada sebuah kelompok mahasiswa kesehatan masyarakat yang terdiri dari 60%
mahasiswa pria dan 40% mahasiswa perempuan, seorang dokter ingin meneliti dengan
mengambil sampel dari mahasiswa tersebut sebanyak 10 orang dengan pembagian 8
orang perempuan dan 2 orang laki-laki. Sampel diambil dengan tidak secara acak namun
dengan menggenapkan hingga jumlah sampel cukup. Metode sampling yang digunakan
dokter ini disebut?
A. Purposive sampling
B. Quota sampling
C. Snowball sampling
D. Stratified random sampling
E. Systematic random sampling
12. Dokter Puskesmas akan melakukan penelitian untuk membandingkan kelambu dengan
obat nyamuk oles di Lampung. Keduanya akan dibandingkan efektivitasnya terhadap
pencegahan penyakit DBD di empat kecamatan. Pencegahan penyakit DBD dinilai
dengan tingkat kejadian DBD kasus baru (insidens dalam persen) selama 3 bulan.
Ternyata pemakaian kelambu lebih efektif daripada obat nyamuk oles. Uji penelitian
yang digunakan pada ilustrasi di atas adalah
A. Uji T berpasangan
B. Uji T tidak berpasangan
C. ANOVA
D. Chi kuadrat
E. Speaman
13. Suatu studi diagnostik dilakukan untuk membandingkan sebuah alat baru terhadap alat
diagnosis baku emas untuk mendiagnosis suatu penyakit. Dalam analisis data, diperoleh
tabel 2x2 berikut

Berdasarkan tabel diatas, sensitivitas alat diagnosis terbaru tersebut adalah?


A. 674/733
B. 674/723
C. 733/647
D. 733/2074
E. 723/2074
14. Pemerintah memprediksi MDG 2015 untuk angka kematian ibu dan anak tidak tercapai.
Maka pemerintah membuat keputusan untuk memberikan beasiswa kepada calon dokter
dan bidan, dengan tujuan agar jumlah dokter dan bidan mencukupi serta dapat
ditenpatkann ke daerah-daerah kecil yang sedikit peminat. Apa faktor konstitusional yang
mendasari tindakan pemerintah tersebut?
A. Faktor situasional
B. Faktor struktural
C. Faktor budaya
D. Faktor internasional
E. Faktor domestik
15. Seorang dokter PTT di suatu daerah terpencil menghadapi masalah dalam melaksanakan
program posyandunya. Masyarakat di daerah tersebut menolak pemberian vaksin untuk
bayi-bayinya, karena nenek moyangnya dari dulu tidak pernah divaksin. Pendekatan yang
sebaiknya dilkakukan adalah:
A. Membagikan susu untuk setiap bayi yang datang vaksin
B. Medatangi setiap rumah yang memiliki bayi untuk tujuan divaksin
C. Memberikan edukasi kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat tentang
pentingnya vaksin
D. Memberikan pelatihan tentang teknik vaksinasi kepada dukun bayi setempat
E. Memberikan penyuluhan rutin tentang pentingnya vaksinasi di puskesmas

16. Sebuah keluarga muda, ayah 27 tahun, ibu 25 tahun mempunyai empat orang anak,
masing-masing berumur 5 tahun, 3.5 tahun, 2.5 tahun dan 1.5 tahun. Tahap apakah yang
terlihat pada keluarga tersebut?
A. Keluarga dengan anak bayi (familiy with new born)
B. Keluarga dengan anak balita (Family with toddler)
C. Keluarga dengan anak usia sekolah (Family with school age)
D. Keluarga dengan anak remaja (Family with adolescence)
E. Keluarga dengan anak meninggalkan rumah (launching family)
17. Laki-laki 50 tahun didiagnosis menderita Ca paru. Dokter melihat pasien terdiam sambil
mengetuk-ngetukkan jarinya di meja. Lalu dokter mengatakan Saya melihat bapak suka
mengetuk-ngetukkan jari di meja, bisa bapak ceritakan tentang kebiasaan bapak
tersebut?
Sikap dokter tersebut menunjukkan apa menurut kaidah komunikasi efektif?
A. Refleksi isi
B. Refleksi perasaan
C. Pertanyaan tertutup
D. Asumsi
E. Evaluasi
18. Dokter A sedang mendapat internship di NTB. Setelah internshipnya selesai, dokter
tersebut berencana balik ke pulau jawa dan tidak ingin praktek disitu lagi. Oleh karena itu
dokter tersebut berencana merujuk balik pasiennya ke dokter pengganti. Apa jenis
rujukan pada kasus ini?
A. Interval referral
B. Split referral
C. Collateral referral
D. Cross referral
E. Progresif referral

19. Anak stefi, 5 tahun datang dengan keluhan gatal sejak 1 minggu. Gatal terutama terjadi
pada malam hari sehingga anak tidak bisa tidur dan makan. Keluhan disertai dengan
lemas dan badan tampak kurus. Dari pemeriksaan fisik anus tampak adanya ekskoriasi.
Pemeriksaan feses ditemukan telor berbentuk plano convex. Bagaimana pencegahan
penularan penyakit di atas?
A. Menghindari transfusi darah
B. Memakai alas kaku
C. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan
D. Memakan daging yang telah masak
E. Tidak memelihara kucing
20. Seorang mahasiswa kedokteran tingkat akhir ingin melakukan suatu penelitian mengenai
kadar glukosa sebelum dan sesudah makan dengan obat anti-diabetik. Jumlah sampel
adalah 10 orang dewasa. Uji hipotesa yang dipilih adalah
A. Uji T- berpasangan
B. Anova
C. Korelasi
D. Logistik
E. Uji T-tidak berpasangan
21. Di desa Suka Menari terdapat 5000 penduduk dengan 3000 laki-laki dan 2000
perempuan. Pada tanggal 17 Agustus 2014, didapatkan 50 kasus malaria. Dua hari
kemudian, ada 50 kasus malaria baru. Berapakah prevalensi malaria tersebut?
A. 2%
B. 3%
C. 4%
D. 5%
E. 6%
22. Dr Dian ingin melakukan penelitian yang membandingkan kadar kortisol di darah setelah
diberi vitamin 1 dan vitamin 2. Pasien yang No. 1-20 diberi vitamin 1, kemudian dicek

kadar kortisolnya pada pukul 9 pagi. Pada pukul 12 siang pasien diberi vitamin 2, lalu
dicek lagi kadar kortisolnya. Pasien No. 21-40 tidak diberi vitamin apapun, namun tetap
diperiksa kadar kortisolnya di darah pada waktu yang sama, yaitu pukul 9 pagi dan 12
siang. Jenis penelitian yang sesuai dengan penjelasan pada kasus ini adalah
A. Potong lintang
B. Kasus kontrol
C. Kohort
D. Uji klinis
E. Uji deskriptif
23. Dr Ruth melakukan penelitian terhadap orang yang merokok dan kanker paru dengan uji
kohort prospektif. Hasil penelitian didapatkan relative risk 2.7. Bagaimana interpretasi
dari hal tersebut?
A. Orang yang tidak merokok 2.7 kali tidak mendapat kanker paru
B. Ada 2.7% orang yang tidak merokok mendapatkan kanker paru
C. Orang yang kanker paru 2.7 kali beresiko merokok dibandingkan dengan yang tidak
kanker paru
D. Orang yang merokok 2.7 kali beresiko mendapat kanker paru
E. Ada 2.7% perokok yang berisiko mendapat kanker paru dalam populasi 100.000
penduduk
24. Jumlah penduduk desa Suka Makan berjumlah 65.000 penduduk. Jumlah kematian 290
jiwa. Menurut data tersebut, angka 290/65.000 merupakan
A. Crude death rate
B. Crude death ratio
C. Specific death rate
D. Mortality rate
E. Total death ratio
25. Dr Sari melakukan penelitian hipertensi pada 1000 orang dewasa. Didapatkan 500 orang
yang mengalami hipertensi. Ternyata 210 orang diantaranya baru mengetahui jika mereka

memiliki hipotensi dan diasumsikan ini merupakan kasus baru. Pernyataan di atas dikenal
dengan
A. Prevalens
B. Insiden
C. P-value
D. Sub-populasi
E. Sampel inklusi
26. Dilakukan suatu penelitian observasional analitik dengan metode potong lintang untuk
melihat hubungan antara peningkatan usia dengan derajat katarak. Variabel ini dikenal
dengan istilah
A. Rasio
B. Ordinal
C. Dikotom
D. Interval
E. Rating

Anda mungkin juga menyukai