Anda di halaman 1dari 14

CARA MEMBUAT SABUN CAIR

Bahan- Bahan
:SLS ( SODIUM LINEAR SULFAT ) 250 GRAMTEXAPON 500 GRAM NaCl atau
GARAM DAPUR 500 GRAMAQUADES 5 LITER PEWARNA DAN PEWANGI
SECUKUPNYA
Alat :
BATANG
PENGADUK
2
BUAHEMBER
2
BUAHGAYUNGBOTOL
KEMASANCORONG
Cara Membuat :
SLS Dilarutkan dengan air 1,5 liter.Texapon + NaCl diaduk jadi satu dan ditambah air 2,5
liter.Larutan SLS dicampurkan dalam larutan ( Texapon + NaCl ), aduk
sampai tercampur secara keseluruhan.Tambahkan air secukupnya 1 liter ( Jangan
terlalu encer ).Pewarna dan pewangi dicampur setelah sabun siap dicampur semua.
NB
:Bahan-bahan dapat dibeli di toko kimia,Aquades bisa diganti dengan air matang
atau( telah di masak) atau dengan air hujan.

PENDAHULUAN
Begitu banyak jenis sabun yang beredar di pasaran, mulai dari sabun yang bersifat umum
sampai sabun yang bersifat khusus. Karena sabun merupakan surfaktan dengan
digunakan air untuk membersihkan. Sabun yang bersifat umum yang dimaksud adalah
sabun mandi padat yang sering di pakai masyarakat untuk membersihkan anggota badan
secara keseluruhan. Dan yang bersifat khusus adalah sabun cair yang juga telah meluas.
Jika diterapkan pada suatu permukaan, air bersabun secara efektif mengikat partikel
dalam suspensi mudah dibawa oleh air bersih. Di negara berkembang, deterjen sintetik
telah menggantikan sabun sebagai alat bantu mencuci.
Garam Natrium atau kalium dari asam lemak yang dapat diturunkan dari minyak atau lemak
dengan direaksikan secara Alkali pada suhu 80100 C mrlalui suatu proses yang dikenal
dengan Saponifikasi. Lemak akan terhidrolisis oleh basa, sabun secara umumnya.
Kami membuat produk ini karena kebutuhan masyarakat pada saat ini akan sabun sebagai
pembarsih dari kotoran pada suatu benda cukuplah tinggi.Produk yang kami buat
merupakan sabun yang berbentuk cair yang khusus untuk membersihkan peralatan
rumah tangga atau peralatan masak dan peralatan makan. Bahan bahan yang kami
pakai yaitu bahan bahan yang ramah lingkungan.Dan Sabun yang kami hasilkan pun
mempunyai kualitas yang baik yaitu dengan busa yang dihasilkan pun berlimpah
sehingga dapat membersihkan dengan sempurna dan beraroma wangi jeruk nipis yang
menyegarkan.
Selain itu pembuatan produk ini juga dapat dipergunakan sebagai lapangan usaha kecil (home
industy) dengan modal yang kecil tetapi menghasilkan laba yang besar sebab bahanbahan yang dipergunakan mudah di dapat di toko bahan kimia dan harganya terjangkau
serta ramah lingkungan. Selain itu cara membuat sabun ini pun tidak terlalu rumit
sehingga dapat dibuat oleh siapapun.

II.

DASAR TEORI

Keberadaan sabun colek sedikit tergeser dengan adanya keberadaan sabun cair cuci piring.
Sabun colek sudah sangat melekat dihati masyarakat sebab keberadaan sabun colek
digunakan oleh konsumen jauh sebelum munculnya sabun cair cuci piring.Dan pada saat
munculnya sabun cair masyarakat pun sebagian besar banyak yang beralih ke sabun cuci
piring. Karena dari segi kepraktisan dan kecepatan, sabun cair lebih cepat larut dalam
air.
Banyak sekali produk sabun cuci piring cair dipasaran contohnya seperti Sun Light dan
Mama Lemon. Dua Merk tersebut adalah yang sangat disenangi oleh masyarakat dan
laku keras penjualannya. Tingginya penjualan tersebut dikarenakan selain harganya yang
terjangkau, juga dikarenakan hasilnya dalam membersihkan kotoran terutama lemak
lemak yang penempel pada peralatan makan. Selain itu bahan pendukung seperti busa
yang melimpah dan bau parfum jeruk serta adapula yang menambahkan concentreted
lime juice sebagai pembersih lemak yang dapat membersihkan 1,5 kali lebih cepat.
Itulah nilai tambah yang khas ditiap merek tersebut.
Banyak masyarakat umum yang beralih ke sabun cuci piring cair di sebabkan banyaknya
kelebihan dari sabun cuci piring cair. Diantaranya Kelebihan sabun mandi cair bila
dibanding dengan sabun mandi padat, diantaranya sebagai berikut:
1.

Praktis, karena sabun cuci piring cair tersedia dalam bentuk kemasan botol, sehingga
dapat mudah di bawa atau pun di simpan.

2.

Mudah larut di air ( bathtub ), lalu di campur dengan air sebentar langsung berbusa.

3.

Mudah berbusa dengan menggunakan spon kain, dengan begitu dapat menghemat pada
saat pemakaiannya

4.

Biasanya lebih ampuh dalam me.mbersihkan lemak pada peralatan memasak.

Tujuan Praktikum
Praktikum ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus mengajarkan kepada mahasiswa
tentang bagaimana cara serta bahan bahan apa saja yang akan dipergunakan dalam
produksi membuat Sabun Cuci Piring Cair.

III.

METODELOGI

1. ALAT DAN BAHAN


ALAT
Alat yang digunakan diantaranya:

1. Baskom

: 1 buah

2. Beaker glass 500 ml

3. Beaker glass 250 ml

: 1 buah

1 buah

4. Cawan kaca

1 buah

5. Pipet tetes

: 2 buah

6. Gelas arloji

: 2 buah

7. Weight bottle

: 1 buah

8. Sendok

2 buah

9. Palet

2 buah

10. Entong

1 buah

11. Kain lap

1 buah

12. Stirer magnetic

1 buah

13. Stirer Plate

1 buah

BAHAN
Formulasi Bahan:
1) Cottoclarin BM (Sodium Lauryl Ether Sulfate)

: 140,02 gram

2) Sodium Sulfat (Na2SO4)

: 4,03 gram

3) Natrium Clorida (NaCl)

: 35,02gram

4) Enzim AR

: 1,02 gram

5) Dewisil Liquid

: 1,13 gram

6) Foombuater (Coconut Diethanol Amide)

: 7,02 gram

7) LAS (Linear Alkyl Benzene Sulfonate Sodium)

:50,04gram

8) Parfum

: 2 mL

9) Pewarna

: 2 mL

10) Aquades

: 1,05 Liter

Penjelasan dan Fungsi bahan

1) Cottoclarin BM

: Sodium Lauryl Ether Sulfate berbentuk

kental transparan

dan berfungsi sebagai bahan utama sabun, karena menghasilkan busa yang banyak serta
daya bersihnya baik.
2)

Sodium Sulfat (Na2SO4)

: berbentuk serbuk putih dan tidak

berbau. Berfungsi

membantu dalam kelarutan cottoclarin BM sekaligus sebagai pengental dan


mempercepat pengangkatan kotoran (pembersih).
3)

Natrium Clorida (NaCl)

: berbentuk serbuk putih dan tidak berbau. Berfungsi

membantu dalam kelarutan cottoclarin BM dan pengental.


4)

Enzim AR

: berbentuk serbuk putih yang berfungsi sebagai pembersih

lemak.
5) Dewisil Liquid

: berbentuk cairan kental transparan yang berfungsi sebagai

pengawet.
6) Foombuster

: Coconut Diethanol Amide berbentuk cairan kental berwarna

kuning transparan yang berfungsi dalam memperbanyak busa yang dihasilkan.


7)

LAS

: Linear Alkyl Benzene Sulfonate Sodium berbentuk gel

kekuningan serta larut dalam air yang berfungsi sebagai mempunyai daya bersih yang
tinggi yaitu dalam membersihkan lemak, busa banyak, mudah dibilas, kesat,dapat
menghilangkan bau amis & merupakan bahan active sabun yang ramah lingkungan.
8) Parfum

: berbentuk cair yang berwarna kuning & beraroma jeruk nipis

yang berfungsi sebagai pengharum.


9)

Pewarna

: berbentuk cair berwarna hijau yang berfungsi sebagai

pewarna produk.
10) Aquades

: berbentuk cairan jernih yang berfungsi sebagai pelarut.

2. PROSEDUR PEMBUATAN
Cara Pembuatan :
1

Campurkan Cottoclarin BM dengan LAS lalu aduk hingga merata kemudian tambahkan
juga NaCl (17,51 gram) pada campuran tersebut, aduk hingga rata.(Campuran I)

Campurkan sodium sufat dan NaCl (17,51 gram) bersama dengan dewisil liquid kedalam
500 ml aquades, aduk hingga larut.Sebelumnya larutkan NaCl dengan 100 ml aquades.
(Campuran II)

Lalu perlahan lahan tuangkan campuran II ke campuran I aduk hingga rata dan
homogen

Tuangkan foam buster dan enzim AR kedalam campuran aduk hingga rata

Masukkan pewarna dan parfum serta sisa air ke dalam campuran,

Kemudian tes pH-nya hingga menghasil PH 7. jika terlalu basa dapat ditambahkan asam
sitrat, kemudian jika terlalu encer dapat ditambahkan NaCl.

Mengukur Volume produk yang dihasilkan.

Kemas produk dalam botol berukuran tertentu sesuai dengan keinginan.

Diamkan produk selama 12 jam maka hasil produk yang semula nya tidak jernih menjadi
jernih.

IV.

HASIL DAN DISKUSI

1. HASIL PRODUK

Volume produk yang dihasilkan sebanyak 1025 ml


Secara fisik produk yang dihasilkan berwarna hijau dan jernih serta baunya khas jeruk
nipis
Kualitas
Konsumen 1

Sabun cuci piring cair ini sudah cukup bagus untuk menghilangkan

kotoran atau lemak pada piring akan tetapi dapat membuat tangan agak kasar,

Konsumen 2

Sabun cuci piring ini sudah cukup harum saat

digunakan dan juga busa

juga cukup banyak.


Konsumen 3

Sabun cuci piring ini sudah cukup berbusa dan busa

yang dihasilkan

cukup banyak serta dapat menghilangkan lemak yang membandel.


2. DISKUSI
Sabun cuci piring yang kami hasilkan sudah mempunyai kualitas yang baik.Sudah
menghasilkan busa yang banyak juga baunya sangat menyegarkan yaitu dengan aroma
jeruk nipis.dan secara fisik pun terlihat bening setelah di diamkan selama 12
jam.Memang pada awalnya saat di tuang ke botol kemasan sabun cuci piring cair ini
kelihatan tidak bening dan diatanya ada sidikit busa akan tetapi setelah di diamkan
hasilnya pun bisa bening. Dan sabun yang kami sahilkan pun dapat menhilangkan bau
amis dan juga lemak yang ada di peralatan memasak.

V.

KESIMPULAN

Dan dapat di simpulkan bahwa:


1.

Sabun cuci piring ini baik digunakan pada perlalatan makan serta dapat menghasilkan
busa yang lebih dan berbau harum menyegarkan, sehingga sabun ini dapat bekerja secara
maksimal dalam membersihkan kotoran sebagai fungsi utamanya.

2.

Sabun ini layak untuk di pakai atau di produksi untuk di jual.

Sabun Cair Cuci Piring


Mei 12, 2008 pada 3:16 am (Kimia Terapan)
Sabun cair ini merupakan produk yang strategis, karena saat ini masyarakat modern suka
prodak
yang
praktis
dan
ekonomis.
Untuk mengawali bikin sabun cair cukup mudah dengan mengetahui sifat dan fungsi
masing-masing bahan sabun cair dan cukup dengan modal awal 100.000 rupiah bisa
menghasilkan lebih dari 30 liter sabun cair kwalitas baik. Untuk pembelian bahan-bahan
kimia yang tertera dibawah ini dapat di beli toko-toko kimia terdekat.
Pada
umumnya
*
*
*
*
*
*
*
*
* Air

sabun

cair

mengandung
Texapon

Sodium

bahan-bahan
sulfat

Camperlan
Asam

sitrid
EDTA
Parfum

Propilin

Peralatan
yang
dibutuhkan:
Cara membuat:

glikol
Pewarna
Ember,

Gelas

ukur

dan

sebagai

berikut:
10%
secukupnya
secukupnya
1%
0,1%
secukupnya
secukupnya
secukupnya

pengaduk

kayu

1.
Texapon
+
sodim
sulfat
diaduk
rata
sampai
memutih
2. (1) + masukkan air sedikit demi sedikit sampai 50% nya
3.
(2)
+
masukkan
camperlan
aduk
rata
4.
(3)
+
sisa
(20-30)%
air
dimasukkan
sedikit
demi
sedikit
5. (4) + sodium sulfat dimasukkan sedikit demi sedikit hingga terlihat mengental
6.
(5)
+
pewarna
secukupnya
aduk
rata
7.
(6)
+
parfum
secukupnya
8. Siap dikemas
Catatan:
* Pemberian parfum pada sabun cair dengan perbandingan 1ml parfum berbanding 500
ml
sabun
cair.
* Propilin glikol berbanding parfum ( 1 : 2 )
Analisis
Bahan
Texapon ini nama merk dagang dengan nama kimia Sodium Lauril Sulfat ( SLS).
Senyawa ini adalah surfaktan. Texapon ini bentuknya jel yang berfungsi sebagai
pengangkat kotoran. Sodium sulfat (Na2SO4) bentuknya serbuk yang berfungsi
mempercepat pengangkatan kotoran dan juga sebagai pengental. Camperlan ini
bentuknya cairan kental yang berfungsi sebagai pengental dan penambah busa menjadi
gelembung-gelembung kecil. Asam sitrit bentuknya serbuk yang berfungsi sebagai
pengangkat lemak. EDTA ini bentuknya serbuk berfungsi sebagai pengawet sabun cair.

Parfum ini bentuknya cair fungsinya sebagai pewangi sabun cair. Propilin glikol ini
bentuknya cair fungsinya sebagai pengikat parfum. Pewarna ini bentukya serbuk
fungsinya sebagai pemberi warna pada sabun cair.
Biaya
Operasional
Untuk memasarkan suatu produk ke masyarakat harus diperhitungkan biaya produksinya
untuk mengetahui keuntungan suatu produk dalam setiap kemasan atau liternya. Biaya
operasional
untuk
sekali
produksi
di
antaranya
meliputi:
1. Biaya bahan per liter atau per kemasan dgn rumus = total biaya pembelian bahan di
bagi
jumlah
berapa
liter
atau
kemasan
yang
dihasilkan.
2.
Biaya
kerja
per
liter
atau
per
kemasan.
3. Bila dalam bentuk kemasan dihitung biaya kemasan dan stikernya.
4. Biaya penyusutan alat artinya peralatan yang digunakan akan di ganti berapa lama
untuk
membeli
peralatan
baru
5.
Biaya
promosinya
6. Biaya transportasi
Dari komponen-komponen biaya operasional dijumlahkan kemudian ditambah laba setiap
kemasan atau liternya, sehingga kita akan mengetahui berapa keuntungan dalam setiap
kemasan
atau
liternya.
Kiat-kiat pemasaran
Pemasaran merupakan ujung tombak dari suatu usaha baik dalam bentuk produk maupun
jasa. Sebaik apapun suatu produk jika pemasarannya mlempem akan tidak berkembang.
Ada
beberapa
jurus
yang
dapat
kita
gunakan:
1.
Percaya
dan
bangga
terhadap
produk
yang
kita
pasarkan.
2.
Paham
dan
mengerti
tentang
produk
tersebut.
3. Buat kartu nama, kop surat dan brosur produk dan perusahaan yang menarik dan
mencerminkan
citra
profesional.
4.
Tampilkan
kesan
pertama
yang
baik.
5. Biasakan membawa kartu nama dan brosur perusahaan kemanapun anda pergi, untuk
di
perlukan
sewaktu-waktu.
6. Pelajari karakter konsumen yang akan menjadi target pasar produk.
7. Buat jaringan kerja atau network dimanapun, untuk menambah panjang relasi anda.
8. Sabar, disiplin da konsisten.

Cara Membuat Sabun Cair


09.35 Teknologi Tepat Guna 2 comments
Oleh
Tanggal terbit

: Rofa Yulia Azhar


: 20 Juni 2012

Sumber
: Dikutip dari berbagai sumber dengan sedikit perubahan
(Artikel ini dibuat pada saat penyuluhan Kuliah Kerjanyata Mahasiswa UIN
Sunan
Gunung
Djati
Bandung
2012)
Salah satu hal yang paling menakjubkan dalam kehidupan ini adalah fungsi
sabun dalam dunia kebersihan. Tidak banyak yang mengetahui jika sabun
secara sederhana dapat dibuat dengan mencampurkan abu (sisa
pembakaran tumbuhan) dengan lemak atau minyak (nabati atau hewani).
Keajaiban dari sabun tidak terlepas dari Fungsi utama dari sabun sebagai zat
pencuci adalah sifat surfaktan yang terkandung di dalamnya.
Surfaktan merupakan
molekul
yang
memiliki
gugus
polar
yang
suka air (hidrofilik) dan gugus non polar yang suka minyak (lipofilik)
sekaligus, sehingga dapat mempersatukan campuran yang terdiri dari
minyak
dan
air.
Pembuatan sabun cair untuk mencuci piring dianggap untuk saat ini
merupakan produk yang sangat praktis dan ekonomis, terutama jika
dibandingakan dengan sabun colek. Dengan modal Rp.150.000 dapat
dibuat sabun sebanyak 35 Liter. Pembelian bahan-bahannya juga dapat
dilakukan dengan mudah di toko-toko kimia. Coba bandingkan dengan harga
sabun cuci piring pasaran, dengan harga Rp.150.000 kita hanya
mendapatkan sabun cair sebanyak 15 Liter.

Gambar Cara Kerja Sabun

Bahan Pembuat Sabun

1.

Texapon 10% (misalnya untuk 1 Liter atau 1.000 mL air memerlukan 100
mL texapon). Texapn disebut juga SLS (sodium lauril sulfat), sifatnya sama
seperti LAS pada detergent dan ABS pada sabun colek. Fungsi dari texapon
adalah untuk mengangkat lemak atau zat yang memiliki sifat surfaktan.

2.

Camperlan (secukupnya). Camperlan Berfungsi sebagai penambah busa


dan pengental. Camperlan juga merupakan zat yang dapat memaksimalkan
kerja texapon.

3.

Garam dapur (secukupnya). Garam dapur atau natrium klorida (NaCl)


merupakan zat utama yang dapat digunakan untuk mengentalkan sabun
yang akan dibuat.

4.

Parfum (secukupnya, skala ideal yang dapat digunakan adalah 1 mL


parfum untuk 500 mL air)

5.

Pewarna (secukupnya)

6.

Air

Cara Membuat
1.

Masukan texapon ke dalam wadah lalu tambahkan sejumlah air yang


dibutuhkan, aduk sampai rata

2.

Tambahkan camperlan secukupnya, pewangi, dan parfum, aduk sampai


rata. Untuk sabun komersil biasanya ditambah propil glikol yaitu zat pengikat
parfum agar dapat bertahan lebih lama.

3.

Terakhir tambahkan sedikit demi sedikit garam dapur sampai didapatkan


kekentalan yang pas, aduk sampai rata

4.

Simpan dalam wadah yang tertutup. Sabun yang anda buat dapat
bertahan sampai berbulan-bulan. Jika ingin dipasarkan maka perlu
ditambahkan EDTA yang dapat menyebabkannya bertahan sampai bertahuntahun dan mengurangi kesadahan air.

Dengan
hormat,
Saya
mohon
pencerahan
terhadap
permasalahan
kami,

Saya sudah pernah membuat sabun cair seperti sabun pencuci piring,
shampoo
mobil,
pembersih
lantai,
shampoo
dll
hasilnya
:
1.
Bahan
sulit
dicari,
ongokos
kirim
mahal
..
2. Tidak ekonomis , tidak bersaing, biaya bahan saja sudah cukup tinggi
belum,
kemasan
tenaga
kerja
.
3. Saya bermaksud memperdangangkan sabun buatan saya ternyata produk
saya
tidak
memenuhi
SNI
4. Setelah disimpan cukup lama ada sebagian produk menjadi busuk luar
biasa
Pertanyaan
:
1. Apa dalam membuat sabun komposisi itu sudah tidak dapat diganggu
gugat?
Bila
diubah
tidak
jadi
sabun?
2. Bagaimana caranya agar produk kita lebih ekonomis dengan kualitas tetap
baik
3. Apakah produk kita dengan formula dibawah ini memenuhi standar SNI ?
Contoh
:
sabun
cair
cuci
piring

Texapon
(NaC12H25SO4)
=
125
gr

Sodium
Sulfate
(Na2S04)
=
50
gr

Camperlan
(Cocoamide
Di
Ethanol
Amine)
=
40
gr

EDTA
2Na
(C10H15N2Na2O82H2O)
=
2
gr

Foam
Booster
(Cocoaminido
Propyl
Betaine)
=
20
gr

Propylenglycol
(Fisatif,
pengganti
Gliserin)
=
2
cc

Parfum
lemon
=
5
cc

Metanol
(CH4O)
=
5
cc

Pewarna
Warna
Hijau
secukupnya

Air
=
1
ltr
(1
kg)

Nacl
=
20
gr
4. Bagaimana caranya agar produk kita diawet dalam penyimpanan yang
cukup
lama?
Demikian saya sampaikan dan saya sangat berharap bantuan Bapak.
Hormat

saya,

Analisis
jawaban
:
Mudah-mudahan uraian saya menjawab pertanyaan anda! Dan saya jawab
secara global , dan mudah-mudahan menjadikan pencerahan bagi yang lain.
a. Untuk anda yang di luar kota besar/ pulau mungkin akan mengalami hal
ini (sulit dan mahalnya), banyak teman-teman menyatakan demikian. Dari
contoh formula bahan dari yang anda berikan , memang tidak terlalul mudah
mendapatkannya.
b.
Agar
produk
ekonomis:
- Dapat memperoleh bahan berkualitas dengan harga masih murah
(memotong rantai perdagangan) atau membeli dalam jumlah besar.

Melihat
kembali
formula
bahan
dalam
pembuatan
produk
Adakah pemborosan , mestinya tidak mendesak/ tidak perlu digunakan
misalnya
CAMPERLAN(Cocoamide
Di
Ethanol
Amine)
Saya
diskusi
dengan
seorang
teman
:
Sebagai penegental, apa tidak terlalu mahal , apabila hanya sebagai
bahannya kentaluntuk mengentalkan untuk bisa digunakan bahan lain jauh
lebih
murah?
membentul
tekstur
yang
bagus,
yang
seperti
apa
bagusnya?
Sebagai
pelicin,
texapon
saja
juga
sudah
cukup
licin?
Sebagai
foam
booster
?(perhatikan
dari
referensi
berikut)
http://www.chemicalland21.com/specialtychem/perchem/COCAMIDE
%20DIETHANOLAMINE.htm
lebih
jelas
?
)
sebagai
foam
booster
COCO
AMIDO
PROPYL
BETAINE
Cocoaminido Propyl Betaine, Tidak ada, yang benar, Cocoamido Propyl
Betaine
Perhatikan
:
http://en.wikipedia.org/wiki/Cocamidopropyl_betaine,
http://bionovafinechemicals.com/TDS/ci/COCOBETAINE.pdf , as a mlid
foaming
untuk menekan harga , anda dapat memilih salah satu dari foam Booster,
atau tidak menggunakan sama sekali, karena hal itu tidak wajib dalam
membuat
sabun
,foam
booster
hanya
memperlembut
busa,
mempertahankan busa lebih lama pecah. Bukan bahan utama yang
membersih
kotoran
(bahan
aktif)
dan
lain
lain
.
c.
Standar
SNI
Sepintas kita lihat bahan aktif yang digunakan Texapon , kita lihat
specifikasinya (texapon atau N70 kemurniannya 68 73 % atau seringkali
ditulis N70 (70%) http://www.chemiplast.hu/specik/S.L.E.S.%20Texapon%20N
%2070.pdf
standar
SNI
sabun
cair
:
sabun detergen cair bahan aktif minimal 10-35% untuk perabot Dapur(sabun
cuci
piring
dll)
sabun/detergen cair pakaian bahan aktif minimal 15-25 % untuk pakaian
secara
kasat
mata
memenuhikah?
..
berapa
texapon
yang
sebenarnya
ada
di
produk?
125g
x
0,7
=
87,5
g
Persen bahan aktif =( berat texapon sebenarnya / berat selurun bahan )x
100%
=
(87,5
/
1300)x100%
= 6,7% (secara kasar formula ini belum mememnuhi standar SNI, namun
yang
bisa
memastikan
adalah
hasil
analisa
kimia)
d.
Produk
awet,tidak
busuk

Saya pernah berdiskusi panjang dengan seorang teman tentang masalah ini ,
dalam produk ini sudah ada disinfectan/antibakteri/anti jamur yang
mana?
Beliau mengatakan EDTA ., apa iya? KALA MEMBUAT IRITASI DI MATA OK !
http://www.google.co.id/url?
sa=t&source=web&cd=2&ved=0CCEQFjAB&url=http%3A%2F
%2Fmsds.chem.ox.ac.uk%2FED
%2FEDTA.html&ei=G0r3TM2gGsO4rAf11sXwDw&usg=AFQjCNF8fkMKJlH9Ajw
qHdtC1Wj0qOgsrA
Apakah saya sudah menjawab sesuai dengan pertanyaan anda ?
Sabun PenCuci Piring Gel & Shampoo Mobil Gel & Pembersih lantai
gel
Kalau selama ini banyak ditemukan sabun cair, padat, cream .. sekarang
mulai banyak ditemukan sabun cair Gel ...! bangaimanakah cara
membuatnya ? sederhana saja ! pemakaian tidak boros !daya bersihnya
lebih
bagus
!
dengan
bahan
yang
sederhana
juga
hubungi:
sugianto.gik256@gmail.com
Hp
081313430785
Dapatkan
segera
Formula
Sabun
Cream
tanpa
ABS,
tanpa
soda
Api
Biaya produk menjadi jauh lebih murah Rp 3000-Rp 4.000/kg produk
tidak
perih
(korosif)ditangan/
perabot
,
karena
soda
api
limbahnya
mudah
terurai
oleh
bkteri
di
lingkungan
potensial
dikembangkan
lebih
lanjut,
jadi
usaha
Untuk membantu biaya penelitian dan pengembangan, trnfer ke rekening
saya.
sabun
Pencuci
Piring......Raih
kemerdekaan
berkreasi
dan
mengembangkan
diri
Dengan
Paket
Hemat...anda
dapat
membuat
produk-produk
1.
Sabun
pencuci
piring
2.
Sabun
pencuci
tangan
3.
Shmapoo
pencuci
mobil
4.
Pembersih
lantai
5.
Sabun/
detergen
bubuk
6.
Kreolin
7.
Semir
cat
dan
ban
8. Softener (pelembut dan pewangi pakaian)