Anda di halaman 1dari 2

Status Dokumen

RSUD CILACAP

IndukSalinanNo.Distribusi
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
Panduan Umum Penangan Nyeri Akut Intensitas Nyeri Hebat
No Dokumen

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

PENGERTIAN

TUJUAN

No Revisi

TanggalTerbit

Halaman

Ditetapkan direktur

2/10/2014
dr. NONO RASINO,Sp.OG(K)Fer

Panduan penanganan nyeri akut intensitas sedang-berat yang dinilai


dengan menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) >70mm,atau
Numerical Reating Scala > 7
1. Sebagai acuan umum terapi medikamentosa pada
penanganan nyeri akut intensitas berat di RSUD Cilacap
untuk menghasilkan penangan nyeri yang adekuat
2. Penangan nyeri dengan kombinasi obat yang rasional dan
efektif
3. Penggunaan tekhnik-tekhnik analgesia terkini secara
aman dan efektif
4. Mencegah komplikasi yang ditimbulkan akibat nyeri
5. Mempercepat mobilisasi pasien dan memperpendek masa
rawat
6. Meningkatkan kepuasan pasien
7. Menurunkan efek samping akibat obat analgesia

KEBIJAKAN

1. SK Menkes RI No 519/Menkes/PER/111/2011 tentang


pedoman dan penyelenggaraan pelayanan anestesiologi
dan terapi Intensif di Rumah Sakit
2. Standar Pelayanan Medik Bagian SMF Ilmu Anestesi

PROSEDUR

1. Anamnesa dan Evaluasi mengenai riwayat nyeri pasien secara


menyeluruh
2. Penilaian VAS > 70 atau NRS >7
3. Diberikan kombinasi obat sesuai konsep multimodal analgesia
4. Dapat diberikan kombinasi asetaminophen,NSAID non selektif dan
selektif sesuai indikasi dan kontraindikasi
5. Berikan Opioid kuat :
a. Morphin / Fentanyl Intravena menggunakan Mesin
Patient Controlled
Analgesia (PCA) yang didahului denfan bolus awal
morfin/fentanyl intravena untuk menurunkan intensitas
nyeri
b. Regional analgesia /blok saraf tepi menggunakan
kombinasi anestesi lokal dan opioid bila memungkinkan
sesuai indikasi dan kontraindikasi
6. Evaluasi dilakukan setiap 15-30 menit untuk mencapai
penurunan intensitas nyeri berat menjadi nyeri ringan yang
tolerable
7. Bila dengan pemberian opioid pasien masih tetap nyeri tapi
telah terjadi efek samping kearah overdosis opioid (sedasi
berlebihan dan depresi nafas) dapat diberikan tambahan
obat
adjuvant
seperti
antikonvulsan,antidepresan,antagonis NMPA,clonidine
8. Bila nyeri telah terkontrol dan stabil ,pemberian opioid
Intravena dapat dirubah menjadi opioid oral dengan
konversi dosis intravena menjadi dosis ekuianalgesia

UNIT
TERKAIT

1. Semua SMF dilingkungan RSUD


2. Intalasi Rawat Inap
3. Instalasi Rawat Jalan
4. Instalasi Bedah Sentral
5. Instalasi Gawat Darurat
6. Instalasi Care Unit

REFERENSI