Anda di halaman 1dari 3

REVISI RENCANA RINCI TATA RUANG WILAYAH KECAMATAN CIRACAS

BAB IV
KONSEP PENGEMBANGAN KECAMATAN CIRACAS
4.1

Peran dan Fungsi Kecamatan dalam Lingkup Makro

Pada wilayah Jakarta Timur, Kecamatan Ciracas memiliki peran sebagai kawasan
resapan. Hal ini terlihat dari konsep pengembangan kecamatan yang mengarahkan pada
fungsi kawasan perumahan dengan kepadatan rendah, perdagangan taman, dan jalur
hijau. Selain sebagai kawasan resapan, kecamatan ini juga memiliki fungsi sebagai
kawasan perumahan dengan kepadatan rendah hingga tinggi.
4.2

Konsep Pengembangan Struktur Ruang

yang cenderung mengarah ke dinamis akan diubah menjadi fungsi yang lebih baik,
sedangkan kawasan bertipologi peralihan yang cenderung mengarah ke mantap akan
dipertahankan namun dengan perbaikan atau peningkatan kualitas lingkungan.
Kecamatan Ciracas diarahkan menjadi salah satu kawasan resapan untuk wilayah DKI
Jakarta serta sebagai kawasan perumahan dengan kepadatan menengah. Berdasarkan
arahan tersebut maka, konsep pengembangan pola ruang di Kecamatan Ciracas dibagi
menjadi empat wilayah pengembangan yaitu barat, timur, utara, dan selatan. Wilayah
barat kecamatan akan dikembangkan sebagai wilayah komersil, perkantoran, dan jasa.
Pengembangan ini dilakukan dengan pertimbangan wilayah barat merupakan wilayah
yang dilalui banyak jalan arteri primer dan pada kondisi eksisting 2007 telah banyak
berkembang menjadi kawasan yang ramai menarik masyarakat.

Konsep struktur ruang yang dikembangkan pada Kecamatan Ciracas bertujuan melayani

Berbeda dengan wilayah barat, ketiga wilayah pengembangan lainnya yaitu timur, utara,

kebutuhan masyarakat lokal Kecamatan Ciracas bukan masyarakat DKI Jakarta

dan selatan diarahkan untuk berkembang menjadi kawasan perumahan dengan

keseluruhan. Hal ini dikarenakan lokasi Kecamatan Ciracas yang jauh dari pusat kota.

fasilitasnya. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan pada kondisi eksisting wilayah

Berdasarkan arahan kebijakan struktur ruang Kecamatan Ciracas, kecamatan ini

tersebut sebagian besar telah berkembang menjadi kawasan perumahan. Kawasan

merupakan wilayah pengembangan selatan selatan yang diarahkan untuk perumahan

perumahan yang dikembangkan merupakan perumahan dengan kepadatan rendah

kepadatan menengah serta bangunan perdagangan dan industri. Dengan adanya

hingga sedang sehingga bangunan yang lebih banyak dikembangkan adalah rumah

kebijakan ini, pengembangan struktur ruang tetap diarahkan menjadi salah satu lokasi

taman yang memiliki jumlah ruang terbangun hanya 20% dari luas kavling serta rumah

perumahan yang didukung oleh kegiatan pemerintahan, ekonomi dan jasa.

susun yang dapat menampung penduduk dalam jumlah yang lebih banyak dengan

Pada Kecamatan Ciracas dikembangkan sembilan pusat kegiatan. Pusat kegiatan yang
akan dikembangkan di kecamatan ini adalah pusat kegiatan dengan skala pelayanan sub
tersier I dan sub tersier II. Pusat-pusat kegiatan yang akan dikembangkan merupakan
kegiatan perdagangan dan pemerintahan yang telah terhubung dengan pola jalan yang
baik dan memiliki hierarki yang jelas. Pusat kegiatan tersebut berada di Jl. Raya Ciracas,
Jl. Raya Cibubur, Jl. Kelapa Dua Wetan, Jl. Jl. Penganten Ali, dan Jl. H. Baping.
4.3

Konsep Pengembangan Pola Ruang Kecamatan

Konsep pengembangan pola ruang Kecamatan Ciracas akan disesuaikan dengan hasil
analisis tipologi tahap 1 dan tahap 2 yang telah dilakukan. Kawasan yang memiliki tipologi
dinamis akan cenderung berubah mengikuti rencana kawasan di sekitarnya, sedangklan
kawasan yang telah mantap akan tetap dipertahankan. Kawasan bertipologi peralihan

LAPORAN AKHIR

menggunakan luas kavling yang terbatas. Khusus di wilayah selatan, perumahan yang
diarahkan adalah perumahan dengan intensitas bangunan rendah karena merupakan
kawasan resapan air. Meskipun perumahan yang diarahkan adalah perumahan dengan
kepadatan rendah, namun perumahan yang telah tertata rapih dan memiliki pola jalan
yang jelas akan tetap dipertahankan namun dengan memberikan peningkatan kualitas
lingkungan.
4.4

Konsep Pengelolaan Kependudukan

Konsep pengelolaan penduduk dilakukan dengan mempertimbangkan daya tampung


ruang terhadap pola ruang yang direncanakan. Metode ini dipilih atas dasar hasil analisis
bahwa penduduk yang ada sekarang sudah melebihi daya tampung ruangnya sendiri.
Sehingga

jika

tetap

berpegang

pada

perhitungan

proyeksi

yang

hanya

IV - 1

REVISI RENCANA RINCI TATA RUANG WILAYAH KECAMATAN CIRACAS

mempertimbangkan kecenderungan pertumbuhan tanpa melihat ketersediaan ruang

5.

mustahil perbaikan lingkungan demi peningkatan kualitas hidup dapat diwujudkan.

Pengendali Bencana
Konsep

pengembangan

fasilitas

pengendali

bencana

banjir

adalah

dengan

meningkatkan kualitas dan jumlah sempadan sungai, menambah ruang terbuka hijau,
4.5

Konsep Pelayanan Sarana dan Prasarana

meningkatkan jumlah perumahan yang memiliki KDB rendah, peningkatkan kapasitas

Konsep pelayanan sarana dan prasarana yang dilakukan di Kecamatan Ciracas

danau yang digunakan sebagai sarana resapan air serta memperbaiki/membuka

berdasarkan pemenuhan kebutuhan minimal lingkungan, dan kemudahan akses

saluran pembuangan yang pada kondisi eksisting sebagian besar telah tertutup

pencapaian. Sarana dan prasarana tersebut ialah pendidikan, kesehatan, peribadatan,

bangunan perumahan. Wilayah Kecamatan Ciracas dimanfaatkan sebagai kawasan

olah raga, fasilitas pengendali bencana. Sarana dan prasarana yang akan disediakan

yang dapat menampung aliran air yang berasal dari kawasan selatan yang

akan disesuaikan dengan tingkat jumlah dan tingkat kepadatan masyarakat di setiap

topografinya lebih tinggi.

kelurahan. Persebarannya akan disesuaikan dengan ketersediaan infrastruktur jalan,

Konsep pengembangan fasilitas pengendali bencana kebakaran adalah dengan

listrik, dan air yang tersedia.

meningkatkan jumlah kebutuhan pos pemadam kebakaran dan peralatannya,

1.

peningkatan pola jalan agar lebih jelas dan teratur, pengaturan kepadatan bangunan

Pendidikan
Fasilitas pendidikan yang telah ada perlu ditinjau kembali kondisi fisik bangunan serta

supaya tidak terdapat perumahan padat, serta peningkatan dan pemeliharaan

kualitas pendidikannya, sehingga setiap fasilitas pendidikan dapat memiliki standar

persediaan air tanah atau sumber air yang ada.

pendidikan yang sama. Lokasi persebaran fasilitas pendidikan perlu disesuaikan

2.

3.

Transportasi
Berdasarkan analisis transportasi, diketahui bahwa masih terdapat beberapa

kelurahan.

permasalahan transportasi baik dari segi kinerja jalan, pelayanan moda, maupun

Kesehatan

fasilitas transportasi. Konsep pelayanan sarana dan prasarana transportasi di

Sarana dan prasarana kesehatan yang disediakan di Kecamatan Ciracas dikonsepkan

Kecamatan Ciracas adalah memperbaiki kualitas dan kuantitas jalan sehingga

dapat melayani seluruh masyarakat di dalam Kecamatan Ciracas, hal ini dengan

diharapkan pergerakan masyarakat lebih mudah serta perbaikan sarana dan

maksud supaya masyarakat tidak perlu keluar lingkungan kecamatan sehingga dapat

prasarana transportasi terpadu dengan sistem angkutan massal. Pengembangan

mengurangi tingkat pergerakan masyarakat ke luar kecamatan yang dapat berpotensi

pelayanan transportasi diutamakan untuk melayani wilayah Kecamatan Ciracas yang

menimbulkan masalah lalu lintas seperti kemacetan.

masih belum terjangkau kendaraan umum karena berbagai alasan seperti infrastruktur

Peribadatan
Konsep pengembangan fasilitas peribadatan di Kecamatan Ciracas adalah dengan

4.

6.

dengan kebutuhan masyarakat serta ketersediaan infrastruktur masing-masing

jalan yang buruk.


7.

Jaringan Listrik dan Air Bersih

melakukan peningkatan kuantitas dan kuantitas fasilitas peribadatan yang ada.

Konsep pengembangan jaringan listrik dan air bersih di kecamatan ini perlu

Penambahan jumlah fasilitas peribadatan dilakukan dengan melihat kebutuhan yang

disesuaikan dengan jumlah kebutuhan masing-masing kelurahan. Jaringan yang

ada di kecamatan ini serta disesuaikan kembali persebarannya.

dikembangkan diutamakan dapat melayani lokasi-lokasi yang pada kondisi eksisting

Olah Raga
Konsep pengembangan fasilitas olah raga di Kecamatan Ciracas adalah dengan

belum terlayani.
8.

Persampahan

melakukan peningkatan kalitas dan kuantitas fasilitas olah raga yang ada, baik fasilitas

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap jumlah timbulan sampah dan

olah raga berupa bangunan maupun berupa ruang terbuka.

jumlah fasilitas pendukungnya, maka konsep pengembangan fasilitas persampahan

LAPORAN AKHIR

IV - 2

REVISI RENCANA RINCI TATA RUANG WILAYAH KECAMATAN CIRACAS

yang akan dikembangkan di kecamatan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan


masing-masing kelurahan. Untuk mengetahui lokasi persebaran dan jumlah fasilitas
pendukung persampahan diperlukan pengkajian ulang secara tersendiri.

LAPORAN AKHIR

IV - 3