Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN

HASIL STUDI KELAYAKAN BISNIS (SKB)

ARFI - NET
Laporan ini dibuat untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah
Studi Kelayakan Bisnis

Dosen Pengampu:

RORO RIAN AGUSTIN, S.Sos M.SP


Disusun Oleh :

DIKKI APRIANTA GINTING S


(1415310041)
KELAS PARALEL III DD

PROGRAM STUDI MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMI & BISNIS
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI MEDAN
2016

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat, taufik serta hidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan
Hasil Studi Kelayakan Bisnis (SKB) ARFI NET.
Dalam pemulisan Laporan ini saya mengucapkan terima kasih kepada
Ibu Dosen Pengampu Mata Kuliah Studi Kelayakan Bisnis yang telah
memberikan materi kuliah tersebut dan memberikan tugas ini sehingga dapat
berfikir dan bekerja sama antar mahasiswa. Serta pihak-pihak yang sudah
membantu dalam menyelesaikan laporan ini.
Sebelumnya saya meminta maaf karena laporan ini masih jauh dari kata
sempurna, oleh karena itu kami mohon saran dan kritik dari pembaca demi
perbaikan di kemudian hari. Dan semoga makalah ini dapat memberikan manfaat
bagi para pembaca.
Waalaikumsalam Wr.Wb

Medan, Oktober 2016

Penyusun

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .......................................................................................................
DAFTAR ISI ......................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah ..................................................................................
1.2 Fokus Masalah..................................................................................................
1.3 Tujuan ..............................................................................................................
1.4 Landasan Teori .................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Mengenai ARFI - NET ...................................................................................
2.2 Analisis Kelayakan Usaha Arfi-Net Dari Berbagai Aspek .............................
2.2.1 Aspek Hukum .......................................................................................
2.2.2 Aspek Pemasaran ..................................................................................
2.2.3 Aspek Keuangan ...................................................................................
2.2..4 Aspek Operasional ...............................................................................
2.2.5 Aspek Sosial Ekonomi ..........................................................................
2.2.6 Aspek Manajemen ................................................................................
2.2.7 Aspek Amdal ........................................................................................
BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan ...................................................................................................
3.2. Saran .............................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Masalah


Penanaman modal dalam suatu usaha atau proyek , baik untuk usaha baru

maupun perluasan usaha yang sudah ada, biasanya disesuaikan dengan tujuan
usaha. Salah satu tujuan dan pada umumnya merupakan tujuan dari semua usaha
ialah mencari keuntungan (profit). Dalam arti seluruh aktivitas perusahaan hanya
ditujukan untuk mencari keuntungan semata. Tujuan lainnya adalah bersifat
social, artinya jenis usaha ini sengaja didirikan untuk membantu masyarakat
dalam

penyediaan

berbagai

sarana

dan

prasarana

yang

dibutuhkan.

Bagi perusahaan yang didirikan untuk tujuan total profit, yang paling utama
adalah perlu difikirkan seberapa lama pengembalian dana yang ditanam di proyek
tersebut agar segera kembali.
Agar tujuan perusahaan tersebut dapat tercapai sesuai dengan tujuan yang
diinginkan, maka apapun tujuannya (baik profit, social maupun gabungan dari
keduanya), hendaknya apabila ingin melakukan investasi sebaiknya didahului
dengan suatu studi.
1.2

Fokus Masalah
Telah dipaparkan sebelumnya bahwa suatu usaha itu didirikan tentu

dengan maksud untuk mencapai tujuan tertentu, yang pada umumnya adalah
mencari keuntungan. Dan terkadang dalam praktiknya yakni dalam menjalankan
usaha, tentu akan menemui suatu kendala, hambatan-hambatan dan resiko yang
mungkin timbul setelah usaha berjalan. Hal ini disebabkan oleh adanya suatu
keadaan ketidakpastian atas masa depan, baik di bidang ekonomi, hokum, politik,
budaya

perilaku

dan

perubahan

lingkungan

masyarakat.

Dengan demikian, perlu untuk dilakukan pengidentifikasian terhadap masalah-

masalah yang mungkin akan dihadapi dan di cari solusi alternative pemecahan
atas masalah-masalah yang telah teridentifikasi.
Dalam kesempatan ini penulis mencoba untuk menganalisis dan
melakukan studi atas usaha warnet yang ada di Stabat Kabupaten Langkat dengan
nama Arfa-Net sebagai pembelajaran dan kemudian menilai layak atau tidak
usaha ini untuk dijalankan bahkan mungkin dilakukan pengembangan usaha.
1.3

Tujuan
Adapun tujuan dari dilakukannya studi ini terhadap usaha warnet ini

adalah:
1.

Untuk mengetahui kondisi usaha dan dampak/masalah yang mungkin terjadi

dari didirikannya usaha ini baik dari aspek hukum, pemasaran, keuangan,
lingkungan dan lain sebagainya.
2.

Setelah diketahui kondisi usaha dari berbagai aspek, maka dapat diputuskan

usaha ini layak atau tidak untuk dilanjutkan dan dikembangkan.


1.4

Landasan Teori
Landasan teori atas pembahasan ini dapat dilihat dalam buku studi

kelayakan bisnis, yaitu adalah sebagai berikut:


1.

Aspek Hukum
Meliputi

kelengkapan

surut-surat

dan

keabsahan

dokumen

perusahaan.
2.

Aspek Pemasaran
Meliputi strategi pemasaran yang dilakukan.

3.

Aspek Keuangan
Meliputi penilaian biaya-biaya apa saja dan seberapa besar biaya
tersebut dikeluarkan.

4.

Aspek Operasional
Meliputi tempat lokasi usaha.

5.

Aspek Sosial Ekonomi


Meliputi pengaruh usaha terhadap keadaan ekonomi dan dan social
terhadap masyarakat secara keseluruhan.

6.

Aspek Manajemen
Meliputi pengelola dan struktur organisasi yang ada.

7.

Aspek Dampak Lingkungan


Meliputi dampaknya usaha yang dijalankan terhadap lingkungan
sekitar.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1

Mengenal Arfi-Net
Arfi-net adalah jenis usaha warung internet yang menyediakan layanan

jasa internet seperti browsing, chatting, dan gamming, dan jasa print/cetak
dokumen. Berlokasi di kawasan pertokoan perempatan jalan raya kota Stabat yang
dekat dengan sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, perkantoran,
pasar dan pemukiman penduduk.
Fasilitas dan peralatan yang dimiliki warnet ini adalah 16 unit computer
layar datar Pentium IV senilai Rp 64 jt, 10 webcam, sebuah gedung tingkat dua
dengan sebuah papan nama yang bertuliskan Arfi_Net, sebuah mesin genset dan
sebuah kamar mandi.
Adapun bentuk organisasi usaha ini adalah organisasi garis/lini yakni
terdiri dari seorang pemilik usaha dan 3 orang operator. Berikut merupakan bagan
organisasi usaha ini: Tingkat balas jasa dalam usaha ini adalah berupa gaji dan
bingkisan padahari-hari tertententu seperti hari raya dan sebagainya.
2.1
2.1.1

Analisis Kelayakan Usaha Arfi-Net Dari Berbagai Aspek


Aspek Hukum
Berdasarkan tanya jawab yang kami lakukan usaha ini merupakan usaha

Firma (Fa) dan memliki izin kepemilikan yang sah dan ada tanda daftar usaha.
Sehingga jika dinilai dari aspek ini, usaha ini dinyatakan layak untuk didirikan.
2.1.2

Aspek Pemasaran
Masih berdasarkan data wawancara, bahwa usaha-usaha yang dilakukan

untuk pemasaran atas usaha ini hanyalah dengan spanduk atau papan nama di
depan gedung, tidak ada penambahan usaha promosi lain. Sedangkan untuk tarif

dan pelayanan, usaha ini mengenakan tariff standar artinya sama dengan tariff
yang dikenakan oleh pesaing, dan pelayanan juga sama, artinya tidak memiliki
suatu keistimewaan.
Namun jika diperhatikan dari peluang pasarnya, usaha ini cukup ramai
dengan kunjungan pelanggan dengan data omzet 500.000 rupiah per hari, dengan
rata-rata pelanggan pelajar dan mahasiswa. Hal ini dikarenakan lokasi usaha yang
stategis dan sedikitnya pesaing yang menyediakan jenis usaha yang sama dan
lokasi benar-benar dekat dengan sasaran pelanggan yang cukup banyak
jumlahnya.
Untuk lebih jelas, maka penulis memaparkan hasil analisis data yang telah
terkumpul, yaitu sebagai berikut:

No.

Item yang dinilai

Kriteria penilaian
Kurang baik

Sedang

Baik

1.

SDM

2.

Pesaing

3.

Konsumen

4.

Teknologi

5.

Harga

6.

Promosi

7.

Lingkungan bisnis

8.

Ketersediaan modal

9.

Pangsa pasar

10.

Rencana pemasaran
Total bobot

2.1.3

Aspek Keuangan
Modal untuk usaha warnet ini plus biaya operasional selama 1 bulan

pertama adalah Rp 55 jt dengan laba bersih rata-rata Rp 6 jt per bulannya.


Sehingga usaha akan BEP (break event point) pada bulan kesepuluh (6 jt x 10 =
60 jt).
Kurun waktu untuk pulang pokok adalah sekitar 10 bulan atau biasa
dikatakan bahwa PP (Payback Period)-nya adalah kurang dari 1 tahun, sedangkan
nilai ekonomis dari peralatan adalah 3 tahun. Dapat disimpulkan bahwa PP lebih
kecil dari umur investasi sehingga usaha ini dinilai dari PP-nya adalah baik.
- Perhitungan Keuntungan Bersih per bulan = Omzet - Biaya Operasional
= Rp 15.000.000 Rp 9.000.000
= Rp 6.000.000
Dan keuntungan bersih per tahun adalah Rp 6.000.000 x 12 = Rp 72.000.000
- Membandingkan dengan Rate On Return
Rata - Rata EAT

= Rp 60.000.000

Rata - Rata Investasi = Rp 50.000.000 / 2 = Rp 25.000.0000


ARR = Rp 60.000.000
Rp 25.000.000
= 24%

- Diketahui bahwa Total PV = Rp 250.000.000


Sehingga dapat dihitung NPV = Total PV Investasi
= Rp 250.000.000 Rp 50.000.000
= Rp 200.000.000

Dengan demikian investasi yang dilakukan dapat dikatakan layak karena hasil
NPV adalah positif yaitu Rp 200.000.000,-.

2.1.4

Aspek Operasional
Letak usaha ini cukup baik karena terdapat pada pusat keramaian dan

dekat dengan sekolah, pasar dan pusat perkantoran sehingga dapat dikatakan
bahwa lokasi sangat dekat dengan target pelanggan yaitu pelajar dan masyarakat
umum.
Gedung warnet ini memiliki halaman atau parkir yang tidak cukup luas
untuk menampung kendaraan pelanggan, sehingga mengurangi kepuasan para
pelanggan. Dan 15 bilik yang tersedia ternyata tidak cukup untuk memenuhi
permintaan pelanggan atas jasa internet ini terutama ketika sore hari dan masamasa ujian sekolah.
Untuk itu dapat dinilai bahwa gedung dan jumlah penyediaan bilik kurang
memuaskan pelanggan, sedangkan bagi letak lokasi usaha ini sendiri cukup
memuaskan.
2.1.5

Aspek Sosial Ekonomi


Secara ekonomi, usaha ini tidak cukup banyak memberikan kontribusi

bagi masyarakat sekitar karena hanya menyerap 3 orang tenaga kerja. Sedang dari
segi social, usaha ini sangat membantu untuk berkembangnya daera kecamatan
Stabat ini dengan penyediaan akses informasi yang mudah dan cepat. Para pelajar
jadi lebih mudah untuk menemukan bahan pembelajaran yang mungkin tidak
ditemukan didalam buku pelajaran sekolah.
2.1.6

Aspek Manajemen
Struktur organisasi usaha ini sangat sederhana yaitu terdiri dari pemilik

usaha/pemodal, manajer dan 3 orang pekerja/pengelola. Sehingga bentuk


organisasi yang diilih pun adalah organisasi garis atau lini. Dan pemilihan bentuk
organisasi ini sesuai dengan usaha warnet ini yang berskala kecil dan tidak
memiliki banyak karyawan.

2.1.7

Aspek Amdal
Usaha ini tidak memiliki dampak negative secara fisik terhadap

lingkungan sekitar. Tidak ada polusi udara yang ditimbulkan ataupun polusi suara
(kebisikan), hanya saja ketika listrik padam suara genset mungkin agak sedikit
bising. Namun suara ini tidak sampai mengganggu masyarakat sekitar bahkan
jarang terjadi.
Akses segala informasi yang mudah dan cepat, dapat juga berdampak
negative terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengawasan moral pribadi.
Secara nonfisik, informasi yang tidak senonoh seperti maraknya situs porno yang
sangat mudah diakses dari internet merupakan ancaman bagi etika moral generasi
kita karna bisa dikatakan sebagian besar pengguna internet ini adalah kalangan
pelajar. Untuk itu, terlihat di dinding setiap bilik Arfi-net ini tulisan larangan
keras bagi yang membuka situs tersebut.

BAB III
PENUTUP

3.1

Kesimpulan

Adapun hasil analisis usaha ini adalah sebagai berikut:


No.

Aspek Kelayakan

Hasil Studi

1.

Hukum

Baik

2.

Pemasaran

Cukup baik

3.

Keuangan

Baik

4.

Operasional

Cukup baik

5.

Sosial ekonomi

Cukup baik

6.

Manajemen

7.

Amdal

Baik
Cukup baik

Dari hasil analisis yang telah disimpulkan di atas dapat dinyatakan bahwa usaha
ini adalah layak untuk dijalankan, karena dapat memberikan keuntungan yang
lumayan.

3.2

Saran

Adapun saran saran untuk usaha ini adalah:


1.

Dari Aspek Pemasaran, sebaiknya dikerahkan lagi usaha promosi yang


lebih intens, seperti :

Melakukan kerja sama dengan phak sekolah dalam rangka pelatihan computer
dan internet,

Menambah jasa layanan seperti penjualan aksesoris computer, service


computer, training computer dan penjualan makanan dan minuman ringan.

Memberikan specialprice pada hari tertentu sebagai penarik minat pelanggan.

2.

Dari Aspek Keuangan, sebaiknya ditempatkan seorang akuntan khusus

penangani bagian administrasi keuangan usaha, sehingga memudahkan dalam


spelaporan informasi keuangan usaha sehingga dapat diambilan langkah-langkah
perencanaan dalam pengembangan usaha dengan tepat.
3.

Dari Aspek Operasional, sebaiknya dilakukan pembaharuan gedung yang

dapatmemuat lebih banyak bilik sehingga dapat memenuhi permintaan jasa yang
lebih banyak. Kemudian penataan fasilitas parker yang memadai. Dan untuk lebih
dapat lebih memuaskan dan memberikan kenyamanan bagi para pelanggan ada
baiknya ruangan dilengkapi dengan kipas angina atau ac.

4.

Dari Aspek Social Ekonomi, dengan diadakannya pelayanan tambahan

berupa pengadaan pelatihan computer dan pelayanan-pelayanan lainnya, tidak


menutup kemungkinan usaha ini dapat menyerap tenaga kerja yang lebih banyak
pula.

5.

Dari Aspek Manajemen, untuk pengembangan usaha ini sebaiknya

ditempatkan seorang yang ahli dalam bidang research & development atau
konsultan yang dapat memberikan ide dan saran untuk dapat meluaskan usaha ini.

6.

Dari Aspek Amdal, sebaiknya dari pihak warnet ini bias memberikan

penyuluhan ke sekolah-sekolah tentang akibat dan buruknya gambar-gambar yang


ada pada situs porno, ataupun memblokir situs tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
Kasmir dan Jakfar. Studi Kelayakan Bisnis. Edisi Kedua. Jakarta: Kencana
Prenada Media Group, 2008.
Tanjung, Baharuddin Nur. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Proposal, Skripsi,
dan Tesis). Medan: Kencana Prenada Media Group, 2005.
Ahman, Rinota. Wawancara. Stabat. 16 Desember 2009.
Diposkan 21st April 2013 oleh choirul tri anggoro
http://artikelmakalahpendidikan4.blogspot.co.id/2013/04/makalah-studikelayakan-bisnis.html