Anda di halaman 1dari 8

Nomor

Station
Waktu Ujian
Kategori

12
15 menit
PSYCHIATRY

Skenario:
Seorang Pria berusia 34 Tahun diantar keluarga datang ke tempat Praktek Anda dengan
keluhan sudah 1 bulan ini merasa terus-terusan ada yang membicarakan dirinya, selalu
berkomentar dan mendiskusikan tentang dirinya.
Pada alloanamnesa didapatkan pasien sering berbicara sendiri, kadang berteriak-teriak
sendiri.
SOAL:

1. Lakukan Autoanamnesa dan Alloanamnesa lebih lanjut


2. Tuliskan Diagnosis Multiaksial pada lembar jawaban yang telah
disediakan
3. Apa Diagnosa Anda? Jelaskan alasan Diagnosa yang Anda buat,
secara lisan kepada penguji

KOMPETENSI
1. ANAMNESA
1) Menanyakan Identitas dan keluhan utama
2) Menanyakan Riwayat Penyakit Sekarang, meliputi
Onset
Kualitas
Kuantitas
Kronologi
Faktor Modifikasi
Keluhan penyerta
3) Menanyakan Riwayat Penyakit Dahulu
4) Menanyakan Riwayat Penyakit Keluarga
5) Riwayat Sosial Ekonomi
II. DIAGNOSIS MULTIAKSIAL
III. MENEGAKAN DIAGNOSA
1) Menyebutkan sedikitnya 1 gejala yang amat jelas:
Thought echo
Thought insertion or Withdrawal
Thought Broadcasting
Delution of control
Delusion of influence
Delusion of passivity
Delusional perception
Halusinasi auditorik
Waham-waham menetap jenis lainnya
2) Atau menyebutkan paling sedikit dua gejala dibawah ini
yang harus selalu ada secara jelas:
Halusinasi yang menetap dari panca indera apa saja

Arus pikir yang terputus (Break) atau yang mengalami


sisipan (interpolation) yang berakibat inkoherensi atau
pembicaraan yang tidak relevan atau neologisme
Perilaku katatonik, seperti keadaan gaduh gelisah ,
posturing, fleksibilitas cerea, negativisme, mutisme,
stupor
Gejala-gejala negatif seperti apatis, bicara yang jarang,
respon emosional tumpul.
3) Menyebutkan onset satu bulan atau lebih
4) Menyebutkan adanya perubahan yang konsisten dan
bermakna dalam mutu keseluruhan
5) Menyebutka gejala tambahan yang menonjol:
Halusinasi dan atau waham
Gangguan afektif

Nomor
Station
Waktu Ujian
Kategori

5
15 menit
Reproductive System

Skenario:
Seorang wanita 25 tahun hamil anak pertama datang bersama suami ke sebuah RSUD dengan keluhan
sejak 2 jam yang lalu perut sudah kencang-kencang. Anda selaku dokter umum diminta untuk membantu
menolong persalinan.

SOAL:
1 Lakukan prosedur klinik kala I
meliputi:
a pemeriksaan dalam (VT),
b persiapan alat dan obat,
c edukasi kala I
2 Lakukan SEMUA prosedur klinik kala II
3 Lakukan SEMUA prosedur klinik kala III
4 Lakukan SEMUA prosedur klinik kala IV

KOMPETENSI
PROSEDUR KLINIK
1 PEMERIKSAAN DALAM
Mempersiapkan ibu pada posisi litotomi
Cuci tangan dan memakai sarung tangan
Tangan kiri membuka labia
Meminta ibu menarik nafas dalam
Mengambil sikap tangan kanan di vulva, tangan kiri di
suprapubik (jari tengah kanan masuk ke dalam vagina,
menekan komisura posterior, jari telunjuk kanan masuk sampai
dalam)
Nilai pembukaan/dilatasi serviks
2). PERSIAPAN ALAT DAN OBAT
ALAT
Set partus : sarung tangan, kasa steril, 1 kocher setengah, 1
gunting episiotomy, 2 klem tali pusat, 1 gunting tali pusat,
penjepit tali pusat.
Set jahit : 2 klem arteri, jarum dan benang jahit, gunting
benang, pemegang jarum
Alat dan bahan lainnya : spuit (membuka dan meletakkan ke
tempat yang steril), lampu sorot, stetoskop dan tensimeter, bak
berisi klorin 0,5%, cawan bengkok, kateter, oksigen dengan
regulator, bahan antiseptic, tempat sampah, waslap, sabun, bak
berisi air hangat
OBAT:

0
Tidak
melakukan
sama sekali
prosedur
klinik

1
Melakukan
sebagian
prosedur
klinik

2
Melakukan
seluruh
prosedur
klinik
namun tidak
urut

3
Melakukan
seluruh
prosedur
klinik
dengan urut

Mempersiapkan oksitosin dan ergometrin maleat


Menghisap oksitosin dan ergometrin ( tangan yang memakai
sarung tangan steril memegang tabung suntik steril, tangan
yang lain memegang tabung ampul)
Meletakkan kembali tabung suntik steril berisi oksitosin dan
ergometrin di partus set (tanpa mengkontaminasi tabung
suntik)
Membuang tabung ampul pada tempat yang benar
Memberi tanda spuit oksitosin dan ergometrin

PROSEDUR KLINIK
KALA II
1 Menetapkan tanda-tanda masuk kala II
2 Persiapan:
IBU
Memposisikan ibu
Mengajari cara mengejan (menjelaskan pada ibu untuk
mengejan pada saat his, dengan menarik nafas dalam dari
hidung, kemudian mengejan tenaga dialirkan pada perut
bawah belakang dengan kekuatan penuh napas dari mulut
tanpa suara)
OPERATOR:
Melakukan tindakan disinfeksi dengan mencuci tangan
(simulasi)
Memakai baju kamar tindakan, apron, masker, kaca mata
pelindung dan alas kaki/sepatu boot, menghidupkan lampu
Memakai satu sarung tangan steril
3 Melakukan tindakan asepsis serta toiletisasi daerah vulva dan
perineum
4

Memimpin persalinan:

Tidak
melakukan
sama sekali
prosedur
klinik

Melakukan
sebagian
prosedur
klinik

Melakukan
seluruh
prosedur
klinik
namun tidak
urut

Melakukan
seluruh
prosedur
klinik
dengan urut

Memimpin mengejan saat ada his


Memantau DJJ tiap selesai mengejan
Menentukan kemajuan kala II
5 Melahirkan kepala bayi secara perasat Ritgen
6 Membersihkan lendir dimulut dan hidung bayi
7 Memeriksa lilitan tali pusat
8 Menunggu hingga kepala bayi melakukan putaran paksi luar
secara spontan
9 Melahirkan bahu
10 Melahirkan badan dan tungkai
11 Memotong tali pusat 3-5 cm dari perut bayi
III PROSEDUR KLINIK
MANAGEMEN AKTIF KALA III
1 Memberikan suntikan oksitosin 10 IU I.M pada 1/3 paha
atas lateral
2 Memindahkan klem 5-10 cm dari vulva
3 Melakukan penegangan tali pusat dengan tangan kanan
sedangkan tangan kiri menekan uterus (daerah supra pubis)
4 Setelah plasenta terlepas, meminta ibu mengejan dan menarik
tali pusat secara dorso kranial
5 Melahirkan plasenta dengan cara memutar perlahan dengan
kedua tangan hingga selaput ketuban terpilin dan terlepas
6 Segera setelah plasenta lahir, lakukan masase uterus
7 Memeriksa kedua sisi plasenta serta memastikan plasenta utuh
dan tidak ada bagian yg tertinggal
IV PROSEDUR KLINIK
KALA IV
1 Evaluasi dan mengatasi perdarahan
Melakukan pemantauan kontraksi uterus dengan benar
(meraba uterus dan menilai kekuatan kontraksinya dan
tinggi fundus uterinya)

Tidak
melakukan
sama sekali
prosedur
klinik

Melakukan
sebagian
prosedur
klinik

Melakukan
seluruh
prosedur
klinik
namun tidak
urut

Melakukan
seluruh
prosedur
klinik
dengan urut

Tidak
melakukan
sama sekali
prosedur
klinik

Melakukan
sebagian
prosedur
klinik

Melakukan
seluruh
prosedur
klinik
namun tidak
urut

Melakukan
seluruh
prosedur
klinik
dengan urut

2-3 kali dalam 15 menit pertama pasca persalinan


Setiap 15 menit pada 1 jam pertama pasca persalinan
Setiap 20-30 menit pada jam kedua persalinan
Jika uterus tidak berkontraksi dengan baik, melaksanakan
perawatan yang sesuai untuk penatalaksanaan atonia uteri
Menilai jumlah perdarahan
2 Pencegahan infeksi pasca persalinan
Melakukan tindakan dekontaminasi
Membuang sampah medis di tempat yang disediakan
o Menempatkan semua peralatan di dalam larutan klorin
serta Mendekontaminasikan tempat untuk melahirkan
untuk melahirkan dengan larutan klorin 0,5%
o Mencuci tangan operator dengan sabun dalam air mengalir
dan mengeringkan tangan dengan handuk/kertas tissue
yang bersih
3 Perawatan dan edukasi paska tindakan
Mengevaluasi
Memeriksa perdarahan, memeriksa tekanan darah, nadi
dan keadaan kandung kemih (setiap 15 menit selama satu
jam I pasca persalinan dan setiap 30 menit selama satu jam
II pasca persalinan)
Melakukan observasi terhadap kontraksi uterus dan TFU
(setiap 15 menit pada satu jam I dan setiap 30 menit dalam
satu jam II pada kala empat)