Anda di halaman 1dari 27

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN

TAHUN 2012

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

iii

Kata Sambutan

eklarasi Universal Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap orang


berhak memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa
memandang usia, jenis kelamin, ras, golongan ataupun agama tertentu.
Pendidikan merupakan salah satu pemenuhan hak asasi manusia untuk
mengembangkan kepribadian dan karakter yang menghargai kebebasan
berpikir, menumbuhkan dan menggalakkan sikap saling pengertian, toleransi,
persahabatan, dan perdamaian.
Untuk memenuhi hak terhadap pendidikan bagi kelompok orang dewasa
tertentu, pendidikan masyarakat diharapkan mampu berperan untuk
mendorong tumbuhnya masyarakat belajar sepanjang hayat melalui program
pendidikan keaksaraan, pendidikan kecakapan hidup dan kewirausahaan,
peningkatan budaya baca masyarakat, pengarusutamaan gender dan
pendidikan perempuan, pendidikan keorangtuaan dan penataan kelembagaan
pendidikan nonformal. Melalui berbagai inisiatif program ini diharapkan
terdapat investasi pendidikan nasional bagi pemenuhan hak warga negara
terhadap akses pendidikan bermutu yang benar-benar dapat dirasakan dan
dilihat hasilnya oleh seluruh masyarakat.

iv

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

Buku petunjuk teknis pengajuan dan pengelolaan dana program pendidikan


masyarakat ini, dimaksudkan sebagai acuan bagi para penyelenggara
pendidikan masyarakat untuk mengakses bantuan biaya pelaksanaan berbagai
kegiatan program pendidikan masyarakat.
Saya menyambut baik diterbitkannya petunjuk teknis ini sebagai upaya
untuk meningkatkan layanan pendidikan orang dewasa dengan memperluas
ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas layanan pendidikan masyarakat
secara terarah dan terpadu.
Jakarta, Januari 2012
Plt. Direktur Jenderal
Pendidikan Anak Usia Dini,
Nonformal, dan Informal

Hamid Muhammad
NIP 195905121983111001

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

Kata Pengantar

endidikan masyarakat merupakan suatu proses dimana upaya pendidikan


yang diprakarsai pemerintah diwujudkan secara terpadu dengan upaya
penduduk setempat untuk meningkatkan kondisi sosial, ekonomi, dan
budaya yang lebih bermanfaat dan memberdayakan masyarakat. Sejatinya
pengembangan pendidikan masyarakat merupakan upaya peningkatan
kemampuan personal orang dewasa sebagai anggota masyarakat yang
pada gilirannya akan meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai investasi
masyarakat pembelajaran dalam proses pendidikan sepanjang hayat.
Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat berupaya meningkatkan
keaksaraan penduduk dewasa melalui berbagai program yang terintegritasi
dengan program keaksaraan usaha mandiri, pengembangan budaya baca
masyarakat, pengarusutamaan gender bidang pendidikan dan pemberdayaan
perempuan, pendidikan keorangtuaan, dan penataan kelembagaan
penyelenggara pendidikan masyarakat.
Seiring dengan kecenderungan perkembangan dan tuntutan masyarakat
yang makin kompleks, kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan
nonformal makin berkembang. Dengan demikian, untuk meningkatkan mutu
pendidikan masyarakat, maka disusun buku petunjuk teknis sebagai acuan
untuk mengajukan pelaksanaan program Pendidikan Masyarakat melalui
APBN 2012.

vi

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

Untuk meningkatkan penjaminan kualitas pelaksanaan keseluruhan


program disusun petunjuk teknis penyelenggaraan program pendidikan
masyarakat. Petunjuk Teknis Pengajuan dan Pengelolaan Penyelenggaraan
Rintisan Aksara Kewirausahaan diharapkan dapat dijadikan acuan bagi
para pembina, penyelenggara, tutor pendidikan nonformal dan informal,
dan pemangku kepentingan lainnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan
Pengajuan dan Pengelolaan Penyelenggaraan Rintisan Aksara Kewirausahaan.
Semoga petunjuk teknis penyelenggaraan Rintisan Aksara Kewirausahaan ini
bermanfaat dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada berbagai pihak atas
kontribusi dan perannya dalam penyusunan petunjuk teknis ini. Akhirnya
semoga petunjuk teknis yang disusun dengan kesungguhan, komitmen, dan
keikhlasan ini dapat bermanfaat untuk kita semua, dengan harapan semoga
Allah SWT memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua.Amin.
Jakarta, Januari 2012
Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat

Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D


NIP.195804091984022001

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

vii

Daftar isi

viii

SAMBUTAN DIRJEN PAUDNI...................................................................... iv


PENGANTAR DIREKTUR PEMBINAAN PENDIDIKAN MASYARAKAT........ vi
DAFTAR ISI.................................................................................................. viii

BAB IV PEMANTAUAN DAN PELAPORAN................................................. 15


A. Pemantauan dan Evaluasi Kegiatan....................................................... 15
B. Pelaporan......................................................................................................... 15

BAB I PENDAHULUAN .........


A. Latar Belakang................................................................................................
B. Dasar Hukum..................................................................................................
C. Tujuan Petunjuk Teknis................................................................................

1
2
4
4

BAB V PENUTUP.......................................................................................... 17

BAB II AKSARA KEWIRAUSAHAAN............................................................


A. Pengertian.......................................................................................................
B. Tujuan................................................................................................................
C. Sasaran/Penerima manfaat........................................................................
D. Hasil yang Diharapkan................................................................................
E. Diskripsi Kegiatan.........................................................................................
F. Alokasi dan Rincian Penggunaan Dana................................................

5
5
5
5
6
6
10

BAB III PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENYALURAN BANTUAN .............


A. Penerima Bantuan........................................................................................
B. Syarat Penerima Bantuan...........................................................................
C. Tatacara Pengajuan Bantuan....................................................................
D. Proses Penyaluran Bantuan.......................................................................
E. Catatan Khusus..............................................................................................

11
11
11
11
12
13

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

LAMPIRAN..................................................................................................
1. Format Proposal...................................................................................................
2. Acuan Pelaksanaan Kegiatan...........................................................................
3. Format Laporan Awal..........................................................................................
4. Sistematika Laporan Akhir................................................................................
5. Standar Kompetensi Keaksaraan Usaha Mandiri (SK-KUM)..................
6. Contoh Akad Kerjasama....................................................................................
7. Format Instrumen Verifikasi Lembaga..........................................................
8. Format Buku Kas...................................................................................................

18
18
27
29
30
32
34
38
40

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

ix

PENDAHULUAN

Bab I

ksara merupakan sistem penulisan suatu bahasa dengan menggunakan


tanda-tanda simbol, bukan hanya sebagai huruf atau rangkaian
abjad. Aksara merupakan suatu sarana yang menghantar cakrawala
pengetahuan dan peradaban suatu bangsa karena aksara membentuk wacana
yang dapat dikenali, dipahami, diterapkan, dan diwariskan dari satu generasi ke
generasi berikutnya. Untuk mewujudkan aksara yang membangun peradaban
diperlukan kemampuan multikeaksaraan yang memberdayakan.
Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk mengubah dan
membentuk kehidupan masyarakat kearah yang lebih baik. Pemberdayaan
akan meningkatkan kemampuan anggota masyarakat dalam mengarahkan,
mengendalikan, membentuk dan mengelola hidupnya. Pemberdayaan
masyarakat juga akan meningkatkan kemampuan seseorang untuk dapat
mengelola hidupnya secara mandiri sebagai indikator pemberdayaan yang
meliputi kemampuan: i) memahami masalah, ii) menilai tujuan hidupnya,
iii) membentuk strategi, iv) mengelola sumberdaya, dan v) bertindak dan
berbuat. Selanjutnya pembangunan masyarakat merupakan suatu proses
yang berkelanjutan dengan pendekatan holistik atau menyeluruh sesuai
dengan kebutuhan masyarakat, kemudian menerapkan pemberdayaan
yang berpengaruh, melibatkan, dan mendidik; menjamin keseimbangan
lingkungan; memastikan keberlanjutan/kebertahanan, dan menggunakan
kemitraan untuk membuka akses untuk sumberdaya dan dana.
Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menerapkan kerangka
kerja Aksara Membangun Peradaban dengan menerapkan lima misi kerja
Kementerian Pendidikan Nasional yaitu Ketersediaan, Keterjangkauan,
peningkatan Kualitas dan Relevansi, serta Kesetaraan yang nondiskriminatif
dan Keterjaminan memperoleh layanan pendidikan. Aksara membangun
peradaban meliputi, antara lain, pendidikan keaksaraan (dasar, usaha mandiri,

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

keluarga), aksara kewirausahaan, pendidikan pemberdayaan perempuan dan


anak, pendidikan keorangtuaan, pengarusutamaan gender, peningkatan
budaya baca masyarakat serta penguatan kelembagaan pendidikan
masyarakat.
Pelaksanaan program-program pendidikan masyarakat tersebut perlu
terus dikembangkan dan diperbaharui, melalui pemikiran kreatif dan inovatif,
khususnya dalam diversifikasi layanan yang berpihak pada keluasan dan
keragaman cakupan sasaran dengan menerapkan unsur-unsur pemberdayaan
masyarakat sebagai berikut:
Swamanajemen (self managed)
Lingkungan sepanjang hayat
Menghargai norma, nilai dan budaya
Berbasis kebutuhan
Masyarakat berperan dalam pengendalian dan pengawasan
Pemberdayaan sebagai ciri utama
Berakar pada nilai-nilai sosial
Berbasis pengalaman
Partisipatif dan demokratis
Berbasis kecakapan hidup
Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat sangat menyadari bahwa
upaya pemberdayaan masyarakat sebagaimana digambarkan di atas tidak
mungkin dilakukan sendiri tanpa kerjasama kemitraan dan ketersediaan
lembaga masyarakat yang memadai. Oleh karena itu, berbagai pemberdayaan
masyarakat tersebut secara simultan disertai dengan beberapa layanan
kemitraan dan penguatan kelembagaan pendidikan masyarakat.
A. Latar Belakang
Penduduk buta aksara pada tahun 2011 usia 15-59 tahun berjumlah
7.546.344 orang. Dari jumlah tersebut sebagian besar tinggal di daerah
perdesaan seperti: petani kecil, buruh, nelayan, dan kelompok masyarakat
miskin perkotaan yaitu buruh berpenghasilan rendah atau penganggur.
Mereka tertinggal dalam hal pengetahuan, keterampilan serta sikap mental
pembaharuan dan pembangunan. Akibatnya, akses terhadap informasi
dan komunikasi yang penting untuk membuka cakrawala kehidupan dunia
juga terbatas karena mereka tidak memiliki kemampuan keaksaraan yang
memadai.

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang Gerakan


Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun
dan Pemberantasan Buta Aksara (GNP-PWB/PBA) yang telah ditindaklanjuti
dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2006 tentang
Petunjuk Teknis Pelaksanaan GNP-PWB/PBA dan Prakarsa Keaksaraan untuk
Pemberdayaan (LIFE) UNESCO-UNLD, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal
Pendidikan Anak Usia Dini, Non formal, dan Informal menyediakan layanan
program pendidikan keaksaraan baik keaksaraan dasar yang merupakan
program pemberantasan buta aksara maupun keaksaraan usaha mandiri atau
menu ragam keaksaraan lainnya yang merupakan program pemeliharaan
dan peningkatan kemampuan keaksaraan. Hal ini dilakukan karena terdapat
kecenderungan para aksarawan baru atau penduduk dewasa berkeaksaraan
rendah lainnya kembali buta aksara apabila kemampuan keaksaraannya tidak
dipergunakan secara fungsional dan berkelanjutan.
Atas dasar itu, pada tahun 2012 Direktorat Pembinaan Pendidikan
Masyarakat menyediakan berbagai layanan program keaksaraan yang
meliputi keaksaraan dasar, keaksaraan usaha mandiri, aksara kewirausahaan,
rintisan balai belajar bersama, dan aksara berbasis cerita rakyat. Programprogram tersebut ditunjang dengan TBM di ruang publik dan peningkatan
mutu TBM unggulan berbasis elektronik, serta program-program pendidikan
pemberdayaan perempuan, seperti pendidikan kecakapan hidup perempuan,
peningkatan budaya tulis melalui koran ibu dan anak, pendidikan keluarga
berwawasan gender, dan program sejenis lainnya.
Dalam upaya revitalisasi lembaga sebagai penyelenggara program
pendidikan masyarakat dalam konteks yang luas, pemerintah memandang
perlu untuk memberikan penguatan kelembagaan dalam bentuk program
Rintisan Aksara Kewirausahaan. Program Rintisan Aksara Kewirausahaan dapat
diakses oleh lembaga yang memenuhi kriteria, untuk memberikan layanan
program pendidikan masyarakat di luar program pendidikan nonformal dan
informal yang sudah ada.
Agar Program Rintisan Aksara Kewirausahaan dapat dipahami oleh
para penyelenggara dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan
masyarakat, maka disusunlah Petunjuk Teknis Pengajuan dan Pengelolaan
Penyelenggaraan Program Rintisan Aksara Kewirausahaan Tahun 2012.

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

B. Dasar Hukum
1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2004 tentang Pendanaan
Pendidikan;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan
dan Penyelenggaraan Pendidikan;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2009-2014;
6. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang Gerakan Nasional
Percepatan Pemberantasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar
Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara (GNP-PWB/PBA);
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor
48 Tahun 2010 tentang Rencana Strategis Pembangunan Pendidikan
Nasional Tahun 2010-2014 dan;
8. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan
Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia
Dini, Nonformal, dan Informal tahun 2012.
C. Tujuan Petunjuk Teknis
Penyusunan petunjuk teknis bertujuan sebagai petunjuk dalam:
1. penyusunan dan pengajuan proposal;
2. melaksanakan penilaian proposal;
3. menyalurkan bantuan penyelenggaraan program aksara
kewirausahaan;
4. meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas publik dalam
penyelenggaraan program pendidikan masyarakat.

AKSARA
KEWIRAUSAHAAN

Bab II

A. Pengertian
1. Merupakan kemampuan kewirausahaan masyarakat yang dibelajarkan
melalui rintisan/pengembangan inkubator bisnis dan sentra usaha
mandiri untuk meningkatkan keberaksaraan dan penghasilan peserta
didik dan masyarakat sekitar.
2. Dana bantuan aksara kewirausahaan merupakan bantuan biaya
operasional pembelajaran kewirausahaan, pelatihan keterampilan
produktif, dan pengembangan inkubator usaha.
B. Tujuan
1. Membentuk/mengembangkan unit usaha/inkubator bisnis dan
kapasitas kelembagaan sebagai rintisan sentra kewirausahaan
masyarakat sesuai potensi yang dimiliki.
2. Menciptakan peluang sumber pendanaan lembaga yang berasal dari
keuntungan unit usaha/inkubator bisnis yang dikembangkan.
3. Meningkatkan keberaksaraan wirausaha peserta didik melalui
peningkatan pengetahuan, sikap, keterampilan, dan keberanian
berusaha secara mandiri baik perorangan, kelompok maupun bagian
dari inkubator bisnis yang dikembangkan lembaga.
C. Sasaran/Penerima Manfaat
Sasaran rintisan aksara kewirausahaan adalah peserta didik sebanyak
minimal 20 orang per lembaga dengan rincian sebagai berikut:
1. Sebanyak-banyaknya 25% peserta didik adalah warga masyarakat
berkeaksaraan rendah dan/atau warga masyarakat lainnya yang telah
melakukan wirausaha, misalnya pemilik warung, pedagang keliling,
pedagang ternak, pembudidaya jamur, produsen sapu lidi, atau pelaku
usaha lainnya
2. Sekurang-kurangnya 75% peserta didik adalah warga masyarakat

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

berkeaksaraan rendah dan/atau warga masyarakat lainnya yang


berminat menjadi wirausaha.
D. Hasil yang Diharapkan
1. Terbentuk/berkembangnya unit usaha/inkubator bisnis dan kapasitas
kelembagaan sebagai rintisan sentra kewirausahaan masyarakat sesuai
potensi yang dimiliki.
2. Terciptanya peluang sumber pendanaan lembaga yang berasal dari
keuntungan unit usaha/inkubator bisnis yang dikembangkan.
3. Meningkatnya keberaksaraan wirausaha peserta didik melalui
peningkatan pengetahuan, sikap, keterampilan, dan keberanian
berusaha secara mandiri baik perorangan, kelompok maupun bagian
dari inkubator bisnis yang dikembangkan lembaga.
E. Deskripsi Kegiatan
Kegiatan Rintisan Aksara Kewirausahaan dilakukan dalam bentuk
pembelajaran dan/atau pelatihan kewirausahaan pembentukan/
pengembang inkubator bisnis. Kegiatan yang dibiayai melalui APBN tahun
2012. Agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik, lancar dan terarah
sesuai dengan tujuan yang diharapkan, lembaga penerima bantuan
perlu menyusun Acuan Pelaksanaan sekurang-kurangnya berisi: 1) nama
kegiatan, 2) tujuan kegiatan, 3) jadwal pembelajaran/pelatihan yang
menggambarkan waktu, materi, metode pembelajaran, tutor/instruktur/
nara sumber teknis/fasilitator, bahan bacaan/buku rujukan, serta 4)
rencana pembentukan/pengembang inkubator bisnis. Tahapan kegiatan
Rintisan Aksara Kewirausahaan sekurang-kurangnya, meliputi:
1. Persiapan
a. Mendeskripsikan jenis usaha dengan jelas dan rasional sesuai
dengan potensi dan kebutuhan peserta didik
b. Pemetaan sumber daya tutor/fasilitator/tenaga teknis lainnya yang
kompeten sesuai dengan jenis usaha yang akan dikembangkan
c. Penyusunan rencana dan jadwal kegiatan yang dituangkan dalam
Acuan Pelaksanaan.
d. Sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan kegiatan.
2. Pelaksanaan
a. Penataan kelembagaan
Kegiatan ini antara lain meliputi:
1) Penataan administrasi lembaga inkubator bisnis, misalnya:

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

papan nama inkubator bisnis dan buku administrasi kantor.


2) Penyediaan perlengkapan, misalnya map penyimpanan arsip
(file folder), kalkulator, binder, dll.
3) Pengadaan bahan bacaan kewirausahaan dan keterampilan
sesuai jenis usaha yang dilaksanakan.
b. Pembelajaran Aksara Kewirausahaan
1) Pembelajaran aksara kewirausahaan dilaksanakan
dalam bentuk pembelajaran dan/atau pelatihan untuk
meningkatkan keterampilan usaha. Pembelajaran dan/
atau pelatihan dilakukan sekurang-kurangnya setara
dengan 66 jam pelajaran. Pembelajaran dilakukan dalam
bentuk tatap muka maksimal 30% dan pelatihan praktek
(berupa praktek peningkatan mutu produk dan/atau
praktek usaha/perdagangan) minimal 70%.
2) Pasca pembelajaran dan/atau pelatihan, dilakukan
pendampingan oleh tutor/ nara sumber/pendamping/
pengelola. Pendampingan pengelolaan inkubator
bisnis dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 (dua) bulan
atau setara dengan 16 jam. Pendampingan difokuskan
kepada pengembangan kualitas produk dan pemasaran
atau berdasarkan temuan masalah di lapangan.
Bentuk pendampingan melalui pendekatan kelompok
dan pemantauan ke tempat usaha peserta didik.
Pendampingan dapat dilakukan oleh tutor/fasilitaor/
penyelenggara atau mitra usaha/narasumber teknis
yang memiliki kompetensi pada bidang usaha yang
akan/sedang dikembangkan
3) Materi pembelajaran tatap muka terdiri dari sikap mental
wirausaha, pengenalan jenis usaha, manajemen wirausaha
dan pengelolaan inkubator bisnis. Pembelajaran praktek
peningkatan mutu produk meliputi pembelian jenis
barang mentah, keterampilan produksi, pengemasan
produk. Pembelajaran praktek usaha/perdagangan
meliputi pemasaran dan keterampilan menjual produk.
4) Kegiatan pembelajaran/pelatihan dan pengelolaan
inkubator bisnis sekurang-kurangnya melibatkan 20
orang peserta didik. Peserta didik dibentuk maksimal
menjadi 4 (empat) kelompok dengan jenis usaha yang

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

sama atau sesuai dengan kebutuhan/minat peserta


didik
5) Bahan ajar yang digunakan disusun bersama antara
instruktur/nara sumber teknis dan peserta didik atau
dengan memanfaatkan buku-buku serta bahan dan
sumber daya setempat.
6) Pendekatan pembelajaran menggunakan pendekatan
pembelajaran orang dewasa (andragogy) yang lebih
partisipatif, dengan banyak menggali, mendengar,
mendiskusikan, mempraktekkan, mengartikulasikan
dan membangun pemahaman, sikap, keterampilan dan
perilaku, serta menghargai pengalaman peserta didik.
Dengan prinsip kemitraan dan partisipasi diharapkan
dapat menghasilkan sikap positif, keterbukaan satu
sama lain, pertukaran pengalaman dan pengetahuan;
serta negosiasi untuk menemukan solusi bersama
dalam menggali dan mengembangkan potensi yang
dimiliki peserta didik dan lingkungannya. Beberapa
metode yang dapat dipergunakan adalah: presentasi,
demonstrasi, bermain peran, tanya jawab, diskusi, curah
pendapat, praktek kerja.
Sedangkan bagi pengelola inkubator bisnis
pembelajaran dalam hal peningkatan kapasitas SDM
dibidang manajemen maupun keterampilan praktis
tentang berusaha dan mengelola usaha misalnya
pembukuan, penyusunan rencana usaha, penentuan
harga pokok produksi, pengemasan, pemasaran dengan
cara pelatihan, praktik kerja/magang, kursus.
c. Penyelenggaraan Inkubator bisnis
Merupakan praktik kewirausahaan dengan menerapkan
kompetensi keberaksaraan pada proses usaha yang
dilaksanakan. Kegiatan ini melibatkan peserta didik dalam
praktek usaha yang dilakukan inkubator bisnis. Dengan
praktek usaha peserta didik dapat mempraktekkan langsung
apa yang sudah dipelajari. Peserta didik tetap menjadi
bagian dari inkubator bisnis. Dalam kegiatan ini dilakukan:
1) Penyediaan sarana produksi
2) Pelaksanaan kegiatan produksi barang/jasa

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

3)
4)
5)
6)
7)

Penyediaan tempat usaha/perdagangan


Pelaksanaan pemasaran/penjualan
Berbagi pengalaman antara kelompok usaha
Ikut serta sebagai pengelola inkubator bisnis
Upaya pengembangan dan jejaring usaha/perdagangan
Dalam penyelenggaraan inkubator bisnis kegiatan
yang dilakukan sesuai dengan identifikasi jenis usaha,
pembelajaran/pelatihan yang telah dilakukan. Inkubator
bisnis bukan semata-mata menjadi tempat usaha
lembaga dan peserta didik, tetapi terus dikembangkan
menjadi sentra kewirausahaan yaitu tempat masyarakat
belajar kewirausahaan sekaligus sebagai unit usaha
lembaga.
3. Penilaian/Evaluasi dan Pelaporan
Penilaian dilakukan baik terhadap proses maupun hasil
pembelajaran/pelatihan dan pendampingan. Penilaian terhadap
proses dilakukan untuk melakukan perbaikan-perbaikan selama proses
berlangsung serta untuk menyusun rekomendasi dan saran perbaikan
bagi proses-proses yang akan berjalan ke depan. Penilaian hasil belajar
dilakukan untuk mengukur ketercapaian pembelajaran yang telah
dilakukan meliputi peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan/
kecakapan hidup peserta didik. Materi penilaian disesuaikan dengan
materi pembelajaran/pelatihan yang dilaksanakan.
Secara umum, penilaian pembelajaran kewirausahaan bertujuan
untuk mendapatkan informasi tentang hasil yang telah dicapai peserta
didik. Secara khusus, tujuan penilaian pembelajaran kewirausahaan
adalah untuk 1) mengetahui capaian tujuan pembelajaran, 2)
memperoleh umpan-balik pembelajaran, dan 3)memperoleh gambaran
tentang perkembangan usaha peserta didik/lembaga.
Alat penilaian pembelajaran kewirausahaan dapat berupa lembar
observasi/ pengamatan kinerja, hasil karya, dan alat evaluasi lain
yang relevan, baik yang menyangkut kemajuan hasil usaha maupun
kemampuan keberaksaraan. Alat penilaian kemampuan keberaksaraan
dapat dikembangkan dalam bentuk tagihan-tagihan berupa portofolio
atas usaha yang sedang dikembangkan (misalnya menulis rencana
usaha, mencatat pembelian dan penjualan barang, menyusun neraca,
menghitung laporan perhitungan laba/rugi, membuat daftar jejaring
usaha, dan lain-lain).

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

Peserta didik yang dinyatakan memenuhi syarat standar keaksaraan


usaha mandiri setelah mengikuti pembelajaran aksara kewirausahaan
diberikan sertifikat atau Surat Tanda Selesai Belajar (STSB).
F. Alokasi dan Rincian Penggunaan Dana
Biaya penyelenggaraan rintisan aksara kewirausahaan sebesar Rp
70.000.000,00 (tujuh puluh juta rupiah) setiap lembaga. Proporsi penggunaan
dana rintisan aksara kewirausahaan diatur dengan komposisi sebagai berikut:
No.

Deskripsi

Proporsi Biaya

Persiapan

a. Penyusun rencana dan jadwal kegiatan


yang dituangkan dalam acuan pelaksanaan
b. Sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan
kegiatan

Maksimal 2,5%

Pelaksanaan
penataan
kelembagaan

a. Penataan administrasi lembaga inkubator,


seperti: papan nama incubator, buku
administrasi, dll
b. Penyediaan perlengkapan seperti: map
penyimpan arsip (file folder), kalkulator,
binder, dll
c. Pengadaan bahan bacaan kewirausahaan
dan keterampilan sesuai jenis usaha
d. Pembinaan

Maksimal 5%

Pelaksanaan
pembelajaran
aksara
kewirausahaan

a. ATK, bahan ajar/buku, bahan praktik, dll


b. Biaya manajemen (ATK penyelenggaraan,
transport pengelola, dll)
c. Tutor, instruktur, narasumber teknis,
narasumber bidang kebijakan dan tenaga
pendamping

Maksimal 20%

Pelaksanaan
penyelenggaraan
inkubator bisnis
(unit usaha)

a. Sarana produksi
b. Produksi barang/jasa
c. Tempat usaha/perdagangan
d. Pemasaran dan penjualan
e. Biaya lain yang relevan untuk
pengembangan usaha

Minimal 70%

Penilaian/evaluasi
dan pelaporan

a. Penilaian portofolio proses pembelajaran


aksara kewirausahaan berupa tagihan
tugas-tugas keberaksaraan yang
diintegrasikan ke dalam setiap kegiatan
usaha, misalnya menulis rencana usaha,
mencatat pembelian dan penjualan barang,
menyusun neraca, menghitung laporan
perhitungan laba/rugi, membuat daftar
jejaring usaha, dan lain-lain
b. Penyusunan laporan penggunaan dana
bantuan, baik substansi maupun keuangan,
beserta bukti-bukti pendukungnya

10

Komponen yang
Dibiayai

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

Maksimal 2,5%

PROSEDUR PENGAJUAN DAN


PENYALURAN BANTUAN

Bab III

A. Penerima Bantuan
PKBM/Satuan PNF sejenis/Lembaga kemasyarakatan yang memiliki legalitas,
kapasitas, dan integritas pembelajaran keaksaraan yang ditunjukkan
dengan adanya narasumber teknis untuk pelatihan keterampilan praktis
atau pembelajaran kewirausahaan, data warga belajar, tutor, dan sarana
pembelajaran yang disahkan oleh Kepala Desa atau RT/RW.
B. Syarat Penerima Bantuan
1. Memiliki legalitas lembaga, seperti akta notaris atau izin operasional
atau bukti legalitas lainnya.
2. Memperoleh rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
3. Memiliki nomor rekening bank atas nama lembaga yang dinyatakan
dengan print out transaksi terakhir;
4. Memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) atas nama lembaga.
5. Memiliki alamat sekretariat yang jelas.
6. Untuk PKBM diutamakan yang memiliki nomor induk lembaga
(NILEM).
C. Tatacara Pengajuan Bantuan
1. Penyusunan Proposal
Lembaga pengusul menyusun proposal dengan menggunakan format
seperti pada lampiran Petunjuk teknis ini.
2. Pengiriman Proposal
Proposal dikirimkan kepada:
Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat
u.p. Kepala Subbagian Tata Usaha
Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat
Direktorat Jenderal PAUDNI, Kemdikbud,
Gedung E Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta
10270.

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

11

Lembaga pengusul harus memberikan salinan proposal kepada


Dinas Pendidikan Provinsi.
3. Batas Waktu Pengajuan Proposal
Proposal dapat diajukan setelah petunjuk teknis secara resmi
disebarluaskan, dan ditutup ketika kuota sudah terpenuhi.
D. Proses Penyaluran Bantuan
1. Penilaian Proposal
Penilaian proposal terdiri atas penilaian administrasi, penilaian
substansi, dan verifikasi lembaga pengusul. Penilaian administrasi
dilakukan dengan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi
proposal sesuai persyaratan yang telah ditentukan.
Penilaian substansi dilakukan oleh tim penilai yang ditetapkan oleh
Pejabat Pembuat Komitmen pada Satuan Kerja Direktorat Pembinaan
Pendidikan Masyarakat.
2. Verifikasi/visitasi
Setiap lembaga calon penerima bantuan akan diverifikasi untuk
memperkuat bahan pengambilan keputusan berdasarkan data otentik
dan kelayakan lembaga penerima bantuan. Verifikasi dilaksanakan
guna memastikan kesahihan data dan lembaga penyelenggara
sebagaimana tertuang dalam proposal pengajuan dengan kondisi
faktual dilapangan.
Verifikasi dapat dilakukan dengan cara:
Mengundang lembaga terpilih untuk mempresentasikan usulan
pelaksanaan program.
Klarifikasi dan konfirmasi kepada dinas pendidikan setempat.
Visitasi/kunjungan lapangan untuk mengamati secara langsung
lembaga calon penerima Bantuan.
Visitasi tidak perlu dilakukan bagi lembaga pengusul proposal yang
memenuhi satu atau lebih kriteria sebagai berikut:
Lembaga pengusul sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi
Nasional Pendidikan Nonformal (BAN PNF),
Lembaga pengusul sudah divisitasi pada tahun sebelumnya, atau
Lembaga pengusul menyelenggarakan program yang merupakan
kelanjutan dari program tahun sebelumnya.
3. Penetapan
Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat atau Pejabat Pembuat
Komitmen menetapkan lembaga penerima bantuan penyelenggaraan

12

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

rintisan aksara kewirausahaan atau penguatan aksara kewirausahaan


setelah melewati proses penilaian dan verifikasi oleh tim yang
ditunjuk.
4. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama
Pejabat Pembuat Komitmen dan lembaga penerima bantuan yang
telah ditetapkan menandatangani perjanjian kerjasama penyelengga
raan rintisan aksara kewirausahaan atau penguatan aksara kewirausaha
an. Akad kerjasama dinyatakan sah dan berlaku apabila telah ditanda
tangani oleh kedua belah pihak. Contoh akad kerjasama terlampir.
5. Peluncuran Bantuan
Proses penyaluran bantuan mengikuti langkah-langkah sebagai
berikut:
a. Bendahara Pengeluaran Direktorat Pembinaan Pendidikan
Masyarakat mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) yang
dilampiri Akad Kerjasama yang sudah ditandatangani kedua belah
pihak;
b. SPP diajukan kepada Sekretaris Jenderal Kemdiknas melalui Biro
Keuangan.
c. Biro Keuangan menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM);
d. Biro Keuangan mengajukan SPM kepada Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III;
e. KPPN Jakarta III menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana
(SP2D);
f. KPPN Jakarta III memerintahkan Bank penyalur untuk mentransfer
dana bantuan ke rekening lembaga penerima.
E. Catatan Khusus
1. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal
PAUDNI tidak memungut dan tidak menerima pengembalian dana
dalam bentuk apapun untuk pencairan dana yang akan dan telah
ditetapkan.
2. Sesuai dengan misi ke-4 Renstra Kementerian Pendidikan Nasional
tentang kesetaraan memperoleh layanan pendidikan tanpa
diskriminatif dan oleh karenanya diperlukan afirmasi/keberpihakan
pada daerah dan komunitas khusus tertentu, Direktorat Pembinaan
Pendidikan Masyarakat dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan
dan instansi terkait untuk menentukan lembaga penyelenggara.
3. Lembaga penerima bantuan yang tidak menyampaikan laporan

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

13

pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan pada tahun


sebelumnya, tidak akan dinilai untuk proses penerimaan bantuan
pendidikan masyarakat tahun 2011.
4. Apabila dalam pelaksanaan terjadi perubahan kegiatan dan alokasi
biaya dari yang diajukan dalam proposal, penyelenggara wajib
mengajukan addendum/perbaikan proposal yang diketahui oleh
dinas pendidikan kabupaten/kota setempat.
5. Apabila terjadi penyimpangan dalam penyelenggaraan di lapangan,
sepenuhnya menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara.

PEMANTAUAN DAN
PELAPORAN

Bab IV

A. Pemantauan dan Evaluasi Kegiatan


Guna menjamin kualitas hasil dan kelancaran proses kegiatan,
Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat dengan melibatkan dinas
terkait, melakukan pemantauan dan evaluasi kegiatan ke masing-masing
lembaga penyelenggara kegiatan.
Penilik yang membidangi pendidikan masyarakat juga perlu terlibat
dalam pemantauan pelaksanaan kegiatan. Sasaran pemantauan meliputi:
1. Keterlaksanaan kegiatan yang didukung oleh bukti-bukti fisik kegiatan
sesuai langkah kegiatan yang telah ditetapkan.
2. Kendala-kendala pelaksanaan kegiatan yang terkait dengan sasaran
kualitatif dan waktu yang telah ditetapkan.
3. Penemuan solusi atas permasalahan-permasalahan yang dialami.
Evaluasi kegiatan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat
dilaksanakan untuk mengukur kinerja kegiatan sesuai dengan hasil
yang diharapkan/indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hasil
evaluasi kegiatan akan menjadi salah satu dasar pertimbangan bagi
keberlanjutan pada tahun-tahun berikutnya.
B. Pelaporan
Lembaga penyelenggara rintisan aksara kewirausahaan dan penguatan
aksara kewirausahaan wajib membuat laporan sebagai bukti pertanggung
jawaban bantuan yang telah diterima.
1. Tujuan laporan
a. Mengetahui bahwa dana bantuan rintisan aksara kewirausahaan
diterima oleh lembaga.
b. Mengetahui pelaksanaan, hambatan dan keberhasilan kegiatan
yang dilaksanakan.
c. Memenuhi persyaratan administratif sebagai bentuk akuntabilitas
lembaga penyelenggara.

14

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

15

2. Waktu pelaporan dan isi laporan


a. Laporan awal, disampaikan paling lambat 3 (tiga) hari setelah dana
bantuan diterima dengan mengacu pada format (lampiran 3).
b. Laporan akhir:
* Bagi lembaga yang menyelesaikan kegiatan sebelum tanggal 15
Desember 2012, laporan harus masuk paling lambat 2 minggu
setelah selesai kegiatan.
* Bagi lembaga yang kegiatannya belum selesai tanggal 31
Desember 2012, laporan harus masuk paling lambat tanggal 31
Desember 2012, dengan melaporkan apa yang sudah dilakukan
dan apa yang direncanakan akan dilaksanakan setelah tanggal
31 Desember 2012.

PENUTUP

Bab V

Petunjuk teknis ini dibuat untuk memberikan pemahaman dan


arahan teknis bagi lembaga penyelenggara pendidikan masyarakat
dan semua pihak terkait untuk keberhasilan program pendidikan
masyarakat.
Apabila ditemukan hal-hal yang kurang jelas, harap segera
menghubungi:

Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat


Direktorat Jenderal PAUDNI, Kemdikbud, Gedung E Lantai 6,
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, 10270,
Telepon (021) 5725715,
Faksimili (021) 5725039,
Website: http://www.paudni.kemdiknas.go.id/dikmas/

16

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

17

Lampiran 1. Format Proposal:

Format Surat Rekomendasi

PROPOSAL
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN
RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN
TAHUN 2012

Diajukan Kepada
Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat,
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal,
Kemdiknas
Gedung E Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta

KOP DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA)*


SURAT REKOMENDASI
Nomor :

Yang bertandatangan di bawah ini :


Nama
: ..............................................................................................................
Jabatan : (Pejabat struktural eselon 3 yang mengelola pendidikan .
(Pejabat struktu
masyarakat/pendidikan nonformal)
Alamat
: ..............................................................................................................
Dengan ini menyatakan bahwa:
Nama Lembaga
: ..............................................................................................................
Alamat Lembaga
: ..............................................................................................................
Nama Ketua
: ..............................................................................................................
Telp/HP/Faks
: ..............................................................................................................
Adalah lembaga yang mempunyai kelayakan untuk melaksanakan program
pendidikan masyarakat dan mengusulkan bantuan biaya penyelenggaraan
Rintisan Aksara Kewirausahaan tahun anggaran 2012.

Oleh:
Nama Lembaga
Alamat
No. Telp./HP/Faks.

Demikian rekomendasi ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat


digunakan sebagaimana mestinya.
....................................................................2012
a.n. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota*)

: ............................................................
: ............................................................
: ............................................................

..................................................................

(..................................................................)
*) coret yang tidak perlu

18

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

19

Format Surat Pernyataan

KOP LEMBAGA
PERYATAAN TANGGUNG JAWAB
Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama
Jabatan
Alamat
Telp/HP/Faks

:
:
:
:

...........................................................................................................................
Ketua Penyelenggara PKBM/Satuan Pendidikan Nonformal Sejenis
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................

Dengan ini menyatakan bahwa:


1. Belanja bantuan operasional Rintisan Aksara Kewirausahaan akan
digunakan untuk mendukung peningkatan Keaksaraan orang dewasa 15
59 tahun, dan tidak akan digunakan untuk keperluan pribadi.
2. Penggunaan Belanja Bantuan Operasional Rintisan Aksara Kewirausahaan,
dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang diajukan dalam proposal.
3. Penyerahan laporan awal dilaksanakan 3 hari setelah dana cair dan laporan
akhir disampaikan paling lambat 2 minggu setelah kegiatan berakhir.
4. Apabila dikemudian pernyataan ini tidak sesuai dengan keadaan yang
sebenarnya, saya bersedia dikenakan sanksi administrasi dan/atau tuntutan
lain sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan bermaterai
cukup untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Format Surat Keterangan tentang Rintisan Usaha Lembaga


KOP LEMBAGA
===================================================
SURAT KETERANGAN
LEMBAGA PENGUSUL BANTUAN
Yang bertanda tangan di bawah ini kami atas nama lembaga pengusul bantuan
penyelenggaraan rintisan aksara kewirausahaan Tahun 2012:
Nama Lembaga
AlamatLembaga

Nama Ketua
Telp./HP/Faks.

: ...............................
:..................................................................
................................................
: .......................................
: ...............................

Menerangkan hingga saat ini lembaga kami memiliki usaha/rintisan usaha


yang sedang/akan dikembangkan sebagai upaya penguatan lembaga dan
pemberdayaan masyarakat dengan jenis usaha: ........................................................
Demikian surat keterangan ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat
digunakan sebagaimana mestinya.

...... 2012



YangMembuat Keterangan,

(.....)

Kabupaten/Kota*) . . . . . . . . . . . . . . . .2012
Ketua Penyelenggara ...................................

Materai
6000
(. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .)

*) coret yang tidak perlu

20

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

21

ISI PROPOSAL
1. Profil Lembaga
a. Nama Lembaga
: .............................................................
b. Alamat Lengkap
: .................................................................

...................................................................
c. No. Telp./HP
: .............................................................
d. Nama Ketua Jurusan
: ...........................
e. Nomor Rekening
Atas Nama Lembaga*)
: ................................................................................
f. Nama Bank
: ................................................................................
g. NPWP**)
: ...................................................
*) Melampirkan surat keterangan Bank
**) Fotocopy dilampirkan
h. Kegiatan pendidikan masyarakat yang dilaksanakan saat ini:
1) ..........................................................................................................................
2) ..........................................................................................................................
3) dst.....................................................................................................................
i. Daftar Pengurus Lembaga
No.

Nama

Tmpt/Tgl Lahir

L/P

Pendidikan

Pekerjaan

Jabatan

1.
2.
3.
Dst.

Catatan: Struktur organisasi dan deskripsi kerja agar dilampirkan


k. Sarana dan Prasarana
No

Keadaan

Luas Gedung
Lembaga

Tempat
Penyelenggaraan
Kegiatan

Gedung Perkantoran
Rumah
Ruko
.................................................

Status Bangunan /
Gedung Lembaga

Milik sendiri
Kontrak/sewa
Pinjam
.....................................................

22

Jenis Sarana

Sarana belajar

Keterangan

Luas Tanah:..............m
Luas Bangunan:.....................m

Meja & kursi belajar........................set


Papan tulis ...............................set
Lemari/rak buku ...........................unit
Mesin tik ..................................unit
Komputer ................................unit
Bahan ajar ....................................... jenis
Bahan Bacaan ..................................judul

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

2. Uraian Pembelajaran Aksara Kewirausahaan yang Diusulkan


Pada bagian ini, uraikan dengan jelas mengenai:
a. Nama Kegiatan
b. Tujuan Kegiatan
c. Hasil yang Diharapkan
d. Sasaran/Peserta Kegiatan (Daftar lengkap dilampirkan)
e. Rencana Kegiatan Rintisan Aksara Kewirausahaan:
1) Persiapan : menyusun rencana dan jadwal kegiatan yang dituangkan
dalam Acuan Pelaksanaan, sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan
kegiatan.
2) Pelaksanaan penataan kelembagaan: penataan administrasi
lembaga inkubator bisnis, penyediaan perlengkapan, pengadaan
bahan bacaan kewirausahaan) dll.
3) Pelaksanaan pembelajaraan: (a) lama, jumlah & waktu pertemuan
(menggambarkan 66 jam), (b) metode, bahan ajar, dan media yang
digunakan, (c) tutor, instruktur/narasumber teknis, dan (d) mitra
kerjasama (lampirkan jadwal pembelajaran), Penilaian Hasil Belajar:
(a) bentuk/teknik penilaian yang akan dilakukan, (b) instrumen/
alat penilaian yang akan digunakan, (c) kriteria dan cara penentuan
keberhasilan.
4) Pelaksanaan penyelenggaraan inkubator bisnis (unit usaha) : Sarana
produksi, Pelaksanaan kegiatan produksi barang/jasa, Tempat
usaha, Pemasaran dan jejaring, Biaya lain yang relevan untuk
pengembangan usaha
5) Rencana Kegiatan Pendampingan/Fasilitasi/Sejenis: (a) jenis/bentuk
kegiatan, (b) lama, jumlah & waktu pertemuan, (c) pendamping/
fasilitator, dan (d) mitra kerjasama.
f. Evaluasi dan Pelaporan: (a) rencana monitoring selama kegiatan
berlangsung, (b) rencana evaluasi secara keseluruhan, dan (c) rencana
pelaporan.
3. Rencana Anggaran Belanja
No.

Kondisi :

Komponen yang Didanai

Volume

Uraikan rencana pembiayaan untuk kegiatan


Persiapan, seperti:
a. Penyusun rencana dan jadwal kegiatan yang
dituangkan dalam Acuan Pelaksanaan
b. Sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan kegiatan

Satuan
Jumlah (Rp)
Biaya (Rp)
(3x4)
4

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

23

Uraikan rencana pembiayaan untuk kegiatan


penataan kelembagaan, seperti:
a. Penataan administrasi lembaga inkubator,
seperti: papan nama incubator, buku
administrasi, dll
b. Penyediaan perlengkapan seperti: map penyim
pan arsip (file folder), kalkulator, binder, dll
c. Pengadaan bahan bacaan kewirausahaan dan
keterampilan sesuai jenis usaha

Uraikan rencana pembiayaan pembelajaran:


a. ATK, bahan ajar/buku, bahan praktik, dll
b. Tutor, instruktur, narasumber teknis, tenaga
pendampingan
c. Biaya manajemen (ATK penyelenggaraan,
transport pengelola, dll)

Uraikan rencana pembiayaan untuk


pengembangan inkubator bisnis (unit usaha):
a. Sarana produksi
b. Produksi barang/jasa
c. Tempat usaha
d. Pemasaran dan jejaring
e. Biaya lain yang relevan untuk pengembangan
usaha
Uraikan rencana pembiayaan untuk penilaian/
evaluasi dan pelaporan
a. Penilaian proses pembelajaran aksara
kewirausahaan
f. Penyusunan dan penyampaian laporan

Total
Jumlah keseluruhan yang diajukan: Rp ................................................

Daftar Lampiran Proposal


a. Daftar calon peserta didik yang diketahui oleh Kepala Desa/Lurah dan
Penilik yang membidangi pendidikan masyarakat
b. Daftar pendidik/tutor/fasilitator/narasumber teknis/pendamping
c. Surat rekomendasi dari dinas pendidikan kabupaten/kota
d. Surat pernyataan kesanggupan dan tanggungjawab mutlak
e. Surat keterangan usaha/rintisan usaha yang sedang/akan dikembangkan
f. Salinan/fotokopi akta notaris dan/atau surat izin pendirian lembaga
g. Salinan/fotokopi nomor rekening bank a.n. lembaga yang dinyatakan
dengan print out transaksi terakhir
h. Salinan/fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama lembaga
i. Struktur organisasi kepengurusan dan deskripsi kerja
j. Sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan pembelajaran aksara
kewirausahaan

24

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

Lampiran A. Format Daftar Calon Peserta Didik


DAFTAR CALON PESERTA DIDIK
AKSARA KEWIRAUSAHAAN
TAHUN 2012
NAMA LEMBAGA
LOKASI Penyelenggaraan
No.

Nama

Jenis
Kelamin

: ..........................................................................
: ..........................................................................

Alamat

Umur

Latar Belakang
Pendidikan

Jenis Usaha
yang akan
Dipelajari

Pekerjaan

1.

2.

3.

4.

5.

dst.

Mengesahkan,
Kepala Desa/Lurah/Penilik.................*)

Tanda Tangan,
Stempel

( Nama Terang )

...........,.............. 2012
Ketua Lembaga
Tanda Tangan,
Stempel

( Nama Terang

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

25

Lampiran 2. Contoh Acuan Pelaksanaan Kegiatan

Lampiran B. Format Daftar Pendidik/Tutor/Instruktur/Narasumber Teknis/


Pendamping

Acuan Pelaksanaan Kegiatan .


(diisi sesuai jenis kegiatan yang diusulkan)

DAFTAR PENDIDIK/TUTOR/INSTRUKTUR/NARASUMBER TEKNIS/


PENDAMPING
aksara kewirausahaan
TAHUN 2012
NAMA LEMBAGA : ........................................................................................
No.

Nama

Umur

Jenis
Kelamin

Pendidikan
Terakhir

Pekerjaan

Tahun
Lulus

Bidang
Keahlian

Ket.

1.

2.

3.

4.

5.

dst.

. . . . . . . . . . . . . 2012

Ketua lembaga

A.

B.

C.

D.

DASAR PEMIKIRAN
(mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan?)
NAMA KEGIATAN
(tulis dengan jelas nama kegiatan yang dilaksanakan)
TUJUAN KEGIATAN
(apa yang ingin dicapai dengan kegiatan tersebut?)
RENCANA KEGIATAN
1. Persiapan

NO.

WAKTU

Penyusunan Acuan Pelaksanaan

Sosialisasi kegiatan

PARTISIPAN

2. Pelaksanaan:
a. Penataan Kelembagaan
NO.

Tanda Tangan,
Stempel

KEGIATAN

WAKTU
(Tanggal, bulan, Tahun)

JENIS PENATAAN
(Rincian)

JUMLAH

KETERANGAN

( Nama Terang )
b. Pembelajaran:
NO.

26

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

WAKTU
(Tgl, Bln, Thn)
Jam

MATERI

METODE

BAHAN AJAR/
MEDIA

PENDIDIK

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

27

Lampiran 3. Format Laporan Awal

c. Pendampingan pasca pembelajaran:


NO.

KEGIATAN

WAKTU
(hari/ minggu/bulan)
jam

MATERI

METODE

BAHAN / ALAT

KOP LEMBAGA
===================================================
LAPORAN AWAL PENYELENGGARAAN
RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN
TAHUN 2012

4. Rencana Penilaian
NO.

JENIS PENILAIAN

1.

Penilaian proses

2.

Penilaian hasil

3.

Penilaian kinerja/
Performa

WAKTU

TEKNIK
PENILAIAN

ALAT/ INSTRUMEN
PENILAIAN

PETUGAS

E. RENCANA TINDAK LANJUT


1. Sertifikat yang diberikan kepada peserta didik (STSB)
2. Rencana Keberlanjutan Kegiatan
Keterangan:
1. Dapat dikembangkan sesuai dengan jenis kegiatan dan kondisi lembaga
penyelenggara;
2. Lampirkan daftar peserta didik.

Yang bertanda tangan di bawah ini kami atas nama lembaga penerima bantuan
penyelenggaraan rintisan aksara kewirausahaan tahun 2012:
Nama Lembaga
: ..................................
Alamat Lembaga
: ..................................

.......................................
Nama Ketua
: ..........................................
Telp./HP/Faks.
: ..................................
Dengan ini melaporkan sebagai berikut:
1. Dana bantuan penyelenggaraan rintisan aksara kewirausahaan sebagai
tindaklanjut dari Akad Kerjasama No. ............................. telah kami terima
melalui rekening lembaga kami pada tanggal ...........................
2. Dana tersebut akan kami gunakan untuk menyelenggarakan rintisan
aksara kewirausahaan sesuai dengan Petunjuk Teknis dan Akad Kerjasama
yang telah kami tandatangani.
3. Rintisan aksara kewirausahaan akan kami selenggarakan mulai tanggal .....
Demikian laporan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama yang
baik, kami sampaikan terima kasih.
...... 2012

Pimpinan Lembaga,

(nama jelas)
Lampiran:
1. Acuan Pelaksanaan kegiatan;
2. Foto kopi buku rekening yang menunjukkan jumlah dana bantuan yang
diterima

28

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

29

Lampiran 4. Sistematika Laporan Akhir


SISTEMATIKA LAPORAN AKHIR
PENYELENGGARAAN RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN
TAHUN 2012
Cover/sampul laporan
Kata Pengantar
Daftar Isi
A. Pendahuluan
1. Latar Belakang
2. Dasar Hukum
3. Tujuan Pelaporan
B. Kegiatan Rintisan Aksara Kewirausahaan
3. Persiapan
Uraikan persiapan-persiapan yang dilakukan terkait a). Penyusunan
rencana dan jadwal kegiatan pembelajaran/pelatihan yang dituangkan
dalam acuan pelaksanaan, b). Sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan
kegiatan.
4. Pelaksanaan penataan kelembagaan
Uraikan penataan kelembagaan yang dilakukan terkait a). penataan
administrasi, b). penyediaan perlengkapan lembaga inkubator bisnis,
c), pengadaan bahan bacaan kewirausahaan.
5. Pelaksanaan pembelajaran aksara kewirausahaan
Uraikan metode, materi/bahan/modul, media/alat peraga, jadwal, cara
dan hasil penilaian pembelajaran/pendampingan yang dilakukan.
(Sertakan foto-foto kegiatan pembelajaran/pendampingan yang
relevan untuk melengkapi uraian kegiatan/proses pembelajaran).
6. Pelaksanaan penyelenggaraan Inkubator Bisnis (Unit Usaha)
Uraikan penyelenggaraan inkubator bisnis (unit usaha) yang dilakukan
terkait a). Sarana produksi, b). Kegiatan produksi barang/jasa, c).
Tempat usaha, d). Pemasaran dan jejaring, e). Upaya pengembangan
usaha lain.
7. Penilaian/Evaluasi dan Pelaporan
Uraikan metode, materi/bahan/modul, media/alat peraga, jadwal, cara
dan hasil penilaian pembelajaran/pendampingan yang dilakukan.
(Sertakan foto-foto kegiatan pembelajaran/pendampingan yang
relevan untuk melengkapi uraian kegiatan/proses pembelajaran).

30

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

C. Penggunaan Dana
Laporkan semua transaksi keuangan sesuai dengan alokasi penggunaan
dana sebagaimana tertera dalam petunjuk teknis yang disertai dengan
fotokopi bukti-bukti yang sah, seperti kuitansi, bukti setoran pajak, dll.
(kuitansi asli disimpan sebagai arsip lembaga).
D. Penutup
1. Kesimpulan
Simpulkan tentang a) motivasi dan partisipasi peserta didik dalam
kegiatan pembelajaran/pendampingan, b) efektifitas penggunaan
metode pembelajaran/pendampingan, c) hasil belajar, dan d)
tantangan/hambatan yang dialami.
2. Saran/Rekomendasi
Kemukakan saran/rekomendasi yang terkait dengan perbaikan
penyelenggaraan dan kebijakan.
3. Tindak Lanjut
Tuliskan tindak lanjut yang direncanakan oleh lembaga setelah
kegiatan berakhir.
Lampirkan:
1. Acuan pelaksanaan kegiatan
2. Materi/bahan ajar/modul
3. Daftar hadir peserta, Instruktur/Nara sumber dan pendamping
4. Jadwal pembelajaran
5. Foto-foto (softcopy dan hardcopy) tahapan kegiatan
6. Rincian penggunaan dana sesuai proporsi biaya
7. Buku kas umum
8. Fotokopi kuitansi penggunaan dana
9. Fotokopi sertifikat hasil pembelajaran (STSB)
10. Dokumen rencana pengembangan usaha
11. Bukti-bukti pendukung lainnya (jika ada)

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

31

Lampiran 5. Standar Kompetensi Keaksaraan Usaha Mandiri (SK-KUM)

6.

a. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)


NO.

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN


KEAKSARAAN USAHA MANDIRI

1.

Mengidentifikasi jenis-jenis usaha yang berpeluang untuk dikembangkan sesuai potensi


lingkungan dan pasar

2.

Menuliskan dan mengomunikasikan rancangan usaha mandiri yang akan


dikembangkan

3.

Menguasai keterampilan produksi tertentu sesuai dengan usaha yang dikembangkan

4.

Memasarkan produk usaha yang dikembangkan

5.

Melakukan analisa perhitungan laba/rugi dari usaha yang dikembangkan

6.

Menjalin kemitraan dalam rangka pengembangan dan kelangsungan usaha

7.

Memelihara dan mengembangkan kompetensi membaca, menulis, berhitung, dan


berkomunikasi dengan bahasa Indonesia secara berkelanjutan dalam menjalankan
kegiatan usaha

c. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD)


NO.
1.

2.

3.

STANDAR KOMPETENSI
Mengungkapkan keinginan berusaha
berdasarkan minat dan potensi yang
tersedia

Merancang dan mengelola biaya pada


usaha yang akan dikembangkan

1. Mengidentifikasi jenis-jenis biaya pada


usaha tertentu
2. Mengidentifikasi sumber-sumber
permodalan
3. Menghitung biaya, pendapatan dan
keuntungan atau kerugian dalam menjalankan
usaha mandiri yang dikembangkan
4. Membuat pembukuan sederhana

7.

Mengidentifikasi risiko-risiko yang


mungkin timbul dan mempengaruhi
laba rugi usaha

1. Mengenali risiko usaha yang dapat terjadi


dan dampaknya terhadap laba rugi usaha yang
dikembangkan
2. Menemukan langkah-langkah untuk
mengantisipasi risiko yang mungkin timbul

8.

Melakukan interaksi dengan


konsumen

1. Menjelaskan produk usaha kepada


konsumen
2. Menampilkan bahasa lisan dan bahasa
tubuh yang simpatik kepada konsumen

9.

Memahami strategi pemasaran

1. Menentukan harga produk yang bersaing


2. Melakukan promosi yang efektif

KOMPETENSI DASAR

3. Mengemas produk dengan menarik

1. Mengidentifikasi bidang usaha yang sesuai


dengan minat dan keterampilan yang dimiliki

10.

2. Menetapkan bidang usaha yang akan


dikembangkan

11.

Mengenali kekuatan pesaing dalam


pasar produk yang dikembangkan
Menjalin kemitraan

12. Menjaga kelangsungan usaha yang


dikembangkan

1. Mengenali produk-produk sejenis di pasar


2. Mengenali produsen pesaing produk sejenis
Menjalin kerjasama dengan mitra usaha
1. Mengidentifikasi kebutuhan modal dan kas
secara berkelanjutan

Mempraktikkan sebuah keterampilan


yang berpeluang menjadi bidang
usaha sesuai minat dan potensi yang
dimiliki

1. Menjelaskan bahan, alat, dan langkahlangkah produksi dalam usaha yang akan
dikembangkan
2. Mendemonstrasikan keterampilan yang
dimiliki untuk mendukung usaha

3. Memahami peraturan pemerintah


terhadap usaha yang dikembangkan

Mengidentifikasi sumberdaya alam


dan manusia di lingkungannya sesuai
dengan bidang usaha yang dipilih.

1. Mengungkapkan jenis-jenis sumber daya


alam yang potensial di lingkungannya sesuai
bidang usaha yang dikembangkan

4. Menampilkan produk kreatif inovatif

2. Mempertahankan kepercayaan konsumen

2. Mengungkapkan sumber daya manusia di


lingkungannya yang kompeten dalam bidang
usaha yang dikembangkan
4.

5.

32

Mengidentifikasi kebutuhan dan


permintaan masyarakat terhadap
barang dan jasa yang sesuai dengan
bidang usaha yang dipilih

1. Menjelaskan arti pasar

Menyusun rancangan usaha dan


menjalankan usaha mandiri yang
dikembangkan

Menyusun rencana usaha yang akan


dikembangkan

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

2. Menyebutkan kebutuhan barang dan jasa


yang pasokannya belum terpenuhi
3. Menjelaskan faktor permintaan dan
penawaran produk yang dikembangkan

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

33

Lampiran 6. Contoh Akad Kerjasama

AKAD KERJASAMA
NOMOR :
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN MASYARAKAT
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN
ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DAN INFORMAL
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DENGAN
LEMBAGA : ......................................................................................................
TENTANG
KERJASAMA PENYELENGGARAAN RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN
TAHUN 2012
Pada hari ini ....................... tanggal ........................... bulan ................ tahun dua ribu
dua belas, kami yang bertandatangan di bawah ini:
1. Nama
: ...........................................................................
NIP
: ...........................................................................
Jabatan
: ..................................................................
Alamat
: Kompleks Kementerian Pendidikan Nasional
Gedung E Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman,
Senayan, Jakarta 10270
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Direktorat Pembinaan Pendidikan
Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan
Informal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan untuk selanjutnya
disebut sebagai Pihak Pertama.
2. Nama
: ..................................................................
Jabatan
: ....................................................................
Alamat
: ....................................................................
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Lembaga dan
untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.
Secara bersama-sama, PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA selanjutnya disebut
sebagai PARA PIHAK, berdasarkan pertimbangan:
1. Bahwa PIHAK PERTAMA sebagai institusi yang bertugas melakukan
pembinaan dan pengembangan pendidikan masyarakat.
2. Bahwa PIHAK KEDUA sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan
masyarakat.

34

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

PARA PIHAK bersepakat bekerjasama untuk menyelenggarakan rintisan aksara


kewirausahaan, dengan ketentuan sebagaimana diatur pada pasal-pasal
berikut:
Pasal 1
TUJUAN KERJASAMA
Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk:
1. Memperluas akses penyelenggaraan dan layanan pendidikan masyarakat.
2. Memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan masyarakat sesuai dengan
kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat.
3. Memfasilitasi penyelenggaraan rintisan aksara kewirausahaan.
Pasal 2
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
1. Tugas dan tanggung jawab PIHAK PERTAMA adalah:
a. Memproses pencairan dana kepada PIHAK KEDUA, setelah akad
kerjasama ditandatangani oleh PARA PIHAK melalui KPPN Jakarta III
sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku;
b. Menghentikan proses pencairan dana kepada PIHAK KEDUA, jika ditemu
kan hal-hal yang diduga berpotensi merugikan keuangan negara;
c. Memberikan bimbingan teknis terhadap pelaksanaan kegiatan;
d. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan yang dilaksanakan oleh
PIHAK KEDUA.
2. Tugas dan tanggung jawab PIHAK KEDUA adalah:
a. Menandatangani Surat Pernyataan Kesanggupan dan tanggungjawab
mutlak untuk melaksanakan;
b. Menyusun rencana dan jadwal penyelenggaraan kegiatan;
c. Memberitahukan dan mengkoordinasikan pelaksanaan kepada Dinas
Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat;
d. Mengadministrasikan dan mempertanggungjawabkan penggunaan
dana secara akuntabel sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku;
e. Menjamin terselenggaranya kegiatan sesuai rencana dan target sasaran
yang ditentukan dalam Petunjuk Teknis.
f. Melaporkan hasil pelaksanaan kepada PIHAK PERTAMA dengan
tembusan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota
setempat;

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

35

Pasal 3
PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DANA

Pasal 5
TANGGUNG JAWAB MUTLAK

1. Untuk melaksanakan sebagaimana dimaksud pada pasal 2 ayat 2 di


atas, PIHAK PERTAMA memberikan dana kepada PIHAK KEDUA sebes Rp
(... ),
untuk membelajarkan minimal 20 peserta didik.
2. Dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas dibebankan kepada
anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan
Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,
Nonformal, dan Informal Tahun 2011, Nomor .. tanggal
dengan kode anggaran ...
3. PIHAK PERTAMA menyalurkan dana kepada PIHAK KEDUA melalui Kantor
Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III dengan transfer ke:

PIHAK KEDUA bertanggung jawab mutlak atas pelaksanaan kegiatan dan


pengelolaan keuangan.

Nama Bank
Nomor Rekening
Atas Nama
NPWP

:
:
:
:

Pasal 6
KETENTUAN PENUTUP
1. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Akad Kerjasama ini, akan diatur
lebih lanjut dalam ketentuan tersendiri, dan merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari Akad Kerjasama ini.
2. Akad Kerjasama ini berlaku sejak ditandatangani oleh PARA PIHAK sampai
dengan berakhirnya pelaksanaan.
Demikian Akad Kerjasama ini dibuat dan ditandatangani oleh PARA PIHAK di
Jakarta dalam rangkap 5 (lima), di atas materai enam ribu, dan masing-masing
memiliki kekuatan hukum yang sama.
PARA PIHAK

5. Dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas digunakan oleh PIHAK


KEDUA untuk penyelenggaraan sesuai rencana kegiatan dan target sasaran
yang ditentukan dalam petunjuk teknis.
6. Apabila PIHAK KEDUA menggunakan dana di luar ketentuan di atas, maka
sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.
7. Biaya administrasi dan perpajakan yang terkait dengan Akad Kerjasama ini
ditanggung oleh PIHAK KEDUA sesuai dengan peraturan dan ketentuan
yang berlaku.
Pasal 4
SANKSI

PIHAK PERTAMA

PIHAK KEDUA

1. Jika PIHAK KEDUA ternyata tidak menggunakan dana sesuai dengan


rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam petunjuk
teknis, maka PIHAK KEDUA wajib mengembalikan dana ke Kantor Kas
Negara melalui bank.
2. Apabila PIHAK KEDUA ternyata tidak mengembalikan dana sebagaimana
dimaksud pada ayat 1 di atas, maka PIHAK PERTAMA dapat melaporkan
PIHAK KEDUA kepada pihak berwenang.

36

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

37

Lampiran 7. Instrumen Verifikasi Lembaga

4. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

INSTRUMEN VERIFIKASI LEMBAGA


PROGRAM : ........................................
1. IDENTITAS LEMBAGA
a. Nama Lembaga
: ...............................................................................
b. Alamat Lengkap
: ...............................................................................
c. No.Telepon/Hp
: ...............................................................................
d. Nama Ketua
: ...............................................................................
e. Alamat Lengkap
: ...............................................................................
f. No.Telepon/Hp
: ...............................................................................
g. Akta Notaris/Izin Pendirian
1) Nomor
: ...............................................................................
2) Pejabat
: ...............................................................................
h. Nama Bank
: ...............................................................................
i. Nomor Rekening
: ...............................................................................
j. Atas nama
: ...............................................................................
k. NPWP
: ...............................................................................
2. KELENGKAPAN ADMINISTRASI
No.

Keadaan

Jenis Administrasi

Ada

Tidak ada

3. Rincian tugas pengelola/penyelenggara


4. Nomor rekening bank atas nama lembaga
(tanpa cc/qq; buku rekening asli ditunjukkan)
5. NPWP lembaga

3. SARANA DAN PRASARANA

38

Jenis Sarana
Luas Gedung

2.

Status Bangunan /
Gedung

3.

Sarana belajar

Jenis Kelamin
Lk

Pr

Keadaan

Pendidikan

Peran/
Tugas

5. PROGRAM YANG DILAKSANAKAN


Program kegiatan yang pernah diselenggarakan atau yang masih
berlangsung saat ini
No.

Jenis
Program/
Kegiatan

Tahun Pelaksanaan
program

Jumlah Sasaran

Sumber
Dana

Lokasi Sasaran




..............., ................................................... 2012
Mengetahui
Pengurus Lembaga
Petugas,

......................................................

2. Struktur organisasi

1.

Nama

Keterangan

1. Papan nama lembaga

No.

No.

Keterangan

Luas Tanah:...............m
Luas Bangunan:.....................m

...........................................................

Catatan:
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................

Kesimpulan:
= Layak
= Tidak Layak

Milik sendiri
Kontrak/sewa
Pinjam
...................................................
Meja & kursi belajar.............set
Papan tulis .............................set
Lemari/rak buku ...................unit
Mesin tik .................................unit
Komputer ..............................unit
Bahan ajar ....................................... jenis
Bahan Bacaan ............................ judul

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

Kondisi :

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

39

B. BUKTI pembantu pajak

Lampiran 8. Format Buku Kas

A. BUKTI KAS UMUM


PROGRAM
NAMA LEMBAGA
ALAMAT LENGKAP
TANGGAL PENERIMAAN
TAHUN ANGGARAN
NOMOR
TANGGAL NOMOR
KODE
BUKTI
1

:
:
:
:
:
URAIAN


PROGRAM
NAMA LEMBAGA
ALAMAT LENGKAP
TANGGAL PENERIMAAN
TAHUN ANGGARAN

PENERIMAAN

PENGELUARAN

SALDO

TANGGAL

NOMOR NOMOR
KODE
BUKTI

BULAN:.................................
:
:
:
:
:
PENERIMAAN (DEBIT)

URAIAN

PPN

PPh
21

PPh
22

PPh
23

10

,2012
Mengetahui
Ketua Lembaga
stempel
lembaga
Nama Terang

40

PENGELUARAN
SALDO
(KREDIT)

PETUNJUK TEKNIS
PENGAJUAN DAN PENGELOLAAN PENYELENGGARAAN

Dibuat Oleh:
Bendahara

Nama Terang

,2012
Mengetahui
Ketua Lembaga
stempel
lembaga
Nama Terang

Dibuat Oleh:
Bendahara

Nama Terang

RINTISAN AKSARA KEWIRAUSAHAAN


TAHUN 2012

41