Anda di halaman 1dari 4

HIPERTENSI DAN PERAWATANNYA

Pengertian
Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah melebihi normal (Sistole > 160
mmHg dan Diastole > 95 mmHg)
Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan atau
dihilangkan, namun dapat dikendalikan/dicegah kekambuhannya.
Penggolongan Hipertensi
1. Ringan : 160 200 / 96 110 mm Hg
2. Sedang : 200 230 / 110 120 mm Hg
3. Berat
: 230 280 mm Hg
4. Bahaya : berubah ubah drastis
Faktor Resiko Hipertensi
Usia
Usia juga mempengaruhi tekanan darah seseorang, semakin bertambahnya usia maka
tekanan darah pun akan semakin meningkat. Namun usia yang semakin tua pun tekanan darah
dapat dikendalikan dengan tetap menjaga pola asupan makan, rajin berolahraga dan melakukan
pemeriksaan rutin tekanan darah.
Perokok
Kandungan nikotin dan zat senyawa kimia yang cukup berbahaya yang terdapat pada rokok juga
memberikan peluang besar seseorang menderita hipertensi terutama pada mereka yang termasuk
dalam perokok aktif. Tak hanya mengkibatkan hipertensi, zat rokok yang terhirup dan masuk ke
dalam tubuh akan meningkatkan resiko pada penyakit diabetes mellitus, serangan jantung dan
stroke.
Minum alcohol
Minuman beralkohol seperti bir, wiski, minuman yang dibuat dari ragi, tuak dsb.
Minuman alkohol ini juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.
Kurang olahraga
Kurangnya aktivitas fisik seperti olahraga membuat organ tubuh dan pasokan darah
maupun oksigen menjadi tersendat sehingga meningkatkan tekanan darah. Dengan melakukan
olahraga teratur sesuai dengan kemampuan dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Kafein
Kafein banyak terdapat pada kopi,teh dan minuman bersoda. Kopi dan teh jika dikonsumsi
melebihi batasan normal dalam penyajian akan mengakibatkan hipertensi. sebenarnya kopi

memiliki manfaat yang baik bagi tubuh terutama bagi pria dewasa dalam hormon seksualnya,
begitu pula dengan teh mengandung antioksidan yang sangat baik dan diperlukan oleh tubuh.
Untuk itu batasi asupan minum kopi dan teh minimal 1 cangkir = 100ml.
Makanan banyak garam
Garam mempunyai peluang yang sangat besar dalam meningkatan tekanan darah secara
cepat. Ditambah pada mereka yang sebelumnya memiliki riwayat terhadap penyakit diabetes,
hipertensi ringan dan mereka yang berusia diataas 45 tahun.
Keturunan
Faktor keturunan memang selalu memainkan peranan penting dari timbulnya suatu
penyakit yang dibawa oleh gen keluarga. Bila salah satu anggota keluarga atau orang tua
memiliki tekanan darah tinggi, maka anak pun memiliki resiko yang sama dan bahkan resiko
tersebut lebih besar dibanding yang diturunkan oleh gen orang tua.
Stress tinggi
Stress dapat memicu suatu homron dalam tubuh yang mengendalikan pikirang seserang. Jika
mengalami stress hal tersebut dapat mengakibatkan tekanan darah semakin tinggi dan meningkat,
tak hanya itu mampu mempengaruhi mood atau perasaan seseorang terhadap suatu emosi jiwa.
Tanda dan Gejala Hipertensi
1.
Sakit kepala
2.
Sukar tidur
3.
Telinga berdengung
4.
Mata terasa berat atau pandangan kabur
5.
Mudah lelah
6.
Dada berdebar-debar
7.
Berat dan terasa pegal pada tengkuk
Pencegahan Kekambuhan Hipertensi

Olah raga; bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan otot tubuh, membakar lemak
tubuh, mempertahankan berat badan yang ideal, memperlancar peredaran darah,
dan menurunkan stress).

Mengatur makanan (kurangi konsumsi makanan berlemak, santan, sate kambing,


jeroan, dan makanan yang banyak mengandung garam)

Kurangi konsumsi kopi dan berhenti merokok.

Hindari stress (komunikasikan dengan baik dan relaksasi)

Kontrol tekanan darah secara teratur

Mendekatkan diri pada Alloh SWT


Perawatan Saat Hipertensi Kambuh

Istirahat yang cukup, hindari kerja berat.

Saat pusing muncul, jangan melakukan olahraga


Hindari hal-hal yang dapat mengakibatkan jatuh
Kontrol tekanan darah secara teratur ke pelayanan kesehatan yang ada

Gunakan obat tradisional :


Mengkudu
Rambut jagung
Daun seledri
Pepaya muda
Bawang Putih

Berobat ke dokter bila keadaan bertambah parah

Cara Mudah Menurunkan Hipertensi

Mengurangi Konsumsi Garam

Mengkonsumsi potasium atau mineral

Memodifikasi diet

Dapat mengontrol berat badan

Berolah raga dengan baik

Makanan yang diperbolehkan

Karbohidrat seperti : nasi, kentang,ubi dan singkong.


Protein seperti : daging, ayam, ikan, dan telur.
Protein nabati seperti : tahu, tempe, kacang hijau, dan kacang lain yang segar.
Sayuran seperti : semua sayuran yang segar-segar.
Buah-buahan seperti : semua Buah-buahan yang segar.
Minuman : teh dan Susu

Makanan yang tidak diperbolehkan

Karbohidrat seperti : biskuit, crackers, cereal dan keripik.


Protein seperti : sosis, daging asap, kornet, sarden, ikan asin, keju, dan telur asin.
Protein nabati seperti : keju, kacang asin, dan tahu asin.
Lemak seperti : mentega dan lemak hewan.
Sayuran seperti : sayuran yang di awet dan sayuran dalam kaleng
Buahan-buahan seperti : buah yang menggunakan zat,buah kaleng dan buah yang \
diawet.
Minuman seperti : coklat cafein dan alkohol.

CARA MEMBUAT OBAT TRADISIONAL UNTUK PENDERITA TEKANAN DARAH


TINGGI
RAMUAN MENGKUDU
1.
Mengkudu (2 buah) dibuang bijinya lalu diparut dan diperas
2.

Ketimun dihancurkan dan diperas

3.

Air perasan ketimun dicampur dengan air perasan mengkudu dalam 2


gelas air panas

4.

Tambahkan gula aren secukupnya agar tidak pahit, lalu saring

5.

Diminum 3 x sehari

RAMUAN DAUN SELEDRI


1.
Rebus 15 batang seledri dengan 2 gelas air sampai tinggal tiga perempat
gelas
2.

Hasil rebusan diminum untuk 2 x minum bila tekanan darah


190mmhg/lebih dan minum 1 x pada malam hari bila tekanan darah 160
s.d 180 mmhg.

RAMUAN BAWANG PUTIH


1.
Kupas bawang putih kemudian cuci lalu makan bawang putih mentah
terseebut ( 5 siung)
2.

Dua suing bawang putih diiris tipis kemudian seduh dengan cangkir air
panas. Minum 2x/hari