Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN

PRAKTIKUM II
SUMBER DAYA ALAM DAN PEMANFAATANNYA

OLEH :
NAMA

: AQIDATUL IZZAH

STAMBUK

: F1D1 15 012

KELOMPOK

: VI (ENAM)

ASISTEN PEMBIMBING : HESTIN WULANDARI

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2016

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sumber daya alam adalah segala sesuatu di alam yang dapat


digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Hal-hal yang bersangkutan
dalam sumber daya alam meliputi komponen biotik maupun abiotik yang
dapat diperbaharui dan yang tidak dapat diperbaharui. Semua itu dipengaruhi
oleh kekayaan alam suatu daerah serta potensinya dalam mencukup
kehidupan manusia.
Lingkungan harus memiliki kemampuan untuk mendukung segala
jenis kehidupan yang berada didalamnya. Hal-hal ini meliputi ketersediaan
sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar dan ketersediaan cukup
ruang untuk hidupnya setiap individu pada tingkat kestabilan sosial tertentu.
Keberadaan sumber daya alam yang tidak merata di bumi memberikan daya
dukung kehidupan yang berbeda. Ini menyebabkan pemanfaatan sumber daya
alam pada setiap daerah berbeda-beda.
Pemanfaatan sumber daya alam harus selalu dijaga agar tetap
berkesinambungan. Tindakan eksploitasi harus dicegah dengan cara apa pun.
Pemeliharaan dan pengembangan sumber daya alam dilakukan dengan caracara yang bermacam-macam untuk menghindari kerusakan. Berdasarkan
uraian latar belakang tersebut, maka dilakukan praktikum dengan judul
Sumber Daya Alam dan Pemanfaatannya.

B. Rumusan Masalah

Rumusan masalah pada praktikum ini yaitu sebagai berikut:


1. Bagaimana bentuk-bentuk pengelolaan sumber daya alam yang ada di
Sungai Lasolo dan wilayah hutan mangrove?
2. Bagaimana peran warga sekitar dalam mengelola sumber daya alam di
Sungai Lasolo dan wilayah hutan mangrove?
C. Tujuan Praktikum

Tujuan yang ingin dicapai dalam praktikum ini yaitu sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui bentuk-bentuk pengelolaan sumber daya alam yang ada
di Sungai Lasolo dan wilayah hutan mangrove.
2. Untuk mengetahui peran warga sekitar dalam mengelola sumber daya alam
di Sungai Lasolo dan wilayah hutan mangrove.
D. Manfaat Praktikum

Manfaat yang dapat diperoleh pada praktikum ini yaitu sebagai


berikut:
1. Dapat mengetahui bentuk-bentuk pengelolaan sumber daya alam yang ada
di Sungai Lasolo dan wilayah hutan mangrove.
2. Dapat mengetahui peran warga sekitar dalam mengelola sumber daya alam
di Sungai Lasolo dan wilayah hutan mangrove.

II. TINJAUAN PUSTAKA

A. Sumber Daya Alam


Sumber daya alam merupakan sesuatu yang berada di luar maupun di
dalam bumi yang sifatnya masih potensial dan belum dilibatkan dalam proses
produksi. Pengelolaan sumber daya alam bergantung pada tingkat
keterampilan dan pendidikan setiap individu agar membawa dampak positif
terhadap peningkatan wawasan untuk menciptakan pekerjaan termasuk
kegiatan usaha agar berpotensi dan dapat diandalkan dalam pengelolaan
sumber daya alam serta lingkungan yang sehati, lestari, dan berkelanjutan
(Pongtuluran, 2015).
Setiap negara memiliki kekuasaan terhadap sumber daya alamnya dan
sumber daya alam itu bukanlah warisan bagi seluruh manusia. Setiap negara
memiliki kekayaan genetik yang harus membagi dan menyediakan akses
untuk pemanfaatan sumber daya alam bagi kepentingan hidup. Akses
pemanfaatan sumber daya alam tersebut merupakan tanggung jawab negara
yang memiliki dan membutuhkan sumber daya alam. Hal itu bertujuan untuk
mengatur akses dan pemanfaatan dari setiap sumber daya alam (Supriatna,
2008).
Sumber daya alam merupakan unsur yang sangat penting dalam
menunjang keberhasilan produksi alam. Sumber daya alam tersebut meliputi
sumber daya tanah, sumber daya air, sumber daya hayati, dan sumber daya
manusia. Besarnya potensi sumber daya yang dapat dimanfaatkan harus

diperhitungkan, seperti sumber daya tanah yang dilihat dari tingkat


kesuburannya, sumber daya air yang sesuai untuk konsumsi, sumber daya
hayati yang bermanfaat bagi kehidupan sekitar, serta sumber daya manusia
selaku pengelola dari segala sumber daya (Cahyono, 2008).
B. Jenis-Jenis Sumber Daya Alam
Sumber daya alam dapat diklasifikasikan dalam tiga jenis, yaitu sumber
daya alam yang tidak pernah habis (prepetual resources), sumber daya alam
yang tidak dapat diperbaharui (unrenewable resources) dan sumber daya alam
yang dapat diperbaharui (renewable resources). Penggunaan sumber daya
alam yang tidak dapat habis, seperti sinar matahari, angin dan gelombang,
tidak akan mengurangi kemampuannya untuk mendukung kesejahteraan
kehidupan manusia. Lain halnya dengan dua jenis sumber daya yang lain.
Penggunaan sumber daya itu terbatas, sehingga perlu konservasi untuk
mempertahankannya (Tangkilisan, 2007).
C. Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Sumber daya alam sangat berpotensi dan dapat menjadi daya tarik
tersendiri bagi negara luar. Hal ini dapat dilihat dari beberapa negara yang
mengirimkan orang-orangnya guna meneliti potensi dari sumber daya alam
Indonesia. Kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terealisasikan hanya jika
perjanjian antara dua negara telah mencapai kesepakatan. Penelitian seperti
ini pun dapat memberikan keuntungan bagi kedua negara, seperti pemerintah
Indonesia yang memiliki data tentang potensi sumber daya alam daerah
tertentu (Ramadhan, dkk., 2010).

III. METODE PRAKTIKUM

A. Waktu dan Tempat


Praktikum ini dilaksanakan pada hari Minggu, 24 April 2016 dan pada
pukul 15.00-17.00 WITA. Bertempat di Sungai Lasolo dan hutan mangrove,
Tapak Kuda, kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
B. Alat dan Bahan
1. Alat
Alat yang digunakan pada praktikum ini dapat dilihat pada tabel 1.
Tabel 1. Alat dan kegunaan
No.
Nama Alat
Kegunaan
1.
Alat tulis
Sebagai alat mencatat hasil pengamatan
2.
Kamera
Sebagai alat dokumentasi hasil pengamatan
2. Bahan
Bahan yang digunakan pada praktikum ini dapat dilihat pada tabel
2.
Tabel 2. Bahan dan Kegunaan
No.
Nama Alat
Kegunaan
1.
Kuisioner wawancara Sebagai panduan wawancara
2.
Hutan mangrove
Sebagai tempat pengamatan
3.
Sungai Lasolo
Sebagai tempat pengamatan

C. Prosedur Kerja
Prosedur kerja yang digunakan pada praktikum ini yaitu sebagai
berikut:
1. Menyiapkan kuisioner wawancara.
2. Mewawancarai masyarakat yang terlibat aktif dalam pengelolaan sumber
daya alam.
3. Mencatat hasil wawancara pada lembaran kuisioner.
4. Mengambil gambar di lapangan sebagai dokumentasi pengamatan.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Pengamatan
Hasil pengamatan pada praktikum ini adalah sebagai berikut:

Gambar. 1 Sungai Lasolo

1. Wilayah Sungai Lasolo

Sesi wawancara dengan masyarakat sekitar.


a. Narasumber 1
Nama

: Loloh Kumani

Jenis kelamin : Laki-laki


Umur

: 35 tahun

No.
Pewawancara
1 Apa saja manfaat dari air
sungai Lasolo untuk
masyarakat setempat?
2 Bagaimana tanggapan Anda
tentang keberadaan air
sungai Lasolo?

Narasumber
Dipakai untuk kebutuhan
sehari-hari seperti kegiatan
mandi dan mencuci.
Penting, karena sejak awal
tinggal di sini sungainya
sudah dipakai, walau tidak
dipakai untuk konsumsi

3
4

Apakah air sungai Lasolo


mengalami kekeringan pada
saat musim kemarau?
Apakah ada lembaga atau
organisasi masyarakat yang
mengelola air sungai
Lasolo?

karena tercemar.
Kering pada musim
kemarau.
Tidak ada yang turun
tangan untuk mengurus.

b. Narasumber 2
Nama

: Rahman

Jenis kelamin : Laki-laki


Umur

: 40 Tahun

No.
Pewawancara
1 Apa saja manfaat dari air
sungai Lasolo untuk
masyarakat setempat?
2 Bagaimana tanggapan Anda
tentang keberadaan air
sungai Lasolo?
3 Apakah air sungai Lasolo
mengalami kekeringan pada
saat musim kemarau?
4

Apakah ada lembaga atau


organisasi masyarakat yang
mengelola air sungai
Lasolo?

Narasumber
Biasa dipakai mandi dan
mencuci.
Biasa saja karena jarang
dipakai kecuali musim
hujan.
Iya, kering. Hanya bagian
air terjun saja yang ada
airnya karena tergenang di
sana,
Tidak ada. Sungainya
dibiarkan begitu saja.

c. Narasumber 3
Nama

: Wakiem

Jenis kelamin : Perempuan


Umur
No
.

: 37 Tahun
Pewawancara

Narasumber

1
2
3
4

Apa saja manfaat dari air


sungai Lasolo untuk
masyarakat setempat?
Bagaimana tanggapan Anda
tentang keberadaan air
sungai Lasolo?
Apakah air sungai Lasolo
mengalami kekeringan pada
saat musim kemarau?
Apakah ada lembaga atau
organisasi masyarakat yang
mengelola air sungai
Lasolo?

Masak sama cuci piring.


Penting.
Pernah kering pada bulan
Januari tahun 2015.
Tidak ada. Hanya sering
ada musyawarah untuk
mengurus sungai.

d. Narasumber 4
Nama

: Jumniati

Jenis kelamin : Perempuan


Umur
No
.
1

2
3
4

: 31 Tahun
Pewawancara
Apa saja manfaat dari air
sungai Lasolo untuk
masyarakat setempat?
Bagaimana tanggapan Anda
tentang keberadaan air
sungai Lasolo?
Apakah air sungai Lasolo
mengalami kekeringan pada
saat musim kemarau ?
Apakah ada lembaga atau
organisasi masyarakat yang
mengelola air sungai
Lasolo?

Narasumber
Ada dua sumber air, yang
satu untuk mandi dan
mencuci, yang satu lagi
langsung dari mata air
untuk masak.
Sangat membantu.
Air tetap mengalir
walaupun sedikit.
Tidak ada. Hanya
masyarakat sekitar yang
mengurus.

e. Narasumber 5
Nama

: Eka

Jenis kelamin : Perempuan


Umur

: 29 Tahun

No.
Pewawancara
1 Apa saja manfaat dari air
sungai Lasolo untuk
masyarakat setempat?
2 Bagaimana tanggapan Anda
tentang keberadaan air
sungai Lasolo?
3 Apakah air sungai Lasolo
mengalami kekeringan pada
saat musim kemarau ?
4 Aakah ada lembaga atau
organisasi masyarakat yang
mengelola air sungai
Lasolo?

2. Wilayah Hutan Mangrove

Gambar 2. Hutan Mangrove

Narasumber
Untuk minum, masak,
mandi dan kebutuhan
sehari-hari.
Sangat bagus.
Air tetap ada walaupun
sedikit pada musim
kemarau.
Hanya masyarakat daerah
sekitar yang mengurus.

Sesi wawancara dengan masyarakat sekitar.


a. Narasumber 1
Nama

: Siti Hasna

Jenis kelamin : Perempuan


Umur

: 53 Tahun

Pekerjaan

: Wiraswasta

No

Pewawancara

Narasumber

.
1

2
3

Apa jenis mangrove di


kawasan ini?
a. Hutan lindung
b. Hutan milik masyarakat

Milik sendiri karena di


kelola dan di tata sendiri
serta penanaman di lakukan
sendiri yang luasnya kurang
lebih 20 hektar.
Apakah masyarakat sering
Dimanfaatkan dalam usaha
memanfaatkan hutan
udang lilin yaitu perusahaan
mangrove?
panen dari udang lilin
Bagaimana kondisi hutan
Kondisi mangrove 10 tahun
mangrove ini selama 10
yang lalu yaitu masih kecil
tahun yang lalu apakah
dan masih dalam proses
mengalami perubahan saat? pemeliharaan belum besar
seperti saat ini dan usahausaha regenerasi terus di
lakukan dari dulu ampai
sekarang.
Apakah potensi bencana
Jika mangrove ini tidak ada
kerusakan hutan mangrove
maka besar potensi ombak
ini?
akan merusak tanggul dan
terjadi longsor karena tidak
ada menahan.
Apakah manfaat dari
Manfaatnya yaitu sebagai
keberadaan hutan mangrove penahan ombak agar tidak
ini?
longsor, sampah tidak
langsung masuk ke dalam
tambak tetapi tertahan oleh
akar mangrove.
Apakah organisasiPenyuluhan dari dinas

organisasi masyarakat yang


berperan dalam pengelolaan
hutan mangrove?

pariwisata yang datang


memberikan pemahaman
mengenai mangrove serta
dari penelitian yang
bermacam-macam

b. Narasumber 2
Nama

: Rahmatia

Jenis kelamin

: Perempuan

Umur

: 43 Tahun

Pekerjaan

: Wiraswasta

No

Pewawancara

Narasumber

Apa jenis mangrove di


kawasan ini?
a. Hutan lindung
b. Hutan milik masyarakat
Apakah masyarakat sering
memanfaatkan hutan
mangrove ?
Bagaimana kondisi hutan
mangrove ini selama 10
tahun yang lalu apakah
mengalami perubahan saat?
Apakah potensi bencana
kerusakan hutan mangrove
ini?

Milik sendiri sebagai lahan


empang dan tambak udang.

2
3

Apakah manfaat dari


keberadaan hutan mangrove
ini?

Apakah organisasiorganisasi masyarakat yang


berperan dalam pengelolaan
hutan mangrove ?

Dimanfaatkan sebagai lahan


empang dan dibudidaya
udang tambak.
Masih dalam proses
pembahan jenis tanaman
serta pemeliharaan.
Potensi bencananya yaitu
kerusakan pada sampah
karena disebabkan oleh
ombak yang besar.
Belum mempunyai
keuntungan yang besar
hanya digunakan sebagai
budidaya udang dan empang
serta hasilnya untuk makan
sehari-hari.
Belum ada karena bantuan
dari pemerintah belum
terealisasi.

c. Narasumber 3
Nama

: Surtamin

Jenis kelamin

: Laki-laki

Umur

: 56 Tahun

Pekerjaan

: Nelayan

No
1

Pewawancara
Apa jenis mangrove di
kawasan ini?
a. Hutan lindung
b. Hutan milik masyarakat

Apakah masyarakat sering


memanfaatkan hutan
mangrove?

Bagaimana kondisi hutan


mangrove ini selama 10
tahun yang lalu apakah
mengalami perubahan saat?
Apakah potensi bencana
kerusakan hutan mangrove
ini?
Apakah manfaat dari
keberadaan hutan mangrove
ini?

4
5

Apakah organisasiorganisasi masyarakat yang


berperan dalam pengelolaan
hutan mangrove?

Narasumber
Sebagian milik masyarakat
yang jadikan lahan empang
dan sebagian miliknya
pemerintah yang belum
diolah.
Masyarakat tidak begitu
memanfaatkan mangrove
hanya sebagian penahan
ombak.
Kondisinya masih terjaga
belum di jadikan lahan
tambak dan jenis mangrove
masih banyak.
Tanah
longsor
dan
kerusakan lahan tambak.
Manfaatnya belum banyak
di rasakan masyarakat
karena keterbatasan serta
pemahaman masih intim
dan hanya di jadikan
sebagian lahan tambak yang
hasilnya untuk mencukupi
kebutuhan sehari-hari.
Belum ada yang
memberikan penyuluhan
tentang mangrove

d. Narasumber 4
Nama

: Demangasi

Jenis kelamin

: Laki-laki

Umur

: 60 Tahun

Pekerjaan

: Nelayan

No

Pewawancara

Apa jenis mangrove di


kawasan ini?
a. Hutan lindung
b. Hutan milik masyarakat
Apakah masyarakat sering
memanfaatkan hutan
mangrove?
Bagaimana kondisi hutan
mangrove ini selama 10
tahun yang lalu apakah
mengalami perubahan saat?

Narasumber

2
3

4
5
6

Apakah potensi bencana


kerusakan hutan mangrove
ini?
Apakah manfaat dari
keberadaan hutan
mangrove ini?
Apakah organisasiorganisasi masyarakat yang
berperan dalam
pengelolaan hutan
mangrove?

Hutan yang di lindungi yang


akan di jadikan sebagai
tempat wisata teluk yang
pemerintah dan gubernur.
Dimanfaatkan untuk
menahan ombak.
10 tahun yang lalu tempat ini
merupakan lahan empang
yang di pelihara dan sekarang
sudah di rubah menjadi
budidaya udang.
Tanah longsor di pesisir
pantai.
Dimanfaatkan untuk
menahan ombak.
Penyuluhan dari pemerintah
mengenai potensi wisata
mangrove.

e. Narasumber 5
Nama

: Rahman

Jenis kelamin

: Laki-laki

Umur

: 69 Tahun

Pekerjaan

: Nelayan

No.
Pewawancara
1 Apa jenis mangrove di
kawasan ini ?
a. Hutan lindung
b. Hutan milik masyarakat
2 Apakah masyarakat sering
memanfaatkan hutan
mangrove?
3 Bagaimana kondisi hutan
mangrove ini selama 10
tahun yang lalu apakah
mengalami perubahan saat?
4

Apakah potensi bencana


kerusakan hutan mangrove
ini?

Apakah manfaat dari


keberadaan hutan mangrove
ini?

Apakah organisasiorganisasi masyarakat yang


berperan dalam pengelolaan
hutan mangrove?

Narasumber
Milik sendiri yang dibeli
oleh pemerintah dan di
Tanami pohon mangrove.
Hanya dijadikan sebagai
lahan empang yang luasnya
sekitar 12 ha.
Kondisinya masih terjaga
belum banyak masyarakat
yang menghuni kawasan ini
tapi sekarang pohon
mangrove di tebang.
Ombak lebih mudah
menghempas tanggul dan
rumah-rumah penduduk jika
tidak ada pohon mangrove.
Semenjak ada pohon
mangrove udang tambak
menjadi melimpah, kawasan
pantai tetap terjaga dan
potensi wisata yang
menguntungkan.
Belum ada karena
pemerintah belum
memberikan bantuan dan
penyuluhan mengenai
potensi keuntungan dalam

pengelolaan hutan
mangrove.

B. Pembahasan
Sumber daya alam merupakan segala sesuatu di lingkungan sekitar
yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan serta kebutuhan hidup
manusia agar manusia dapat hidup lebih sejahtera. Sumber daya alam dapat
berupa berbagai macam benda dan berada di mana saja seperti air, permukaan
tanah, udara, angin, dan lain sebagainya. Sumber daya alam juga dapat berupa
hasil tambang, hasil pertanian, atau hasil peternakan.
Ada dua jenis sumber daya alam, yaitu sumber daya alam hayati dan
sumber daya alam non-hayati. Sumber daya alam hayati juga disebut sebagai
sumber daya biotik, yakni sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup
baik mikroorganisme maupun makroorganisme. Sumber daya alam nonhayati disebut pula sumber daya abiotik, yaitu sumber daya alam yang berasal
dari benda-benda tak hidup, seperti air, bahan tambang, bebatuan, dan lain
sebagainya.
Sumber daya alam juga dapat dibedakan berdasarkan sifat
pembaharuannya, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbaharui atau
renewable resources, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui atau
unrenewable resources, serta sumber daya alam yang tidak terbatas atau
unlimited resources. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui merupakan
sumber daya alam yang dapat berulang-ulang kali digunakan dan dapat
dilestarikan. Contohnya adalah air, tumbuh-tumbuhan, hewan, hasil hutan,
dan lain sebagainya. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui
merupakan sumber daya alam yang jumlahnya terbatas di alam dan apabila

digunakan terus menerus akan habis dan tak tersisa. Contohnya seperti bahanbahan tambang (emas, perak, nikel), minyak bumi, dan gas alam. Sumber
daya alam tidak terbatas ialah sumber daya yang dapat digunakan terus
menerus tanpa harus melakukan pelestarian terhadapnya. Contohnya seperti
sinar matahari, tenaga angin, arus air laut, dan lain sebagainya.
Praktikum dilakukan di dua tempat berbeda yaitu Sungai Lasolo dan
hutan Mangrove di daerah Tapak Kuda, Kendari. Metode yang digunakan
adalah wawancara dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada
masyarakat sekitar Sungai Lasolo dan hutan Manrove. Berdasarkan hasil
wawancara kepada sepuluh orang koresponden, dapat diambil beberapa
kesimpulan tentang keadaan Sungai Lasolo dan hutan mangrove di daerah
Tapak Kuda.
Pengamatan dan wawancara dari lima orang koresponden di sekitar
Sungai Lasolo dapat disimpulkan bahwa sumber daya alam di sana berupa air
sungai yang biasa digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Dua mata air yang
mengalir di Sungai Lasolo memberikan dua fungsi yang berbeda, yakni mata
air pertama untuk mandi dan mencuci saja, sedangkan mata air kedua dapat
digunakan untuk konsumsi seperti masak dan minum. Fungsi itu
menyebabkan keberadaan Sungai Lasolo sangat penting demi penghidupan
masyarakat sekitar. Musim kemarau menyebabkan debit air menjadi sedikit,
namun tidak sampai kering di beberapa tempat, sedangkan selebihnya kering.
Air Sungai Lasolo akan tergenang di sekitar air terjun bila musim kemarau
tiba. Masyarakat sekitar Sungai Lasolo merupakan orang-orang yang

berperan aktif dalam perawatan dan pelestarian Sungai Lasolo. Hal ini
berdasarkan kesadaran mereka dan hasil musyawarah dengan ketua RT
setempat.
Hasil wawancara yang dilakukan terhadap lima orang koresponden di
sekitar kawasan hutan mangrove memberikan hasil bahwa kawasan hutan
mangrove merupakan kawasan milik masyarakat sekitar dan pemerintah.
Kawasan hutan mangrove ini biasa dimanfaatkan dalam pembudidayaan
udang lilin yang menjadi mata pencaharian sehari-hari bagi sebagian
masyarakat selain dari hasil melayan di laut. Tumbuh-tumbuhan yang berada
di kawasan hutan mangrove juga dapat menjaga lingkungan dari ombak yang
dapat mengancam keselamatan warga sekitar dan melindungi ladang tambak
udang warga. Turun tangan pemerintah di hutan mangrove berupa penanaman
tumbuh-tumbuhan mangrove dan penyuluhan tentang potensi kawasan hutan
mangrove sebagai objek pariwisata.

V. PENUTUP

A. Simpulan
Simpulan dari praktikum ini yaitu sebagai berikut:
1. Bentuk-bentuk pengelolaan sumber daya alam yang ada di wilayah
Sungai Lasolo berupa pemanfaatan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti
masak dan mencuci, sedangkan bentuk-bentuk pengelolaan di wilayah
hutan mangrove berupa pemanfaatan dalam bentuk tambak udang dan
pemecah ombak.
2. Peran warga sekitar dalam mengelola sumber daya alam cukup besar,
terutama bila pemerintah belum memberikan penyuluhan apalagi bantuan.
Musyawarah untuk merawat sumber daya alam di sekitar sangat
diperlukan untuk mempertahankan sumber daya alam tersebut agar tetap
lestari.

B. Saran
Saran yang diajukan untuk praktikum ini ke depannya adalah sebagai
berikut:
1. Kepada pihak laboratorium untuk memberikan kejelasan tentang
praktikum. Materi apa yang harus dipelajari dan apa yang akan
dipraktikkan

sehingga

praktikan

tidak

kesimpangsiuran saat pelaksaan praktikum.

merasa

bingung

atas

2. Kepada asisten pembimbing agar hadir saat pelaksaan praktikum dan


tidak mencoba untuk melepas tanggung jawab dengan membiarkan
praktikan berkeliaran tanpa pengawasan.
3. Kepada praktikan untuk lebih memperhatikan waktu saat sedang
melakukan wawancara sehingga praktikum ini tidak harus selesai kala
petang menjelang. Praktikan juga harus menjaga ketertiban terutama saat
berkendara menuju lokasi praktikum.

DAFTAR PUSTAKA
Cahyono, B. 2008, Tomat, Kanisius, Yogyakarta.
Pongtuluran, P. 2015, Manajemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Edisi
Revisi, Andi, Yogyakarta.
Ramadhan, M., dan Suharsih, T. 2010, Pemerintah Kabupaten Kapuas, Pemkab
Kapuas, Kapuas.
Supriatna, J. 2008, Melestarikan Alam Indonesia, Yayasan Obor Indonesia,
Jakarta.
Tangkilisan, H. N. S. 2007, Manajemen Publik Grasindo, Jakarta.

Anda mungkin juga menyukai