Anda di halaman 1dari 2

HUBUNGAN PAJAK PUSAT DENGAN PAJAK DAERAH

Pajak pusat dan pajak daerah mulai muncul di Indonesia sejak diberlakukannya sistem otonomi
daerah . Otonomi Daerah dapat diartikan sebagai kewajiban yang diberikan kepada daerah
otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan
masyarakat setempat menurut aspirasi masyarakat untuk meningkatkan daya guna dan hasil
guna penyelenggaraan pemerintahan dalam r a n g k a p e l a y a n a n t e r h a d a p m a s y a r a k a t
d a n p e l a k s a n a a n p e m b a n g u n a n s e s u a i d e n g a n p e r a t u r a n perundang-undangan.
dalam konteks otonomi di Indonesia , daerah otonom tersebut merupakan provinsi provinsi di
Indonesia.
Semangat desentralisasi fiskal pun mulai disebarluaskan dan menjadi program ambisius
pemerintah Indonesia sejak awal dekade 2000 , tepatnya mulai tahun fiskal 2001 . Pada tahun
itu, pemerintah daerah mulai dari provinsi, kabupaten, dan kota diberikan wewenang yang lebih
luas u n t u k m e n g a t u r d a n b e r t a n g g u n g j a w a b t e r h a d a p p e m b e l a n j a a n d i
beberapa sektor baru. konsekuensi logis dari perluasan wewenang itu
a d a l a h m e n i n g k a t n y a p e n g e l u a r a n d a e r a h . Peningkatan itu dapat terlihat jelas
ketika pada tahun 2001 , jumlah belanja daerah mencapai kurang lebih 30% dari total
belanja nasional.
Desentralisasi fiskal inilah yang menjadi hubungan antara pajak pusat
dengan pajak daerah di Indonesia. Perluasan wewenang keuangan
pemerintah pusat dalam hal mengatur keuangan tersebut perlu diimbangi
d e n g a n p e r l u a s a n o t o r i t a s d a e r a h u n t u k m e m p e r o l e h pendapatan daerahnya
sendiri yaitu dengan perluasan otoritas pemerintah daerah untuk menambah objek pajak
daerahnya sendiri. Dari sinilah tercipta adanya pajak pusat yang dipungut untuk pendapatan
APBN dan Pajak Daerah yang dipungut untuk pendapatan APBD. Kedua nya
merupakan pungutan sebagai pendapatan pada anggaran hanya saja pajak pusat mengambil porsi
lebih luas secara skala anggaran nasional dan pajak daerah hanya berfokus pada
pendapatan daerahya saja.
sumber :
http://www.anggaran.depkeu.go.id/Content/10-08