Anda di halaman 1dari 2

Pertanyaan Kasus

1. Jelaskan mekanisme yang digunakan Raju untuk memanipulasi laba


selama bertahun-tahun.
2. Menurut Anda, apa permasalahan dari pekerjaan audit yang dilakukan
PwC di Satyam?
3. Lakukan analisis pelaksanaan prinsip Pengungkapan dan Transaparansi di
Satyam.
4. Lakukan analisis pelaksanaan prinsip Tanggungjawab Dewan di Satyam,
termasuk di dalamnya komposisi dewan, pelaksanaan tugas dewan, peran
komite audit peran direktur keuangan, unit internal audit, dan akuntan
internal terhadap penipuan yang dilakukan Satyam.
Jawaban Kasus
1. Pada tanggal 7 januari 2009, Raju menyampaikan surat ke Board of
Directors dari Satyam yang menyatakan bahwa ia telah memanipulasi
angka-angka di laporan keuangan selama bertahun-tahun. Raju
menyatakan bahwa ia telah membuat aset di neraca Satyam dicatat lebih
(overstated) sebesar $ 1.47 billion. Sejumlah $ 1.04 billion dari utang bank
dan kas sebenarnya tidak ada. Satyam juga mencatat liabilitas kurang dari
yang sebenarnya di dalam neraca. Satyam telah mencatat lebih besar
laba di setiap kuartal selama beberapa tahun untuk memenuhi ekspektasi
analisis.
Berikut adalah tampilan Neraca dan Laporan Laba Rugi Satyam per 30
September 2008 (Rs dalam crore)
Aktual
Saldo Kas dan
Bank
Bunga diakru atas
deposito bank
Liabilitas disajikan
lebih rendah
Piutang
disajikan
lebih tinggi
Total
Pendapatan
Laba Operasi

321

Dilaporkan
5.361

Selisih

Nil

376

376

1.230

None

1.230

2.161

2.651

490

2.112
61

2.700
649

588
588

Dapat dilihat dari tabel diatas, perbedaan yang timbul antara laba operasi
aktual dan laba yang dicatat di laporan keuangan tersebut, akibat
manipulasi yang dilakukan telah bertambah besar selama bertahun-tahun.
Perbedaan yang terlalu mencolok tersebut menjadi sulit untuk dikelola
perusahaan lagi. Raju telah menyatakan bahwa telah banyak dilakukan
berbagai upaya untuk menghilangkan perbedaan tersebut, namun hal
tersebut tetap tidak berhasil, dan usaha terakhir yang dilakukan adalah
dengan mengakuisisi Maytas, untuk menggantikan aset fiktif dengan aset
riil perusahaan. Tetapi, investor beranggapan bahwa upaya tersebut
merupakan upaya untuk mengalirkan kas keluar dari Satyam, yang mana

5.040

keluarga Raju hanya mempunyai jumlah kepemilikan yang sedikit, ke


perusahaan yang memang dikendalikan oleh Raju dan keluarganya.