Anda di halaman 1dari 2

Andari Putrianti/1606926220

Yi-pin Q, Nan Li, Franklin RT. Remineralization of artificial dentinal caries lesion by biomimetically
modified MTA. NCBI. 2012 Feb; 8(2): 836-842

Pendahuluan
Jurnal ini bertujuan untuk meneliti kemampuan MTA dan modifikasi MTA dengan analog
dalam meremineralisasi dentin di dalam SBF. Penelitian ini dipicu karena kurang efektifnya
remineralisasi yang terjadi pada dentin dalam skema remineralisasi klasik. Pada dasarnya,
remineralisasi klasik berdasarkan epitaxial growth efektif terjadi pada enamel yang
terdemineralisasi, dikarenakan banyaknya kandungan kristal apatit pada enamel.
Perlakuan

Gambar 1. Skema Perlakuan


Dalam penelitian ini, seluruh gigi direndam dalam SBF. Bahan berbasis kalsium silika
seperti MTA hanya mengandung sedikit ion fosfat, MTA akan bersifat bioaktif jika berkontak
dengan cairan tubuh yang kaya akan fosfat. Beberapa studi mengatakan bahan berbasis resin
mempunyai efek negatif terhadap proses remineralisasi karena pemakaian bahan adhesif, maka
dari itu peneliti memasukan bahan adhesif sebagai kriteria inklusi.
1

Andari Putrianti/1606926220
Yi-pin Q, Nan Li, Franklin RT. Remineralization of artificial dentinal caries lesion by biomimetically
modified MTA. NCBI. 2012 Feb; 8(2): 836-842

Hasil
Kemampuan remineralisasi pada dentin, lebih efektif pada MTA dengan
modifikasi bahan analog
Terlihat adanya pelepasan sodium tripolyphosphate (analog protein
non-kolagen) secara kontinu selama 6 minggu
Aktivitas MMP (Matrix Metalloproteinase) tidak terdeteksi pada studi
ini; karena pemakaian analog protein non-kolagen
Pada studi ini, terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara
perlakuan dengan bahan adhesif dan non-adhesif