Anda di halaman 1dari 4

Ada perdebatan penggunaan formokresol dan bahan2 lain yg mengandung

formaldehyde dalam dunia kedokteran gigi, terutama kedokteran gigi anak.


Hal ini menimbulkan berberapa pertanyaan :

Sejarah : ada dimanakah kita?

Prespektif dari UK pada bahan formokresol

Perkembangan terbaru pada biologis pulpa gigi sulung


Formokresol : baik atau buruk?

Perawatan

Prakter berdasarkan evidence

Pedoman di UK saat ini

Sejarah : ada dimanakah kita?


Pada tahun 1700s-1800s, digunakan metal foil utk menutupi pulpa
terekspose. Pertengahan tahun 1800s-1900s, mulai digunakan medikamen
pada perawatan pulpa (asbestos fibers, cork, beeswax, pulverized glass,
calcium compound, bahan mengandung eugenol. Pada tahun 1874, Nitzel
mengaplikasikan tricresolformalin tanning agent. Akhir tahun 1920s, terjadi
perbedaan pendapat antara dokter gigi klinisi dari Eropa dan USA. Dokter
gigi dari Eropa memilih penggunaan Gysis Triopaste dgn paraformaldehyde,
sementara dokter gigi di USA memilih metode amputasi pulpa diikuti aplikasi
Buckleys formocresol solution. Pertengahan abad lalu, banyak debat ttg
macam2 medikamen dan beberapa variasi formocresol. Tercipta teknik
aplikasi pulpotomi formocresol selama 5 mnt dgn menggunakan solution yg
lbh lemah.
Prespektif dari UK pada bahan formokresol
Di UK, Buckleys formocresol solution (38% w/w formaldehyde) tdk dpt
dibeli krn tdk memiliki lisensi medis. Akhir th 1990s & awal abad ini tidak
banyak yg mau membuat buckleys formocresol solution, krn kebingungan
dlm menyiapkan bentuk diluted dan kesulitan dlm menentukan jangka waktu

penyimpanan dari produk. Buckleys formocresol solution dgn kekuatan


penuh dpt bertahan 2 bln jika disimpan dlm botol kaca coklat, tp dlm btk
diluted menjadi tdk stabil & harus dibuat segera sebelum penggunaan, oleh
karena itu menjadi tdk praktis. Dokter gigi di UK sdh mulai berpindah dari
Buckleys

formocresol

dikarenakan

kesulitan

mendapatkannya

dan

ketidakmauan farmasi utk membuatnya


Perkembangan terbaru pada biologis pulpa gigi sulung Pulpa jar
yg kaya akan innervasi
Saraf yg dominan dlm gigi nociceptive peran receptor rasa sakit &
peran utama pd immunoregulasi & penyembuhan. Gigi sulung & permanen
menunjukkan pe densitas innervasi dgn berkembangnya karies &
substansi P me pada kasus karies dgn rasa sakit. Dlm respon thd karies gigi
sulung menunjukkan reaksi inflamasi yg lebih jelas & meluas dibandingkan
gigi permanen amputasi bisa dilakukan. Gigi sulung memiliki sel imun lbh
banyak pd gigi yg utuh maupun telah tjd karies. Sepertinya pulpa gigi sulung
memiliki potensi lbh baik utk perbaikan jar & penyembuhan perlu evaluasi
perawatan pulpa gigi sulung.
Formokresol : baik atau buruk?
Solution formaldehyde & cresol memiliki properti antimikroba & dpt
memdevitalisasi pulpa radikular yg terinflamasi. Formaldehyde beracun,
bersifat korosif, & dikenal sbg direct-acting irritant. Formaldehyde akan scr
cepat melewati jaringan spt membran mukosa, tapi kurang menyerap ke dlm
kulit dlm jar bereaksi dgn protein & asam nukleic. Tricresol me solubilitas
dan difusi formaldehyde me pergerakan keluar dari saluran akar. Tapi
tricresol me permeabilitas sel membran dgn mengganggu komponen lipid
sel membran menambah efek toksik lokal. Efek toksin akut formaldehyde
dpt terjadi pada manusia dari bentuk solution maupun gas. Formaldehyde
sudah dpt mengiritasi mata & saluran pernapasan cukup dgn 0,1 ppm.
Formaldehyde bersifat genotoxic in vitro, menginduksi mutasi dan kerusakan

DNA pada bakteri dan manusia. Formaldehyde berperan sbg mutagen pada
daerah

kontak.

Cukup

bukti

menunjukkan

bahwa

formaldehyde

menyebabkan nesopharyngeal cancer.


Perawatan
Aplikasi formokresol pada pulpa radikular yg terbuka karena karies
akan menyebabkan gigi menjadi non-vital.
Berdasarkan sistem klasifikasi Ranly, perawatan karies gigi susu dibagi
menjadi devitalisasi, preservasi, dan remineralisasi. 2 perawatan terakhir
tidak menggunakan formokresol dan merupakan perawatan yg lbh moderen.
Perlu penilaian status pulpa radicular setelah amputasi koronal. Jika teknik ini
dilakukan pada jaringan pulpa sehat atau inflamasi reversible tingkat
kesusksesannya tinggi. Perawatan pulpa vital alternatif ini tidak memberikan
hasil yg begitu baik pada pulpa radikular inflamasi irreversible. Tidak ada
medikamen pulpotomy yg lbh baik dari formokresol. Formokresol benar2
dibutuhkan utk gigi hyperalgesia atau perawatan tanpa anastesi lokal. IPT
utk gigi dgn karies besar tapi tanpa gejala menunjukkan tingkat keberhasilan
yg baik tapi hanya boleh digunakan pada gigi tanpa gejala degenerasi pulpa.
Evidence-based practice
Berdasarkan

review

formokresol,

ferric

sulfate,

electrosurgical

pulpotomy, dan zinc oxide-eugenol pulpektomi semuanya menunjukkan kerja


yg sama-sama baik. Meta-analysis terbaru formocresol vs ferric sulfate
menunjukkan bahwa ferric sulfate sama efektif dgn formokresol.
Pedoman di UK saat ini
British Society of Paediatric Dentistry telah memberikan clinical
guidance. 1:5 dilution dari Buckleys formokresol solution masih ada dalam
daftar medikamen dalam guideline. Tapi debat ini msh belum berakhir
Kesimpulan

Berdasarkan studi-studi, direkomendasikan dokter gigi melakukan


penelitian dan debat lebih lanjut berhubungan dgn terapi pulpa vital dan non
vital. Perlu juga kesadaran paparan formaldehyde dan gas cresol pada
lingkungan praktek. Pada awal abad 21, dokter gigi memiliki pemahama yg
mendalam ttg biologis pulpa, patofisiologis, dan kekuatan penyembuhannya,
hal

ini

perlu

direfleksikan

mempertahankan

pulpa

dalam

sebisa

managemen

mungkin.

Hal

klinis
ini

bisa

dan

bertujuan

menyebabkan

berkurangnya penggunaan formokresol new age terapi pulpa