Anda di halaman 1dari 4

Nama

NPM
Kelas
MK

:
:
:
:

Lathifah Azizah
150510150042
B
RTPT

1. Bila saudara membeli wortel, saudara pilih yang bagaimana?


Sebutkan beberapa alasannya
Jawab :
- Kondisi : Masih bagus seperti tidak lembek, tidak retak, berwarna
cerah dan tidak pucat, tidak bonyok. Kondisi fisik yang kurang
bagus dapat mempengaruhi kualitas dari komposisi wortel
tersebut
- Berukuran sedang dengan ujung dari wortel berbentuk lancip.
Ukuran sedang ditujukan agar mudah untuk mengolah wortel
tersebut. Disamping hal tersebut ukuran wortel yang terlalu
besar, pangkal umbi lebar menandakan bahwa wortel tersebut
sudah tua
- Masih muda, rasanya lebih manis dan segar
2. Dapatkah saudara membedakan antara wortel lokal dan wortel
import? Sebutkan ciri-cirinya
Jawab :
Ya,
Wortel Lokal
Wortel Import
Ukurannya lebih kecil
Lebih gemuk dan bersih
Relatif panjang
Warnanya lebih cerah
Bagian tengahnya lebih besar
Banyak mengandung air
Tidak mudah lembek
Lebih manis
3. Di daerah tropis seperti Indonesia di mana umumnya wortel
ditanam? Sebutkan beberapa daerah penanaman wortel yang sdr
ketahui
Jawab :
Di negara Indonesia, wortel banyak dibudidaya di daerah Batu,
Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah), Nongkojajar, Priangan Timur,
Gisting (Lampung), Krui-Liwa (Lampung Barat), Bengkulu, Subang
(Jawa Barat), Bogor, Pemalang, Surabaya, Kalimantan Selatan,
Pekanbaru, Ubud (Bali), dan berbagai daerah lain yang memiliki
curah hujan sedang dan daerah pegunungan (dataran tinggi)
4. Mengapa penanaman benih wortel dalam larikan dapat memperoleh
hasil yang lebih baik dibanding pada sebar langsung di atas
bedengan? Sebutkan beberapa alasannya
Jawab :
Karena penanaman benih wortel dalam larikan akan langsung
ditutup kembali oleh tanah, sehingga akan mengurangi hanyutnya
benih terbawa oleh air hujan. Penanaman dalam larikan pun akan
membut benih tersebah merata dan tidak menumpuk

5. Bila sdr harus menanam wortel dengan tanaman pelindung,


tanaman apa yang ideal digunakan untuk pelindung tersebut?
kemukakan alasannya
Jawab :
Tanaman yang ideal yaitu lamtoro dan jagung, karena tanaman
tersebut dapat mengambat kecepatan angin, melindungi dari hama
serta menghambat cahaya matahari karena mempunyai batang
yang tinggi
6. Sebutkan beberapa fungsi bahan organik pada media penanaman
wortel
Jawab :
- Sumber unsur hara N,P,S, dan unsur mikro lainnya
- Menambah kemampuan tanah untuk menahan air
- Sebagai granulator untuk memperbaiki struktur tanah
7. Penjarangan
merupakan
pekerjaan
yang
penting
untuk
mendapatkan kualitas wortel yang baik,
a. Kapan sebaiknya penjarangan dilakukan?
Jawab :
Penjarangan tanaman wortel dilakukan pada saat tanaman
berumur 1 bulan setelah tanam
b. Berapa jarak tanam ideal untuk wortel?
Jawab :
Jarak tanam 40-60 cm x 40-60 cm
c. Penjarangan sebaiknya menggunakan gunting kecil (tidak
dicabut) mengapa? Bagian mana yang digunting?
Jawab :
Kareana bila melakukan penjarangan dengan cara dicabut
memungkinkan rusaknya pangkal batang dengan umbi, oleh
karena itu bisa menyebabkan distribusi fotosintat terhambat
dan menghasilkan hasil yang kurang maksimal. Bagian yang
sudah tua dan tidak bisa produktif kembali
8. Kapan sebaiknya wortel dipanen? Kemukakan ciri-cirinya dilihat dari
morphologi tanamannya
Jawab :
- Panen wortel dapat dilakukan sekitar 100 hari setelah masa
penanaman, waktu panen wortel biasanya juga ditentukan oleh
varietas
- Ciri-ciri wortel siap dipanen
o Tanaman wortel berumur 3 bulan sejak sebar benih atau
tergantung varietasnya. Varietas ideal dipanen pada umur
100-120 hst. Varietas Caroline 95 hst, Varietas All Season
Cross 120 hst, Varietas Royal Cross 110 hst, Kultivar lokal
Lembang 100-110 hst
o Ukuran umbi telah maksimal dan tidak terlalu tua. Panen
yang terlalu tua (terlambat) dapat menyebabkan umbi
menjadi keras, sehingga kualitasnya rendah atau tidak
laku dipasarkan. Demikian pula panen terlalu awal hanya

akan menghasilkan umbi berukuran kecil-kecil, sehingga


produksinya menurun
9. Apa yang terjadi bila tanaman wortel terlambat dipanen?
Jawab :
Bila pemanenan terlambat maka umbi akan semakin mengeras
(berkayu) dan tidak disukai oleh konsumen
10.Mengapa bagian pangkal umbi wortel bisa berwarna hijau?
Jawab :
Hal tersebut dikarenakan pangkal umbi wortel tidak terkubur oleh
tanah sehingga terkena oleh cahaya matahari, terjadilah proses
fotosintesis dan mengakibatkan munculnya klorofil pada bagian
pangkal umbi tersebut.
11.Apa yang dimaksud dengan baby wortel ? bagaimana teknik
budidaya untuk memproduksinya?
Jawab :
Baby wortel adalah wortel dengan ukuran yang kecil sekitar 6-10 cm
dipanen sebelum waktu panennya. Teknik budidaya untuk
memproduksinya yaitu sama seperti wortel pada umumnya, namun
dipanen dengan kriteria umur sekitar 50-60 hari setelah tanam,
ukuran umbi sekitar ibu jari tangan, panjangnya 6-10 cm dan
diameternya 1-2 cm
12.Tanaman wortel banyak ditanam sebagai sayuran organik, apa yang
menjadi alasannya? (dari segi budidaya)
Jawab :
Tanaman wortel yang ditanam dengan cara organik berdampak
pada keseimbangan ekosistem dan meminimalkan penggunaan
bahan pestisida, praktek bertani tersebut dapat memberikan hasil
yang optimal. Bila dilihat dari segi budidayanya sayuran organik
yaitu tidak menggunakan bahan kimia selama kegiatan
budidayanya sehingga kan lebih ekonomis, disamping itu sayuran
organik akan lebih baik dari segi kesehatan
Daftar Pustaka
Arsyad,
Rahmawati.
Wortel
(Daucus
carrota
L).
Tersedia
di
http://blog.umy.ac.id/dwindaru/teknik-budidaya-tanaman/budidayawortel/. Diakses pada tanggal 12 Oktober 2016
Dwindaru.
Budidaya
wortel
.
Tersedia
di
http://blog.umy.ac.id/dwindaru/teknik-budidaya-tanaman/budidayawortel/. Diakses pada tanggal 12 Oktober 2016
Joko. Teknik Budidaya Wortel (Daucus carrota L.) . Tersedia di
http://jokowarino.id/teknik-budidaya-wortel-daucus-carrota-l-denganbenar/. Diakses pada tanggal 12 Oktober 2016
MtPG (kominfo). Budidaya dan Cara Menanam Wortel. Tersedia
http://www.pekalongankab.go.id/fasilitas-web/artikel/pertanian/4390-budidaya-dan-cara-menanam-wortel.html. Diakses pada tanggal 12
Oktober 2016

Putu,

I Dewa. 2013. Budidaya Wortel (Daucus carota). Tersedia


http://bappeda.sumedangkab.go.id/artikel-12-budidaya-worteldaucus-carota.html . Diakses pada tanggal 12 Oktober 2016