Anda di halaman 1dari 2

TUGAS EKOSISTEM LAHAN BASAH

EKOSISTEM MANGROVE
Disadur dan dirngkas dari Video Mangrove : Guardian of The Coast
Laut terdapat ekosistem yang sangat besar yang di dalamnnya terdapat ikan, terumbu
karang dan mangrove di dalamnya. Laut merupakan sumber kehidupan terbesar dan berasal
darinya. Terdapat 5,2 milyar mangrove di seluruh dunia termasuk Indonesia dan India.
Ekosistem mangrove mengalamai pasang surut dua kali sehari tergantung dengan kondisi
perairan di laut dan curah hujan. Ada beberapa ekosistem mangrove yang memiliki akar
muncul di permukaan dan membantu menahan lumpur. Setiap harinya pada siang hari hutan
mangrove melakukan fotosintesis. Adanya mangrove akan menahan gelombang besar yang
berasal dari laut yang dapat melindungi kehidupan dan habitat laut seperti ikan yang tinggal
di hutan mangrove ini. sebagian besar penduduk yang tinggal di pesisir mencari makan di
laut yaitu menangkap ikan.
Pantai timur India memiliki ekosistem mangrove terbesar yaitu Sundarbans. Di dalam
eksositem ini terdapat beberapa komunitas macan, buaya dan yang lainya. Banyak habitat
ikan terutama habitat ikan-ikan kecil yang diberikan makan dan nutrisi oleh hutan mangrove
ini. Beberapa ekosistem mangrove hilang dan menyebabkan kematian habitat makhluk hidup.
Hal ini dikarenakan warga sekitar menggunakan pohon, daun dan ikan-ikan sebagai makanan
pokok mereka untuk hidup. Lama kelamaan akan terjadi degradasi lahan yang bersifat
merusak ekosistem mangrove ini dikarenakan oleh aktivitas manusia. Di Sundarbans
menyumbang kehidupan 3.5 milyar penduduk yang bermatapencaharian sebagai nelayan dan
berladang sehingga mereka terlalu banyak menggunakan sumber daya alam dihutan
mangrove menyebabkan hutan mangrove menjadi rusak. Rusaknya hutan mangrove dapat
merusak habitat dari ikan. Polusi dari industri menyebabkan makhluk hidup dalam ekosistem
ini menjadi banyak terbunuh akibat pembuangan ke air dan spesies ikan pun menghilang
seiring dengan perjalanan waktu selama 5 tahun ke depan. Pada kejadian tsunami di India
tidak ada mangrove yang menahan gelombangnya sehingga merusak dan sampai ke kota.
Beberapa tindakan pelestarian hutan mangrove telah dilaksanakan melalui beberapa
aparat yang turun ke lapangan untuk memberikan peringatan dan peneguran bila melakukan
perusakan hutan mangrove. Pada lokasi Gujarat juga mengalami penurunan ekosistem
mangrove, menurut Jumma Bhai seorang penjaga petani di Gujarat mengatakan pada daerah
ini hutan mangrove sudah habis dan musnah ditutupi dengan tanah liat sedimen dari laut.
Sekarang telah dilakukan pemulihan terhadap hutan mangrove yang telah berjalan di wilayah
ini. Dr. H.S. Singh sebagai pelindung konservasi hutan di India telah melakukan kebijakan

pemulihan hutan mangrove dengan mengarahkan para wanita ibu-ibu

untuk membantu

menanam disekitar pinggir laut, hal ini bertujuan untuk mengembalikan lagi fungsi dari hutan
mangrove itu terhadap kehidupan biota air laut. Penduduk sekitar diberikan upah untuk
menanam pohon sekitar 3 kg atau 5kg sebesar 150 rupee untuk jasa mereka membantu
pemerintah dalam membangun kembali hutan mangrove.
Donald Macintosh yaitu Koordinator Perkembangan Mangrove masa depan
mengatakan program pemulihan mangrove di India dan di 7 negera wajib memberikan
informasi mengenai kondisi hutan mangrove dan melakukan pemulihan secara berkelanjutan
demi perkembangan hutan mangrove. Selain itu juga eksositem ini harus diperhatikan
perkembangan infrastuktur yang dapat mempengaruhi perkembangan ekosistem ini sebelum
menyetujui program dari pemerintah.
Pemerintah memberikan himbauan dan arahan untuk merawat tumbuhan mangrove
yang muda dengan cara menanam kembali dan memberikan air secukupnya agar tanaman
kecil itu terlindungi. Pada daerah Sundarbans telah dilakukan kerjasama antara warga untuk
memberikan nutrisi dan melindungi habitat mangrove dan mengambil sampling dengan harga
2 rupee persampel hal ini bertujuan untuk memperbanyak varietas dari hutan mangrove ini,
dan dilakukan pengawasan dalam melakukan tindakan menanam hutan mangrove yang muda
ini.
Dr. M.S. Swaminathan adalah seorang pengusaha yang mendukung program ini dia
mengatakan bahwa hutan mangrove memiliki fungsi yang sangat baik bagi ekosistem air dan
darat. Ilmuan di India mulai mengembangkan penelitian rekayasa bioteknologi untuk
memiliki individu hutan mangrove dengan cepat dan tahan akan air asin. Dari hasil kerja
keras ini selama 20 tahun hutan mangrove di India telah bertambah 600 kilometer persegi.
Menurut Donald Macintosh dan Menteri Lingkungan India M F Farooqui sangat bangga
dengan kemajuan yang dilakukan India dapat menambah jumlah hutan mangrove selama 20
tahun hal ini haruslah memiliki sistem yang berkelanjutan.
Jika tidak ada hutan mangrove maka laut pun tidak ada artinya, itu sama saja dengan
ada tumbuhan yang tidak ada akarnya, maka dari itu hutan mangrove merupakan akar dari
laut.
Di Susun oleh :
Hendrik Jimmyanto (20012681519025)
Magister Pengelolaan Lingkungan
Universitas Sriwijaya 2015