Anda di halaman 1dari 4

Kerja Sama Ekonomi Antarregional

Kerja sama antarregional adalah kerja sama antarnegara dalam satu


wilayah tertentu dengan kelompok negara-negara di wilayah lainnya,
misalnya: ASEM (Asian-European Meeting), yaitu kerja sama
antarkawasan Asia dan Eropa dan APEC (Asia Pacific Economic
Coorporation), yaitu kerja sama antarkawasan Asia dan Pasifik.
Ada beberapa tujuan yang hendak dicapai oleh negara dalam bekerja sama antara lain.
1. Meningkatkan perekonomian negara.
2. Mempererat dan memperkukuh persahabatan antar negara.
3. Saling mengisi kekurangan antarnegara di dunia dalam bidang ekonomi.
4. Meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan manusia sedunia.

Manfaat Kerja Sama Ekonomi Antarregional

Kemajuan pada bidang perekonomian, dapat dilihat dari perjalanan ekspor-impor


barang dan jasa. Jika ekspor tinggi maka akan bermanfaat karena devisa akan
meningkat

Indonesia memiliki kesempatan dalam menimba ilmu pengetahuan dan juga


teknologi dari negara maju

Memperkuat daya tawar dan posisi indonesia dalam dunia internasional

Kegiatan ekonomi di indonesia dapat berkembang karena modal asing dapat


masuk

Tingginya permintaan akan barang dan jasa baik itu dari dalam maupun juga dari
luar negeri yang dapat menekan harga pokok per unit produksi

Negara dapat mengimpor barang-barang tertentu yang jika diproduksi akan lebih
mahal

Meningkatkan kecerdasan, keterampilan dan kreativitas tenaga pekerja dari


tuntutan kegiatan ekspor ke luar negeri yang meningkat

Adanya kemudahan dalam mendapatkan bahan baku dan bahan penolong yang
diperlukan dalam setiap proses produksi

Membuka lapangan kerja dan menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan

1) ASEAN
Association South Of East Asian Nations (ASEAN) adalah organisasi bangsabangsa di kawasan Asia Tenggara. ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967
di Bangkok atas prakarsa Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand.
Pendirian ASEAN berdasarkan Deklarasi Bangkok. Saat ini ASEAN
beranggotakan sepuluh negara.
Tujuan utama ASEAN dalah mengadakan kerja sama dalam bidang ekonomi,
sosial, dan budaya antarnegara anggota ASEAN. Pada tahun 1992 beberapa
negara anggota ASEAN melalui kepala negara sepakat untuk menggalakkan kerja
sama dalam bidang politik dan keamanan di kawasan Asia Tenggara.
Kerja sama ASEAN bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan
Asia Tenggara. Dalam perkembangannya, kerja sama ASEAN mengarah
perdagangan bebas pada tahun 2003 di kawasan Asia Tenggara (ASEAN Free
Trade Area/AFTA). Tujuan AFTA adalah meningkatkan keunggulan kompetitif
produk-produk ASEAN, serta mengurangi tarif guna meningkatkan efisiensi
produksi atas industri perdagangan. Pada tahun 2015 negara-negara anggota
ASEAN menginginkan terbentuknya komunitas ekonomi. Hal ini dipertegas
dengan penandatanganan ASEAN Economic Community (AEC) Blueprint oleh
pemimpin negara-negara ASEAN. Kesepakatan ini diharapkan membawa
kawasan Asia Tenggara menuju pasar tunggal dan basis produksi pada tahun
2015.

2) APEC
Negara-negara di kawasan Asia Pasifik membentuk kerja sama ekonomi pada bulan
November 1989 di Canberra, Australia. Kerja sama ini disebut Asia Pasific Economic
Cooperation (APEC) yang mencakup Benua Asia, Australia, Amerika Utara, dan Amerika
Selatan. Tujuannya menjalin kerja sama perdagangan, investasi, dan pariwisata;
memperkuat perdagangan multilateral bagi kepentingan Asia Pasifik serta negara-negara
lain; mengurangi hambatan perdagangan antarnegara; serta meningkatkan kualitas
sumber daya manusia guna mendorong pelaksanaan pembangunan dan pertumbuhan
ekonomi.
Pada tanggal 5 November 1994 berlangsung KTT II APEC di Bogor, Indonesia yang

menghasilkan Deklarasi Bogor (Bogor Declaration). APEC mencanangkan perdagangan


bebas pada tahun 2010 untuk negara maju dan tahun 2020 untuk negara berkembang.