Anda di halaman 1dari 6

Regresi merupakan suatu alat ukur yang juga dapat digunakan untuk mengukur ada atau

tidaknya korelasi antarvariabel. Jika kita memiliki dua buah variabel atau lebih maka
sudah selayaknya apabila kita ingin mempelajari bagaimana variabel-variabel itu
berhubungan atau dapat diramalkan.

Analisis regersi berguna untuk mendaptkan hubungan fungsional antara dua variabel atau
lebih. Selain itu analisis regersi berguna untuk mendapatkan pengaruh antar variabel
prediktor terhadap variabel kriteriumnya atau meramalkan pengaruh variabel prediktor
terhadap variabel kriteriumnya (Usman & Akbar, 2006).

Analisis regresi mempelajari hubungan yang diperoleh dinyatakan dalam persamaan


matematika yang menyatakan hubungan fungsional antara variabel-variabel. Hubungan
fungsional antara satu variabel prediktor dengan satu variabel kriterium disebut analisis
regresi sederhana (tunggal), sedangkan hubungan fungsional yang lebih dari satu variabel
disebut analisis regresi ganda.

Istilah regresi (ramalan/taksiran) pertama kali diperkenalkan oleh Sir Francis Galton pada
tahun 1877 sehubungan dengan penelitiannya terhadap tinggi manusia, yaitu antara tinggi
anak dan tinggi orang tuanya. Pada penelitiannya Galton mendapatkan bahwa tinggi anak
dari orang tua yang tinggi cenderung meningkat atau menurun dari berat rata-rata
populasi. Garis yang menunjukkan hubungan tersebut disebut garis regresi.

Analisis regresi lebih akurat dalam melakukan analisis korelasi, karena pada analisis itu
kesulitan dalam menunjukkan slop (tingkat perubahan suatu variabel terhadap variabel
lainnya dapat ditentukan). Dengan demikian maka melalui analisis regresi, peramalan
nilai variabel terikat pada nilai variabel bebas lebih akurat pula.

Persamaan Regresi Linier dari Y terhadap X

Persamaan regresi linier dari Y terhadap X dirumuskan sebagai berikut:

Y=a+bX
Keterangan:
Y = variabel terikat
X = variabel bebas
a = intersep
b = koefisien regresi/slop
Pada persamaan tersebut di atas, nilai a dan b dapat ditentukan dengan cara sebagai berikut:

rumus regresi sederhana


Contoh latihan soal regresi sederhana
Berikut ini adalah data pengalaman kerja dan omzet penjualan dari 8 marketing pada PT Bang
Toyib Gak Pulang-pulang
contoh latihan soal regresi sederhana
Pertanyaan: 1. Tentukan nilai a dan b ! 2. Buatkan persamaan garis regresinya ! 3. Berapa
perkiraan omzet penjualan dari seorang marketing yang memiliki pengalaman kerjanya 3,5
tahun?
Penyelesaian:
tabel penolong regresiregresi linier sederhana
Dijawab:
1. nilai a = 3,25 dan b = 1,25
2. Persamaan regresi liniernya adalah

Y = a + bX
= 3,25 + 1,25X
1. Nilai duga Y , jika X = 3,5

Y = a + bX
= 3,25 + 1,25X
= 3,25 + 1,25 (3,5)
= 7,625

Macam - Macam Media Pertumbuhan Mikroorganisme


Adapun macam - macam media Pertumbuhan antara lain (Indra, 2008) :
1. Medium berdasarkan sifat fisik

Medium padat yaitu media yang mengandung agar 15% sehingga setelah dingin media menjadi
padat..
Medium setengah padat yaitu media yang mengandung agar 0,3-0,4% sehingga menjadi sedikit
kenyal, tidak padat, tidak begitu cair. Media semi solid dibuat dengan tujuan supaya
pertumbuhan mikroba dapat menyebar ke seluruh media tetapi tidak mengalami percampuran
sempurna jika tergoyang. Misalnya bakteri yang tumbuh pada media NfB (Nitrogen free
Bromthymol Blue) semisolid akan membentuk cincin hijau kebiruan dibawah permukaan media,
jika media ini cair maka cincin ini dapat dengan mudah hancur. Semisolid juga bertujuan untuk
mencegah/menekan difusi oksigen, misalnya pada media Nitrate Broth, kondisi anaerob atau
sedikit oksigen meningkatkan metabolisme nitrat tetapi bakteri ini juga diharuskan tumbuh
merata diseluruh media.
Medium cair yaitu media yang tidak mengandung agar, contohnya adalah NB (Nutrient Broth),
LB (Lactose Broth).
2. Medium berdasarkan komposisi
Medium sintesis yaitu media yang komposisi zat kimianya diketahui jenis dan takarannya secara
pasti, misalnya Glucose Agar, Mac Conkey Agar.
Medium semi sintesis yaitu media yang sebagian komposisinya diketahui secara pasti, misanya
PDA (Potato Dextrose Agar) yang mengandung agar, dekstrosa dan ekstrak kentang. Untuk
bahan ekstrak kentang, kita tidak dapat mengetahui secara detail tentang komposisi senyawa
penyusunnya.
Medium non sintesis yaitu media yang dibuat dengan komposisi yang tidak dapat diketahui
secara pasti dan biasanya langsung diekstrak dari bahan dasarnya, misalnya Tomato Juice Agar,
Brain Heart Infusion Agar, Pancreatic Extract.

3. Medium berdasarkan tujuan untuk isolasi


Media ini mengandung semua senyawa esensial untuk pertumbuhan mikroba, misalnya Nutrient
Broth, Blood Agar.
Media selektif/penghambat. Media yang selain mengandung nutrisi juga ditambah suatu zat
tertentu sehingga media tersebut dapat menekan pertumbuhan mikroba lain dan merangsang
pertumbuhan mikroba yang diinginkan. Contohnya adalah Luria Bertani medium yang ditambah
Amphisilin untuk merangsang E.coli resisten antibotik dan menghambat kontaminan yang peka,
Ampiciline. Salt broth yang ditambah NaCl 4% untuk membunuh Streptococcus agalactiae yang
toleran terhadap garam.
Media diperkaya (enrichment). Media diperkaya adalah media yang mengandung komponen
dasar untuk pertumbuhan mikroba dan ditambah komponen kompleks seperti darah, serum,
kuning telur. Media diperkaya juga bersifat selektif untuk mikroba tertentu. Bakteri yang
ditumbuhkan dalam media ini tidak hanya membutuhkan nutrisi sederhana untuk berkembang
biak, tetapi membutuhkan komponen kompleks, misalnya Blood Tellurite Agar, Bile Agar,
Serum Agar, dll.
Media untuk peremajaan kultur. Media umum atau spesifik yang digunakan untuk peremajaan
kultur
Media untuk menentukan kebutuhan nutrisi spesifik.. Media ini digunakan unutk mendiagnosis
atau menganalisis metabolisme suatu mikroba. Contohnya adalah Kosers Citrate medium, yang
digunakan untuk menguji kemampuan menggunakan asam sitrat sebagai sumber karbon.
Media untuk karakterisasi bakteri. Media yang digunakan untuk mengetahui kemempuan
spesifik suatu mikroba. Kadang-kadang indikator ditambahkan untuk menunjukkan adanya
perubahan kimia. Contohnya adalah Nitrate Broth, Lactose Broth, Arginine Agar.

Media diferensial. Media ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroba dari campurannya
berdasar karakter spesifik yang ditunjukkan pada media diferensial, misalnya TSIA (Triple Sugar
Iron Agar) yang mampu memilih Enterobacteria berdasarkan bentuk, warna, ukuran koloni dan
perubahan warna media di sekeliling koloni.

TranslateTurn off instant translation

PI 7115 Rev
4, Februari 2011
Diharapkan Response Budaya:
Tanggapan budaya di Otak
Jantung Infusion Agar pada 35

C
dan diperiksa
untuk pertumbuhan
setelah 18
24 jam inkubasi.
PI 7115 Rev
4, Februari 2011
OTAK
HATI INFUSION AGAR (7115)
Penggunaan yang dimaksudkan
Otak
Jantung Infusion Agar
digunakan untuk budidaya berbagai organisme yang rewel.

Ringkasan Produk dan Penjelasan


Rosenow
menyiapkan media yang kaya untuk kultur streptokokus dengan menggabungkan kaldu dekstrosa
dan jaringan otak.
1
Hayden
dimodifikasi rumus asli saat bekerja dengan patogen gigi.
2
Rumus saat ini adalah
modifikasi Rosenow dan Hayden,
menggunakan infus dehidrasi
ion otak babi dan jaringan babi jantung.
Otak
Jantung Infusion Agar dapat dilengkapi dengan antibiotik, jumlah natrium klorida yang
bervariasi, ragi
ekstrak dan serum untuk menyediakan media yang kaya untuk bakteri, ragi, dan jamur patogen.
3
Otak
jantung infusio
n
Agar (BHI Agar), ditetapkan dalam banyak referensi untuk makanan dan pengujian air.
4
6
Metode standar untuk
Pemeriksaan air dan limbah air merekomendasikan Otak
Media Infusion hati dalam tes untuk verifikasi
streptokokus tinja.
Google Translate for Business:Translator ToolkitWebsite TranslatorGlobal Market Finder
About Google TranslateCommunityMobile
About GooglePrivacy & TermsHelpSend feedback