Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

( SAP)

I.

IDENTITAS
- Topik
- Sasaran
- Waktu
- Hari, Tanggal
- Tempat

II.

: Keluarga berencana
: Pasien ( Ny.N )
: 30 menit
: Selasa, 24 juni 2014
: Diruang Shafa An-nisa kamar 06

TUJUAN INSTRUKSIONAL
- TIU :
Setelah mendapatkan penyuluhan, klien dapat memahami dan mampu
melaksanakan keluarga berencana dan cara memilih alat kontrasepsi
yang benar
-

III.

IV.

No
1.

TIK
Setelah mendapat penyuluhan, klien dapat :
1. Menjelaskan pengertian KB
2. Menjelaskan tujuan KB
3. Menjelaskan manfaat KB
4. Menjelaskan syarat-syarat alat kontrasepsi
5. Menjelaskan cara pemilihan KB yang baik dan benar

MATERI
1. Pengertian dari KB
2. Tujuan dari KB
3. Manfaat dari KB
4. Syarat-syarat alat kontrasepsi
5. Cara pemilihan KB yang baik dan benar
METODE
Ceramah dan tanya jawab

V.

MEDIA
Lembar dan leaflet

VI.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan
Pembukaan

Penyuluhan
Mengucapkan salam
Mengenalkan diri
Menjelaskan tujuan
pembelajaran

Sasaran
- Menjawab salam
- Mendengarkan
- Mengetahui tujuan
penyuluhan

waktu
5 menit

2.

Inti

3.

Melakukan Apersepsi

Menjelaskan materi :
Menjelaskan pengertian KB
Menjelaskan tujuan dari
KB
3. Menjelaskan manfaat dari
KB
4. Menjelaskan syarat-syarat
alat kontrasepsi
5. Menjelaskan cara pemilihan
KB yang baik dan benar
- Menyimpulkan materi
- Mengevaluasi audience
- Menyampaikan salam
penutup

1.
2.

Penutup

10 menit

VII.

LAMPIRAN MATERI

VIII.

EVALUASI
Jenis evaluasi : uji lisan

Mengeluarkan
pendapat tentang KB
Menyimak materi
yang sedang
dijelaskan
Audience bertanya

Mengetahui
kesimpulan dari
materi
Audience dapat
menjawab evaluasi
dari penyuluhan
Menjawab salam

15 menit

VII.

LAMPIRAN MATERI

TINJAUAN MATERI

1. Pengertian.
Keluarga berencana adalah suatu usaha mengatur banyaknya kehamilan,
mencegah dan menjarangkan kehamilan sehingga berdampak positif bagi
pasangan suami istri serta keluarganya.
2. Tujuan keluarga berencana.

a. Menurunkan angka kelahiran.

b. Menunda atau menjarangkan kehamilan.


c. Membentuk keluarga kecil bahagia sejahtera.
d. Menciptakan hubungan harmonis suami istri.
3.

Manfaat keluarga berencana.

a. Mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan.


b. Mengatur jarak diantara kelahiran.
c. Menentukan jumlah anak dalam keluarga.
d. Meningkatkan sosial ekonomi keluarga.
4. Syarat syarat alat kontrasepsi / KB yang baik.

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Aman pemakaiannya dan dapat dipercaya.


Cara penggunaannya sederhana.
Lama kerjanya dapat diatur menurut keinginan.
Murah dan terjangkau oleh masyarakat.
Efek samping yang merugikan sangat kecil.
Tidak mengganggu hubungan suami istri.
Tidak memerlukan bantuan medik / kontrol yang ketat selama pemakaian.

5. Metode keluarga berencana.


a) Metode kontrasepsi sederhana.
Kondom ( efektifitas 85% ).
Merupakan sarung karet tipis yang dipasang pada penis sebagai
tempat penampungan air mani yang dikeluarkan pria pada saat
senggama sehingga tidak tercurah pada vagina.
Keuntungan menggunakan kondom
Murah dan dapat dibeli secara umum.
Mengutangi penyakit menular seksual.
Mudah cara pemakaiannya.
Tidak mengurangi kenikmatan
Kerugiannya :

Mungkin alergi terhadap karet dan bocor


Coitus interuptus ( senggama terputus ).
Coitus interuptus adalah menghentikan senggama dengan mencabut
penis dari liang vagina pada saat suami menjelang ejakulasi.
Keuntungan :
Tidak memerlukan alat atau obat sama sekali sehingga
relative sehat untuk digunakan wanita.
Kerugian :

Resiko kegagalan cukup tinggi.


Metode Kalender (pantang berkala, efektifitas 60%).

Keluarga berencana alami didasarkan pada siklus masa subur dan


tidak subur seorang wanita. Pasangan suami istri tidak bersenggama
pada saat masa subur istri, yaitu 14 hari sebelum haid yang akan
datang atau hari ke 12 sampai hari ke 16 karena sel sperma masih
hidup 3 hari setelah ejakulasi.
Keuntungannya :
Tidak memakai alat apapun, hubungan seksual alami
tercapai dan memuaskan.
Kerugiannya :
Memerlukan perhitungan yang benar.
Periode haid yang tidak teratur menjadi tidak efektif / gagal.
b) Metode Kontrsepsi Hormonal.
1. PIL KB ( efektifitas 99% )
Cara kontrasepsi wanita berbentuk pil didalam strip yang berisi
gabungan hormon estrogen dan progesteron atau hanya berisi hormon
progesteron saja (pil mini).
Keuntungan :
Cocok digunakan untuk menunda kehamilan pertama dari

pasutri muda.
Mengurangi rasa sakit pada waktu menstruasi.
Mencegah anemia defisiensi zat besi.
Mengurangi resiko kanker ovarium.
Pada ibu menyusui menggunakan pil mini tidak mempengaruhi
produksi ASI.

Kerugian :
Harus disiplin minum pil.
Pemakaian pil kombinasi dapat mengurangi ASI.
Pemakaian pil mini dapat berhenti haid.
Dapat meningkatkan tekanan darah.
Wanita diatas 30 th tidak dianjurkan karena akan mempengaruhi
keseimbangan metabolisme tubuh.
2. KB SUNTIKAN. (efektifitas 99%)
Ada 2 jenis kontrasepsi hormon
A. Yang hanya mengandung hormon progesteron yaitu :
Depo provera. Disuntikan setiap 12 mgg (3bln).
Noristerat. Disuntikan setiap 8 mgg (2 bln)
B. Yang mengandung hormon progesteron dan estrogen, yaitu :
Cyclofem. Disuntikam setiap 4 mgg (1 bln).
Pemakaian suntikan ini mendapat haid setiap bulan seperti
biasa.

Keuntungan :

Praktis, ekonomis dan aman.


Tidak mempengaruhi ASI.
Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri.
Dapat menurunkan kemungkinan anemia.

Kerugian :

Gangguan menstruasi : tidak haid, spotting / flek flek, darah haid

banyak
Perubahan berat badan : bisa bertambah atau turun.
Pusing dan sakit kepala sifatnya sementara.

3. ALAT

KONTRASEPSI

DALAM

RAHIM

(AKDR

IUD

SPIRAL) .efektifitas 98%.


Adalah alat kontrsepsi yang dimasukkan ke dalam rahim yang
bentuknya bermacam macam terdiri dari plastik, ada yang dililit
tembaga (cuprum / Copper),ada yang dililit tembaga bercampur perak.
Keuntungan :
Praktis, ekonomis, dapat diterima oleh masyarakat.
Mempunyai toleransi yang tinggi, hanya sedikit wanita yang

mengeluh dan mendapat komplikasi.


Pemasangan tidak memerlukan teknik medis yang sulit.
Pulih kesuburan setelah AKDR dicabut.
Berjangka panjang ( dapat sampai 10 tahun ).

Kerugian :

Masih terjadi kemungkinan hamil.


Nyeri kadang kadang pada saat haid.

6. Tempat pelayanan keluarga berencana.


1. Rumah sakit.
2. Puskesmas.
3. Posyandu.
4. Praktek dokter kebidanan.
5. Praktek bidan.
FORMAT EVALUASI

Masalah keperawatan

: Kurang pengetahuan tentang keluarga

berencana b.d kurangnya informasi.


Pertanyaan
1. Jelaskan pengertian keluarga
berencana

2. Sebutkan tujuan keluarga berencana

3. Jelaskan manfaat keluarga berencana

Jaawaban
Keluarga berencana adalah suatu sarana
untuk mencegah dan menjarangkan
kehamilan terhadap pasangan usia subur.
Tujuan keluarga berencana:
a. Menurunkan angka kelahiran.
b. Menunda atau menjarangkan
kehamilan.
c. Membentuk
keluarga
kecil
bahagia sejahtera.
d. Menciptakan hubungan harmonis
suami istri.
Manfaat keluarga berencana.
a. Mendapatkan kelahiran yang
memang diinginkan.
b. Mengatur
jarak
diantara
kelahiran.
c. Menentukan jumlah anak dalam
keluarga.
d. Meningkatkan sosial ekonomi
keluarga.

4. Sebutkan syarat syarat kontrasepsi


yang baik

Syarat syarat kontrasepsi yang baik.


a. Aman pemakaiannya dan dapat
dipercaya.
b. Cara penggunaannya sederhana.
c. Lama kerjanya dapat diatur
menurut keinginan.
d. Murah dan terjangkau oleh
masyarakat.
e. Efek samping yang merugikan
sangat kecil.
f. Tidak mengganggu hubungan
suami istri.
g. Tidak
memerlukan
bantuan
medik / kontrol yang ketat selama
pemakaian.

5. Sebutkan metode keluarga berencana

Metode keluarga berencana :


1. Metode kontrasepsi sederhana.
Kondom.
Coitus interuptus (senggama
terputus)
Metode kalender.
2.

Metode kontrasepsi efektif.


Pil KB.
KB suntik.
Kontrasepsi
dalam

rahim

Ya

Tidak

(AKDR/IUD).
6.Sebutkan tempat pelayanan keluarga
berencana

Tempat pelayanan keluarga berencana :


1. Rumah sakit.
2. Puskesmas.
3. Posyandu.
4. Praktek dokter kebidanan.
5. Praktek bidan.