Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan YME yang telah


melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga saya dapat
menyelesaikan Karya Ilmiah PKN ini dengan baik.
Karya Ilmiah ini diharapkan mampu membantu saya dalam
memperdalam mata pelajaran PKN dalam kegiatan belajar. Selain
itu, Karya Ilmiah ini diharapkan agar dapat menjadi bacaan para
pembaca agar menjadi warga negara yang baik dan bertanggung
jawab karena materi ini disajikan mengarah pada terbentuknya arah
globalisasi yang berpengaruh terhadap kehidupan social dan
budaya.
Oleh karena itu, Karya Ilmiah ini diharapkan agar bangsa
Indonesia memiliki sikap yang kritis terhadap situasi, kondisi dan
juga dapat menerima perubahan-perubahan yang terjadi dalam
kehidupan masyarakat Indonesia.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada para pembaca yang
sudah berkenan membaca Karya Ilmiah ini dengan tulus ikhlas.
Semoga Karya Ilmiah ini dapat bermanfaat, khususnya bagi saya
dan pembaca. Amin

Kupang, 27 Februari 2015

Penulis

ii

DAFTAR ISI
JUDUL ........................................................................................................... i
KATA PENGANTAR .................................................................................... ii
DAFTAR ISI ..................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN .
I.1 Latar belakang ......................................................................................... 1
I.2 Rumusan Masalah ................................................................................... 1
I.3 Tujuan .......................................................................................................1.
BAB II KAJIAN TEORITIS .
II.1 Pengertian Globalisasi ............................................................................2
II.2 Proses Globalisasi ..................................................................................2
II.3 Dampak Globalisasi .............................................................................. 3
II.3.1 Dampak Positif ........................................................................... ........3
II.3.2 Dampak Negatif .......................................................................... .......3-4
II.4 Pengaruh Globalisasi ............................................................................. 4-5
II.5 Contoh Kasus ........................................................................................ 5
BAB III PENUTUP
III.1 Kesimpulan .......................................................................................... 6
III.2 Saran..................................................................................................... 6
III.3 Penutup ................................................................................................ 6
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................7

iii

BAB I
PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang
Manusia telah mengalami perkembangan dalam setiap periode waktu yang dilewatinya,
dari zaman purbakala sampai dengan zaman sekarang. Peradaban manusia telah mengalami
kemajuan sampai sekarang. Perkembangan manusia pun semakin barkembang pesat.
Perkembangan itu membawa perubahan perubahan besar pada kehidupan manusia.
Misalnya, pada pakaian, teknologi, makanan, dsb. Sebagai contoh misalnya Indonesia.
Indonesia pada saat ini, sudah mulai mengikuti perkembangan dunia. Hal ini dapat disebut
bahwa Indonesia mengalami proses globalisai. Untuk itu, karya tulis ilmiah ini akan
memberitahukan dampak dampak dari globaliasasi dan cara- cara penanggulangan dampak
negatif globalisasi.
I.2. Rumusan Masalah
a) Apa yang dimaksud dengan globalisasi?
b) Bagaimana proses globalisasi?
c) Hal hal apa saja yang timbul akibat proses globalisasi?
d) Pengaruh apa yang dibawa oleh globalisasi?
e) Bagaimana sikap kita agar tidak terbawa pengaruh arus negatif globalisasi?
I.3. Tujuan
Tujuannya dari laporan yang saya buat ini adalah :
kita dapat mengetahui dampak yang ditimbulkan dari proses globaliasasi baik dampak
positif maupun dampak negatif.
Dan kita dapat mengetahui bagaimana sikap kita dalam menerima perubahan perubahan
yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

1.

BAB II
KAJIAN TEORITIS
II.1. Pengertian Globalisasi
Kata globalisasi diambil dari global yang maknanya universal. Globalisasi belum
memiliki definisi atau pengertian yang pasti kecuali sekedar definisi kerja sehingga maknanya
tergantung pada sudut pandang orang yang melihatnya.
Ada beberapa definisi global yang dikemukakan oleh beberapa orang sebagai berikut :
a. Malcom Waters, seorang professor sosiologi dari Universitas Tasmania, berpendapat,
globalisasi adalah sebuah proses social yang berakibat pembatasan geografis pada
keadaan social budaya menjadi kurang penting yang terjelma di dalam kesadaran orang.
b. Emanuel Richter, guru besar pada ilmu politik Universtas Aashen, Jerman, berpendapat,
bahwa globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan yang menyatukan
masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi kedalam saling
ketergantungan dan persatuan dunia.
c. Princenton N Lyman, mantan duta besar AS di Afrika Selatan, berpendapat bahwa
globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan
hubungan antara Negara-negara di dunia dalam hal perdagangan dan keuangan.
d. Selo Soemardjan, bapak Sosiologi Indonesia, berpendapat bahwa Globalisasi adalah
terbentuknya organisasi dan komunikasi antara masyarakat di seluruh dunia untuk
mengikuti sistem dan kaidah yang sama.

II.2. Proses Globalisasi


Globalisasi sebagai suatu proses bukanlah suatu fenomena baru karena proses globalisasi
sebenarnya telah ada sejak berabad-abad lamanya. Di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20
arus globalisasi semakin berkembang pesat di berbagai negara ketika mulai ditemukan
teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi. Loncatan teknologi yang semakin canggih
pada pertengahan abad ke-20 yaitu internet dan sekarang ini telah menjamur telepon genggam
(handphone) dengan segala fasilitasnya.
Bagi Indonesia, proses globalisasi telah begitu terasa sekali sejak awal dilaksanakan
pembangunan. Dengan kembalinya tenaga ahli Indonesia yang menjalankan studi di luar
negeri dan datangnya tenaga ahli (konsultan) dari negara asing, proses globalisasi yang
berupa pemikiran atau sistem nilai kehidupan mulai diadopsi dan dilaksanakan sesuai dengan
kondisi di Indonesia.
Globalisasi secara fisik ditandai dengan perkembangan kota-kota yang menjadi bagian dari
jaringan kota dunia. Hal ini dapat dilihat dari infrastruktur telekomunikasi, jaringan
transportasi, perusahaan-perusahaan berskala internasional serta cabang-cabangnya.
II.3. Dampak Globalisasi
II.3.1. Dampak Positif
Dampak positif globalisasi adalah sebagai berikut:

2.
a. Perubahan Tata Nilai dan Sikap
globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang
semua irasional menjadi rasional.
b. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih
mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang
canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf
hidup masyarakat.
Dampak positif globalisasi menurut bidangnya, adalah:
1. Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan.
a.
Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap
dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.
b.
Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang
memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak.
c.
Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih
profesional, transparan, dan akuntabel.
2. Globalisasi bidang sosial budaya.
a. Meningkatkan pemelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir yang
baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju.
b. Meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa
kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya.
3. Globalisasi bidang ekonomi sektor perdagangan.
a. Liberalisasi perdagangan barang, jasa layanan, dan komodit lain memberi peluang kepada
Indonesia untuk ikut bersaing mereput pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil
pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang.
b. Arus masuk perdagangan luar negeri menyebakan defisit perdagangan nasional.
4. Globalisasi bidang ekonomi sektor produksi.
kecenderungan perusahaan asing memindahkan operasi produksi perusahaannya ke
negara- Adanya negara berkembang dengan pertimbangan keuntungan geografis.
II.3.2 Dampak Negatif
Dampak negatif globalisasi adalah sebagai berikut :
a. Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat
melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang
dengan banyak pilihan yang ada.
b. Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak
lagi membutuhkanorang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa
mereka adalah makhluk sosial.

3
c.

Gaya Hidup Kebarat-baratan


Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif
yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua,
kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
d. Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat
mengikuti arus globalisasimaka akan memperdalam jurang pemisah antara individu
dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
Dampak negatif globalisasi menurut bidangnya, adalah:
1. Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan.
a. Peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara semakin
berkurang karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pihak tentara dan polisi.
b. Perubahan dunia yang cepat, mampu mempengaruhi pola pikir masyarakat secara global.
Sifat sifat masyarakatnya adalah pragmatisme, hedonisme, primitif,dan konsumerisme
c. Semakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan
sosial sehingga dalam keadaan tertentu.
2. Globalisasi bidang sosial budaya.
a. Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet, media
televisi, maupun media cetak yang banyak ditiru oleh masyarakat.
b. Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal yang melahirkan gaya
hidup berikut ini. Individualisme (mengutamakan kepentingan diri sendiri).
II.4. Pengaruh Globalisasi
Fenomena peningkatan problematika kegidupan keluarga yang ditandai dengan terus
bertambahnya angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kenakalan anak
di tengah masyarakat saat ini banyak dipengaruhi kurangnya penanaman nilai-nilai ajaran
agama dalam keluarga.
Orientasi kehidupan keluarga yang terfokus pada materi dengan gaya hidup egosentris,
individualis dan hedonis akibat pengaruh globalisasi membuat keluarga semakin
mengabaikan pentingnya prinsip-prinsip agama dalam pembinaan keluarga. Menipisnya
pengajaran nilai-nilai agama dalam keluarga membuat disharmonisasi kehidupan keluarga
pun terus meningkat.
Menyadari kenyataan tersebut, setiap keluarga di tengah masyarakat kita, tanpa
membeda bedakan agama, perlu semakin meningkatkan peran agama dalam pembinaan
keluarga. Pembekalan anggota keluarga dengan nilai-nilai kerohanian sesuai ajaran agama
akan mampu meningkatkan ketahanan mentalitas dan spritualitas keluarga. Dengan demikian
keluarga akan mampu menghadapi berbagai dampak negatif globalisasi terhadap kehidupan
keluarga

4.

Sementara itu, salah satu tantangan berat yang dihadapi pemerintah dan agama agama saat
ini, yakni meningkatnya penyalahgunaan narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba),
pergaulan hidup bebas di kalangan generasi muda, KDRT, perceraian dan berbagai bentuk
kemerosotan moral. Semuanya itu terjadi akibat berkurangnya ketaatan anggota keluarga
terhadap ajaran agama masing-masing.
Fenomena sosial ini perlu disikapi dan diantisipasi lebih serius oleh keluarga masa kini
agar pengaruh kemerosotan moral di tengah keluarga bisa dibendung. Salah satu caranya,
yaitu meningkatkan pembinaan agama dalam keluarga.
Keluarga adalah bait suci yang merupakan tempat utama membekali para anggotanya
ajaran-ajaran yang baik tentang kehidupan. Karena itu keluarga tidak bisa sedikitpun
mengabaikan penanaman ajaran agama terhadap seluruh anggota keluarga.
Oleh karena itu, agar kita tidak terjerumus ke dalam pengaruh negatif globalisasi kita
harus mengikuti langkah langkah seperti berikut:
a. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk
dalam negeri.
b. Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.
c. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.
d. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya
bangsa.
e. Perlunya perhatian para orang tua dalam memantau pergaulan dan cara hidup anaknya.
II.5. Contoh Kasus
Ada contoh kasus seorang pria 17 tahun, kecanduan games sejak kelas I SMA. Awalnya
ia seorang murid teladan di sekolahnya, kemudian ia menjadi pencandu games setelah
perceraian kedua orang tuanya. Akhirnya ia sekarang ini ditangani psikiater karena ia mulai
sering membayangkan dirinya menjadi salahsatu pemain peran dari games yang
dimainkannya. Ia mulai tidak bisa membedakan antara dunia nyata dan dunia maya. Latar
belakang keluarga, ayah pengusaha, ibunya guru salah satu SMA.

5.

BAB III
PENUTUP
III.1. Kesimpulan

Kita harus bersikap selektif dalam mengikuti perkembangan globalisasi. Ambilah sisi
positif dari proses globalisasi. Dengan adanya proses globalisasi dalam kehidupan, kita dapat
memperoleh informasi dengan cepat, membuat kehidupan semakin baik, makin
berkembangnya teknologi. Orang tua adalah orang yang berperan penting dalam mendidik
anak agar tidak terbawa arus negative globalisasi.
III.2. Saran
Dengan begitu, kami menyarankan agar kalian jangan sampai terbawa hal hal buruk
dalam pergaulan. Dan untuk para orang tua, kalian adalah orang yang sangat penting dalam
hal mengontrol anak anda, apalagi yang memiliki anak remaja, pengawasan orang tua adalah
yang paling utama sebelum pengawasan guru, teman, maupun orang lain.
Dan kalian harus bersikap selektif dalam mengikuti setiap perkembangan globalisasi. Dan
gunakanlah teknologi,informasi, dan komunikasi dengan sebaik baiknya.
III.3. Penutup
Sekian hal hal yang dapat kami bahas dan sampaikan. Mohon maaf bila ada salah
kata. Mudah mudahan dapat bermanfaat bagi kalian. Dan kami mengharapkan sumbangan
pikiran, kritikan, maupun saran. Terima Kasih.

6.

DAFTAR PUSTAKA
1. Kuntowijoyo, Budaya Elite dan Budaya Massa dalam Ecstasy Gaya Hidup: Kebudayaan
Pop dalam Masyarakat Komoditas Indonesia, Mizan 1997.
2. Sapardi Djoko Damono, Kebudayaan Massa dalam Kebudayaan Indonesia: Sebuah
Catatan Kecil dalam Ecstasy Gaya Hidup: Kebudayaan Pop dalam Masyarakat
Komoditas Indonesia, Mizan 1997.
3. http://www.isomwebs.com/2012/karya-ilmiah-pengaruh-globalisasi-terhadap-eksistensikebudayaan-daerah
4. http://afand.abatasa.com/post/detail/2761/dampak-positif-dan-dampak-negatif
globalisasi-dan-modernisasi diakses pada 2 Oktober 2011

7.

Tugas KN
Karya Tulis
(Pengaruh Globalisasi)

Nama : Caterina S. Lay


Kelas : XII Akselerasi