Anda di halaman 1dari 2

Analisa Jurnal GINA Manajement Asma

Keberhasilan dalam perawatan asma tergantung dari Guiedline pengobatan dan


follow up yang berkelanjutan. Dari semua penderita asma yang menerima pengobatan,
hampir sebagian penderita rendah control dari diri sendiri. Penelitian ini menggunakan
manajemen asma Global Initiative of Astma Guidelines dalam menangani asma.
Pasien yang didiagnosa asma akan didata dan dijelaskan manajemen asma yang
akan diterapkan pada pasien. Pasien akan diberikan manajemen GINA untuk
mengontrol asma. Penderita asma sebagian besar terputus dalam pengobatan.
Penggunaan standard program serta panduan konsultasi yang digunakan dalam
penelitian ini untuk kunjungan tindak lanjut.
Jumlah pasien dalam penelitian ini 1784 orang, denga kriteria berumur antara 17-79
tahun yang diagnose astma. Ketika menjalani pengobatan pihak klinik memotivasi
pasien untuk mengikuti perawatan pasien astma dengan konsultasi bersama coach
menggunakan metode GINA. Konsultasi ini meliputi tanda dan gejala, pengobatan,
komplikasi, fungsi paru serta penjadwalan dalam berkonsultasi secara teratur.
Penelitian ini menghasilkan bahwa dari responden yang mengikuti terdapat tiga
tingkatan diantaranya: 684 pasien tergolong pasien dengan control yang bagus, 740
tergolong pasien dengan terkontrol sedang, 434 tergolong dengan control yang tidak
bagus. Respon anilisis yang dihasilkan dari penelitian ini sebagai berikut variable pasien
dewasa 46 tahun diandingkan dengan 45 tahun p< 0,01, pasien dengan control yang
bagus dibandingka dengan yang tidak terkontrol p< 0,001 dilain lain waktu visite atau
follow up dalam strategi pengobatan didapatkan p<0,01.
Pasien dalam manajemen GINA dipantau dalam penggunaan obat asma, control
untuk konsultasi dokter, pemantau fungsi paru, serta kebiasaan merokok dari pasien.
Manajemen asma denga GINA dilakukan oleh perawat menunjukkan hasil bahwa
penderita asma derajat kekambuhannya menurun, kesehatan meningkat dibuktikan
dengan pemeriksaan spirometri fungsi paru pasien meningkat.

Kepatuhan dalam pengobatan yang dilakukan penderita akan meningkatkan


kepuasan dalam pengobatan. Tindak lanjut pengobatan asma dapat mengontrol
kekambuhan asma serta kepatuhan dalam konseling.