Anda di halaman 1dari 110

UNIVERSITAS INDONESIA

PERENCANAAN PROGRAM KOMUNIKASI UNTUK


PROGRAM CSR INDOFOOD SERVICE DAY
Januari 2014 Desember 2014

TUGAS KARYA AKHIR

LYDIA LUHUR
0906637166

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK


DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI
DEPOK
JUNI 2013

Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

UNIVERSITAS INDONESIA

PERENCANAAN PROGRAM KOMUNIKASI UNTUK


PROGRAM CSR INDOFOOD SERVICE DAY
Januari 2014 Desember 2014

TUGAS KARYA AKHIR


Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana

LYDIA LUHUR
0906637166

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK


DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI
DEPOK
JUNI 2013

i
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS

Tugas Karya Akhir ini adalah hasil karya saya sendiri,


dan semua sumber baik yang dikutip maupun dirujuk
telah saya nyatakan dengan benar.

Nama

Lydia Luhur

NPM

0906637166

Tanda Tangan

Tanggal

21 Juni 2013

ii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

HALAMAN PENGESAHAN

Tugas Karya Akhir ini diajukan oleh :


Nama

: Lydia Luhur

NPM

: 0906637166

Program Studi

: Hubungan Masyarakat

Judul Skripsi

: Perencanaan Program Komunikasi untuk Program CSR


INDOFOOD SERVICE DAY Januari Desember 2014

Telah berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai


bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Sarjana Sosial
pada Program Studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik, Universitas Indonesia.

DEWAN PENGUJI

Pembimbing

: Dra. Vida A. Parady, M.A.

Penguji

: Surti Utami, S.Sos., MBA

Ketua Sidang

: Dra. Ken Reciana, M.A.

Ditetapkan di : Depok, Jawa Barat


Tanggal

: 27 Juni 2013

iii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

KATA PENGANTAR

Puji Syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan
pertolongan-Nya, saya dapat menyelesaikan Tugas Karya Akhir (TKA) ini. Penulisan
TKA ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar
Sarjana Sosial Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Indonesia. Saya menyadari bahwa penyusunan TKA ini merupakan hasil
kerja keras yang tak lepas dari bantuan banyak pihak. Oleh karena itu, saya
mengucapkan terima kasih kepada:
(1) Kedua orang tua saya, Sakti Luhur dan Limah Kasim, atas dukungannya yang
tiada batas dari segi moril dan materil. Terima kasih telah menjadi sumber
motivasi terbesar bagi saya hingga saya tetap bertahan untuk menyelesaikan
TKA ini.
(2) Dra. Vida A Parady, M. A. selaku dosen pembimbing yang telah menyediakan
waktu, tenaga dan pikiran untuk mengarahkan saya dalam menyusun TKA.
(3) Tim Corporate Public Relations PT Indofood Sukses Makmur Tbk atas
bimbingan dan bantuannya selama saya menjalankan program magang di sana.
Terutama kepada Bapak Hisyam Harris, selaku mentor magang.
(4) Surti Utami, S.Sos., MBA. selaku dosen penguji yang telah menyediakan waktu,
tenaga, dan pikirannya dalam menguji TKA ini
(5) Program Sarjana Reguler Departemen Ilmu Komunikasi, khususnya para dosen
pengajar dan staf admin di Departemen Ilmu Komunikasi, FISIP UI.
(6) Raymond Luhur dan Darwin Luhur, yang selalu siap membantu saya dalam
segala hal, terutama dalam penulisan TKA ini.
(7) Seluruh teman-teman Komunikasi 2009, khususnya Masniar, Lodelvi, Tiffani,
dan Desy yang selalu setia menyemangati saya. Dan juga Grace, Dikara, Maga
yang sama-sama berjuang menyelesaikan tugas akhir, serta teman-teman lainnya
yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
(8) Teman-teman FISIP UI dari berbagai jurusan dan angkatan yang tidak dapat
disebutkan satu persatu.
(9) Teman-teman BEM FISIP UI 2010, BEM FISIP UI 2011, BEM UI 2012 atas
doa, dukungan, dan pengertiannya selama saya menyusun TKA ini.
Akhir kata, saya berharap penulisan TKA ini dapat bermanfaat untuk
pengembangan ilmu dan kekayaan ilmiah.
Jakarta, 21 Juni 2013

Penulis

iv
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI


TUGAS AKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai sivitas akademik Universitas Indonesia, saya yang bertanda tangan di


bawah ini :

Nama
NPM
Program Studi
Departemen
Jenis Karya

:
:
:
:
:

Lydia Luhur
0906637166
Hubungan Masyarakat
Ilmu Komunikasi
Tugas Karya Akhir

demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada


Universitas Indonesia Hak Bebas Royalti Nonekslusif (Non-exclusive Royalty
Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul:

Perencanaan Program Komunikasi untuk Program CSR INDOFOOD


SERVICE DAY
Januari 2014 Desember 2014

beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebad Royalti
Noneksklusif
ini
Universitas
Indonesia
berhak
menyimpan,
mengalihmedia/formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database),
merawat, dan mempublikasikan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan nama
saya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilih Hak Cipta.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.
Dibuat di : Depok, Jawa Barat
Pada tanggal : 15 Juli 2013
Yang menyatakan

(Lydia Luhur)

v
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

RINGKASAN EKSEKUTIF
Analisis Situasi

Tujuan

Sasaran

1. Indomie adalah produk andalan Indofood yang


membawa nama baik perusahaan hingga dunia
internasional. Di mata masyarakat, Indomie sudah
menjadi identitas utama perusahaan. Gaungnya
melebihi produk Indofood lainnya, bahkan hampir
menutupi publikasi kegiatan perusahaan lainnya.
2. Namun, Indomie sendiri telah beberapa kali jatuh
bangun tertimpa isu dan krisis yang juga berujung
pada krisis perusahaan, khususnya stagnansi harga
saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).
3. Indofood memerlukan langkah reputation
management untuk menghilangkan asumsi buruk
masyarakat akan perusahaan akibat citra Indomie.
Langkah ini akan dilakukan melalui perbaikan dan
publikasi salah satu kegiatan CSR Indofood, yaitu
Indofood Service Day.
Indofood Service Day diharapkan dapat menjadi ciri
khas perusahaan yang dikenal oleh masyarakat,
sehingga masyarakat juga aware akan kegiatan
perusahaan di samping mengingat produk andalannya,
Indomie.
Sasaran program komunikasi:
-

Menumbuhkan awareness masyarakat di seluruh


Indonesia akan program donor darah Indofood yang
ditandai dengan meningkatnya jumlah pendonor
dalam setahun menjadi minimal 20.000 pendonor.

Mengedukasi masyarakat luas akan pentingnya


mendonorkan darah beserta manfaat donor darah
bagi pendonor dan penerima donor.

Membangun reputasi Indofood sebagai perusahaan


produksi makanan yang peduli akan kesehatan
nasional,

khususnya

akan ketersediaan darah

nasional
Sasaran Bisnis Perusahaan:
-

Peningkatan harga saham PT Indofood Sukses


Makmur Tbk. (INDF) beserta harga saham anak
perusahaannya.
vi

Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

Peningkatan jumlah penjualan keseluruhan produk


Indofood.

Strategi

Khalayak Sasaran

Pesan Kunci

Program

Jadwal
Anggaran

Evaluasi

Peningkatan awareness masyarakat luas tentang


Indofood Service Day sebagai salah satu kegiatan
CSR Indofood melalui kegiatan media relations,
community relations, dan edukasi masyarakat tentang
donor darah
1. Masyarakat umum se-Indonesia (termasuk pendonor
darah rutin, pendonor darah tidak rutin, dan calon
pendonor darah)
2. Media massa
3. Komunitas / Organisasi yang memiliki kepentingan
dengan donor darah
1. Indofood menyelenggarakan kegiatan donor darah
rutin dengan nama Indofood Service Day sebagai
bentuk kepedulian perusahaan akan ketersediaan
darah di Indonesia.
2. Indofood berkomitmen untuk meningkatkan jumlah
persediaan darah nasional (dari pendonor sukarela)
yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas
kesehatan masyarakat Indonesia.
3. Indofood menjadi salah satu perusahaan yang
berjasa dalam membantu pengadaan persediaan
darah di seluruh Indonesia, khususnya dimana
kantor dan pabrik Indofood berada.
4. Indofood mendukung kegiatan komunitas /
organisasi terkait terutama yang berhubungan
dengan kegiatan donor darah.
1. Indofood Service Day (dilaksanakan empat kali)
2. Publikasi media baru (website, Twitter, dan
Facebook)
3. Workshop Jurnalis
4. Konferensi Pers
5. Komunikasi rutin dengan komunitas yang
berkepentingan dalam hal donor darah
Januari Desember 2014
Total anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan
rangkaian kegiatan Indofood Service Day 2014 adalah
Rp 2.142.250.000
Metode evaluasi yang digunakan adalah metode input,
output, dan outcome.
Input: evaluasi terhadap segala proses yang berlangsung
dalam pelaksanaan kegiatan
Output: evaluasi terhadap sesuatu yang nyata sebagai
vii

Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

hasil dari kegiatan


Outcome: pengukuran dampak dan evaluasi hasil
pelaksanaan kegiatan.

viii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

EXECUTIVE SUMMARY
Situation Analysis

Goal

Objectives

Strategy

Target Audience

1. Indomie is a flagship product that brings Indofood to


the international market. Indomie has become a
major corporate identity and it exceeds other
product, even nearly covering any other corporate
publication of corporate activities .
2. However, Indomie itself has several times fallen up
hit issues and crisis that also led to the crisis of the
company, particularly stagnant of PT Indofood
Sukses Makmur Tbk. (INDF) stock price.
3. In this situation, Indofood have to eliminate the
peoples bad assumptions about the company due to
the image of Indomie. This step will be done through
an improvement and publication of Indofood Service
Day, as one of CSR activities which have been done
by Indofood.
Indofood Service Day is expected to be a hallmark of the
company, so that people will also know it as a part of
companys activities, besides they will remember
Indomie.
Communications program objectives:
- Growing awareness in communities across
Indonesia about Indofood blood donation program
which will be marked by the increasing number of
donors in a year (20,000 donors on minimum).
- Educate the public about the importance of blood
donation and its benefits for the blood donor and its
recipient.
- Building Indofood reputation as a food company
which is really concerned about national health
care, in particular national blood supply.
Companys business objectives:
- Increasing the price of the shares of PT Indofood
Sukses Makmur Tbk. (INDF) and its subsidiary's
stock price.
- Increased number of sales in overall Indofood
products.
Increase public awareness about "Indofood Service
Day" as one of Indofood CSR activities through media
relations, community relations, and educating the public
about blood donation
1. Indonesian society (including regular blood donors,
occasional blood donors, and people who have not
ix

Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

Key Messages

Programs

Schedule
Budget

Evaluation

donate their blood yet)


2. Mass media
3. Communities / organizations who have an interest in
blood donation
1. Indofood conducting regular blood donation
program which called "Indofood Service Day" as a
form of companys concerns about blood supply in
Indonesia.
2. Indofood is committed to increase the number of
national blood supplies (donated by voluntary) in
order to improve the quality of public health in
Indonesia.
3. Through this program, Indofood helps the
procurement of blood supply throughout Indonesia,
especially where Indofood offices and factories are
located.
4. Indofood is supportive to community / organizations
activities whose concern primarily associated with
blood.
1. Indofood Service Day (which held four times).
2. New media publication (website, Twitter, and
Facebook).
3. Journalists Workshop.
4. Press Conference.
5. Regular communication with the communities in
which concern about blood donation issues.
January December 2014
Total budget required for the implementation of all
Indofood Service Day 2014 activities is Rp
2,142,250,000,The evaluation method that used in this program is
input, output, and outcome method.
Input: an evaluation towards all process that take place
in the implementation of activities
Output: an evaluation towards tangible things as a
result of activities
Outcome: impact measurement and evaluation of the
activities implementation.

x
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................................ i


HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS ................................................... ii
HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................. iii
KATA PENGANTAR ............................................................................................. iv
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR ............................... v
RINGKASAN EKSEKUTIF .................................................................................. vi
EXECUTIVE SUMMARY ....................................................................................... ix
DAFTAR ISI ............................................................................................................ xi
DAFTAR TABEL ................................................................................................... xiii
DAFTAR GAMBAR .............................................................................................. xiv
DAFTAR DIAGRAM ..xvi
1. PENDAHULUAN
1.1. Deskripsi Internal .............1
1.1.1. Corporate Social Responsibility (CSR) Indofood ....................1
1.1.2. Indofood Service Day Donor Darah Indofood ...6
1.1.3. Analisis SWOT Indofood Service Day ...10
1.2. Deskripsi Eksternal .................11
1.2.1. Donor Darah di Indonesia ...................................................................11
1.2.2. Citra Indofood di Mata Masyarakat ..13
1.3. Pernyataan Masalah .....17
2. SOLUSI PERMASALAHAN
2.1. Rekomendasi Program 19
2.2. Tujuan Program ..19
2.3. Justifikasi Program .21
2.3.1. CSR .......21
2.3.2. Media Relations 22
2.3.3. Community Relations ...22
2.4. Target Khalayak .........23
2.5. Pesan Kunci 24
3. RINCIAN PROGRAM
3.1. Deskripsi Umum .26
3.2. Strategi Program .26
3.3. Deskripsi Program ..27
3.3.1. Indofood Service Day Donor Darah ..27
3.3.2. Program Komunikasi Indofood Service Day ...29
3.3.2.1.Program Komunikasi untuk Masyarakat Luas .29
3.3.2.2.Program Komunikasi untuk Media Massa ...31
3.3.2.3.Program Komunikasi untuk Komunitas ...33
xi
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

3.3.3. Community Relations ...34


3.4. Rencana Kegiatan ...34
3.5. Perencanaan Anggaran Dana ......49
3.6. Rencana Waktu ...50
4. EKSEKUSI
4.1. Persiapan Pra Rangkaian Indofood Service Day 2014 ...51
4.1.1. Pembuatan Struktur Kepanitiaan dan Pembagian Tugas .....51
4.2. Rangkaian Kegiatan 52
4.2.1. Publikasi Indofood Service Day ...52
4.2.2. Pelaksanaan Indofood Service Day ..58
4.2.3. Workshop Jurnalis .65
4.2.4. Blocking time 8 Eleven Show Metro TV ..69
4.2.5. Konferensi Pers .70
4.2.6. Community Relations 72
4.3. Pasca Kegiatan 73
4.3.1. Rapat evaluasi ...73
4.3.2. Media Monitoring .....73
4.3.3. Laporan Kegiatan ..73
5. EVALUASI
5.1. Evaluasi Tahap Input ......74
5.2. Evaluasi Tahap Output ....75
5.3. Evaluasi Tahap Outcome ....76
DAFTAR PUSTAKA 77
LAMPIRAN .xvii

xii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1.

Indonesia Most Favourite Women Brands 2012 .14

Tabel 1.2.

Indonesia Most Favourite Youth Brands 2013 ....14

Tabel 2.1.

Daftar Mitra Sasaran untuk Media Massa ...24

Tabel 3.1.

Rencana Anggaran ..49

Tabel 3.2.

Rencana Waktu ........50

Tabel 4.1.

Konten Publikasi Media Baru .58

Tabel 4.2.

Rundown Acara Donor Darah .62

Tabel 4.3.

Rundown Acara Donor Darah Massal Juni 2014 ...........64

Tabel 4.4.

Rundown Acara Workshop Jurnalis .67

Tabel 4.5.

Rundown Acara Konferensi Pers ....71

Tabel 5.1.

Evaluasi Tahap Input ..74

Tabel 5.2.

Evaluasi Tahap Output 75

Tabel 5.3.

Evaluasi Tahap Outcome 76

xiii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1.

Pilar CSR Indofood ...1

Gambar 1.2.

Donor Darah Indofood Tower Maret 2103 ......7

Gambar 1.3.

Berita Foto di detikFinance ...9

Gambar 4.1.

Susunan Kepanitiaan Indofood Service Day ..52

Gambar 4.2.

Tampilan tab menu CSR .....53

Gambar 4.3.

Tampilan desain laman web khusus Indofood Service Day ..53

Gambar 4.4.

Tampilan fanpage Facebook Indofood Service Day .54

Gambar 4.5.

Tampilan Twitter Indofood Service Day 54

Gambar 4.6.

Desain A Backdrop Donor Darah ..59

Gambar 4.7.

Desain B Backdrop Donor Darah ..59

Gambar 4.8.

Desain A Poster Donor Darah 59

Gambar 4.9.

Desain B Poster Donor Darah 59

Gambar 4.10. Desain A Standing Banner Donor Darah ..60


Gambar 4.11. Desain B Standing Banner Donor Darah ..60
Gambar 4.12. Denah Lokasi Pelaksanaan Indofood Service Day di Sudirman
Plaza.60
Gambar 4.13. Layout Pelaksanaan Indofood Service Day di Sudirman
Plaza.61
Gambar 4.14. Layout Pelaksanaan talkshow Indofood Service Day 61
Gambar 4.15. Denah Pelaksanaan Donor Darah Massal Indofood Service Day
Juni 2014.63
Gambar 4.16. Layout Lokasi Pelaksanaan Donor Darah Massal Indofood
Service Day Juni 201463
Gambar 4.17. Desain Undangan Workshop Jurnalis (tampak depan) .66
Gambar 4.18. Desain Undangan Workshop Jurnalis (tampak belakang) 66
Gambar 4.19. Desain Backdrop Workshop Jurnalis .66
xiv
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

Gambar 4.20. Layout Lokasi Pelaksanaan Wokshop Jurnalis ...68


Gambar 4.21. Desain Backdrop Konferensi Pers ..70
Gambar 4.22. Layout Tempat Pelaksanaan Konferensi Pers 72

xv
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

DAFTAR DIAGRAM

Diagram 1.1. Grafik Jumlah Pendonor Darah Indofood Service Day Kantor
Pusat..8
Diagram 1.2. Diagram Lingkaran Hasil Poling Citra Indomie Terhadap
Indofood (2012)...15

xvi
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.

Deskripsi Internal

1.1.1. Corporate Social Responsibility Indofood


PT Indofood Sukses Makmur Tbk. sebagai salah satu perusahaan dalam
negeri di bidang produksi makanan terbesar di Indonesia tentunya memiliki
program Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan turunan dari dua
misi Indofood yaitu memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan
lingkungan secara berkelanjutan serta meningkatkan stakeholders values secara
berkesinambungan. Perusahaan ini berkomitmen untuk menjalankan CSR-nya
dengan orientasi prinsip triple bottom line, yang berfokus pada keseimbangan
kinerja keuangan (profit), sosial (people), dan lingkungan (planet) 1 . Dengan
demikian,

perusahaan pun mengharapkan adanya perkembangan secara

berkelanjutan pada pihak Indofood sendiri dan juga seluruh pemangku


kepentingannya.
Untuk karyawannya sendiri, Indofood telah menjalankan CSR-nya yang
khusus diperuntukkan bagi kesejahteraan setiap karyawannya. Program CSR
Indofood bagi masyarakat umum secara keseluruhan dapat dibagi ke dalam 5
pilar, antara lain:

Gambar 1.1 Pilar CSR Indofood


(Sumber: Annual Report Indofood 2011)
1

Annual Report Indofood 2012. Halaman 113.

1
Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

a) Building Human Capital


Pendidikan merupakan faktor yang dipercaya Indofood sebagai unsur
utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Dukungan perusahaan
terhadap hal ini kemudian diwujudkan melalui beberapa program yaitu
Beasiswa Indofood Sukses Makmur (BISMA), Indofood Riset
Nugraha (IRN), bantuan sarana pendidikan, dan layanan mobil klinik
SUN.
BISMA merupakan program beasiswa yang diberikan oleh perusahaan
bagi anak-anak dari karyawan yang berprestasi. Bantuan beasiswa ini
diberikan untuk pendidikan tingkat SD sampai perguruan tinggi. Sampai
saat ini, ada lebih dari 15.000 orang anak karyawan yang menerima
beasiswa ini dan pada tahun 2012 ada sebanyak 3.896 putra-putri
karyawan yang menerima beasiswa tersebut 2. Selain berbentuk beasiswa
untuk anak karyawan, Indofood juga bekerja sama dengan Yayasan Karya
Salemba Empat3 dalam memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi
dari 7 Perguruan Tinggi di Indonesia yaitu Universitas Indonesia, Istitut
Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran,
Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan
Universitas Andalas. Dari semua perguruan tinggi ini, pada tahun 2012
terpilih 270 mahasiswa untuk menerima beasiswa ini. Selain memberikan
dukungan finansial, Indofood juga membekali para penerima beasiswa ini
dengan pelatihan kepemimpinan melalui kegiatan Indofood Leadership
Camp, program orientasi kerja dan program magang.
Indofood Riset Nugraha adalah program berbentuk bantuan dana untuk
kegiatan penelitian di bidang pangan, terutama berkaitan dengan
peningkatan kualitas pangan, serta penganekaragaman pangan dalam
mendukung ketahanan pangan nasional 4 . Program yang dimulai pada
tahun 1998 ini setiap tahunnya menerima ratusan proposal riset yang
2

Annual Report Indofood 2012, op.cit., Halaman 120.


Yayasan yang peduli akan pendidikan anak-anak kurang mampu pasca krisis ekonomi tahun
1998.
http://www.karyasalemba4.org
4
Annual Report Indofod 2012, op. cit., halaman 121.
3

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

kemudian disaring secara ketat kualitas dan kesesuaian topiknya hingga


pada tahun 2012 terdapat sebanyak 44 program riset yang dibiayai 5.
Pembangunan Rumah Pintar merupakan program hasil kerjasama
dengan SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) yang mana
Indofood berperan dalam pembangunan sarana dan pengemasan pola
pendidikan non-formal yang inovatif. Rumah Pintar ini sendiri dilengkapi
dengan fasilitas Sentra Audio Visual, Komputer, Buku, Sentra Bermain
dan Sentra Kriya, serta dibuka untuk umum baik anak-anak, maupun orang
dewasa. Selama tahun 2012, 20 unit Rumah Pintar telah selesai dibangun
dengan lengkap dan terintegrasi di hampir seluruh unit usaha perkebunan
di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi6.
Program Bantuan Sarana Pendidikan dilakukan oleh Indofood dengan
mengelola dan memperlengkapi sekolah-sekolah yang berlokasi di daerah
sekitar perkebunan milik perusahaan. Selain itu, adapula pembangunan
sekolah dan perpustakaan bagi masyarakat yang berhubungan secara
langsung maupun tidak langsung dengan bisnis perusahaan. Indofood juga
memberikan dukungan alat peraga edukasi bagi anak-anak usia pra
sekolah di PAUD yang berlokasi di sekitar kantor Indofood di seluruh
Indonesia, serta membagikan buku ensiklopedi Pustaka Anak Nusantara
dan buku kumpulan dongeng cerita rakyat bagi ratusan perpustakaan SD
dan SMP di seluruh Indonesia.
Peduli Pendidikan Anak Jalanan, salah satu program peduli pendidikan
yang diadakan oleh Indofood yang bekerjasama dengan Yayasan Puspita 7.
Selama tahun 2012, ada 50 anak jalanan di Jakarta Timur telah
mendapatkan bantuan ini. 8
Peningkatan Gizi adalah salah satu langkah yang diambil oleh perushaan
melalui grup CBP yang membangun kerjasama dengan beberapa pihak
5

Ibid.
Ibid. Halaman 122.
7
Yayasan Puspita adalah yayasan yang berkonsentrasi mendampingi anak-anak yang
memerlukan perhatian khusus, termasuk perlindungan dari segala sesuatu yang dapat membuat
mereka mencari kehidupan di jalanan, dan juga perlindungan dari hal-hal yang dapat menjadikan
anak kehilangan hak-hak dasarnya. http://puspita16.wordpress.com/2008/07/19/yayasanpuspita/
8
Annual Report Indofood 2012, op. cit.,. Halaman 123.
6

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

terkait, seperti Pusat Promosi Kesehatan, Kementerian Kesehatan


Republik Indonesia, serta lembaga internasional. Bahkan grup CBP sendiri
telah mencatatkan diri sebagai anggota dari Global Aliance for Improved
Nutrition, serta menjalin kerjasama dengan DSM (sebuah perusahaan
internasional yang bergerak di bidang kesehatan, gizi dan ilmu
pengetahuan, berkedudukan di Belanda) dan World Food Programme
(WFP), lembaga PBB yang bergerak di bidang bantuan pangan dan
mengkampanyekan ketahanan pangan 9 . Hal ini ditujukan sebagai upaya
percepatan pencapaian target MDGs (Millenium Development Goals) di
Indonesia. Sebagai wujud nyata hasil kerjasama ini diselenggarakan
program pemberian makanan tambahan pendamping ASI bagi 10.000
balita hingga usia 24 bulan selama satu tahun. Selain itu ada juga program
Pencerah Nusantara, di mana tujuh puskesmas di Berau (Kalimantan
Timut), Ende (NTT), Kepulauan Mentawai (Sumatera Barat), Ogotua
(Sulawesi Tengah), Karawang (Jawa Barat), Pasuruan (Jawa Timur), dan
Sigi (Sulawesi Tengah) mendapatkan penguatan layanan kesehatan
melalui tambahan jumlah dokter muda dan tenaga medis lainnya. Untuk
melengkapi komitmen grup CBP dalam meningkatkan kualitas kesehatan
ibu dan anak nasional, Layanan Mobil Klinik SUN diadakan sebagai
program pengedukasian tentang pentingnya peningkatan gizi masyarakat.
Program yang diselenggarakan oleh anak perusahaan Indofood, ICBP, ini
menyediakan SUN Mobil Unit Layanan Gizi Ibu dan Balita yang mana
menyediakan layanan kesehatan, konsultasi dan pendidikan nutrisi bagi
masyarakat. Bahkan tiap-tiap unit mobil ini juga dilengkapi dengan fasilits
USG untuk memonitor pertumbuhan bagi selama masa kehamilan. ICBP
juga menerima penghargaan MDG Award atas partisipasinya dalam
meningkatkan kualitas kesehatan anak dan ibu hamil melalui program ini.

b) Outreaching To The Community


Indofood memberikan perhatiannya pada pembangunan masyarakat di
mana unit operasional perseroan berada. Program berbentuk charity yang
9

Ibid. Halaman 125.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

dilakukan perusahaan dalam pilar CSR ini adalah rehabilitasi rumah


tinggal yang bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia10
dan telah membantu memperbaiki rumah-rumah di wilayah kumuh
Cilincing, Jakarta Utara. Selain itu, Indofood juga mengadakan kegiatan
sosial dan keagamaan yang biasanya dilaksanakan berupa perayaan
peringatan hari besar keagamaan seperti Ramadhan dan Natal. Adapun
beberapa program yang dilaksanakan antara lain program Safari
Ramadhan, Indofood Berbagi Kasih , sumbangan hewan qurban dalam
memperingati Hari Raya Idul Adha dan juga renovasi sarana ibadah.

c) Strenghtening Economic Value


Program yang berjalan di bidang kemitraan ini dimaksudkan untuk
membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan guna
meningkatkan

dan

mendorong

pengembangan

ekonomi

yang

berkelanjutan. Khalayak yang dituju dalam program ini adalah keluarga


petani, peternak, pengusaha UKM dan masyarakat sekitar. Sebagai contoh
Kemitraan dengan Petani yang pernah dilakukan oleh Indofood
berbentuk pelatihan para petani kentang singkong, cabai, gula kelapa, dan
kelapa sawit. Pada program ini, Indofood memberikan pelatihan,
bimbingan dan pendampingan di bidang pembudidayaan, penanaman,
pemanenan dan pasca pemanenan komoditas. Program lainnya yaitu
Program Pemberdayaan Wanita melalui program Pojok Selera, yang
diperuntukkan bagi para istri petani dan keluarga karyawan perkebunan
agar para Ibu dapat meningkatkan penghasilan keluarga, baik secara
individu maupun kelompok. Selain kedua program ini ada juga
penyumbangan hewan ternak dan perlatan pertanian bagi komunits petani
di beberapa wilayah (Program Mahesa) dan program UKM Bogasari
dimana mitra UKM pemegang Bogasari Mitra Card bisa mendapatkan

10

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia merupakan yayasan yang aktif memberikan bantuan sosial
bagia siapa saja, dan terbuka bagi siapa saja untuk berpartisipasi. Dilandaskan dengan ajaran
agama Buddha, yayasan ini terus menyebarkan cinta dan welas asih melalui berbagai program
baik dalam bentuk bantuan kesehatan, finansial, maupun tempat tinggal.
http://www.tzuchi.or.id/tentang_kami.php

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

pelatihan, dukungan promosi dan bantuan fasilitas kredit perbankan dan


juga asuransi.

d) Protecting The Environment


Merupakan komitmen Indofood sebagai perusahaan untuk ikut berupaya
melestarikan lingkungan terutama di seluruh lokasi dimana perseroannya
beroperasi. Implementasi dari komitmen tersebut adalah pengadaan
fasilitas pengolahan limbah, pembangunan bank sampah bersama lima
perusahaan lain, pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan,
penerapan Green Office pada lingkungan grup CBP (Consumer Brand
Product), program penanaman mangrove, dan juga penanaman pohon.

e) Solidarity For Humanity


Sesuai dengan nama pilar CSR ini, program ini bergerak di bidang
kemanusiaan dan biasanya dilaksanakan dengan format bantuan bencana
(Indofood Peduli) dan Indofood Service Day dengan mengadakan donor
darah yang dilaksanakan oleh perseroan beserta dengan anak-anak
perusahaannya di seluruh Indonesia.

1.1.2. Indofood Service Day Donor Darah


Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan, Indofood
mewujudkan kepeduliannya akan kesehatan bangsa dengan meningkatkan kualitas
produknya dan juga dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang bersumbangsih
bagi peningkatan kualitas kesehatan nasional. Melalui salah satu pilar CSR
Indofood yaitu Solidarity for Humanity, Indofood menyatakan komitmennya
dalam membantu peningkatan kesehatan nasional dengan mengadakan program
donor darah secara rutin empat kali setiap tahunnya.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

Gambar 1.2 Donor Darah Indofood Tower Maret 2013


(Sumber: http://finance.detik.com/readfoto/2013/03/18/185100/2197290/461/4/karyawan-indofoodgelar-donor-darah)

Pelaksanaan pertama program ini sendiri dilakukan pada tahun 1988, sejak
kantor pusatnya masih berlokasi di Gedung Ariobimo Sentral hingga kini di
Sudirman Plaza Indofood Tower. Pada awalnya memang program hasil kerjasama
dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ini hanya dilakukan di kantor pusat,
namun seiring perkembangannya, kegiatan ini kemudian berlangsung serentak di
seluruh kantor dan pabrik Indofood yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan di
tahap awal program ini dijalankan, donor darah hanya diadakan untuk kalangan
karyawan Indofood saja, namun melihat antusiasme karyawan dari kantor lain
yang berada di sekitar Indofood, maka program donor darah ini kemudian dibuka
untuk khalayak umum.
Pada tahun 2010, Indofood Service Day terselenggara empat kali dan di
beberapa kantor khususnya kantor pusat sendiri hanya melaksanakannya tiga kali.
Jumlah pendonor yang berhasil berpartisipasi dalam kegiatan ini jumlahnya
sekitar 8.730 orang. Di tahun 2011, donor darah sukses terselenggara sebanyak
empat kali dan jumlah darah yang berhasil terkumpul pada tahun itu sebanyak

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

12.472 kantong darah11. Kemudian pada tahun 2012, program ini juga berhasil
diselenggarakan empat kali, yaitu di bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
Jumlah pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya di seluruh kantor dan
pabrik Indofood pada tahun 2012 berjumlah 13.612 orang dan jumlah darah yang
terkumpul mencapai 4.659 liter 12 . Dari kedua tahun ini, dapat dilihat bahwa
antusiasme karyawan Indofood di seluruh Indonesia dan masyarakat luas untuk
berpartisipasi dalam program ini meningkat. Berikut grafik yang menampilkan
jumlah partisipan donor darah dari bulan Januari 2010 hingga pelaksanaannya
pada bulan Maret 2013.

Data Jumlah Pendonor Darah Indofood Tower Tahun 2010 - 2013


600
500
400
300
200

Jumlah pendonor

100
0

Diagram 1.1 Grafik Jumlah Pendonor Darah Indofood Service Day di Kantor Pusat
(Sumber : Laporan Donor Darah Indofood)

Untuk acara donor darah di kantor pusat Indofood biasanya panitia


pelaksana program ini terdiri dari 3 sampai 5 orang karyawan CPR yang bertugas
untuk mengawasi dan membantu hal-hal teknis yang mendesak di lapangan. Dari
pihak PMI sendiri ada 20 personel.
Dana yang dianggarkan untuk donor darah setiap tahunnya lebih dari Rp
60.000.000, dan pada tahun 2012 sendiri Indofood menganggarkan biaya sebesar

11
12

Annual Report Indofood 2011. Halaman 94.


Annual Report Indofood 2012, op. cit., Halaman 132.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

Rp 72.960.000 hanya untuk donor darah di kantor pusat. Biaya penyelenggaraan


donor darah di grup Indofood selain kantor pusat ditanggung oleh masing-masing
cabang, yang berarti secara keseluruhan perusahaan mengeluarkan total biaya
lebih dari Rp 100.000.000,- untuk kegiatan donor darah di seluruh kantor dan
pabrik Indofood di seluruh Indonesia selama 1 tahun. Biaya ini digunakan untuk
keperluan perlengkapan, konsumsi, bingkisan, hadiah bagi peserta dan juga untuk
biaya promosi dan publikasi.
Untuk publikasi kegiatan donor darah di kantor pusat, Corporate Public
Relations (CPR) Indofood sejauh ini hanya menyebarkan press release. Press
Release yang disebarkan ini pada tahun 2011 dan 2012 berhasil naik ke beberapa
media cetak seperti Sinar Harapan, Suara Pembaruan, Investor Daily, Indopos,
dan portal berita online DetikFoto. Berita yang berhasil dicetak atau diunggah
ini ada yang berbentuk artikel, ada pula yang hanya berbentuk berita foto saja.

Gambar 1.3 Berita foto di detikFinance (sumber:


http://finance.detik.com/readfoto/2013/03/18/185100/2197290/461/4/karyawan-indofood-gelar-donor-darah )

Press release seharusnya juga diunggah di website perusahaan, karena


memang telah tersedia sebuah laman tersendiri yang berisi lampiran berita untuk
para jurnalis. Namun karena website perusahaan masih dalam tahap perbaikan,

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

10

press release tersebut hanya disebarkan kepada media yang bersangkutan,


sehingga masyarakat awam agak sulit untuk mengakses berita tersebut dari
saluran komunikasi resmi perusahaan. Selain website, Indofood, secara
perusahaan, tidak memiliki seluran komunikasi lainnya yang bisa mendekatkan
dirinya dengan khalayak, seperti akun sosial media Facebook atau Twitter.
Untuk publikasi kegiatan donor darah yang dilakukan oleh kantor cabang
dan pabrik Indofood lainnya , biasanya masing-masing kantor atau pabrik itu akan
membuat press release sendiri yang kemudian disebarkan ke media-media yang
lingkupnya lokal saja.
1.1.3. Analisis SWOT Program Indofood Service Day Donor Darah
Strengths
-

Komitmen Indofood akan kebutuhan darah nasional telah dibuktikan


dengan pengadaan program donor darah secara rutin 4 kali setiap tahun
di seluruh kantor dan pabrik Indofood se-Indonesia.

Dengan lebih dari 12.000 kantong darah yang berhasil didonorkan tiap
tahunnya, Indofood memiliki fasilitas bank darah tersendiri untuk
karyawannya yang membutuhkan persediaan darah.

Menurut laporan donor darah Indofood tahun 2011, pelaksanaan


program donor darah dianggap tidak terlalu memakan biaya dan
beresiko kecil karena dilaksanakan oleh tenaga profesional.

Program donor darah memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan para
pendonornya dan juga bermanfaat untuk orang yang membutuhkan
darah.

Weaknesses
-

Publikasi tentang kegiatan CSR khususnya donor darah yang


dilaksanakan oleh Indofood selama ini baru dilakukan dengan press
release. Pemberitaannya sendiri, sejauh ini baru menjangkau beberapa
media lokal dan kebanyakan hanya berbentuk berita foto, sehingga
masih belum dapat menggugah perhatian masyarakat.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

11

Pemanfaatan media baru untuk publikasi, seperti website dan media


sosial, masih sangat sedikit, termasuk untuk publikasi kegiatan donor
darah dan CSR lainnya.

Opportunities
-

Berdasarkan hasil desktop research yang dilakukan penulis, belum ada


perusahaan yang menggunakan donor darah sebagai sarana branding
perusahaan, terutama kompetitor Indofood sendiri.

Kebutuhan darah nasional masih tinggi dan jauh lebih banyak


ketimbang ketersediaannya. Dengan itu, Indofood dengan CSR donor
darah dapat hadir sebagai harapan negeri dalam meningkatkan stok
darah nasional.

Threats
-

Image negatif dari Indomie terhadap Indofood cukup mengakar di


benak masyarakat sehingga memang agak sulit untuk melakukan
pencitraan untuk menghapus image ini. Program CSR donor darah ini
sendiri juga kemungkinan akan sulit untuk menandingi image negatif
yang sudah tersebar di kalangan masyarkat.

1.2.

Deskripsi Eksternal

1.2.1. Donor Darah di Indonesia


Istilah donor darah, sudah tidak asing lagi baik bagi pendonor darah
maupun bagi orang yang belum pernah mendonorkan darahnya. Kegiatan ini
sering dilakukan sebagai salah satu kegiatan amal di acara tertentu dan juga biasa
diadakan secara rutin oleh pihak tertentu. Secara sederhana, kegiatan ini bisa
terselenggara sebagai hasil kerjasama antara penyelenggara dengan Palang Merah
Indonesia (PMI) setempat. Setelah darah disumbangkan dan disimpan dalam labu
darah, nantinya PMI akan memproses darah tersebut sehingga dapat digunakan
untuk proses penyembuhan dan bahkan dapat menolong banyak nyawa.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

12

Ironisnya kebutuhan darah dengan jumlah persediaannya masih timpang,


apalagi di daerah luar Pulau Jawa. Menurut data yang dipaparkan oleh dr. Linda
Lukitari, salah satu pengurus pusat PMI di Readers Digest Indonesia, pada tahun
2010, kebutuhan darah di Indonesia mencapai 4,4 juta kantong, namun yang
berhasil dikumpulkan dari pendonor hanya mencapai 3,1 juta kantong 13 . Dari
jumlah persediaan darah ini sendiri, hanya 83% yang berasal dari pendonor
sukarela, sisanya berasal dari pendonor pengganti yang membarterkan darah
miliknya dengan darah yang dibutuhkan sanak familinya. Jusuf Kalla selaku
Ketua Umum PMI juga menyatakan bahwa kebutuhan darah setiap harinya tak
kurang dari 1.000 kantong dan pada tahun 2011 sampai bulan Mei, PMI masih
kekurangan sekitar 4 juta kantong darah14.

Selain timpang jika dibandingkan

dengan permintaan, jumlah persediaan darah ini juga ternyata belum bisa
mencukupi jumlah persentase yang disyaratkan oleh WHO, sebagaimana
dikatakan oleh Biantoro Wanandi (pengurus PMI pusat) yaitu minimal 2% dari
populasi penduduk 15 . Yang berarti setidaknya PMI harus dapat menyediakan
minimal 5 juta kantong darah, jika diperkirakan pada tahun 2013 ini populasi
penduduk Indonesia mencapai 250 juta jiwa.
Kondisi ini kemudian mendorong beberapa orang untuk membuat media
publikasi untuk menarik pendonor darah bagi mereka yang memerlukan darah,
seperti http://blood4lifeid.web.id16 . Persediaan darah yang tidak seimbang dengan
permintaan inipun dapat diakibatkan oleh beberapa faktor yaitu maraknya wabah
penyakit yang membutuhkan transfusi darah, meningkatnya jumlah bencana alam,

13

Masih dibutuhkan banyak pendonor diakses pada 8 Mei 2013 PK 15:29


http://www.readersdigest.co.id/sehat/info.medis/masih.dibutuhkan.banyak.pendonor/005/001/
200
14
JK : PMI Kekurangan 4 Juta Kantong Darah diakses pada 8 Mei 2013 PK 15:33
http://megapolitan.kompas.com/read/2011/05/23/09171379/JK.PMI.Kekurangan.4.Juta.Kantong
.Darah
15
RI Kekurangan persediaan darah 2 Juta Kantong diakses pada 8 Mei 2013 PK 16:11
http://euro.solopos.com/read/euro/ri-kekurangan-persediaan-darah-2-juta-kantong-138730
dikutip dari bisnis.com
16
Blood4Life Indonesia adalah suatu media komunikasi seputar donor darah dan kesehatan
transfusi darah. Blood4Life Indonesia bukan sebuah organisasi, Blood4Life Indonesia hanya
mengakomodasi informasi dan forum para donor darah sukarela maupun yang ingin mengetahui
seputar donor dan transfusi. Media komunikasi Blood4Life Indonesia berfokus pada dunia maya,
dimulai dengan website http://blood4life.web.id dan didukung dengan grup diskusi di Facebook
dan akun jejaring sosial di Twitter.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

13

ketakutan masyarakat untuk mendonorkan darahnya, ketidaktahuan masyarakat


akan tempat penyelenggaraan donor darah, manfaat donor darah dan bahkan
ketidaktahuan masyarakat akan syarat untuk mendonorkan darah.
Sejauh ini, pelaksanaan donor darah seringkali dipandang sebelah mata
oleh masyarakat awam, padahal dengan mendonorkan darah, mereka secara tidak
langsung bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Selain itu, ada banyak manfaat
kesehatan bagi para pendonor darah sendiri seperti yang diungkapkan oleh
Laboratorium Klinik Prodia di situsnya, antara lain17 :
-

Mengetahui golongan darah

Memeriksakan kesehatan secara teratur (donor darah dilakukan 3 bulan


sekali) meliputi : tekanan darah, nadi, suhu, tinggi dan berat badan,
hemoglobin, penyakit dalam, penyakit hepatitis A dan C, Penyakit HIV /
AIDS

Mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh

Pendonor yang rutin mendonorkan darahnya setiap 3 bulan sekali dapat


menurunkan resiko terkena penyakit jantung, terutama pada laki - laki
sebesar 30% (British Journal Heart) seperti serangan jantung koroner dan
stroke karena memungkinkan terjadinya pergantian sel darah baru, dan
badan merasa sehat

Membakar kalori dalam tubuh selama proses mendonorkan darah

1.2.2. Citra Indofood di Mata Masyarakat


PT Indofood Sukses Makmur merupakan salah satu perusahaan produksi
makanan yang terbesar dan ternama di Indonesia. Perseroan ini sukses menjadi
perusahaan yang meraksasa berkat produk mie instan andalannya yang sudah
terdistribusi ke seluruh dunia, Indomie. Brand Indomie sudah sejak lama
memenangkan hati para konsumen mie instan nasional, hingga internasional. Hal
ini dapat dilihat dari banyak riset dan penghargaan yang menyatakan bahwa
Indomie merupakan brand mie instan favorit masyarakat.

17

http://prodia.co.id/berita-kegiatan/hari-pmi - diakses pada 8 Mei 2013 PK 17:45

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

14

Tabel 1.1 Indonesia Most Favorite Women Brand 2012


(Sumber : http://the-marketeers.com/archives/indonesia-most-favorite-women-brand-2012.html)

FMCG
Produk

1st

2nd

3rd

Instant Noodle

Indomie

Mie Sedaap

Sarimi

Energy Drink

Extra Joss

Kratingdaeng

Pocari Sweat

Soft drink

Coca-Cola

Fanta

Sprite

Chili Sauce

ABC

Indofood

Dua Belibis

Fast Food

KFC

McDonalds

Hoka Hoka Bento

Biscuit

Roma

Oreo

Biskuat

Mineral Water

Aqua

Club

VIT

Tea

Sari Wangi

Sosro

Tong Ji

Milk

Bendera

Indomilk

Dancow

Candy

Relaxa

Kiss

Kopiko

Tabel 1.2 Indonesia Most Favourite Youth Brand 2013 (Sumber : http://themarketeers.com/archives/indonesia-most-favorite-youth-brand-2013-brand-jawara-anakmuda.html)

Kedua tabel di atas menunjukkan betapa Indomie berhasil menarik


perhatian kaum wanita dan juga kaum muda Indonesia. Bahkan Indomie
mengalahkan brand Sarimi yang mana merupakan brand mie instan milik
Indofood juga. Produk Indofood selain mie instan pun kalah bersaing dengan
merk-merk kompetitor, seperti produk bumbu masak, sambal dan susu. Hal ini

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

15

menunjukkan bahwa Indomie berhasil membawa Indofood menjadi produsen


makanan yang produknya dapat terjual ke seluruh dunia, bukan karena produk
lainnya.
Namun, di balik keunggulannya tersebut, Indomie ternyata menjadi
tantangan tersendiri bagi perusahaan. Gaungnya bahkan melebihi ketenaran nama
perusahaan dan produk lainnya, sehingga seolah menyelimuti citra perusahaan.

Ciri Khas Indofood

Top of Mind tentang


Indofood

13

21

57

27
82

Indomie

Indomie
Produsen Makanan Instan
Inovatif dan Asli Indonesia
Logo, Jingle, Font dan Warna Logo

Other

Produk Indofood

12

86

Indomie
Kecap dan Saus Sambal Indofood

Indomilk, Berbagai Merk Chiki, Bimoli

Diagram 1.2. Diagram lingkaran hasil poling citra Indomie terhadap Indofood (2012)

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

16

Sebuah poling sederhana18 yang dilakukan pada akhir tahun 2012 secara
acak kepada 103 orang di lingkungan FISIP UI, Depok, memperlihatkan hasil
bahwa hal yang terlintas pertama di pikiran masyarakat ketika mendengar kata
Indofood adalah Indomie. Dari diagram di atas, bahkan jelas terlihat bahwa
ketika berbicara tentang Indofood, lebih dari 50% responden secara otomatis akan
teringat dengan Indomie.
Produk mie instan kebanggaan Indonesia ini memang terkesan berjasa
karena selain membawa nama perusahaan ke seluruh penjuru dunia, produk ini
juga membawa nama baik Indonesia ke kancah dunia. Sebut saja sebuah website
penilai mie instan www.theramenrater.com yang dibuat oleh Hans Lienesch.
Indofood dan Indonesia diperkenalkan melalui produk Indomie yang diulas dari
berbagai segi. Namun, sangat disayangkan bahwa di sisi lain, produk mie instan
ini sendiri pernah tertimpa krisis dan berbagai anggapan miring masyarakat
mengenai kandungan gizi dan zat yang digunakan dalam produksinya.
Pada Tahun 2010, Indomie terkena krisis yang cukup parah karena dituduh
menggunakan bahan berbahaya yang tidak sesuai dengan peraturan Departemen
Kesehatan Biro Keamanan Makanan Taiwan. Berita yang cukup menggemparkan
ini tidak hanya beredar di Taiwan, tapi juga menjalar ke Indonesia sendiri hingga
menjatuhkan harga saham anak perusahaan Indofood, Indofood CBP selaku
produsen langsung produk Indomie, sebanyak 8,77%19. Secara tidak langsung hal
ini juga mempengaruhi stagnansi harga saham PT Indofood Sukses Makmur.
Sebelum krisis ini terjadi, tuduhan-tuduhan tanpa pembuktian ilmiah
malah sudah lama disebarkan oleh beberapa kalangan yang menyatakan bahwa
mie instan sangat berbahaya bagi kesehatan. Salah satu kasus yang cukup

18

Poling ini dilakukan pada akhir tahun 2012 oleh Donna Meilita, Edwin Chandra, Endang
Yuniawandani, Medika Obtetriana, M. Neil Imanurachman, dan Niken Kinanti (Mahasiswa Ilmu
Komunikasi 2009) untuk memenuhi tugas mata kuliah Kampanye Humas. Sampel yang digunakan
adalah 103 orang warga FISIP UI yang dipilih secara acak. Metode poling yang digunakan adalah
dengan memberikan pertanyaan via email, jejaring sosial, (Lienesch, 2002)dan ada juga yang
ditanyakan secara langsung saat bertemu. (Meilita S., Chandra, Yuniawandani, Obtetriana,
Imanurachman, & Kinanti, 2012)
19
Indofood Klarifikasi Kabar Bandungan Berbahaya http://finance.detik.com/read/2010/10/11/111512/1460976/6/indofood-klarifikasi-kabarkandungan-berbahaya

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

17

mengagetkan yaitu pemberitaan tabloid Nova pada tahun 2009 20 tentang anak
yang terlalu banyak mengkonsumsi mie instan dan berujung dengan pemotongan
ususnya sebanyak dua kali. Sebelumnya bahkan pernah ada artikel yang dimuat di
Harian Pikiran Rakyat tanggal 2 November 2006 yang ditulis oleh Bapak Agus
Rakasiwi berjudul Hindari Makan Mie Instan Setiap Hari. Parahnya lagi, artikel
tersebut juga ditulis tanpa landasan penelitian ilmiah, hanya berdasarkan artikel
yang ia dapatkan melalui spam dan beberapa desas desus yang ia dapatkan dari
beberapa sumber yang kurang kredibel 21 . Sesudah beberapa kasus pemberitaan
tersebut, berita tentang keburukan dan mitos-mitos seputar mie instan pun
semakin gencar disebarkan melalui mailing list, email blast (spam), dan artikelartikel blog.
Walaupun krisis di Taiwan bukan terjadi karena kesalahan proses produksi
dan distribusi dari perusahaan -melainkan kecurangan pedagang Indomie di
Taiwan- dan resiko penyakit terjadi karena penyajian dan cara mengkonsumsi
yang salah, mie instan khususnya Indomie telah mendapatkan label buruk dari
masyarakat (walaupun tetap dikonsumsi oleh berbagai kalangan). Isu dan krisis
yang menimpa Indomie ini sendiri pada akhirnya juga mempengaruhi citra
perusahaan Indofood sebagai perusahaan yang menaungi proses produksinya.
Indofood sebagai perusahaan yang terkenal dengan Indomie-nya malah
mendapat citra buruk dari produk andalannya akibat tuduhan yang dilemparkan
masyarakat.

1.3.

Pernyataan Masalah
Indofood sebagai salah satu perusahaan makanan terbesar di Indonesia

yang telah berkecimpung di usaha produksi makanan sejauh ini hanya dikenal
oleh masyarakat luas sebagai Indomie, salah satu produk mie instan andalan
Indofood, yang mana sering dianggap sebagai makanan yang tidak sehat. Di
20

Usus Dipotong Akibat Gila Mi Instan http://www.tabloidnova.com/Nova/News/Peristiwa/Usus-Dipotong-Akibat-Gila-Mi-Instan-1 dan


http://www.tabloidnova.com/Nova/News/Peristiwa/Usus-Dipotong-Akibat-Gila-Mi-Instan-2
21
Efek Buruk Makan Mie Instan Setiap Hari http://doktersehat.com/efek-buruk-makan-mieinstan-setiap-hari/

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

18

samping itu, produk selain Indomie dan kegiatan CSR-nya sendiri belum dikenal
masyarakat secara luas sebagai identitas perusahaan. Oleh karena itu, perlu
dibangun sebuah label bagi Indofood agar lebih dikenal secara luas, tidak hanya
sebagai Indomie tapi juga dikenal dari sisi lain, seperti sebagai perusahaan yang
peduli akan kesehatan bangsa melalui reputation management dengan langkah
branding.
Dari sekian banyak kegiatan CSR yang dilakukan Indofood, donor darah
merupakan salah satu kegiatan yang mudah namun juga sangat bermanfaat bagi
banyak orang. Kegiatan positif ini berpotensi untuk meningkatkan citra
perusahaan di mata masyarakat, tapi masih belum banyak pemberitaannya.
Publikasi yang dilakukan pun masih belum maksimal. Susunan acara dalam
kegiatan donor darah ini sendiri sama seperti pelaksanaan donor darah di tempat
lain dan masih kurang bisa menarik perhatian masyarakat (melalui media massa).
Perlu usaha untuk membuatnya lebih variatif supaya news value-nya meningkat &
dapat menarik perhatian masyarakat lebih lagi.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

BAB 2
SOLUSI PERMASALAHAN

2.1. Rekomendasi Program


Solusi yang paling penting perannya untuk menjawab permasalahan citra
Indofood yang terselimuti oleh Indomie adalah reputation management. Oleh
karena itu dibutuhkan beberapa strategi seperti media relations dan community
relations untuk mengupayakan exposure program yang akan ditonjolkan agar citra
negatif Indomie terhadap reputasi perusahaan dapat ditekan. Untuk strategi ini
diperlukan beberapa kegiatan yang dapat mempererat hubungan antara perusahaan
dengan media massa dan hubungan antara perusahaan dengan komunitas yang
berhubungan dengan kegiatan perusahaan.
Dalam kondisi ini, penulis merekomendasikan kegiatan media relations dan
community relations untuk memperkenalkan kegiatan donor darah Indofood
dalam rangka memperbaiki reputasi perusahaan. Kegiatan positif ini diharapkan
mampu membangun awareness masyarakat akan kepedulian perusahaan terhadap
peningkatan kualitas kesehatan nasional. Kegiatan donor darah yang dilakukan
oleh Indofood ini membutuhkan strategi dan perencanaan publikasi yang lebih
rapi dan lengkap dari sekedar penyebaran press release di setiap pelaksanaannya.
Apalagi niat baik perusahaan ini sudah membuatnya memiliki kemudahan
tersendiri sebagai fasilitas jaminan kesehatan bagi karyawannya.
Mempererat hubungan perusahaan dengan PMI tentunya juga diperlukan
demi kelancaran program rutin ini. Memang sejauh ini pelaksanaan donor darah di
Indofood belum ada kendala berarti, tapi untuk mengantisipasi pelaksanaan
program ini ke depannya, tidak ada salahnya jika hubungan yang sudah ada tetap
terjalin agar perusahaan bisa mendapatkan kemudahan lainnya.

2.2. Tujuan Program


Tujuan dari pelaksanaan 4 kali kegiatan donor darah selama satu tahun ini
adalah diharapkan dapat menjadi ciri khas perusahaan yang dikenal oleh
masyarakat, sehingga masyarakat juga aware akan kegiatan perusahaan di

19
Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

20

samping mengingat produk andalannya, Indomie. Melalui publikasi yang sifatnya


positif, kegiatan ini juga diharapkan dapat meraih lebih banyak partisipan.
Dari tujuan ini, sasaran yang ingin dicapai dapat dibagi menjadi dua, yaitu
sasaran program komunikasi dan sasaran bisnis perusahaan. Sasaran program
komunikasi merupakan sasaran yang ingin dicapai dengan adanya pelaksanaan
program komunikasi yang diusulkan, hal ini diharapkan dapat mendukung
tercapainya sasaran perusahaan seperti yang disebutkan di bawah ini.
Sasaran program komunikasi:
-

Menumbuhkan awareness masyarakat di seluruh Indonesia akan program


donor darah Indofood yang ditandai dengan meningkatnya jumlah
pendonor dalam setahun menjadi minimal 20.000 pendonor.

Mengedukasi masyarakat luas akan pentingnya mendonorkan darah


beserta manfaat donor darah bagi pendonor dan penerima donor.

Membangun reputasi Indofood sebagai perusahaan produksi makanan


yang peduli akan kesehatan nasional, khususnya akan ketersediaan darah
nasional

Sasaran yang ingin dicapai untuk program media relations adalah


-

Dihadiri oleh 50% media yang diundang dalam setiap event yang
diselenggarakan terkait program donor darah.

Mendapatkan liputan media sebanyak minimal 50% dari jumlah media


yang hadir.

Menghasilkan liputan dengan tone positif bagi Indofood untuk seluruh


liputan kegiatan donor darah.

Sasaran yang ingin dicapai untuk program community relations adalah


-

Dihadiri oleh 90% perwakilan komunitas yang diundang

Mendapatkan publikasi gratis tentang kegiatan donor darah di masingmasing media komunikasi komunitas.

Sasaran Bisnis Perusahaan:


-

Peningkatan harga saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF)


beserta harga saham anak perusahaannya.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

21

Peningkatan jumlah penjualan keseluruhan produk Indofood. Hal ini


berkaitan dengan hasil Edelman goodpurpose 2012 - Global Consumer
Survey, yang menyatakan bahwa ketika perusahaan peduli dan
berkomitmen untuk mengatasi sebuah isu sosial tertentu, maka dorongan
masyarakat untuk membeli produk perusahaan tersebut semakin tinggi,
dibandingkan dengan perusahaan kompetitor yang menyediakan kualitas
barang yang sama.

2.3. Justifikasi Program


2.3.1. CSR
Masyarakat luas kini semakin cerdas dalam menilai perusahaan. Seperti
yang dijelaskan pada artikel Customer dont want ads, they want a
conversation22, pelanggan atau konsumen ternyata lebih tertarik pada perusahaan
yang menjaga hubungan dengan pelanggannya melalui hubungan yang dekat dan
berkelanjutan. Di artikel tersebut juga disebutkan bahwa perusahaan jangan hanya
memikirkan impresinya di mata masyarakat, tapi juga dampaknya bagi
masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan kegiatan yang dapat
memberikan dampak baik bagi sekitarnya, bukan hanya sekedar memberikan
kesan.
Dampak yang ingin diberikan oleh perusahaan selain dengan menyajikan
produk barang atau jasa yang berkualitas, juga dapat dilakukan dengan
mengadakan kegiatan CSR yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain bermanfaat
bagi masyarakat, sebenarnya CSR itu sendiri juga memberikan manfaat tersendiri
bagi perusahaan yang mengadakannya. CSR yang awalnya sering dianggap
sebagai hal yang kurang penting dan menghabiskan banyak uang ini secara
perlahan dikenal sebagai bagian dari model bisnis yang sehat karena membantu
perusahaan membuat competitive advantage bagi dirinya yang mana membantu
perusahaan

untuk

mencapai

pertumbuhan

yang

menguntungkan

dan

berkelanjutan23.
22

http://www.fastcompany.com/3007362/customers-dont-want-ads-they-want-conversation
diakses pada 3 April 2013
23
Doorley, John dan Fred Garcia. 2011. Reputation Management. Halaman 337.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

22

Kegiatan CSR ini sendiri perlu dikomunikasikan kepada khalayak


sasarannya agar dapat berjalan sesuai dengan rencana. Khalayak sasaran harus
tahu apa yang sedang dilakukan oleh perusahaan untuk mereka sehingga mereka
dapat berpartisipasi dan juga mengerti apa saja yang sudah dilakukan perusahaan
untuk mereka. Selain khalayak sasaran, masyarakat secara luas pun perlu
mengetahui adanya kegiatan ini, dimana hal ini juga dapat membangun reputasi
positif terhadap perusahaan.

2.3.2. Media Relations


Media massa kini merupakan salah satu bagian terpenting dalam proses
pertukaran informasi, terlepas dari seperti apa bentuknya. Media massa seringkali
juga mempengaruhi atau bahkan membentuk opini masyarakat akan sesuatu.
Salah satu tugas para jurnalis di media massa menurut Otis Baskin, Craig Aronoff
dan Dan Lattimore (1997:199) adalah menyediakan informasi kepada masyarakat
dan juga menyediakan umpan balik dari masyarakat untuk organisasi. Melihat
kondisi ini, perusahaan secara tidak langsung sebenarnya membutuhkan peran
media massa dalam perkembangannya, terutama untuk mengabarkan berita-berita
positif seputar perusahaan. Menurut John Doorley dan Helio Fred Gracia
(2011:77), sebuah perusahaan atau organisasi lainnya memerlukan hubungan
yang baik dengan pihak media massa karena di saat-saat tertentu mereka sangat
mungkin terbantu oleh para jurnalis. Misalnya pada kasus kesalahan pengiriman
fax yang dilakukan oleh karyawan perusahaan obat-obatan, Merck. Berkat
hubungan dengan media massa yang baik, mereka dapat menyelamatkan
dokumen bernilai 3.000.000.000 dolar AS hingga data dalam dokumen tersebut
berhasil sampai di telinga publik di waktu yang tepat. Selain punya hubungan
baik, organisasi atau perusahaan juga memerlukan orang yang dapat
berkomunikasi dengan baik kepada para jurnalis terkait, agar pesan yang
diinginkan dapat sampai sebagaimana yang diharapkan.

2.3.3. Community Relations


Community Relations seringkali dikaitkan dengan kegiatan Corporate Social
Responsibility (CSR), karena pada dasarnya hal ini berkaitan dengan hubungan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

23

perusahaan terhadap komunitas (masyarakat) yang hidup di lingkungan


perusahaan. Hubungan baik dengan komunitas berfungsi untuk meningkatkan
dukungan masyarakat kepada kegiatan perusahaan. Bahkan menurut Baskin,
Aronoff dan Lattimore (1997), hubungan dengan komunitas yang baik dapat
diartikan sebagai keseluruhan kinerja perusahaan yang baik. Dengan menjaga
kualitas relasi dengan komunitas yang terkait dengan perusahaan (dan
kegiatannya) secara tidak langsung perusahaan sedang menginvestasikan tenaga
dan waktunya untuk keberlangsungan organisasinya ke depan. Selain itu,
community relations juga dapat membantu organisasi untuk melakukan publikasi
akan segala macam informasi tentang perusahaan.

2.4. Target Khalayak


Rekomendasi program yang diusulkan penulis akan dibuat untuk beberapa
jenis khalayak, di antaranya yaitu:
Khalayak sasaran:
- Masyarakat secara umum.
Target khalayak ini disesuaikan dengan range target pasar produk Indofood
yang bisa masuk ke seluruh lapisan masyarakat secara umum. Namun,
khusus untuk event donor darah, khalayak yang disasar lebih kepada
pendonor darah reguler, pendonor darah yang belum rutin, dan calon
pendonor darah baru (remaja 17 tahun ke atas).

Sasaran mitra:
- Media massa
Koran
1. Kompas
2. Bisnis
Indonesia
3. Media
Indonesia

Majalah Bisnis
1. Majalah
Marketing
2. Forbes
Indonesia
3. Swa

Majalah Kesehatan

Online Media

1. Healthy Life

1. Antara News

2. Spa Medika

2. Detik.com

3. Dokter Kita

3. Kompas.com

4. Ethical Digest

4. Okezone.com

5. Farmacia

5. Vivanews.com

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

24

4. Seputar

4. Mix

6. Nirmala

6. Inilah.com

5. Marketeers

7. Muslim Sehat

7. Kapanlagi.com

5. Koran Tempo

8. Aesthetic+

8. Forbesindonesi

6. Investor Daily

9. Majalah Intisari

Indonesia

7. Jakarta Post

a.com
9. The-

8. Indonesia

marketeers.com

Finance

10. Oktomagazine.co

Today

9. Jakarta Globe

11. Sehatnews.com

10. Jawa Pos

12. Mix.co.id

11. Warta Kota

13. Ghiboo.com

12. Indopos

14. Wartajakarta.co

13. Rakyat

Merdeka

Tabel 2.1. Daftar mitra sasaran untuk media massa

- Komunitas / organisasi yang berkepentingan dalam hal donor darah.


o Palang Merah Indonesia (PMI)
o Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI)
o Komunitas Peduli Donor Darah Sukarela (KPDDS)
o Komunitas Blood4Life
o Yayasan Thalassaemia Indonesia
o Perhimpunan Dokter Transfusi Darah Indonesia

2.5. Pesan Kunci


Dalam merencanakan dan melakukan sebuah program komunikasi,
sebaiknya dirancang terlebih dahulu pesan kunci yang akan disampaikan. Berikut
adalah pesan kunci yang akan disampaikan.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

25

Pesan kunci umum : Indofood menyelenggarakan kegiatan donor darah rutin


dengan nama Indofood Service Day sebagai bentuk kepedulian perusahaan akan
ketersediaan darah di Indonesia.
Pesan kunci khusus (ditujukan sesuai dengan kepentingan khalayak sasaran):
1. Masyarakat secara umum
-

Dengan program donor darah Indofood yang rutin dilakukan di seluruh


kantor dan cabang, Indofood berkomitmen untuk meningkatkan jumlah
persediaan darah nasional (dari pendonor sukarela) yang bermanfaat
bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.

Melalui program donor darah ini, Indofood menjadi salah satu


perusahaan yang berjasa dalam membantu pengadaan persediaan darah
di seluruh Indonesia, khususnya dimana kantor dan pabrik Indofood
berada.

2. Media massa
-

Dengan program donor darah Indofood yang rutin dilakukan di seluruh


kantor dan cabang, Indofood berkomitmen untuk meningkatkan jumlah
persediaan darah nasional (dari pendonor sukarela) yang bermanfaat
bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.

Melalui program donor darah ini, Indofood menjadi salah satu


perusahaan yang berjasa dalam membantu pengadaan persediaan darah
di seluruh Indonesia, khususnya dimana kantor dan pabrik Indofood
berada.

3. Komunitas / organisasi yang berkepentingan dalam hal donor darah.


(PMI, PDDI, KPDDS, Komunitas Blood4Life, Yayasan Thalassaemia
Indonesia, dan Perhimpunan Dokter Transfusi Darah Indonesia)
-

Dengan program donor darah Indofood yang rutin dilakukan di seluruh


kantor dan cabang, Indofood berkomitmen untuk meningkatkan jumlah
persediaan darah nasional (dari pendonor sukarela) yang bermanfaat
bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.

Indofood mendukung kegiatan komunitas / organisasi terkait terutama


yang

berhubungan

dengan

kegiatan

donor

darah.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

BAB 3
RINCIAN PROGRAM

3.1. Deskripsi Umum


Inti dari keseluruhan program yang akan diusulkan penulis adalah perbaikan
acara Indofood Service Day dalam bentuk kegiatan donor darah. Program ini
memang sudah rutin dilakukan sebelumnya baik di kantor pusat, maupun di
kantor cabang dan pabrik-pabrik Indofood di seluruh Indonesia. Bila sebelumnya
acara donor darah diselenggarakan hanya dengan proses pendonoran darah saja,
kali ini penulis mengusulkan untuk melakukan beberapa acara lain yang juga
bermanfaat bagi media, para pendonor darah, dan para komunitas peduli donor
darah yang pada akhirnya juga berdampak positif pada reputasi perusahaan.
Pesan yang ingin disampaikan melalui program ini adalah bahwa Indofood
peduli akan kesehatan negeri (terlepas dari anggapan buruk masyarakat mengenai
produknya). Selain itu, ada juga keinginan untuk menyampaikan kepada
masyarakat luas bahwa donor darah merupakan kegiatan positif yang banyak
sekali manfaatnya hingga dapat menyelamatkan nyawa sesama manusia. Pesan
kunci tersebut akan dikomunikasikan melalui saluran komunikasi perusahaan
(baik internal dan eksternal) dan juga dibantu dengan beberapa program lainnya,
seperti program-program media relations serta community relations.
Pada dasarnya fokus dari usulan program reputation management adalah
menjaga reputasi perusahaan yang sudah baik dan berusaha menekan reputasi
buruk perusahaan yang berkembang pada kalangan tertentu.

3.2. Strategi Program


Demi mencapai tujuan yang telah ditentukan, maka strategi yang digunakan
adalah peningkatan awareness masyarakat luas akan keberadaan program
Indofood Service Day sebagai salah satu kegiatan CSR Indofood melalui
kegiatan media relations, community relations, dan edukasi masyarakat tentang

26
Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

27

donor darah. Adapun strategi tersebut diturunkan menjadi beberapa taktik, sebagai
berikut:
a. Secara rutin menginformasikan karyawan Indofood dan masyarakat luas
mengenai kegiatan donor darah yang diadakan perusahaan melalui
media komunikasi yang dimiliki perusahaan.
b. Membuat akun jejaring sosial yang dapat digunakan untuk melakukan
publikasi kegiatan perusahaan secara keseluruhan khususnya dalam hal
ini difokuskan untuk kegiatan CSR.
c. Melakukan engagement terhadap wartawan & komunitas yang
bersinggungan dengan aktivitas donor darah nasional dengan terus
mengundang mereka setiap ada kegiatan perusahaan terkait donor darah.
d. Mengusahakan adanya peliputan yang dipublikasikan (baik cetak
maupun online) pada setiap kegitan donor darah.
e. Menjaga hubungan baik dengan PMI agar pelaksanaan donor darah ke
depannya dapat terlaksana dengan lancar dan jika ada kendala, dapat
segera dibenahi karena ada hubungan yang baik.
f. Merencanakan kegiatan donor darah yang kontennya lebih variatif dan
bermanfaat bagi pesertanya.

3.3. Deskripsi Program


3.3.1. Indofood Service Day Donor Darah
Kegiatan yang sudah secara rutin diadakan ini akan dilaksanakan sebagai
inti dari program reputation management yang diusulkan penulis. Adapun
kegiatan donor darah yang diusulkan juga ditambah konten acaranya sehingga
tidak hanya berupa acara donor darah saja, tetapi ditambah dengan fasilitas
pemeriksaan kesehatan lainnya berikut dengan aktivitas tambahan sebagai
kegiatan selingan selama para peserta menunggu gilirannya mendonorkan darah.
Program Indofood Service Day (donor darah Indofood) ini akan
diselenggarakan sebanyak empat kali pada tahun 2014 yaitu pada bulan Maret,
Juni, September, dan Desember. Yang mana kepanitiaannya sendiri terdiri atas
para karyawan Corporate Public Relations Indofood secara keseluruhan terutama

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

28

yang bekerja di divisi CSR dan media relations. Tempat pelaksanaannya yang
utama adalah di kantor pusat PT Indofood Sukses Makmur Tbk., Indofood Tower,
Sudirman Plaza. Sedangkan untuk penyelenggaraan di masing-masing cabang
akan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan pembiayaan masing-masing.
Rencana penyelenggaraan untuk donor darah pada bulan Juni akan
dilakukan bertepatan dengan hari donor darah internasional yaitu 14 Juni, yang
juga jatuh di hari sabtu. Pada hari tersebut rencananya, acara yang dilakukan di
JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, ini akan menjadi pusat penyelenggaraan donor
darah Indofood grup se-Indonesia. Yang mana seluruh karyawan Indofood yang
berminat untuk bergabung akan dibantu transportasinya ke lokasi untuk
mempermudah mereka mencapai lokasi acara. Pada donor darah periode kedua ini
akan dibuat talkshow soal donor darah yang menghadirkan beberapa orang
narasumber yang berkaitan dengan donor darah dan Indofood, antara lain penulis
buku Questions & Answers Donor Darah, Fitriana Sidikah Rachman,
perwakilan PMI pusat dan perwakilan Indofood. Selain itu, akan diadakan juga
talkshow dengan tema Indofood Peduli Thalassemia yang akan menghadirkan
Bapak Ruswandi, selaku pendiri dan ketua Yayasan Thallaesemia serta Prof. dr.
Abdul Salam M. Sofro, selaku ketua umum Perhimpunan Dokter Transfusi Darah
Indonesia.
Acara ini juga akan diisi dengan beberapa penampilan hiburan dan
performances dari masing-masing cabang Indofood yang dilombakan. Selain itu,
akan dibuka juga stand-stand bazaar yang menjajakan produk-produk Indofood
dengan harga khusus bagi pengunjung yang telah mendonorkan darahnya. Acara
ini juga akan dibuka untuk umum terutama untuk sesi pendonoran darah dan
dimaksudkan untuk memecahkan rekor MURI donor darah massal di satu kota
(Jakarta) dengan target 7.500 orang pendonor dalam 1 hari, mengalahkan rekor
donor darah massal di satu kota (Kudus), yang pernah dipecahkan oleh PT
Djarum.
Untuk pelaksanaan donor darah di periode lainnya nanti hanya akan
dilaksanakan seperti biasanya di kantor masing-masing tapi dibantu dengan
publikasi massal melalui berbagai media yang akan disiapkan. Rencananya pada
bulan Maret akan diadakan pada tanggal 14, kemudian selain bulan Juni akan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

29

diadakan pada tanggal 16 September dan tanggal 16 Desember 2014. Tentunya


setiap kali penyelenggaraan donor darah di masing-masing periode ini nanti akan
diasosiasikan dengan tema-tema menarik yang berkaitan dengan darah.
Dari segi jumlah pendonor yang didapatkan, pada tahun 2014 akan
ditargetkan dari keseluruhan acara donor darah ini Indofood selama setahun
berhasil menjaring sebanyak 20.000 orang pendonor dalam satu tahun.

3.3.2. Program Komunikasi Indofood Service Day


Program komunikasi yang akan dilaksanakan untuk kegiatan ini selain
berguna untuk menjaring pendonor di acara donor darah Indofood, perusahaan
juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat luas tentang donor darah secara
khusus dan tentang kesehatan darah secara umum. Tujuannya adalah untuk
memperlihatkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan
nasional melalui edukasi mengenai kesehatan. Selain itu, program komunikasi ini
dimaksudkan juga untuk mempublikasikan kegiatan donor darah yang akan
Indofood selenggarakan agar dapat menjaring partisipasi masyarakat yang lebih
luas lagi. Program komunikasi yang dimaksud dapat dijelaskan sebagai berikut:

3.3.2.1.Program Komunikasi untuk Masyarakat Luas (termasuk pendonor


darah reguler, pendonor yang belum rutin, dan calon pendonor baru)
Program komunikasi ini digunakan untuk mendekatkan perusahaan pada
masyarakat luas, agar masyarakat semakin akrab dengan Indofood, dan juga
kegiatan CSR-nya. Secara garis besar, program komunikasi untuk kelompok
khalayak ini lebih mengarah kepada penggunaan media baru.

Website
Sebelumnya

Indofood

http://www.indofood.com/.

sudah

memiliki

website

perusahaan,

Namun, hingga Juni 2013, website tersebut masih

menyajikan data-data tahun 2011 dan memang masih dalam tahap perbaikan oleh
divisi IT. Untuk CSR sendiri sebenarnya sudah ada tab tersendiri yang
menyajikan informasi kegiatan CSR Indofood, namun memang belum spesifik
untuk membahas masing-masing kegiatan CSR-nya tersebut. Untuk itu, penulis

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

30

mengusulkan untuk membuat beberapa halaman tersendiri yang khusus untuk


membahas masing-masing program CSR yang dilaksanakan oleh Indofood, dan
disediakan sebuah halaman khusus untuk donor darah Indofood yang
menyediakan informasi penyelenggaraan dan pencapaian donor darah Indofood
selama ini. Selain itu, bisa juga ditambahkan informasi penting terkait donor
darah atau kesehatan darah secara umum. Materi yang akan di-posting dapat
berupa artikel, foto, maupun video. Selain halaman ini, press release juga akan
diunggah di tab khusus media. Hal ini akan mempermudah para jurnalis dalam
mencari informasi apapun tentang perusahaan, khususnya mengenai program
donor darah Indofood.

Akun Jejaring Sosial


Jejaring sosial saat ini merupakan salah satu media komunikasi yang
efektif untuk menyebarkan informasi dengan cepat, nyaris tanpa biaya dan dapat
menyasar kalangan yang sangat luas. Namun hingga kini, Indofood belum
memiliki akun jejaring sosial yang diperuntukkan bagi perusahaan secara khusus,
dan juga belum ada yang khusus dibuat untuk program CSRnya. Oleh sebab itu
akan dibuat sebuah akun media sosial yang akan digunakan khusus untuk kegiatan
komunikasi dan edukasi mengenai donor darah Indofood.
Untuk akun Twitter resmi donor darah Indofood akan dibuat dengan
alamat @Indofood_DonDar yang diambil dari nama perusahaan dan singkatan
DonDar berasal dari kata donor darah. Akun ini akan digunakan untuk
mempublikasikan kegiatan donor darah Indofood, menyampaikan informasi
pelaksanaan donor darah Indofood pada saat diselenggarakan, membagikan link
berita tentang donor darah dan donor darah Indofood, serta untuk membagikan
informasi terkait dalam rangka melakukan edukasi pada target khalayak.
Selain akun Twitter, tim donor darah Indofood juga akan membuat Fan
Page Facebook dengan nama Donor Darah INDOFOOD untuk menyajikan
informasi terkait donor darah dan kegiatan donor darah Indofod dengan lebih
deskriptif. Targetnya, sampai akhir tahun 2014 kegiatan ini dapat menghasilkan:

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

31

b. 1000 posts pada Fanpage Facebook dan 1500 tweet pada akun Twitter
yang dapat berisi tulisan, maupun attachement atau link foto, video,
dan artikel.
c. Jumlah followers akun Twitter dan jumlah like Fanpage Facebook
khusus donor darah Indofood ini berjumlah minimal 5.000 orang.

3.3.2.2. Program Komunikasi untuk Media Massa


Untuk menjalin dan mempertahankan hubungan baik dengan para jurnalis
dari berbagai media massa, berikut beberapa program yang akan dilaksanakan
oleh perusahaan.

Workshop Jurnalis
Pengetahuan masyarakat luas tentang darah secara umum dan donor darah
secara khusus bisa dibilang masih belum memadai. Oleh karena itu, diperlukan
berita-berita maupun artikel terkait yang dapat membuka pengetahuan masyarakat
luas tentang informasi ini. Berita dan artikel tersebut kebanyakan diproduksi oleh
para jurnalis dan di sini peran jurnalis dalam mengabarkan informasi sangatlah
penting. Agar pesan atau informasi yang akan disampaikan oleh perusahaan dapat
terkirim dengan baik kepada khalayak sasarannya, maka diperlukan sebuah
langkah untuk menambahkan pengetahuan para jurnalis. Untuk itu, rencananya
akan diadakan beberapa sesi workshop jurnalis tentang darah secara umum, dan
khususnya donor darah.
Program ini akan dilakukan 4 kali dalam setahun untuk mengiringi
penyelenggaraan donor darah Indofood dalam setahun. Rencananya setiap sekitar
seminggu sebelum acara donor darah Indofood, akan diadakan workshop jurnalis
dengan topik yang berasosiasi dengan tema setiap acara donor darah Indofood.
Workshop ini akan diadakan pada tanggal 7 Maret, 5 Juni, 9 September, dan 9
Desember 2014. Pelaksanaan keempat workshop jurnalis ini akan diadakan di
Sudirman Plaza, Indofood Tower lantai PH, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78,
Jakarta Selatan, 12910. Acara akan dimulai pada pukul 10.00 pagi hingga selesai.
Target yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah:

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

32

a. Kehadiran jurnalis yang diundang minimal 75% dari seluruh undangan


yang disebar.
b. Pemberitaan positif tentang donor darah Indofood.
c. Adanya permintaan media akan informasi lebih lanjut terkait donor
darah Indofood.
Blocking time di acara 8 Eleven Show Metro TV
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan materi yang akan
disampaikan dan tema dari pelaksanaan kegiatan donor darah massal Indofood
pada bulan Juni. Dengan mengangkat tema yang sesuai dengan kegiatan donor
darah Indofood pada bulan Juni yaitu Indofood Peduli Thalassemia, maka pada
kesempatan ini topik yang akan disampaikan adalah pentingnya donor darah bagi
nyawa para penderita Thalassemia. Blocking time ini direncanakan akan
mengambil 2 segmen dari tayangan agar pembahasannya cukup mendalam dan
agar semua informasi umum yang perlu diketahui oleh masyarakat dapat
tersampaikan dengan baik.
Talkshow ini akan ditayangkan pada tanggal 8 Mei 2014, yang juga
bertepatan pada

Hari Thallassemia

Sedunia.

Nantinya,

Indofood akan

mengirimkan project officer program Indofood Service Day sebagai salah satu
pembicara dan sekaligus mendampingi Bapak Ruswandi, selaku pendiri dan ketua
Yayasan Thallaesemia serta Ketua Pengurus PMI DKI Jakarta.
Target yang ingin dicapai melalui kegiatan ini adalah adanya pemberitaan
media bernada positif bagi Indofood akan kepedulian perusahaan dalam
menyelenggarakan donor darah secara rutin bagi kesehatan nasional secara umum
dan secara khusus donor darah pada bulan Juni nanti bertemakan kepedulian
perusahaan kepada para penderita Thalassemia.

Konferensi Pers
Keseluruhan kegiatan donor darah Indofood akan dipublikasikan melalui
berbagai media, salah satunya melalui media massa baik cetak maupun elektronik.
Konferensi pers merupakan salah satu cara yang akan digunakan untuk menarik
para media massa datang dan kemudian meliput jalannya kegiatan yang akan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

33

dipublikasikan. Untuk acara ini nantinya akan disebarkan press release untuk
melengkapi materi yang disampaikan secara langsung di tempat pelaksanaannya.
Selain disebarkan secara langsung di tempat, press release akan dikirim via email
bagi jurnalis undangan yang berhalangan hadir.
Kegiatan pers ini akan diadakan satu kali, tepat menjelang acara donor
darah massal pada tanggal 14 Juni 2014 pukul 08.00, di Atrium Pusat Niaga
Building, JIExpo, Arena PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat. Topik yang akan
disajikan akan berkaitan dengan tema donor darah massal Indofood periode ini
yaitu Indofood Peduli Thalassemia.

Target yang ingin dicapai melalui kegiatan ini adalah:


a. Kehadiran jurnalis yang diundang minimal 75% dari seluruh undangan
yang disebar.
b. Pemberitaan positif tentang donor darah Indofood minimal berjumlah
80% dari seluruh media yang hadir.
c. Seluruh perwakilan mitra sasaran yang diundang sebagai pembicara,
hadir dalam konferensi pers.

3.3.2.3. Program Komunikasi untuk organisasi yang berkepentingan dalam


hal donor darah.
Beberapa pihak yang berhubungan atau berkepentingan dengan donor darah
tentunya juga menjadi target khalayak dalam pelaksanaan kegiatan donor darah
ini. Di antara target khalayak tersebut ada pula beberapa komunitas atau
organisasi masyarakat yang kegiatannya bersinggungan dengan kegiatan donor
darah, seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Perhimpunan Donor Darah
Indonesia (PDDI), Komunitas Peduli Donor Darah Sukarela (KPDDS),
Komunitas Blood4Life, Yayasan Thalassaemia Indonesia, dan Perhimpunan
Dokter Transfusi Darah Indonesia. Indofood perlu melakukan beberapa kegiatan
untuk mengkomunikasikan penyelenggaraan Indofood Service Day bagi
organisasi tersebut dan tidak hanya itu, Indofood juga perlu menggandeng mereka
dalam melaksanakan kegiatan donor darah Indofood agar mendapatkan dukungan
dari khalayak yang lebih luas lagi.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

34

Program komunikasi bagi organisasi-organisasi tersebut akan dilakukan


melalui komunikasi langsung via tatap muka, telepon, email, dan berbagai media
lain yang memungkinkan. Dalam hal ini, komunikasi yang akan dilakukan akan
lebih banyak bersifat personal kepada masing-masing organisasi, disesuaikan
dengan keperluan.

3.3.3. Community Relations


Beberapa komunitas yang berhubungan dengan kegiatan donor darah selain
akan diundang pada saat acara donor darah Indofood, tapi juga akan tetap dijalin
hubungan jangka panjangnya dengan perusahaan. Selain hal ini, Indofood juga
dapat menunjukkan keseriusannya membantu dengan memberikan bantuan yang
sifatnya charity / sponsorship agar keberlanjutan komunitas ini bisa terjaga.
Bantuan ini akan diberikan sesuai dengan kebutuhan, sehingga jadwal dan tempat
pelaksanaannya masih tentatif.

3.4. Rencana Kegiatan


Setelah merancang secara garis besar kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan,
tentu harus disertai dengan rinciannya. Rencana kegiatan ini terbagi menjadi 3
yaitu rencana kerja tahap pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan pasca kegiatan.
Berikut rincian kegiatan donor darah Indofood:
I.

Tahap Pra Rangkaian Donor Darah Indofood


a. Pembahasan kerangka kerja dan garis besar rangkaian kegiatan
Donor Darah Indofood untuk tahun 2014.
Tujuan
-

Memberikan gambaran umum kegiatan Donor Darah Indofood


beserta dengan susunan kepanitiannya, rancangan waktu, dan
anggarannya.

Menentukan tema pelaksanaan kegiatan donor darah Indofood


untuk keempat pelaksanaannya dalam setahun.

Mempersiapkan corporate crisis communication plan, untuk


mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa mungkin terjadi
selama rangkaian acara berlangsung.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

35

Waktu

: Minggu ke-1 Desember 2013

PIC

: Project Officer

Peserta

: Seluruh panitia

Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

b. Rapat Koordinasi I
Tujuan
-

Memberikan gambaran umum kegiatan Donor Darah Indofood


2014 beserta dengan susunan kepanitiannya, rancangan waktu, dan
anggarannya khususnya untuk donor darah massal pad abulan Juni
2014.

Melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan perwakilan divisi /


kantor cabang / pabrik Indofood se-Indonesia terkait persiapan
acara dan keikutsertaan mereka.

Waktu

: Minggu ke-2 Januari 2014

PIC

: Project Officer

Peserta

: Seluruh panitia dan perwakilan divisi /

kantor cabang / pabrik Indofood se-Indonesia


Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

c. Rapat Koordinasi II
Tujuan
-

Menyampaikan perkembangan persiapan masing-masing panitia


dan perwakilan divisi / kantor cabang / pabrik.

Menampung saran dan kritik dari seluruh pihak yang terlibat.

Waktu

: Minggu ke-3 Februari 2014

PIC

: Project Officer

Peserta

: Seluruh panitia dan perwakilan divisi /

kantor cabang / pabrik Indofood se-Indonesia


Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

36

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

d. Rapat Koordinasi III


Tujuan
-

Menyampaikan perkembangan persiapan masing-masing panitia


dan perwakilan divisi / kantor cabang / pabrik.

Mendapatkan laporan pelaksanaan kegiatan donor darah bulan


Maret 2014 di masing-masing kantor cabang dan pabrik. Persiapan
acara donor darah Massal bulan Juni 2014.

Waktu

: Minggu ke-1 April 2014

PIC

: Project Officer

Peserta

: Seluruh panitia dan perwakilan divisi /

kantor cabang / pabrik Indofood se-Indonesia


Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

e. Rapat Koordinasi IV
Tujuan
-

Menyampaikan perkembangan persiapan masing-masing panitia


dan perwakilan divisi / kantor cabang / pabrik terkait donor darah
massal.

Fiksasi teknis pelaksanaan di lapangan.

Waktu

: Minggu ke-1 Mei 2014

PIC

: Project Officer

Peserta

: Seluruh panitia dan perwakilan divisi /

kantor cabang / pabrik Indofood se-Indonesia


Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

II. Tahap Kegiatan Donor Darah Indofood


a. Indofood Service Day
i. Darah Indofood (periode I 14 Maret 2014)

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

37

Tahap Persiapan Kegiatan


Tujuan :
-

Mempersiapkan lokasi acara dan menyiapkan perizinan

Mempersiapkan konten acara dan para pengisi acara

Menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan yang diperlukan

Menentukan materi desain dan publikasi donor darah Indofood


periode I

Mempersiapkan publikasi melalui website, akun Twitter, dan


Fanpage Facebook.

Mempersiapkan publikasi dan undangan kepada para jurnalis

Menyiapkan undangan untuk komunitas terkait

Waktu

: Selama bulan Februari 2014

PIC

: Project Officer

Peserta

: Seluruh panitia

Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

Tahap Pelaksanaan Kegiatan


Pelaksanaan donor darah periode I dilaksanakan Lobby Sudirman
Plaza, Indofood Tower, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78, Jakarta Selatan,
12910, pada tanggal 14 Maret 2014. Acara ini diadakan untuk seluruh
karyawan di Sudirman Plaza dan seluruh masyarakat yang beraktivitas
di sekitar lokasi.
Indikator Keberhasilan:
-

Jumlah pendonor darah meningkat 15% dari jumlah pendonor pada


periode sebelumnya.

Dihadiri oleh 50% media yang diundang.

Mendapatkan liputan media sebanyak minimal 50% dari jumlah


media yang hadir.

Menghasilkan liputan dengan tone positif untuk seluruh liputan


kegiatan donor darah.

Dihadiri oleh 90% komunitas yang diundang.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

38

Metode Evaluasi
-

Penghitungan jumlah peserta yang mendaftar dan melihat laporan


jumlah pendonor oleh PMI.

Penghitungan daftar hadir jurnalis dan perwakilan komunitas.

Media Clipping.

Media Monitoring.

ii. Darah Indofood (periode II 14 Juni 2014)


Tahap Persiapan Kegiatan
Tujuan :
-

Mempersiapkan lokasi acara.

Mempersiapkan konten acara dan para pengisi acara.

Menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan yang diperlukan.

Menentukan materi desain dan publikasi donor darah Indofood


periode II.

Mempersiapkan publikasi melalui website, akun Twitter, dan


Fanpage Facebook.

Mempersiapkan publikasi dan undangan kepada para jurnalis, serta


konfirmasi kehadiran.

Menyiapkan undangan untuk komunitas terkait, serta konfirmasi


kehadiran.

Waktu

: Tanggal 1 Maret 13 Maret 2014

PIC

: Project Officer

Peserta

: Seluruh panitia

Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

Tahap Pelaksanaan Kegiatan


Pelaksanaan donor darah periode II dilaksanakan JIExpo Arena
PRJ, Kemayoran, pada tanggal 14 Juni 2014. Acara ini diadakan secara
massal untuk seluruh warga DKI, dan seluruh karyawan Indofood seIndonesia. Pada pelaksanaan kali ini Indofood berkolaborasi dengan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

39

PMI dan beberapa komunitas terkait untuk memberikan wawasan yang


luas tentang kesehatan darah, penyakit darah, dan khususnya tentang
donor darah.

Indikator Keberhasilan:
-

Jumlah total seluruh pendonor darah mencapai 7500 orang dalam


satu hari.

Dihadiri oleh 70% media yang diundang.

Mendapatkan liputan media sebanyak minimal 50% dari jumlah


media yang hadir.

Menghasilkan liputan dengan tone positif untuk seluruh liputan


kegiatan donor darah.

Dihadiri oleh 90% komunitas yang diundang.


Metode Evaluasi

Penghitungan jumlah peserta yang mendaftar dan melihat laporan


jumlah pendonor oleh PMI.

Penghitungan daftar hadir jurnalis dan perwakilan komunitas.

Media Clipping.

Media Monitoring.

iii. Darah Indofood (periode III 16 September 2014)


Tahap Persiapan Kegiatan
Tujuan :
-

Mempersiapkan lokasi acara dan menyiapkan perizinan

Mempersiapkan konten acara dan para pengisi acara

Menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan yang diperlukan

Menentukan materi desain dan publikasi donor darah Indofood


periode III

Mempersiapkan publikasi melalui website, akun Twitter, dan


Fanpage Facebook.

Mempersiapkan publikasi dan undangan kepada para jurnalis, serta


konfirmasi kehadiran.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

40

Menyiapkan undangan untuk komunitas terkait, serta konfirmasi


kehadiran.

Waktu

: Selama bulan Agustus 2014

PIC

: Project Officer

Peserta

: Seluruh panitia

Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

Tahap Pelaksanaan Kegiatan


Pelaksanaan donor darah periode III dilaksanakan Lobby Sudirman
Plaza, Indofood Tower, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78, Jakarta Selatan,
12910, pada tanggal 16 September 2014. Acara ini diadakan untuk
seluruh karyawan di Sudirman Plaza dan seluruh masyarakat yang
beraktivitas di sekitar lokasi.
Indikator Keberhasilan:
-

Jumlah pendonor darah meningkat 15% dari jumlah pendonor pada


periode sebelumnya.

Dihadiri oleh 50% media yang diundang.

Mendapatkan liputan media sebanyak minimal 50% dari jumlah


media yang hadir.

Menghasilkan liputan dengan tone positif untuk seluruh liputan


kegiatan donor darah.

Dihadiri oleh 90% komunitas yang diundang.


Metode Evaluasi

Penghitungan jumlah peserta yang mendaftar dan melihat laporan


jumlah pendonor oleh PMI.

Penghitungan daftar hadir jurnalis dan perwakilan komunitas.

Media Clipping.

Media Monitoring.

iv. Darah Indofood (periode IV 16 Desember 2014)


Tahap Persiapan Kegiatan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

41

Tujuan :
-

Mempersiapkan lokasi acara dan menyiapkan perizinan

Mempersiapkan konten acara dan para pengisi acara

Menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan yang diperlukan

Menentukan materi desain dan publikasi donor darah Indofood


periode IV

Mempersiapkan publikasi melalui website, akun Twitter, dan


Fanpage Facebook.

Mempersiapkan publikasi dan undangan kepada para jurnalis, serta


konfirmasi kehadiran.

Menyiapkan undangan untuk komunitas terkait, serta konfirmasi


kehadiran.

Waktu

: Selama bulan Februari 2014

PIC

: Project Officer

Peserta

: Seluruh panitia

Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

Tahap Pelaksanaan Kegiatan


Pelaksanaan donor darah periode IV dilaksanakan Lobby Sudirman
Plaza, Indofood Tower, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78, Jakarta Selatan,
12910, pada tanggal 16 Desember 2014. Acara ini diadakan untuk
seluruh karyawan di Sudirman Plaza dan seluruh masyarakat yang
beraktivitas di sekitar lokasi.
Indikator Keberhasilan:
-

Jumlah pendonor darah meningkat 15% dari jumlah pendonor pada


periode sebelumnya.

Dihadiri oleh 50% media yang diundang.

Mendapatkan liputan media sebanyak minimal 50% dari jumlah


media yang hadir.

Menghasilkan liputan dengan tone positif untuk seluruh liputan


kegiatan donor darah.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

42

Dihadiri oleh 90% komunitas yang diundang.


Metode Evaluasi

Penghitungan jumlah peserta yang mendaftar dan melihat laporan


jumlah pendonor oleh PMI.

Penghitungan daftar hadir jurnalis dan perwakilan komunitas.

Media Clipping.

Media Monitoring.

b. Program Komunikasi untuk Media Relations


i.

Workshop Jurnalis
Tahap Persiapan Kegiatan
Tujuan :
-

Mempersiapkan lokasi acara (desain layout).

Mempersiapkan konten acara, materi, dan para pembicara.

Menyiapkan pengisi acara.

Mempersiapkan kebutuhan logistik dan perlengkapan yang


diperlukan.

Menentukan materi desain dan publikasi acara.

Mempersiapkan publikasi dan undangan serta memastikan


kehadiran para jurnalis, pembicara, dan pengisi acara.

Waktu

: Tanggal 1 Februari - 30 November 2014

PIC

: PJ Workshop Jurnalis

Peserta

: Panitia Workshop Jurnalis dan tim Media

Relations
Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

Tahap Pelaksanaan Kegiatan


Workshop ini akan diadakan terutama untuk meningkatkan
pengetahuan jurnalis tentang tema-tema kegiatan donor darah Indofood.
Kegiatan ini akan dilakukan sebanyak empat kali yaitu pada tanggal 7
Maret, 5 Juni, 9 September, dan 9 Desember 2014. Pelaksanaan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

43

keempat workshop jurnalis ini akan diadakan di Sudirman Plaza,


Indofood Tower lantai PH, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78, Jakarta
Selatan, 12910. Acara akan dimulai pada pukul 10.00 pagi hingga
selesai.

Indikator keberhasilan:
-

Kehadiran jurnalis yang diundang

Kualitas pemberitaan tentang donor darah Indofood.

Metode Evaluasi

Penghitungan daftar hadir peserta

Media monitoring

Media clipping

ii. Blocking time di acara 8 Eleven Show Metro TV


Tahap Persiapan Kegiatan
Tujuan :
-

Menyiapkan perjanjian tayangan.

Mempersiapkan konten acara, materi, dan para pembicara.

Mempersiapkan kemungkinan transportasi.

Menentukan materi desain dan publikasi acara untuk website dan


akun jejaring sosial.

Waktu

: Tanggal 1 Maret 7 Mei 2014

PIC

: PJ Talkshow

Peserta

: Panitia Talkshow dan tim Media Relations

Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

Tahap Pelaksanaan Kegiatan


Talkshow ini akan diadakan satu kali sebelum penyelenggaraan
donor darah massal Indofood, yaitu pada tanggal 8 Mei 2014. Tempat
pelaksanaannya sendiri akan diadakan di studio Metro TV.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

44

Pembicara talkshow :

Project officer program Indofood Service Day

Bapak Ruswandi, selaku pendiri dan ketua Yayasan Thallaesemia

Ketua Pengurus PMI DKI Jakarta

Indikator keberhasilan:
-

Rating tayangan

Metode Evaluasi
-

Melihat penilaian rating tayangan

iii. Konferensi Pers


Tahap Persiapan Kegiatan
Tujuan :
-

Mempersiapkan lokasi acara (desain layout).

Mempersiapkan konten acara, materi, dan para pembicara.

Menyiapkan pengisi acara.

Mempersiapkan kebutuhan logistik dan perlengkapan yang


diperlukan.

Menentukan materi desain dan publikasi acara.

Mempersiapkan publikasi dan undangan serta memastikan


kehadiran para jurnalis, pembicara, dan pengisi acara.

Waktu

: Tanggal 1 Mei 13 Juni 2014

PIC

: PJ Konferensi Pers

Peserta

: Panitia Konferensi Pers dan tim Media

Relations
Indikator Keberhasilan

: Kehadiran peserta

Metode Evaluasi

: Penghitungan daftar hadir

Tahap Pelaksanaan Kegiatan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

45

Konferensi

pers

ini

akan diadakan

satu kali

menjelang

penyelenggaraan donor darah massal Indofood pada tanggal 14 Juni


2014.

Pembicara konferensi pers :

Franciscus Welirang, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Project officer program Indofood Service Day

Bapak Ruswandi, selaku pendiri dan ketua Yayasan Thallaesemia

Perwakilan PMI

Jaya Suprana, Ketua Museum Rekor Dunia Indonesia

Indikator keberhasilan:
-

Kehadiran jurnalis minimal 70% dari jumlah yang diundang

Kualitas pemberitaan tentang donor darah Indofood.

Metode Evaluasi

Penghitungan daftar hadir peserta

Media monitoring

Media clipping

c. Program Komunikasi untuk Komunitas terkait


Tahap Pelaksanaan Kegiatan
Tujuan :
-

Menjalin komunikasi rutin antara perusahaan dengan komunitas


terkait.

Menyebarkan undangan kegiatan-kegiatan terkait kepada setiap


komunitas yang bersangkutan baik sebagai tamu maupun sebagai
pembicara selaku ahli dari topik-topik yang ingin disajikan
Indofood pada beberapa acara.

Melakukan diskusi bersama organisasi terkait untuk menentukan


topik

Waktu

: sepanjang tahun 2014

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

46

PIC

: PJ Community Relations

Indikator Keberhasilan:
-

Kehadiran perwakilan komunitas pada setiap kegiatan.

Publikasi kegiatan donor darah Indofood di masing-masing


media komunikasi komunitas.

Metode Evaluasi

Penghitungan daftar hadir komunitas di setiap kegiatan.

Monitoring media komunikasi masing-masing komunitas.

d. Community Relations
Tahap Pelaksanaan Kegiatan
Tujuan :
-

Menghubungi dan mendapatkan data contact person komunitas


terkait.

Mempelajari kegiatan masing-masing organisasi tersebut, dan


mencaritahu kebutuhan mereka agar perusahaan dapat memberikan
dukungan yang sesuai.

Menjalin komunikasi rutin antara perusahaan dengan lembaga lembaga tersebut.

Menjalin dan memelihara hubungan baik jangka panjang antara


perusahaan dengan masing-masing organisasi.

Waktu

: sepanjang tahun 2014

PIC

: PJ Community Relations

Indikator Keberhasilan:
-

Kehadiran perwakilan komunitas pada setiap kegiatan.

Publikasi kegiatan donor darah Indofood di masing-masing


media komunikasi komunitas.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

47

Metode Evaluasi

III.

Penghitungan daftar hadir komunitas di setiap kegiatan.

Monitoring media komunikasi masing-masing komunitas.

Tahap Pasca Rangkaian Kegiatan Donor Darah Indofood


a. Rapat Evaluasi
Rapat evaluasi akan dilakukan di setiap akhir kegiatan.

PIC

: Project Officer dan masing-masing PJ.

Peserta

: Seluruh tim panitia

Waktu

: Januari s/d Desember 2014

Indikator Keberhasilan : Kehadiran Peserta


Metode Evaluasi

: Menghitung daftar hadir

b. Media Monitoring dan Media Clipping


Media Monitoring dan Media Clipping akan dilakukan di akhir
setiap kegiatan donor darah dan workshop jurnalis. Selain itu, setiap
bulannya akan secara rutin diadakan juga, untuk memantau
perkembangan pemberitaan media dan untuk membantu evaluasi di
akhir tahun.

PIC

: PJ Media Relations.

Waktu

: Januari s/d Desember 2014

Indikator Keberhasilan :
-

Jumlah pemberitaan

Tone positif dari pemberitaan yang dihasilkan

Metode Evaluasi

: Media Monitoring dan Media Clipping

c. Pembuatan Laporan Kegiatan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

48

Laporan kegiatan akan dilakukan di setiap akhir kegiatan.

PIC

: Project Officer dan masing-masing PJ.

Waktu

: Januari s/d Desember 2014

Indikator Keberhasilan : Jumlah laporan yang dihasilkan


Metode Evaluasi

: Menyesuaikan jumlah laporan kegitan

dengan jumlah kegiatan yang diadakan.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

49

3.5.

Perencanaan Anggaran Dana


Berikut adalah rancangan anggaran dana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan komunikasi dan

rangkaian program Indofood Service Day 2014.

No.
1

Nama Kegiatan

Total

Persiapan pra rangkaian Indofood Service Day 2014


Konsumsi rapat
Biaya administrasi (untuk mencetak prososal, surat, materi rapat, materai, dll)
Event Indofood Service Day 2014 (periode I, III, dan IV)
Perlengkapan (sewa partisi dan kursi)
Biaya konsumsi peserta
Biaya konsumsi panitia
Bingkisan untuk peserta
Biaya promosi (publikasi)
Biaya komunikasi
Biaya kebersihan
Fee pengisi acara

10,000,000
8,000,000
2,000,000
75,500,000
15,000,000
20,000,000
3,000,000
21,000,000
7,500,000
1,500,000
1,500,000
6,000,000

Event Indofood Service Day 2014 periode II (donor darah massal)


Perlengkapan (sewa partisi, kursi, dan sound system)
Biaya sewa lokasi
Biaya konsumsi peserta
Biaya konsumsi panitia
Bingkisan untuk pendonor dan hadiah untuk para peserta games
Biaya promosi (publikasi)
Biaya komunikasi
Biaya kebersihan dan keamanan
Biaya transportasi
Fee pengisi acara (Narasumber, MC, dan pengisi acara hiburan)

1,890,000,000
50,000,000
750,000,000
150,000,000
20,000,000
250,000,000
100,000,000
20,000,000
5,000,000
500,000,000
45,000,000

Workshop Jurnalis
Biaya konsumsi jurnalis, narasumber dan panitia
Goody bag
Biaya cetak materi acara
Biaya promosi (publikasi)
Biaya komunikasi
Biaya kebersihan
Fee narasumber

23,500,000
9,000,000
2,500,000
500,000
1,500,000
500,000
500,000
9,000,000

Blocking time talkshhow "8 Eleven Show"


Fee narasumber
Fee blocking time talkshow
Biaya transportasi

30,000,000
8,000,000
20,000,000
2,000,000

Konferensi Pers
Perlengkapan (sewa partisi dan kursi)
Media kit dan goody bag
Biaya komunikasi
Biaya kebersihan

5,000,000
1,500,000
1,000,000
500,000

Meeting dan komunikasi dengan komunitas / organisasi terkait


Konsumsi
Biaya administrasi (untuk mencetak prososal, surat, materi rapat, materai, dll)
Biaya komunikasi

7,500,000
500,000
1,500,000

Persiapan charity / sponsorship

Pasca rangkaian Indofood Service Day 2014


Konsumsi rapat evaluasi
Jasa media monitoring
Biaya cetak laporan kegiatan

8,000,000

9,500,000

50,000,000
45,750,000
5,000,000
40,000,000
750,000

Total Rancangan Anggaran 2,142,250,000


Tabel 3.1. Rencana Anggaran

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

50

3.6. Rencana Waktu


Berikut adalah rencana waktu pelaksanaan rangkaian program komunikasi dan program Indofood Service Day 2014.
N
o.

Nama Kegiatan

2013
Des

2014
Jan

Feb

Mar

Apr

Mei

Jun

Jul

Agst

Sept

Okt

Nov

Des

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1

Pra rangkaian Kegiatan Indofood Service Day


2014
Pembahasan Kerangka Kerja
Rapat Koordinasi I
Rapat Koordinasi II
Rapat Koordinasi III
Rapat Koordinasi IV
Rangkaian Kegiatan Indofood Service Day
2014
Program Komunikasi Indofood Service Day
Workshop Jurnalis I
Penyelenggaraan Indofood Service Day 2014
periode I
Blocking time talkshow "8 Eleven Show"
Workshop Jurnalis II
Konferensi Pers
Penyelenggaraan Indofood Service Day 2014
periode II
Workshop Jurnalis III
Penyelenggaraan Indofood Service Day 2014
periode III
Workshop Jurnalis IV
Penyelenggaraan Indofood Service Day 2014
periode IV
Komunikasi dengan komunitas / organisasi
terkait
Charity / sponsorship

Sepanjang Tahun

Tentatif (sepanjang tahun)


Tentatif (sepanjang tahun)

Pasca Rangkaian Kegiatan Indofood Service


Day 2014
Rapat Evaluasi
Media Monitoring & Media Clipping
Laporan Kegiatan

Sepanjang Tahun

Tabel 3.2. Rencana Waktu

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

BAB 4
EKSEKUSI

4.1.

Persiapan Pra Rangkaian Indofood Service Day 2014

4.1.1. Pembuatan Struktur Kepanitiaan dan Pembagian Tugas


Pelaksanaan Indofood Service Day akan dilaksanakan oleh kerjasama tim
panitia yang terdiri dari sejumlah karyawan Corporate Public Relations Indofood,
khususnya dari divisi CSR, dan juga perwakilan dari berbagai kantor cabang dan
pabrik

Indofood

group.

Ditunjuknya

pihak

internal

perusahaan

untuk

menyelenggarakan ini lebih dikarenakan oleh pengetahuan mereka akan kegiatan


tersebut dan sebenarnya kegiatan ini juga bagian dari tanggung jawab mereka.
Selain itu, kehadiran pihak internal sebagai tim pelaksana juga dapat menghemat
biaya.
Keseluruhan rangkaian Indofood Service Day ini akan dilaksanakan di
bawah pengawasan Dewan Pengawas yang terdiri dari beberapa Direktur terkait,
General Manager Coporate Communications Indofood, dan Manager CSR
Indofood. Tim pelaksana akan diketuai oleh project officer yang mana dipegang
oleh salah satu staff CSR. Project officer akan dibantu oleh karyawan CSR
lainnya, beserta dengan media relations Indofood yang juga bertanggung jawab
dalam semua kegiatan tim media relations untuk program Indofood Service Day
ini. Susunan kepanitiaannya dapat dilihat dalam gambar berikut ini.

51
Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

52

Dewan
Pengawas

Project Officer

PJ Acara

PJ Publikasi
Kegiatan

PJ Media
Relations

PJ
Perlengkapan
dan Keamanan

PJ Website

PJ Workshop
Jurnalis

PJ Konsumsi

PJ Jejaring
Sosial

PJ Blocking
time Talkshow

PJ Materi

PJ Desain
Publikasi

PJ Konferensi
Pers

PJ Community
Relations

PJ Administrasi
dan Reporting

PJ Siaran Pers

Gambar 4.1. Susunan Kepanitiaan Indofood Service Day

4.2. Rangkaian Kegiatan


4.2.1. Publikasi Indofood Service Day
Publikasi untuk masyarakat umum bagi kegiatan ini secara keseluruhan
akan dilakukan melalui website perusahaan dan akun jejaring sosial. Website
Indofood hingga kini masih dalam tahap perbaikan dan perlu ditambahkan
beberapa fiturnya agar masyarakat lebih mudah untuk mengakses informasi CSR,
terutama Indofood Service Day. Rencananya akan ditambahkan opsi yangmuncul
ketika kursor diarahkan tab CSR, dan ditambahkan lama khusus pembahasan
Indofood Service Day. Berikut adalah rancangan tampilan direncakan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

53

Gambar 4.2. Tampilan tab menu CSR

Gambar 4.3. Tampilan desain laman web khusus Indofood Service Day

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

54

Untuk jejaring sosial, akan dibuat akun khusus Indofood Service Day pada Twitter
dan Facebook. Jenis akun yang dibuat di Facebook akan berjenis fanpage,
sedangkan untuk Twitter akan menggunakan akun twiiter biasa.

Gambar 4.4. Tampilan Fanpage Facebook Indofood Service Day

Gambar 4.5. Tampilan Twitter Indofood Service Day

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

55

Untuk materi konten website dan jejaring sosial sendiri akan dibagi-bagi
menjadi beberapa periode sesuai dengan diadakannya rangkaian kegiatan
Indofood Service Day.
No. Nama Kegiatan
1.
Workshop Jurnalis I

Waktu
7 Maret
2014

Konten
Website
- Press Release
- Foto Kegiatan
Twitter
- Live Tweet kegiatan
- Link press release
- Link Foto Kegiatan

2.

Indofood Service Day I

14 Maret
2014

Facebook
- Link press release
- Link artikel seputar materi
workshop
- Posting (integrasi) twitter
- Foto-foto kegiatan
Website
- Press Release
- Foto Kegiatan
Twitter
- Live Tweet kegiatan donor darah
& talkshow
- Link press release
- Link Foto Kegiatan

3.

Blocking Time 8
Eleven Show

8 Mei
2014

Facebook
- Link press release
- Link artikel seputar materi
talkshow
- Posting (integrasi) twitter
- Foto-foto kegiatan
Website
- Press Release
- Foto Kegiatan
- Unggah Video Talkshow
Twitter
- Live Tweet kegiatan donor darah
& talkshow
- Link press release
Facebook
- Link press release

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

56

4.

Workshop Jurnalis II

5 Juni
2014

- Link artikel seputar materi


talkshow
- Posting (integrasi) twitter
- Unggah video talkshow
Website
- Press Release
- Foto Kegiatan
Twitter
- Live Tweet kegiatan
- Link press release
- Link Foto Kegiatan

5.

Indofood Service Day II


(donor darah massal)

14 Juni
2014

Facebook
- Link press release
- Link artikel seputar materi
workshop
- Posting (integrasi) twitter
- Foto-foto Kegiatan
Website
- Press Release
- Foto Kegiatan
Twitter
- Live Tweet kegiatan donor darah
& talkshow
- Link press release
- Link Foto Kegiatan

6.

Workshop Jurnalis III

Facebook
- Link press release
- Link artikel seputar materi
talkshow
- Posting (integrasi) twitter
- Foto-foto kegiatan
9
Website
September - Press Release
2014
- Foto Kegiatan
Twitter
- Live Tweet kegiatan
- Link press release
- Link Foto Kegiatan
Facebook
- Link press release
- Link artikel seputar materi
workshop

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

57

7.

Indofood Service Day


III

- Posting (integrasi) twitter


- Foto-foto Kegiatan
16
Website
September - Press Release
2014
- Foto Kegiatan
Twitter
- Live Tweet kegiatan donor darah
& talkshow
- Link press release
- Link Foto Kegiatan

8.

Workshop Jurnalis IV

9
Desember
2014

Facebook
- Link press release
- Link artikel seputar materi
talkshow
- Posting (integrasi) twitter
- Foto-foto kegiatan
Website
- Press Release
- Foto Kegiatan
Twitter
- Live Tweet kegiatan
- Link press release
- Link Foto Kegiatan

9.

Indofood Service Day


IV

16
Desember
2014

Facebook
- Link press release
- Link artikel seputar materi
workshop
- Posting (integrasi) twitter
- Foto-foto Kegiatan
Website
- Press Release
- Foto Kegiatan
Twitter
- Live Tweet kegiatan donor darah
& talkshow
- Link press release
- Link Foto Kegiatan
Facebook
- Link press release
- Link artikel seputar materi
talkshow
- Posting (integrasi) twitter

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

58

10.

Di sela-sela kegiatan

- Foto-foto kegiatan
Sepanjang Website
tahun
- Info kegiatan yang akan dating
Twitter
- Tweeting update informasi
seputar darah secara umum
- Info kegiatan yang akan dating
Facebook
- Link artikel seputar tema
kegiatan yang akan datang
- Posting (integrasi) twitter

Tabel 4.1. Konten Publikasi Media Baru

4.2.2. Pelaksanaan Indofood Service Day


Indofood Service Day akan diadakan empat kali dalam tahun 2014.
Pelaksanannya di bulan Maret, September, dan Desember akan diadakan seperti
sebelumnya di kantor pusat Indofood, Indofood Tower, Sudirman Plaza.
Pelaksanaan ketiga kegiatan ini akan dilakukan dengan format yang sama yaitu
donor darah dan diselingi dengan talkshow kesehatan pada saat istirahat makan
siang dengan tema yang berbeda-beda (tema yang disampaikan pada talkshow ini
disamakan dengan tema workshop jurnalis). Khusus untuk event donor darah
massal Indofood Service Day di bulan Juni, akan diadakan di JIEXPO Kemayoran
dengan mengangkat tema Indofood Peduli Thalassemia yang juga bertepatan
dengan Hari Donor Darah Sedunia.
Untuk publikasi di kantor atau tempat penyelenggaraan acara Indofood
Service Day, akan diggunakan beberapa materi publikasi di antaranya poster,
backdrop, dan standing banner. Untuk kegiatan donor darah sendiri, materi
publikasi dibuat dalam dua desain yang berbeda dan dapat digunakan bergantian
atau digunakan berbarengan untuk variasi publikasi. Konsep yang digunakan akan
sama pada setiap penyelenggaraan, hanya akan diganti konten tema, waktu, dan
tempatnya saja.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

59

Gambar 4.6. Desain A Backdrop Donor Darah

Gambar 4.8. Desain A Poster Donor Darah

Gambar 4.7. Desain B Backdrop Donor Darah

Gambar 4.9. Desain B Poster Donor Darah

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

60

Gambar 4.10. Desain A Standing Banner


Donor Darah

Gambar 4.11. Desain B Standing Banner


Donor Darah

Gambar 4.12. Denah Lokasi Pelaksanaan Indofood Service Day di Sudirman Plaza

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

61

Gambar 4.13. Layout pelaksanaan Indofood Service Day di Sudirman Plaza

Gambar 4.14. Layout pelaksanaan talkshow Indofood Service Day

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

62

Tabel 4.2. Rundown Acara Donor Darah

No.

Waktu

Durasi
(menit)
45

Nama Kegiatan

PIC

Keterangan

1.

08.00
08.45

Persiapan panitia

Tim Indofood
Service Day

Panitia
mempersiapkan
tempat, dan
perlengkapan. Tim
PMI
mempersiapkan
peralatan dan
penempatan alatalat

2.

08.45
09.00

15

09.00
12.00

180

Pembukaan acara
donor darah oleh
MC internal
Indofood dan
Direktur Indofood,
Franciscus Welirang
Donor Darah sesi I

4.

12.00
13.00

60

Ishoma

MC internal
Indofood dan
Direktur
Indofood,
Franciscus
Welirang
Tim Indofood
Service Day dan
tim PMI
PJ konsumsi

60

Talkshow kesehatan

PJ talkshow
Tim Indofood
Service Day dan
tim PMI
MC Internal
Indonfood

5.
6.

13.00
15:30

150

Donor Darah sesi II

7.

15:30
15:40

10

Penutupan oleh MC

Panitia dan tim


PMI mendapatkan
konsumsi
Tim talkshow
stanby.

Rundown acara dan denah lokasi donor darah, dan talkshow seperti yang
terlampir di atas dibuat untuk acara donor darah Indofood Service Day pada bulan
Maret, September, dan Desember 2014. Hal ini dapat disamakan karena format
pelaksanaan ketiga kegiatan ini hampir tidak ada perbedaannya dan lokasi
pelaksanaannya juga sama. Berikut ini adalah rundown dan denah lokasi donor
darah massal Indofood Service Day pada bulan Juni 2014.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

63

Gambar 4.15. Denah pelaksanaan Donor Darah Massal Indofood Service Day Juni 2014

Gambar 4.16. Layout lokasi Donor Darah Massal Indofood Service Day Juni 2014

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

64

No.

Waktu

1.

06.00
07.50

2.
3.

4.

Durasi
(menit)
120

Nama Kegiatan

PIC

Keterangan

Persiapan panitia

Tim Indofood
Service Day

Panitia
mempersiapkan
tempat, dan
perlengkapan. Tim
PMI
mempersiapkan
peralatan dan
penempatan alatalat

07.50
09.10
0 9.10
09.25

80

Konferensi Pers

15

09.25
12.25

180

Pembukaan acara
donor darah oleh
MC (Sophie Navita)
dan Direktur
Indofood,
Franciscus Welirang
Donor Darah sesi I

Tim Konferensi
Pers
MC (Sophie
Navita) dan
Direktur
Indofood,
Franciscus
Welirang
Tim Indofood
Service Day dan
tim PMI
PJ Acara

5.

6.

Hiburan dan bazaar


produk

12.25
13.25

7.
8.

13.25
15.55

60

Ishoma

PJ konsumsi

60

Talkshow Indofood
Peduli Thalassemia
Donor Darah sesi II

PJ talkshow

150

9.

10.

Hiburan dan bazaar


produk

15.55
16.10

15

Penutupan oleh MC

Tim Indofood
Service Day dan
tim PMI
PJ Acara

Acara hiburan dan


bazaar produk akan
tampil selama sesi
donor darah
berlangsung
Panitia dan tim
PMI mendapatkan
konsumsi
Tim talkshow
stanby.

Acara hiburan dan


bazaar produk akan
tampil selama sesi
donor darah
berlangsung

MC (Sophie
Navita)

Tabel 4.3. Rundown acara donor darah massal Indofood Service Day Juni 2014

Press Release
Pada setiap penyelenggaraan acara donor darah ini nantinya akan
dibuatkan press release. Pembagian press release akan dilakukan dengan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

65

beberapa cara seperti dikirim via email, fax, dan maupun dibagikan langsung
saat kegiatan dilaksanakan. Jumlah press release akan dicetak sebanyak 70
buah, melebihi jumlah media yang diundang.
-

Talking Point
Agar

pembicaraan pada talkshow dapat

terarah dengan baik dan

pelaksanaannya efektif, talking point akan dibuat agar narasumber dapat


mempersiapkan materi yang sesuai dengan talking point.

4.2.3. Workshop Jurnalis


Dalam setahun Workshop Jurnalis ini direncanakan untuk dilakukan empat
kali, pada 1 minggu menjelang masing-masing kegiatan donor darah. Tujuannya
adalah mengedukasi jurnalis mengenai tema yang dibawa oleh kegiatan donor
darah Indofood dan juga melakukan publikasi akan penyelenggaraan donor darah
Indofood tersebut.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan ini
adalah :
Memastikan kehadiran pembicara dan narasumber via telepon atau email.
Menyebarkan undangan melalui email, fax, dan jasa kurir pengiriman.
Memastikan para jurnalis sudah menerima undangan kegiatan.
Mengkonfirmasi kehadiran undangan.
Menyiapkan materi untuk dibagikan kepada seluruh peserta.

Untuk undangan kegiatan, akan dicetak sebanyak 60 buah, sedikit melebihi


daftar media yang sudah tercatat. Undangan akan disebarkan melaui email, fax,
dan jasa kurir pengiriman, atau bahkan langsung bertatap muka, jika
memungkinkan. Berikut ini desain publikasi (undangan dan backdrop) yang akan
digunakan selama workshop jurnalis. Secara konsep akan sama, hanya akan
diubah materinya berupa informasi judul, dan tanggal pelaksanaan tiap-tiap
workshop.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

66

Gambar 4.17. Desain Undangan Workshop Jurnalis


(tampak depan)

Gambar 4.18. Desain Undangan Workshop Jurnalis


(tampak belakang)

Gambar 4.19. Desain Backdrop Workshop Jurnalis

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

67

No.

Waktu

Durasi
(menit)
60

Nama Kegiatan

PIC

Keterangan

1.

08.30
09.30

Persiapan panitia

Tim Workshop
Jurnalis

Panitia
mempersiapkan
tempat, dan
perlengkapan

2.

09.30
10.00
10.00
10.10
10.10
10.15

30

Registrasi Undangan

Usher

10

MC Internal
Indofood
MC Internal
Indofood

5.

10.15
10.25

10

Pembukaan oleh
MC
MC
memperkenalkan
narasumber dan
moderator
Kata Sambutan:
Direktur Indofood,
Franciscus Welirang

6.

10.25
11.45

80

Sesi 1:
Penjelasan
Thalassemia, gejala,
cara menular,

7.

11.45
13.00
13.00
13.15
13.15
14.20

75

Ishoma

15

Quiz

65

Sesi 2 :
Penanganan
Thalassemia,
kaitannya dengan
donor darah

14.20
15.00
15.00
15.10

40

Sesi Tanya Jawab

10

Penutupan oleh MC

3.
4.

8.
9.

10.
11.

Direktur
Indofood,
Franciscus
Welirang
Narasumber :
Bapak Ruswandi,
Ketua Yayasan
Thalassemia
Indonesia

MC Internal
Indofood
Narasumber :
Bapak Ruswandi,
Ketua Yayasan
Thalassemia
Indonesia, dan
Ketuan Umum
Perhimpunan
Dokter Transfusi
Darah Indonesia
Mic Runner
MC Internal
Indonfood

Tabel 4.4. Rundown acara Workshop Jurnalis Juni 2014

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

68

Press Release
Pada setiap penyelenggaraan workshop jurnalis ini nantinya akan
dibuatkan press release. Pembagian press release akan dilakukan dengan
beberapa cara seperti dikirim via email, fax, dan maupun dibagikan langsung
saat kegiatan dilaksanakan. Jumlah press release akan dicetak sebanyak 70
buah, melebihi jumlah media yang diundang. Tujuan dari press release ini
sendiri adalah untuk memberikan materi dalam bentuk tertulis untuk para
jurnalis mengenai pelaksanaan workshop ini dan beberapa informasi yang
diperlukan lainnya.

Talking Point
Agar pembicaraan pada workshop dapat terarah dengan baik dan
pelaksanaannya efektif, talking point akan dibuat agar narasumber dapat
mempersiapkan materi yang sesuai dengan talking point.

Gambar 4.20. Layout lokasi pelaksanaan workshop

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

69

4.2.4. Blocking Time 8 Eleven Show Metro TV


Blocking time pada acara talkshow ini akan dilaksanakan dan disiarkan
secara langsung pada tanggal 8 Mei 2014, bertepatan dengan Hari Thalassemia
Sedunia. Adapaun pembicara yang akan mengisi acara ini yaitu project officer
Indofood Service Day, Bapak Ruswandi (pendiri dan Ketua Yayasan Thalassemia
Indonesia), serta ketua pengurus PMI DKI Jakarta.
Tayangan ini akan mengambil dua segmen yang masing-masing berdurasi
kira-kira 15 menit. Dengan dua segmen ini diharapkan dapat membahas cukup
banyak poin penting yang akan disampaikan baik oleh pihak Yayasan
Thalassemia, PMI, maupun Indofood. Adapun materi yang akan disampaikan
menurut urutannya dapat dijabarkan sebagai berikut:
a) Bapak Ruswandi (Yayasan Thalassemia Indonesia)
- Apa itu Thalassemia?
- Gejala penderita Thalassemia
- Siapa yang berpotensi tertular penyakit ini
- Proses penularan Thalassemia
- Upaya pencegahan Thalassemia
- Upaya penanganan Thalassemia mendapatkan donor darah
b) Ketua Pengurus PMI DKI Jakarta
- Peran PMI membantu penderita Thalassemia
- Upaya PMI merangkul pendonor darah sukarela mempermudah
pelaksanaan donor darah institusi dan bekerja sama dengannya
c) Project Officer Indofood Service Day
- Melaksanakan donor darah sebagai komitmen perusahaan memajukan
kualitas kesehatan bangsa.
- Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk membangun masyarakat di
sekitarnya dari segala aspek salah satunya kesehatan.
- Seiring dengan kebutuhan penderita Thalassemia akan persediaan
sumbangan darah, Indofood dalam kesempatan ini dengan senang hati

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

70

membantu para penderita untuk menerima sumbangan darah melalui


kegiatan donor darah massal Indofood Service Day di bulan Juni.

4.2.5. Konferensi Pers


Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya konferensi pers akan diadakan
tepat sebelum acara donor darah massal Indofood di JIEXPO Kemayoran dibuka.
Acara ini akan terselenggara mulai Pukul 8.00, dilanjutkan dengan acara
pembukaan Indofood Service Day oleh jajaran Direktur Indofood. Susunan acara
konferensi pers ini dapat dijabarkan sebagai berikut.

Gambar 4.21. Desain Backdrop Konferensi Pers

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

71

No.

Waktu

Durasi
(menit)
60

Nama Kegiatan

PIC

Keterangan

1.

06.00
07.00

Persiapan Panitia

Tim
Konferensi
Pers

Persiapan lokasi
(pemasangan
backdrop, daftar hadir,
check sound, dll)

2.

07.00
07.50
07.50
07.55
07.55
08.00

50

usher

5.

08.00
08.10

10

6.

08.10
08.20

10

7.

08.20
08.30

10

8.

08.30
08.40

10

9.

08.40
09.10

30

Registrasi
Undangan
Pembukaan oleh
MC, Sophie Navita
Kata Sambutan :
Direktur Indofood,
Franciscus
Welirang
Penjelasan
Indofood Service
Day oleh Project
Officer Indofood
Service Day
Penjelasan tentang
Thalassemia oleh
Ketua Yayasan
Thalassemia
Indonesia, Bapak
Ruswandi
Penjelasan tentang
kondisi donor
darah dan transfusi
darah secara umum
oleh
Penjelasan
mengenai
pemecahan rekor
MURI donor darah
massal 1 hari di
satu kota.
Sesi Tanya Jawab

3.
4.

5
5

MC (Sophie
Navita)
Direktur
Indofood,
Franciscus
Welirang
Project
Officer
Indofood
Service Day
Ketua
Yayasan
Thalassemia
Indonesia,
Bapak
Ruswandi
Perwakilan
PMI

Jaya Suprana

Tabel 4.5. Rundown acara konferensi pers

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

72

Gambar 4.22. Layout tempat pelaksanaan Konferensi Pers

4.2.6. Community Relations


Kegiatan ini lebih bersifat informal karena tim community relations akan
melakukan pendekatan personal melaui komunikasi rutin. Penyampaian pesan
atau komunikasi akan dilakukan melalui berbagai media seperti telepon, email,
dan fax, maupun betatap muka langsung.
Untuk kegiatan ini, pendekatan akan dilakukan perlahan melaui contact
person komunitas tersebut baru perlahan-lahan mendekatkan hubungan dengan
pemimpin atau spokespersonnya. Dalam pelaksanaannya sangat memungkinkan
untuk dilakukan diskusi informal dalam rangka membahas hal-hal terkait
kemitraan perusahaan dengan komunitas. Perusahaan juga akan membantu
komunitas (sesuai keperluan) dalam rangka mendukung kegiatan komunitas.

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

73

4.3. Pasca Kegiatan


4.3.1. Rapat evaluasi
Setiap sebuah kegiatan selesai, panitia bertugas untuk melakukan evaluasi
agar dapat memperbaikinya segera dan juga untuk kelancaran pelaksanaan
kegiatan setelahnya. Panitia juga akan mengukur pencapaian target yang sudah
direncanakan diawal sehingga

dapat

melihat

efektifitsa

program

yang

dilaksanakan. Rapat evaluasi ini akan dilakukan pada H+1 setiap acara
dilaksanakan. Sehingga pengadaan rapat evaluasi akan mulai berjalan pada bulan
Maret 2014, setelah workshop jurnalis pertama, hingga akhir tahun.
4.3.2. Media Monitoring
Media monitoring akan dilakukan rutin setiap bulannya untuk melihat
kualitas pemberitaan yang tersiar dan juga untuk menghitung jumlah pemberitaan
yang beredar. Selain dilakukan per bulan, media monitoring juga akan
dilaksanakan setiap selesai kegiatan, khususnya untuk pemberitaan terkait
kegiatan tertentu. Kegiatan ini akan berlangsung terus menerus dari bulan Januari
hingga Desember 2014.
4.3.3. Laporan Kegiatan
Sebagai pertanggung

jawaban panitia akan acara

yang

mereka

selenggarakan, panitia Indofood Service Day bertanggung jawab untuk menyusun


laporan kegiatan. Setiap kegiatan yang diselenggarakan terkait rangkaian
Indofood Service Day tahun 2014 akan dibukukan, sehingga memudahkan panitia
dan dewan pengawas dalam meninjau dan mengevaluasi masing-masing kegitan.
Laporan akan dibuat pada akhir setiap kegiatan dan pada akhir tahun akan
digabungkan

keseluruhannya

tersebut

untuk

dibukukan

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

BAB 5
EVALUASI
5.1.Evaluasi Tahap Input
No.
1.

Nama
Kegiatan
Publikasi Media Baru

2.

Workshop Jurnalis I

3.

Donor Darah Indofood I

4.

Blocking Time 8 Eleven


Show

5.

Workshop Jurnalis II

6.

Donor Darah Indofood II

7.

Konferensi Pers

8.

Workshop Jurnalis III

9.

Donor Darah Indofood III

10.

Workshop Jurnalis IV

11.

Donor Darah Indofood


IV

12.

Community Relations

Indikator
Keberhasilan
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.
Terlaksana sesuai dengan tujuan
dan rancangan waktu yang
ditentukan sebelumnya.

Metode
Evaluasi
Feedback form

Feedback form

Feedback form

Feedback form

Feedback form

Feedback form

Feedback form

Feedback form

Feedback form

Feedback form

Feedback form

Feedback form

Tabel 5.1. Evaluasi Tahap Input

74
Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

75

5.2. Evaluasi Tahap Output


No.

Nama
Kegiatan

1.

Publikasi Media
Baru

2.

Workshop Jurnalis I

3.

Donor Darah
Indofood I

4.

Blocking Time 8
Eleven Show
Workshop Jurnalis
II

5.

6.

Donor Darah
Indofood II

7.

Konferensi Pers

8.

Workshop Jurnalis
III

9.

Donor Darah
Indofood III

10.

Workshop Jurnalis
IV

11.

Donor Darah
Indofood IV

Indikator
Keberhasilan

- Jumlah pengunjung website


- Jumah like fanpage facebook
- Jumlah follower akun twitter
- Respon pengguna situs
jejaring sosial
- Jumlah kehadiran undangan
- Jumlah pemberitaan
- Kualitas pemberitaan
- Jumlah pendonor
- Jumlah kehadiran media
- Jumlah kehadiran sasaran
mitra
- Jumlah pemberitaan
- Kualitas pemberitaan
- Jumlah pemberitaan
- Kualitas pemberitaan
-

Jumlah kehadiran undangan


Jumlah pemberitaan
Kualitas pemberitaan
Jumlah pendonor
Jumlah kehadiran media
Jumlah kehadiran sasaran
mitra
Jumlah pemberitaan
Kualitas pemberitaan
Jumlah kehadiran undangan
Jumlah pemberitaan
Kualitas pemberitaan
Jumlah kehadiran undangan
Jumlah pemberitaan
Kualitas pemberitaan
Jumlah pendonor
Jumlah kehadiran media
Jumlah kehadiran sasaran
mitra
Jumlah pemberitaan
Kualitas pemberitaan
Jumlah kehadiran undangan
Jumlah pemberitaan
Kualitas pemberitaan
Jumlah pendonor
Jumlah kehadiran media
Jumlah kehadiran sasaran
mitra

Metode
Evaluasi

- Monitoring jumlah
pengungung wesite
- Social Media
monitoring
- Daftar hadir
- Media Monitoring
- Media Content Analysis
- Laporan pendonor PMI
- Daftar hadir
- Media Monitoring
- Media Content Analysis

- Media MonitoringMedia
Content Analysis
- Daftar hadir
- Media Monitoring
- Media Content Analysis
- Laporan pendonor PMI
- Daftar hadir
- Media Monitoring
- Media Content Analysis

- Daftar hadir
- Media Monitoring
- Media Content Analysis
- Daftar hadir
- Media Monitoring
- Media Content Analysis
- Laporan pendonor PMI
- Daftar hadir
- Media Monitoring
- Media Content Analysis

- Daftar hadir
- Media Monitoring
- Media Content Analysis
- Laporan pendonor PMI
- Daftar hadir
- Media Monitoring
- Media Content Analysis
Universitas Indonesia

Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

76

12.

Community
Relations

Jumlah pemberitaan
Kualitas pemberitaan
Jumlah komunitas mitra
Kehadiran komunitas di
acara Indofood
- Publikasi kegiatan Indofood
di media internal komunitas

- Daftar hadir
- Monitoring media
internal komunitas

Tabel 5.2. Evaluasi Tahap Output

5.3. Evaluasi Tahap Outcome


No.
1.

Nama
Kegiatan
Opini masyarakat terhadap
Indofood Service Day

2.

Opini media terhadap


Indofood Service Day

3.

Opini komunitas terkait


terhadap Indofood Service
Day

4.

Edukasi masyarakat tentang


kesehatan darah dan donor
darah

5.

Edukasi jurnalis tentang


kesehatan darah dan donor
darah

6.

Memotivasi masyarakat
untuk mendonorkan darah

Indikator
Keberhasilan
Terciptanya reputasi positif
mengenai Indofood atas
penyelenggaraan Indofood Service
Day
Terciptanya reputasi positif
mengenai Indofood atas
penyelenggaraan Indofood Service
Day
Terciptanya reputasi positif
mengenai Indofood atas
penyelenggaraan Indofood Service
Day
Meningkatnya pengetahuan
masyarakat akan program Indofood
Service Day dan informasi tentang
kesehatan darah dan donor darah.
Meningkatnya pengetahuan media
akan program Indofood Service
Day dan informasi tentang
kesehatan darah dan donor darah.
Masyarakat yang belum pernah
mendonorkan darah, menjadi ingin
mendonorkan darah. Bagi yang
belum rutin mendonorkan darah,
merasa perlu dan akan lebih rutin
mendonorkan darah

Metode
Evaluasi
Survei

Survei

Survei

Survei

Survei

Survei

Tabel 5.3. Evaluasi Tahap Outcome

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

DAFTAR PUSTAKA
BUKU
Baskin, O., Aronoff, C., & Lattimore, D. (1997). Public Relations: The Profession
and The Practice (Fourth Edition). New York: McGraw - Hill.
Cutlip, S.C., Center, A.H., & Bloom G.M. (2006). Effective Public Relations
(Edisi Kesembilan) (Tri Wibowo, B.S., Penerjemah). Jakarta: Kencana
Doorley, J., & Garcia, H. F. (2011). Reputation Management: The Key to
Successful Public Relations and Corporate Communication (Second
Edition). New York: Routledge.
Greener, T. (1990). Kiat Sukses Public Relations dan Pembentukan Citranya (Drs.
Nuraki Aziz, Penerjemah). Jakarta: Bumi Aksara.
Indofood. (2011). Annual Report Indofood 2011. Jakarta: Author.
Indofood. (2012). Annual Report Indofood 2012. Jakarta: Author.
Jefkins, F. (1994). Public Relations Techniques (Second Edition). Oxford:
Butterwith-Heinemann Ltd.
Meilita S., D., Chandra, E., Yuniawandani, E., Obtetriana, M., Imanurachman, M.
N., & Kinanti, N. (2012, November). Tugas Kampanye Humas - ALL
INDOFOOD "Indofood, Total Food Solution".
Pudjiastuti, W. (2010). Special Event: Alternatif Jitu Membidik Pasar. Jakarta:
Elex Media Komputindo.
Rakasiwi, A. (2006, November 2). Hindari Makan Mie Instan Setiap Hari. Harian
Pikiran Rakyat , p. 21.

77
Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

78

PUBLIKASI ELEKTRONIK
Blood4Life. (n.d.). About Blood4Life Indonesia. May 1, 2013.
http://blood4life.web.id/site/index.php?option=com_content&view=article&
id=95&Itemid=80
DetikFinance - Indofood Klarifikasi Kabar Kandungan Berbahaya. (2010,
November 10). May 8, 2013.
http://finance.detik.com/read/2010/10/11/111512/1460976/6/indofoodklarifikasi-kabar-kandungan-berbahaya
Dokter Sehat - Efek Buruk Makan Mie Instan Setiap Hari. (2010, Febuary 3). May
9, 2013. http://doktersehat.com/efek-buruk-makan-mie-instan-setiap-hari/
Evans, B. (2013, 3 25). Customer Don't Want Ads, They Want A Conversation.
April 3, 2013. http://www.fastcompany.com/3007362/customers-dont-wantads-they-want-conversation
Indofood.. Our History. April 2013. http://www.indofood.com/idid/ourcompany/overview/ourhistory.aspx
Lienesch, H. (2002). Category Archives : Indomie. April 1, 2013, from The
Ramen Rater: http://www.theramenrater.com/category/indomie/
Pool. FOTO BISNIS - Karyawan Indofood Gelar Donor Darah. June 5, 2013.
http://finance.detik.com/readfoto/2013/03/18/185100/2197290/461/4/karya
wan-indofood-gelar-donor-darah
Prodia - Manfaat Donor Darah. May 8, 2013. http://prodia.co.id/beritakegiatan/hari-pmi
Puspita16. June 1, 2013. http://puspita16.wordpress.com/2008/07/19/yayasanpuspita/

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

79

Rahardjo, W. Readers Digest - Masih Dibutuhkan Banyak Pendonor. May 8,


2013.
http://www.readersdigest.co.id/sehat/info.medis/masih.dibutuhkan.banyak.p
endonor/005/001/200
Soebijoto, H. Kompas.com - JK: PMI Kekurangan 4 Juta Kantong Darah. May 8,
2013.
http://megapolitan.kompas.com/read/2011/05/23/09171379/JK.PMI.Kekura
ngan.4.Juta.Kantong.Darah
Solopos - RI Kekurangan Persediaan Darah 2 Juta Kantong. May 8, 2013.
http://euro.solopos.com/read/euro/ri-kekurangan-persediaan-darah-2-jutakantong-138730
TabloidNova - Usus Dipotong Akibat Gila Mi Instan. May 8, 2013.
http://www.tabloidnova.com/Nova/News/Peristiwa/Usus-Dipotong-AkibatGila-Mi-Instan-1
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia - Tentang Kami. May 3, 2013.
http://www.tzuchi.or.id/tentang_kami.php
Yayasan Karya Salemba Empat. 3 May, 2013. http://www.karyasalemba4.org/

Universitas Indonesia
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

LAMPIRAN 1

Profil PT Indofood Sukses Makmur Tbk.


Perusahaan yang berdiri dengan nama PT Panganjaya Intikusuma ini
didirikan pada tahun 1990. Kemudian berganti nama di tahun 1994 menjadi PT
Indofood Sukses Makmur dan pada tahun yang sama mulai menawarkan saham
perdananya sebanyak 763 juta saham dengan harga nominal Rp 1.000 per
saham. 24 Dalam perjalanannya, Indofood banyak melakukan akuisisi beberapa
perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, agribisnis, distribusi, pabrik
penggilingan gandum Bogasari, perusahaan kemasan karton, dan perusahaan
pemilik saham terbesar PT Indolakto.

Visi :
Total Food Solutions.
Misi :
-

memberikan solusi atas kebutuhan pangan secara berkelanjutan

senantiasa meningkatkan kompetensi karyawan, proses produksi dan teknologi


kami;

memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan secara


berkelanjutan

meningkatkan stakholders value secara berkesinambungan. 25

Secara garis besar Indofood memiliki empat Kelompok Usaha Strategis yang
saling melengkapi, yaitu:
Produk Konsumen Bermerek (CBP). Kegiatan usahanya dilaksanakan oleh

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), yang sahamnya tercatat di


Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tanggal 7 Oktober 2010. ICBP merupakan
salah satu produsen makanan dalam kemasan terkemuka di Indonesia yang

24

Sejarah perusahaan,
http://www.indofood.com/OurCompany/Overview/OurHistory/tabid/75/language/idID/Default.aspx
25
Annual Report Indofood 2011, hal. 2

xvii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

memiliki berbagai jenis produk makanan dalam kemasan. Berbagai merek produk
ICBP merupakan merekmerek yang terkemuka dan dikenal di Indonesia untuk
makanan dalam kemasan.
Bogasari, memiliki kegiatan usaha utama memproduksi tepung terigu dan pasta.

Kegiatan usaha Grup ini didukung oleh unit perkapalan dan kemasan.
Agribisnis. Kegiatan operasional di bidang agribisnis dijalankan oleh PT Salim

Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk


(Lonsum), yang sahamnya tercatat di BEI, serta merupakan anak perusahaan
Indofood Agri Resources Ltd. (IndoAgri), yang sahamnya tercatat di Bursa
Efek Singapura. Kegiatan usaha utama Grup ini meliputi penelitian dan
pengembangan, pembibitan, pemuliaan dan pengolahan kelapa sawit hingga
produksi dan pemasaran minyak goreng, margarin dan shortening bermerek. Di
samping itu, kegiatan usaha Grup ini juga mencakup pemuliaan dan pengolahan
karet dan tebu serta tanaman lainnya.
Distribusi, memiliki jaringan distribusi yang paling luas di Indonesia. Grup ini

mendistribusikan hampir seluruh produk konsumen Indofood dan anakanak


perusahaannya, serta berbagai produk pihak ketiga.
Produk:

xviii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

LAMPIRAN 2
Materi Talking Point Workshop Jurnalis Ayo Peduli Thalassemia
TALKING POINT
WORKSHOP JURNALIS Ayo Peduli Thalassemia
Jakarta, 5 Juni 2013
SESI 1
a. Materi talking point Project Officer Indofood Service Day
(Perkenalan umum kegiatan Indofood Service Day Periode II)

Melaksanakan donor darah sebagai komitmen perusahaan memajukan


kualitas kesehatan bangsa.

Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk membangun masyarakat di


sekitarnya dari segala aspek salah satunya kesehatan.

b. Materi talking point BapakRuswandi


(Pembahasan menyeluruh tentang Thalassemia)

Apa itu Thalassemia?

Gejala penderita Thalassemia

Siapa yang berpotensi tertular penyakit ini

Proses penularan Thalassemia

SESI 2
c. Materi talking point BapakRuswandi
(Melanjutkan pembahasan sebelumnya)

Upaya pencegahan Thalassemia

Upaya penanganan Thalassemia mendapatkan donor darah

d. Materi talking point Ketua Pengurus PMI DKI Jakarta.


(Membahas tugas dan peran PMI terkait masalah Thalassemia)

Peran PMI membantu penderita Thalassemia

xix
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

Adanya upaya PMI merangkul pendonor darah sukarela mempermudah


pelaksanaan donor darah institusi dan bekerja sama dengannya

Solusi PMI akan masalah Thalassemia

e. Materi talking point Project Officer Indofood Service Day


(Penutup sekaligus membahas posisi Indofood)

Solusi Indofood akan masalah Thalassemia

Seiring dengan kebutuhan penderita Thalassemia akan persediaan


sumbangan darah, Indofood dalam kesempatan ini dengan senang hati
membantu para penderita untuk menerima sumbangan darah melalui
kegiatan donor darah massal Indofood Service Day di bulan Juni.

xx
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

LAMPIRAN 3
Press Release Workshop Jurnalis Ayo Peduli Thalassemia

Press Release

Indofood Service Day Ayo Peduli Thalassemia


Membangun Kepedulian Masyarakat untuk Bantu Ringankan Beban Para
Penderita Thalassemia
Jakarta, 5 Juni 2013 Menyusul Hari Thalassemia Sedunia 8 Mei lalu, Indofood
mengadakan rangkaian kegiatan kemanusiaan yang berfokus pada tema
kepedulian akan penderita Thalassemia. Rangkaian Indofood Service Day periode
II ini akan berlangsung selama bulan Juni dalam rangka meningkatkan awareness
dan kepedulian masyarakat akan salah satu jenis penyakit darah mematikan ini.
Faktor genetika merupakan penyebab utama terjadinya thalassemia pada
masyarakat. Kelainan ini dapat menyerang siapa saja baik laki-laki maupun
perempuan dan biasanya diderita oleh anak-anak. Sayangnya penyakit menahun
ini seringkali tidak disadari oleh orangtu penderita hingga menimbulkan masalah
kesehatan yang lebih parah . Beberapa gejala awal yang dialami oleh para
penderitaThalassemia mirip seperti anemia, seperti wajah pusat, insomnia, tubuh
mudah lemas, kurang nafsu makan, dan lainy-lain papar Bapak Ruswandi, selaku
pendiri sekaligus ketua umum Yayasan Thalassemia Indonesia.
Upaya penanganan Thalassemia sendiri ada berbagai macam tergantung seberapa
parah gejala yang dialami oleh penderitanya. Bapak Ruswandi menambahkan
bagi karier atau pembawa Thalassemia wajar saja jika ia tidak memerlukan
perlakuan khusus, tapi bagi penderita akut harus menerima transfusi darah secara
berkala demi bertahan hidup bahkan bisa juga menjalankan bedah pengangkatan
limpa.

xxi
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

Hingga saat ini tercatat ada sekitar 5.365 penderita thalassemia di Indonesia yang
membutuhkan transfusi darah secara berkala. Menurut Ruswandi anak-anak
penderita Thalassemia tidak sama dengan orang sakit, hanya saja mereka butuh ke
rumah sakit setiap bulan untuk mendapatkan transfusi darah, dan setelah itu dapat
bermain dengan normal kembali. Tapi transfusi darah tersebut sangat penting,
ibarat isi bensin pada mobil lanjutnya.
Terkait dengan masalah transfusi darah, PMI sendiri mengaku kewalahan akan
permintaan darah yang semakin tinggi. Pasalnya, PMI kerap kehabisan stok darah,
apalagi untuk wilayah-wilayah pelosok Indonesia. Diperlukan lebih banyak
pendonor sukarela yang mau dengan rutin menyumbangkan darahnya demi
kepentingan masyarakat luas. Kata Ketua Pengurus PMI DKI Jakarta, Rini
Sutiyoso, pada acara Workshop Jurnalis Indofood Service Day Ayo Peduli
Thalassemia. Ia pun menlanjutkan perlu lebih banyak lembaga yang berinisiatif
untuk melakukan kegiatan kemanusiaan seperti donor darah ini secara rutin,
seperti apa yang sudah dilakukan oleh Indofood.
Indofood sendiri setiap tahunnya dengan rutin mengadakan kegiatan donor darah
di seluruh kantor dan pabrik di Indonesia. Pada tahun 2011 jumlah pendonor yang
berhasil dijaring dalam kegiatan ini mencapai angka 12.472 orang dan kemudian
meningkat pada tahun 2012 mencapai 13.612 orang. Saat ditemui bersama dengan
Rini Sutiyoso pada acara Workshop Jurnalis Indofood Service Day Ayo Peduli
Thalassemia manager CSR Indofood, Deni Puspahadi, mengatakan Kamipun
turut senang dapat membantu meringakan beban penderita Thalassemia dengan
mengadakan acara donor darah secara rutin, sehingga ketersediaan darah nasional
lebih terjamin. Kepedulian kami terhadap para penderita Thalassemia ini akan
kami nyatakan dalam kegiatan donor darah massal Indofood Service Day dimana
akan ada sekitar 7.500 orang pendonor pada hari tersebut dan acara ini juga
dibuka untuk seluruh warga DKI Jakarta. Bagi para pendonor juga akan
mendapatkan voucher belanja langsung pada bazaar produk kami, sebagai bentuk
penghargaan kami terhadap kepedulian masyarakat akan nyawa penderita
Thalassemia lanjutnya.
***

xxii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

Informasi lebih lanjut, silakan hubungi


Lucy Staff Media Relations
+6298384775543
Lucy.s.marlan@indofood.com

xxiii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

LAMPIRAN 4
Undangan dan Lembar konfirmasi

Jakarta, 9 Juni 2014


Kepada Yth,
Pemimpin Redaksi
Majalah Nirmala

Perihal
Lampiran

: Undangan Konferensi Pers


: Lembar Konfirmasi

Dengan hormat,
Dalam rangka penyelenggaraan donor darah massal Indofood Service Day periode
II, yang juga bertepatan dengan Hari Donor Darah Nasional, kami bermaksud
mengundang Anda untuk menghadiri acara konferensi pers yang akan
dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal

: Sabtu, 14 Juni 2014

Waktu

: 07:50 selesai

Tempat

:Atrium Pusat Niaga Building, JIExpo,


Arena PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat

Acara

: 1. Konferensi pers
2. Pembukaan Indofood Service Day Periode 2
3. Acara donor darah, hiburan, dan bazaar produk

Besar harapan kami agar Anda bersedia hadir dalam kegiatan ini.
Atas perhatian dan partisipasinya, kami ucapkan terima kasih.
Salam hangat,
Hisyam Harris
Project Officer

xxiv
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

LEMBAR KONFIRMASI
Ya, saya bersedia hadir dalam kegiatan ini.
1. Nama

Media

Desk

No. HP

Email

2. Nama

Media

Desk

No. HP

Email

Untuk konfirmasi kehadiran, lembar ini dapat dikirimkan ke


media.relationsCPR@indofood.com atau hubungi Lucy 57958822 ext. 1122

xxv
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

LAMPIRAN 5
Feedback Form
FEEDBACK FORM
3. Apakah Anda tertarik dengan tema yang dibawakan?

....
4. Menurut Anda, apakah acara ini sudah mengundang narasumber (pembicara)
yang tepat dan sesuai dengan tema?

....
5. Menurut Anda, apakah materi yang dibawakn oleh narasumber telah sesuai
dengan tema?

....
6. Menurut Anda, apakah lokasi pelaksanaan acara ini sudah baik (nyaman,
strategis)?

....
7. Menurut Anda, apakah waktu pelaksanaan acara ini sudah tepat?

....

xxvi
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

LAMPIRAN 6
Survei (media)
SURVEI (MEDIA)
Nama

Jenis Kelamin :
Institusi

1. Adakah perubahan pengetahuan setelah Anda mengikuti seluruh rangkaian


kegiatan media relations Indofood Service Day? Jika Ya, sebutkan
alasannya.

....

2. Apakah melalui serangkaian kegiatan media relations Indofood Service Day


ini Anda menjadi paham mengenai keseluruhan kegiatan Indofood Service
Day dan tema yang dibawakan setiap periode?

....

3. Sumber media apa yang Anda pilih untuk mencari informasi akurat megenai
program Indofood Service Day?

....

4. Menurut Anda, seperti apa peran Indofood dalam perkembangan kualitas


kesehatan di Indonesia?

....

xxvii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

5. Menurut Anda, bagaimanakah kinerja tim media relations Indofood Service


Day dalam menyampaikan informasi?

....

6. Apakah ada saran dan atau kritik bagi seluruh kegiatan media relations
Indofood Service Day?

xxviii
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

LAMPIRAN 7
Survei (masyarakat umum)
SURVEI
Nama

Jenis Kelamin :
Pekerjaan

Institusi

1. Apakah sebelumnya Anda pernah berpartisipasi dalam rangkaian acara


Indofood Service Day? Jika pernah, berapa kali dan sebutkan nama acaranya.

....

2. Adakah perubahan pengetahuan setelah Anda mengikuti seluruh rangkaian


kegiatan Indofood Service Day? Jika Ya, sebutkan alasannya.

....

3. Apakah melalui serangkaian kegiatan Indofood Service Day ini Anda menjadi
paham mengenai keseluruhan kegiatan Indofood Service Day dan tema yang
dibawakan setiap periode?

....

4. Sumber media apa yang Anda pilih untuk mencari informasi akurat megenai
program Indofood Service Day?

....

xxix
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013

5. Menurut Anda, seperti apa peran Indofood dalam perkembangan kualitas


kesehatan di Indonesia?

....

6. Menurut Anda, bagaimanakah kinerja panitia Indofood Service Day dalam


menyelenggarakan rangkaian acara ini?

....

7. Apakah ada saran dan atau kritik bagi seluruh kegiatan Indofood Service Day?

xxx
Perencanaan program..., Lydia Luhur, FISIP UI, 2013