Anda di halaman 1dari 3

Kesimpulan Pribadi Mengenai Debat Pro dan Kontra Terhadap Hukuman Mati Bagi

Pengedar Narkoba
Kali ini saya mengupload tugas untuk mata kuliah Soft Skill Pendidikan
Kewarganegaraan yaitu kesimpulan pribadi mengenai debat pro dan kontra
terhadap hukuman mati bagi pengedar narkoba, tema debatnya adalah
Hukuman Mati Bagi Pengedar Narkoba Bisa Memberikan Efek Jera. Adanya
sanksi yang tegas itu memang sangat diperlukan karena salah satu dari ciriciri hukum adalah adanya sanksi yang tegas bagi pelanggarnya. Tapii apakah
hukuaman mati itu merupakan keputusan yang paling tepat dan hukuman
yang paling pantas bagi para gembong pengedar narkoba? Jawabanya bisa
pro atau kontra. Untuk menemukan jawabanya mari disimak kesimpulan
debatnya yaa.. Semoga bermanfaat buat bloggers semuaaa....
Kesimpulan Pribadi Mengenai Debat Pro dan Kontra Terhadap Hukuman Mati
Bagi Pengedar Narkoba
Menurut saya yang namanya pro dan kontra itu merupakan hal yang lumrah
terhadap suatu tindakan. Termasuk ketika seorang hakim melakukan tindakan
yaitu memutuskan suatu keputusan bahwa terpidana pengedar narkoba
harus dihukum mati sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku maka
keputusan itu akan melahirkan pro dan kontra dimata masyarakat dalam
negeri maupun luar negeri. Terlebih kasus tersebut melibatkan warga Negara
asing, karena yang dihukum mati jumlahnya kebanyakan warga negara asing.
Berikut adalah kesimpulan dari debat mengenai pro dan kontra terhadap
hukuman mati bagi pengedar narkoba.
Kesimpulan dari yang Pro :
Dilihat dari perbuatanya pengedar narkoba yang membawa narkoba dengan
ukuran yang besar akan mengakibatkan bebarapa jiwa yang mati karenanya,
bahkan jika di cek di BPN (Badan Pengawas Narkotika) berpuluh-puluh jiwa
remaja Indonesia yang mati setiap harinya karena narkoba. Bahkan apabila
dibandingkan perbandinganya itu bisa mencapai 1:50, 1 adalah yang
pengedarnya yang tertangkap dan 50 adalah korban dari pengedar narkoba
tersebut yang mati begitusaja karena narkoba, yang menjadi korban tersebut
adalah remaja-remaja Indonesia. Jadi keputusan memberikan hukuman mati
terhadap pengedar narkoba tujuannya itu adalah untuk menyelamatkan jiwa
remaja Indonesia. Karena menghukum mati satu orang pengedar itu artinya
menyelamatkan 50 jiwa remaja Indonesia dari kematian sia-sia karena
narkoba. Dan Indonesia mempunyai hak kedaulatanya sendiri jadi Negara lain
tidak berhak ikut campur atas hukum yang ada di Indonesia bahkan
mengancam Negara Indonesia untuk memutuskan kerjasama dibidang
ekonomi karena Indonesia mempunya hak kedaulatan untuk membuat dan
menjalankan hukumnya sendiri.
Kesimpulan dari yang Kontra :
Segala keputusan yang diambil pasti ada konsekuensinya. Karena itulah Negara
Indonesia harus siap menerima konsekuensi apabila Negara yang

bersangkutan yaitu Negara yang warga negaranya dihukum mati di Indonesia


ada yang mengancam akan menghapus kerjasama dengan Indonesia
dibidang ekonomi dan hubungan bilateral. Sudah siapkah Indonesia
menerima konsekuensi tersebut?
Masukan Pribadi yang mungkin bisa dijadikan sebagai alternatif untuk
menyelesaikan menengahi kasus tersebut :
Untuk kedepannya kalaupun harus dijalankan hukuman mati dan bagi
pemerintah itu adalah keputusan yang sudah bulat seharusnya berita
tersebut jangan terlalu dibuat ramai dan diberitakan terlalu lama ditelevisi
kalau bisa diberitakanya hanya sekali ditayangkan ditelevisi pada saat
hukuman mati akan segera berlangsung karena berita tersebut akan
menimbulkan pro dan kontra dimata masyarakat terlebih kasus ini melibatkan
warga Negara asing sebagai tersangka kasus pidana mati narkoba jadi berita
itu akan membuat Negara asal tersangka akan terus gontok-gontokan dengan
Negara Indonesia karena membela warga negaranya yang menjadi tersangka
bahkan ini bisa menjadi sebuah alasan bagi Negara asal tersangka untuk
menghapus hubungan kerjasama dengan Indonesia apabila hukuman mati itu
dilaksanakan dan itu merupakan ancaman sendiri bagi Indonesia.
Ataupun kalau ada jalan alternatif lain selain hukuman mati menurut saya cara
yang bisa dilakukan adalah orang asing yang terlibat dalam kasus tersebut
harus membayar denda kepada Indonesia dengan jumlah yang besar dan
uang itu nantinya untuk membuat panti rehab bagi anak-anak remaja
Indonesia yang menjadi korban pengedar narkoba tersebut untuk
memperbaiki moral dan menyembuhkan anak-anak remaja Indonesia yang
sudah terlanjur mengkonsumsi barang haram yang mematikan itu. Kemudian
para tersangka dipaksa harus meninggalkan Negara Indonesia dan kembali ke
negara asalnya namun bukan berarti orang asing yang terlibat dalam kasus
tersebut dibebaskan begitu saja melainkan mereka tetap diberikan sanksi
yang tegas yakni tidak boleh lagi datang kembali ke Indonesia untuk
selamanya karena data dirinya sudah masuk daftar hitam sebagai orang yang
memiliki kasus yang berat di Indonesia, sehingga orang asing yang terlibat
kasus tersebut dengan paspornya tidak bisa lagi berkunjung ke Indonesia.
Namun Indonesia harus melakukan kerjasama dengan cara membuat
perjanjian dengan Negara asal pidana kasus narkoba tersebut bahwa Negara
asalnya harus bisa memastikan warga negaranya yang terlibat kasus tersebut
tidak akan datang lagi ke Indonesia bagaimanapun caranya. Bukankah
dengan cara seperti itu kita tetap bisa menjaga hubungan baik dengan
negara lain.
Tapi apabila suatu saat orang tersebut masih bisa datang kembali ke Indonesia
dengan paspor yang berisi data dirinya yang palsu maka yang harus
bertanggungjawab adalah Negara asalnya yang membuatkan paspor palsu
untuknya. Jika terjadi kasus seperti itu maka Negara Indonesia berhak
memberikan hukuman apapun atas pidana tersebut termasuk hukuman mati,
dan Negara asalnya tidak lagi bisa mengancam Negara Indonesia untuk

memutuskan kerjasama dan hubungan bilateral karena Negara tersebut telah


melanggar perjanjian serta konsekuensi yang akan diterimanya adalah
dengan sendirinya nama baiknya akan tercoreng karena dianggap tidak bisa
lagi dipercayai untuk melakukan hubungan kerjasama dan tidak bisa
bertanggungjawab atas perjanjian yang telah dibuat.
Untuk anak-anak remaja Indonesia hindarilah narkoba karena narkoba sangat
berbahaya dan jangan mau membeli ataupun jika dikasih barang haram
tersebut oleh siapapun. Sadarlah Engkau wahai generasi penerus bangsa
ditangan kalianlah nasib Negara ini bergantung mau jadi apa Negara jika
generasi penerusnya adalah seorang pecundang yang ingin meracuni dirinya
sendiri dengan narkoba. Jika kalian bukanlah seorang pecundang maka
katakanlah TIDAK pada narkoba! SAY NO TO DRUGS!
Nama : Ainul Mawaddah
NPM : 10213491
Kelas : 2EA17