Anda di halaman 1dari 4

Job Sheet Pemasangan Kateter

JOB SHEET
Topik
Waktu
Oleh
Npm
Kelas

: Pemasangan kateter
: 120 Menit
: Umi Nurfaridah
: 163112540120459
: B10

OBJEKTIF PERILAKU SISWA :


Peserta didik mampu melakukan Pemasangan kateter menetap sesuai prosedur secara
sistematiks dan benar, setelah membaca setiap langkah yang terdapat dalam job sheet dan
menggunakan peralatan, bahan dan perlengkapan.
DASAR TEORI SINGKAT
1. Definisi
Kateter adalah pipa untuk memasukan atau mengeluarkan cairan
Kateter terbuat dari bahan karet atau plastik, metal, woven silk dan silikon
Kandung kemih adalah sebuah kantong yang berfungsi untuk menampung air
seni yang berubah-ubah jumlahnya yang dialirkan oleh sepasang ureter dari
sepasang ginjal
Kateterisasi kandung kemih adalah dimasukkannya kateter melalui urethra ke
dalam kandung kemih untuk mengeluarkan air seni atau urine.
2. Tujuan
Untuk segera mengatasi distensi kandung kemih
Untuk pengumpulan spesimen urine
Untuk mengukur residu urine setelah miksi di dalam kandung kemih
Untuk mengosongkan kandung kemih sebelum dan selama pembedahan.
a. Pada wanita
1. Memberitahu dan menjelaskan pada klien
2. Mendekatkan alat-alat
3. Memasang sampiran
4. Mencuci tangan
5. Menanggalkan pakaian bagian bawah
6. Memasang selimut mandi, perlak dan pengalas bokong
7. Menyiapkan posisi klien dorsal recumbent
8. Meletakan dua bengkok di antara tungkai pasien
9. Mencuci tangan dan memakai sarung tangan
10. Lakukan vulva higiene
11. Mengambil kateter kemudian ujungnya diberi gel 3-7 cm
12. Memasukan kateter terlahan kedalam uretra
13. Menampung urin ke dalam bengkok atau botol steril bila diperlukan
untuk pemeriksaan
14. Bila urin sudah keluar semua, masukkan aquades 10-15 cc (sesuai
ukuran kateter) dihubungkan dengan pipa penyambung pada urine bag
15. Fiksasi kateter dengan menggunakan plester pada paha klien

16. Mengikat urine bag pada sisi tempat tidur


17. Melepas sarung tangan dan masukkan ke dalam bengkok bersama
dengan kateter dan pinset
18. Memasang pakaian bawah, mengambil perlak dan pengalas
19. Menarik perlak dan mengambil selimut mandi
20. Membereskan alat
21. Mencuci tangan
b. Pada pria
1. Memberitahu dan menjelaskan pada klien
2. Mendekatkan alat-alat
3. Memasang sampiran
4. Mencuci tangan
5. Menanggalkan pakaian bagian bawah
6. Memasang selimut mandi, perlak dan pengalas bokong
7. Menyiapkan posisi klien dorsal recumbent
8. Meletakan dua bengkok di antara tungkai pasien
9. Mencuci tangan dan memakai sarung tangan
10. Memegang penis dengan tangan kiri
11. Menarik preputium sedikit ke pangkalnya, kemudian
membersihkannya dengan kapas DTT
12. Mengambil kateter, ujungnya diberi gel 20cm
13. Memasukkan kateter perlahan-lahan ke dalam uretra 20 cm sambil
penis diarahkan ke atas. Jika kateter tertahan jangan dipaksakan.
Usahakan penis lebih dikeataskan sedikit dan pasien dianjurkan
menarik nafas panjang, dan memasukkan kateter perlahan-lahan
sampai urin keluar, kemudian menampung urin ke dalam
bengkok/botol steril bila diperlukan untuk pemeriksaan
14. Bila urin sudah keluar semua, masukkan aquades 10-15 cc (sesuai
ukuran kateter) dihubungkan dengan pipa penyambung pada urine bag
15. Mengikat urin bag pada sisi tempat tidur
16. Fiksasi kateter dengan menggunakan plester pada pahaklien
17. Melepas sarung tangan dan masukkan ke dalam bengkok bersama
dengan kateter dan pinset
18. Memasang pakaian bawah, mengambil perlak dan pengalas
19. Menarik selimut dan mengambil selimut mandi
20. Membereskan alat
21. Mencuci tangan.
PETUNJUK
1.
2.
3.
4.

Siapkan bahan dan alat yang diperlukan


Baca dan pelajari lembar kerja / job sheet yang sudah disediakan
Ikuti petunjuk instruktur
Laporkan hasil kerja setelah selesai melakukan latihan

KESELAMATAN BEKERJA
1. Pusatkan perhatian dan konsentrasi pada prosedur tindakan Pusatkan perhatian dan
konsentrasi pada prosedur tindakan
2. Sebelum prosedur, dekatkan alat dan bahan
3. Gunakan alat sesuai dengan kegunaannya

PROSEDUR PELAKSANAAN
NO

LANGKAH KERJA

1
2

Emberitahu dan menjelaskan kepada klien


Mendekatkan alat

3
4

Memasang sampiran
Mencuci tangan

5
6

Menanggalkan pakaian bagian bawah


Memasang selimut mandi, perlak dan pengalas
bokong
Menyiapkan posisi klien dorsal recumbent

7
8

Meletakan dua bengkok di antara tungkai


pasien

9
10
11

Mencuci tangan dan memakai sarung tangan


Lakukan vulva hygiene

12

13

Mengambil kateter kemudian ujungnya diberi


gel 3-7 cm
Memasukan kateter perlahan kedalam uretra

Menampung urin ke dalam bengkok atau botol


steril bila diperlukan untuk pemeriksaan

GAMBAR

14

Bila urin sudah keluar semua, masukkan


aquades 10-15 cc (sesuai ukuran kateter)
dihubungkan dengan pipa penyambung pada
urine bag

15

Fiksasi kateter dengan menggunakan plester


pada paha klien

16

Mengikat urine bag pada sisi tempat tidur

17

Melepas sarung tangan dan masukkan ke


dalam bengkok bersama dengan kateter dan
pinset

18

Memasang pakaian bawah, mengambil perlak


dan pengalas

19

Menarik perlak dan mengambil selimut mandi

20

Membereskan alat

21

Mencuci tangan