Anda di halaman 1dari 2

NOMOR SPO

TGL. PEMBUATAN
TGL. REVISI
TGL. EFEKTIF
DISAHKAN OLEH

19 Agustus 2016
Kepala Puskesmas Naringgul
Tandatangan dan Cap
Ijuh Sugandi, A.Md.Kep.,SKM
NIP. 19730920 199803 1 004

PUSKESMAS NARINGGUL
NAMA SPO

Pengertian

Tujuan

Kebijakan
Referensi

Alat dan Bahan

Unit Terkait

PERUBAHAN RENCANA
KEGIATAN

1. Perubahan rencana kegiatan adalah perubahan terhadap


rencana kegiatan yang sedang atau belum dilaksanakan yang
disesuaikan dengan perubahan kebijakan pemerintah dan atau
perubahan kebutuhan masyarakat/sasaran program.
2. Perubahan rencana kegiatan dapat memperhatikan usulanusulan dari pelaksana program, lintas program dan lintas
sektor terkait.
3. Revisi terhadap rencana harus dilakukan dengan alasan yang
tepat sebagai upaya pencapaian yang optimal.
Perubahan rencana kegiatan program yang sedang dilaksanakan
yang disesuaikan dengan perubahan kebijakan pemerintah atau
kebutuhan masyarakat atau sasaran program atau berdasarkan
alasan yang tepat sebagai upaya pencapaian yang optimal dari
kinerja.
SK KUPT no 35 tahun 2015 tentang pengelolaan dan
pelaksanaan UKM puskesmas
1.
Permenkes 75 Tahun 2014 Tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat
2.
Permenkes No. 46 Tahun 2015 Tentang
Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama,
Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan
Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi
1. Alat :
a. Alat tulis kantor
2. Bahan :
a. Jadwal pelaksanaan kegiatan
Hasil monitoring
Penanggung jawab program

Dokumen Terkait

Notulen rapat.

Langkah-langkah/
Prosedur

1. Kepala puskesmas mendapatkan masukan perihal kebijakan


pemerintah
tentang
perubahan
rencana
kegiatan
dan/perubahan kebutuhan masyarakat dan sasaran program,
maupun hasil monitoring dan pencapaian program.
2. Kepala Puskesmas mengundang penanggung jawab dan
pelaksana kegiatan program.
3. Kepala puskesmas menyampaikan tentang masukan kegiatan
program kepada penanggung jawab program dan pelaksana
kegiatan program.
4. Kepala Puskesmas bersama penanggung jawab dan pelaksana

kegiatan membahas masukan kegiatan program.


5. Kepala Puskesmas bersama penanggung jawab dan pelaksana
kegiatan membahas perubahan rencana kegiatan program.
6. Kepala Puskesmas beserta penanggung jawab program dan
pelaksana kegiatan program menyepakati rencana kegiatan
yang akan dilaksanakan berdasarkan masukan.
7. Revisi perubahan rencana kegiatan yang telah disepakati
kemudian dibuatkan jadwal pelaksanaan kegiatan dan dibuat
kesepakatan kapan dilakukan evaluasi dan monitoring
kegiatan.
8. Petugas yang ditunjuk mencatat hasil pertemuan dalam
notulen kegiatan.
9. Kepala Puskesmas membacakan hasil keputusan rapat.
10. Penanggung jawab program menyampaikan perubahan
rencana kegiatan kepada lintas program dan/lintas sektor
terkait.
11. Pelaksana kegiatan program menyampaikan perubahan
rencana kegiatan kepada sasaran.

Diagram Alir

Lampiran